
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dua orang pria terbaring di ruangan yang sama dengan beberapa bagian tubuh yang terlilit kain untuk menutup luka akibat sabetan pedang.
wajah penuh memar dan terdapat bekas luka sobek di pelipis dan sudut bibir kedua nya, namun kondisi kedua nya terlihat lebih baik dari sebelum kehadiran quen dan anggota trio nya.
"" Bagaimana keadaan mu.. hmp aku harus memanggil mu apa? "
sebuah suara lembut muncul dari luar pintu besar ruang pengobatan.
"" quen er.. "
Suara parau itu tercekat setelah mengetahui siapa yang datang .
Ada rona bahagia dari wajah tampan yang babak belur itu ketika melihat seseorang yang setiap saat membuat nya selalu di hantui rasa bersalah.
"" hai kak.. "
bahasa ambigu itu meluncur tampa beban.
quen melangkahkan kaki nya untuk mendekat kearah dua orang pria yang sedang setengah berbaring, dengan tubuh bagian atas yang hanya di tutupi pakaian tipis berbentuk piyama. memperlihatkan cetakan berbentuk kotak di sana.
"" oh.. astaga, iman ku bisa runtuh jika begini. "pekik serena yang juga baru muncul, diikuti pria pria tampan dibelakang nya.
pangeran malai kettu langsung menerjang kedepan dan menarik pinggang selir tak berakhlak nya, seperti siap untuk melangkah maju kearah kedua pria tampan yang masih dalam pemulihan.
""" ih... apaan sih, aku penasaran ingin berkenalan dengan kakak nya quen didunia ini. "
serena keceplosan mengucapkan kata kata terlarang dan mendapat tatapan tajam dari quen.
semua orang mengerjap kan mata mereka, karena merasa bingung.
"" ehm.. maksud ku dia kan memang pernah hampir mati di hutan buangan. "
sambung serena lagi tampa bisa di cegah.
Dan itu succes membuat putra mahkota xian memejam kan mata nya, sedangkan kaisar malai ziyu melangkah cepat untuk menghampiri permaisuri nya dan meraih tubuh ramping itu dengan posesif seakan takut kehilangan.
Quen mendelik tajam kearah serena, membuat serena bersusah payah menelan ludah nya.
"" mulai dari hari ini kau tidak akan ku biarkan berkeliaran bebas tampa pengawalan dari ku. ""putus kaisar malai ziyu dengan raut tak bisa di bantah.
"" hufh.....
__ADS_1
quen mengembus nafas nya dengan kasar, lalu kembali melangkah untuk mendekati saudara nya di dunia yang baru.
Dan si posesif menempel seperti lintah tampa memberi ruang untuk quen melangkahkan dengan leluasa.
""Senang melihat mu lagi panglima huang, apakah luka mu sudah baik baik saja . "
tangan quen terulur untuk memeriksa bagian perut pria tampan yang dulu selalu menerima keusilan nya.
Mata kaisar malai ziyu melotot horor ketika jari jari lentik milik permaisuri nya hampir menyentuh tubuh yang terbalut kain itu.
"" hey... apa yang kau lakukan. "
quen terpekik saat sebuah tangan kekar menarik tangan nya dengan cepat.
kaisar malai ziyu menampilkan wajah datar nya,untuk menyembunyi kan rasa tak rela jika tangan mulus itu menyentuh pria lain selain diri nya.
"" jauh kan tangan mu dari nya, nanti kau bisa terjangkit penyakit menular. "
quen melotot sempurna dengan bibir terbuka, ucapan pria itu begitu menggelitik otak nya.
kaisar malai ziyu menoleh kebawah melihat ekspresi kesal permaisuri nya itu.
"" tutup mulut mu itu, kau ingin aku mencium mu di sini. "
"" Blush....
"" kenapa tingkah kaisar malai ziyu begitu aneh. "pikir tuan muda wang hilin heran.
"" kau sudah di butakan dengan cinta mu kak, aku tak menyangka akan tiba waktu nya kau akan menjadi semenakutkan ini. ""
pangeran malai kettu membatin dengan raut wajah bahagia namun juga was was jika saudara nya itu akan berbuat hal gila.
"" yang mulia kaisar hongly.. "
panggilan dari putra mahkota xian membuat pikiran semua orang teralih dan kembali ke mode on.
Kaisar malai ziyu hanya berdiri tegak dengan wajah datar tampa berniat untuk menjawab sapaan pria yang menjadi ipar nya atau pun mengabaikan pria itu.
putra mahkota xio mencoba untuk duduk dengan menahan rasa sakit di dada dan perut nya. quen yang berinisiatif untuk membantu, segera di cegah oleh kaisar malai ziyu.
"" cih... dasar posesif. "umpat quen cemberut.
Namun di acuhkan begitu saja oleh pria berwajah datar itu.
"" terima kasih karena kau telah menjaga saudari ku. "
putra mahkota xian tersenyum tulus meski dengan bibir yang masih terasa perih akibat luka.
__ADS_1
"" Satu kehormatan bisa menjalin hubungan dengan kekaisaran besar daratan barat. "
tambah nya lagi, dan hanya di balas anggukan tak bersuara dari pria berstatus kaisar itu.
Bibir serena merasa sangat gatal ingin berkomentar. Dan kini dia tak tahan lagi..
"" ehmm... kau saudara nya quen, enn saudara permaisuri quen? "
serena segera membenarkan kalimat nya ketika sepasang mata tajam memberikan tatapan mematikan.
"" elah ... salah sedikit juga. "guman nya rendah.
putra mahkota xian mengerut kan kening nya saat seorang wanita yang bersama saudara nya membuka saudara.
"" Dia sahabat ku.. ku harap kau tak tersinggung, dia memiliki sikap dan sifat yang mirip dengan ku. "
quen berbicara sambil menatap wajah binggung putra mahkota xian seakan tau apa yang dipikirkan pria tampan itu.
putra mahkota xian berusaha memasang senyuman di bibir nya, dia sadar jika mereka berhutang nyawa dan kekaisaran pada quen dan kedua sahabatnya.
pangeran malai kettu yang melihat putra mahkota xian tersenyum segera menutupi pandangan selir nya dengan berdiri tepat di depan wajah serena yang seketika terpesona dengan senyuman manis dihadapan nya.
"" ih... ya ampun, cuci mata sedikit aja gak bisa. kau tidak tau saja, mata ku ini setiap hari melihat pemandangan indah yang di isi oleh pria pria tampan di sepanjang perjalanan. ""
sungut serena tampa tapisan, dia tak menyadari jika wajah pria dihadapan nya sudah menegang dengan rahang mengeras.
Sesosok gadis dengan wajah polos muncul di balik pintu besar itu.
"" yang mulia permaisuri.. "
suara nya membuat semua orang didalam ruangan berhasil menoleh kan leher mereka kebelakang.
Seorang pria diam mematung dengan wajah sulit, mereka saling menatap penuh arti.
"" Adikkk...
Duaaarrr....
semua orang membulatkan mata karena kejutan yang baru mereka dengar, seakan mendapatkan sambaran petir yang maha dasyat.
.
. bersambung..
note: hay hay all, terima kasih karena setia membaca. jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like, vote and coment yah.
makasi
__ADS_1