
.
.
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tampak kekesalan di wajah cantik quen terlihat jelas, jika diri nya sangat tidak bersemangat untuk pergi ke acara jamuan tersebut.
""akh.....benar benar hari yang menyebal kan..""runtuk quen lagi.
" putri..apakah kita tidak akan menghadiri undangan dari kaisar ?""
tanya xio seraya menghias rambut sang putri.
""Humz..diri ku sangat tidak ingin untuk hadir." dibuang nafas nya dengan kasar,lalu melanjut kan ucapan nya.
""tapi diri ku penasaran akan terjadi drama apa lagi hari ini."
xio mengerenyit kan alis nya,tanda tak mengerti.
"ah ..iya putri, akan sangat di sayang kan jika kita melewat kan penampilan dari para tuan putri dan pangeran."
jawab xio bersemangat.
quen mengumpat kasar di hati nya,bagai mana bisa dia mempunyai asisten yang lemot nya minta ampun.
"" Ni anak,,kenapa bukan yuxi aja yang di sini.."
lalu dia tersenyum tipis," tapi diri nya sangat polos dalam berbicara dan berfikir,sampai membuat kepala ku pusing ."
" aku tidak bisa membuang buang waktu ku lagi,akan ku ikuti permainan si tua bangka itu. Dan kita lihat, muslihat apa yang sedang dia rencana kan."
guman nya didalam hati.
""putri...tuan putri "
__ADS_1
panggil xio, dia bahkan berbicara panjang lebar dan sang putri malah melamun.
" ah..iya xio, diri mu mengatakan apa ?"
tanya quen tersadar dari lamunan nya.
xio tersenyum sambil membereskan meja rias sang putri.lalu berujar ,"apakah kita akan menghadiri jamuan tersebut ?"
quen berdiri dari duduk nya ,sambil merapi kan pakaian yang dikenakan. Di tatap nya wajah nya saat ini di depan cermin besar itu.
"bukan kah pemilik wajah ini sangat cantik, tapi sayang. Dahulu diri nya tidak tau bagaimana merawat nya." Batin nya lagi sambil mengkah pergi.
" mari xio..kita harus ikut menikmati kemewahan ini bukan."
sambung nya,diikuti langkah kaki xio dengan penuh semangat.
didalam hati sang pelayan pribadi nya itu, xio berdoa moga sang putri akan mendapat kan jodoh nya.Dan mereka akan segera pergi dari istana neraka ini.
Dan disini lah mereka, Di dalam sebuah aula besar dengan penuh kemewahan,meja-meja yang dihiasi dengan mewah dengan segala kudapan di atas nya. kendi kendi berlapis emas pun terlihat disana ,untuk memanja kan mata setiap orang.
Selagi diri nya berjalan menuju dimana tempat nya akan duduk, semua mata seakan tidak pernah sedikit pun berpindah dari nya.
"Lihat lah jal*ng itu kakak, sekarang bahkan semua mata menatap nya. juga semua orang bersimpati pada nya."
ujar putri yu nian sinis.
""Tenang lah, itu tidak akan lama. aku akan mempermalukan diri nya."
terlihat senyum dipaksakan terbit di bibir putri yu yayan.sedang kan tangan nya sudah meremas baju nya dengan kasar di bawah meja,sangking merasa kesal nya.
Bagaimana bisa,bagaimana ..dia yang seharus nya jadi bintang utama disetiap kesempatan ,bisa dengan mudah tersingkir begitu saja.
""Sejak kapan, wajah putri bodoh itu menjadi begitu cantik."
umpat nya lagi.
...----------------...
sementara di meja putra mahkota lan si tidak tampak terjadi pembicaraan apa pun.Mereka sibuk dengan memikiran nya masing -masing,apa pun itu..hanya mereka yang tau.
sangat berbeda dengan meja putra mahkota azian,pangeran cio bahkan tak berhenti berbicara.membuat sang kakak dan para pengikut nya merasa kesal.
__ADS_1
""Ya dewa...bukan kah tahun ini sebuah keberuntungan bagi kita kakak."ucap nya antusias..
""lihat lah,bagaimana permata indah itu,disembunyi kan oleh kaisar xuiren dengan sangat hebat ""
sambung nya lagi.
putra mahkota azian hanya bisa menggeleng geleng kan kepala nya,ketika melihat tingkah sang pangeran itu.
tapi tak bisa di pungkiri.apa yang dikatakan oleh sang pangeran sangat benar,selama mereka mengikuti atau berkunjung ke istana ini.ini baru pertama kali nya mereka melihat sang putri.
Dia mengerut kan alis nya,""Bukan kah rumor mengatakan .jika sang putri mahkota buruk rupa ,dan hanya menjadi sampah dikekaisaran ini.Sampai diri nya bahkan tidak di izin kan untuk keluar dari kediaman nya."
fikir nya lagi,
"""Tapi apa ini, rumor memang tidak bisa dipercaya."
dia tersenyum dengan sangat indah,sampai sampai para putri yang tak berada jauh dari meja nya terpesona.
""Baik lah...zhen rasa saat nya kita mulai saja acaranya."
setelah mengatakan itu,tampak kaisar xuiren memukul gong yang sangat besar.Tanda acara tahunan kekaisaran han itu telah di mulai.
Tepuk tangan seketika bergemuruh didalam aula tersebut.Semua orang bersuka cita,dan dengan tidak sabar untuk mengikuti setiap pertandingan yang akan di gelar.
Tentu selain hadiah nya sangat besar,pemenang juga akan memiliki keuntungan lain nya.contoh nya untuk para tuan putri yang mengikuti nya, yah...tentu dengan harapan akan di lirik oleh para pangeran atau para mentri muda kekaisaran tetangga.itu adalah sebuah kebanggaan jika bisa menduduki salah satu harem istana.
Seseorang tersenyum tipis di sebuah meja di aula tersebut.
""Kau pasti akan menjadi milik ku,"
guman nya rendah.
.
.
.
.
.Bersambung..
__ADS_1