Dendam Cinta

Dendam Cinta
Beri Aku Kesempatan


__ADS_3

Terlihat Aldi kini dibangku taman , raut wajahnya penuh penyesalan dan juga sedih matanya berkaca-kaca karena tadi sempat menangis .


" Mas Aldi ". Panggil seseorang Aldi yang merasa dirinya dipanggil langsung melihat kearah orang yang memanggil nya dan ternyata itu adalah Anna .


" Eh.. Bu Anna ". Ucapnya Aldi tersenyum sambil bangun dari duduknya .


" Jangan panggil ibu ah, panggil nama saja kaya biasanya ". Pintanya Anna .


" Iya kan sekarang kamu bos aku , ya aku sopan lah sama bos sendiri ". Ujarnya Aldi .


" Iya gapapa itu kalau lagi kerja ini kan diluar lingkungan kerja , jadi ya sudah panggil aja Anna ". Jawabnya Anna .


" Ah... iya ". Balasnya Aldi .


" Ngomong-ngomong ibu ngapain disini ?". Tanyanya Aldi yang baru sadar kena bos nya bisa ada dirumah sakit yang sama dimana kini istri nya tengah ditangani dokter .


" Ah itu , aku agak gak enak badan jadi ya kesini ". Ucapnya Anna beralasan padahal dirinya ke rumah sakit itu memang mau bertemu dengan Aldi pujaan hatinya .


" Oh iya Bu silahkan duduk , kita ngobrolnya malah berdiri daritadi , hahaha ..." Ucapnya Aldi menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .


" Iya makasih , terus kalau kamu sendiri ngapain disini ?". Tanyanya Anna kali ini yang basa-basi padahal ia mah tahu bener sekarang seperti apa kondisinya Laila karena tadi ia sempat berpapasan dengan dokter yang memeriksa Laila dan menanyakan kondisinya .


" Aku mengantar istriku berobat , tadi perutnya sakit ". Ujarnya Aldi menjelaskan .


" Oh alah, ya ampun terus gimana sekarang


keadaannya ?". Tanyanya dengan wajah berekspresi kan terkejut dan simpati pada Laila , padahal jauh dilubuk hatinya ia senang jika Laila sakit , justru ini adalah kesempatan ia masuk kedalam kehidupan rumah tangga mereka setelah mendapat informasi dari Firman kalau rencana mereka berhasil membuat Aldi dan Laila bertengkar .


" Ya sekarang sih baik-baik saja , ia hanya perlu istirahat yang cukup, namanya juga ibu hamil kan , harus banyak-banyak istrirahat apalagi kan sekarang ia tengah hamil muda masih agak rentan gitu kondisi janin nya ". Jawabnya Aldi sambil menjelaskan .


" Oh ya ". Ucapnya Anna .


" Yah... gitulah ". Jawabnya Aldi seketika seseorang menghampiri mereka siapa lagi kalau bukan Wulan dan ditempat parkir rumah sakit terlihat Laila sudah duduk didalam mobil sambil sesekali melirik kearah nya yang ditemani oleh Mila, neneknya.

__ADS_1


" Al , ayo pulang , Laila sudah diijinkan pulang ,jadi ayo ... dia sudah menunggu didalam mobil sama nenek ". Ajaknya Wulan yang tengah menggendong Zidan digendongnya .


" Eh... iya kak ? ya sudah kalau gitu aku duluan ya Ann... sampai ketemu ditempat kerja ". Pamitnya Aldi .


" Ah... iya , hati-hati ya , hati-hati mbak ". Jawabnya Anna tersenyum pada Wulan juga .


" Iya mbak ". Balasnya Wulan bersikap ramah juga pada Anna .


Aldi dan Wulan meninggalkan Anna yang masih berdiri didekat bangku taman rumah sakit itu, sambil melambaikan tangannya pada mereka .


Aldi dan Wulan sudah masuk mobil, kali ini Wulan yang menyetir mobilnya sedangkan Zidan duduk dipangkuan nya ,


" Kamu jadi kerja sama dia ?". Tanyanya Mila tiba-tiba pada Aldi .


" Ah... iya jadi , ya syukurnya aku langsung keterima kerja saat itu juga , ya walaupun kerjaannya agak berat namun gapapa , namanya juga kerja dipabrik jadi buruh gitu ". Jawabnya Aldi tersenyum .


" Iya syukur deh , kalau kamu keterima kerja disana, setidaknya kamu gak mengeluh lagi soal keadaan kamu saat ini , ingat Al , apapun pekerjaan kita dan kondisi kita saat ini kamu jangan mengeluh ya , kamu harus tetap kuat , ada istri dan anakmu yang membutuhkan tanggung jawab mu ". Ucapnya Mila mencoba memperingati cucunya itu .


" Iya nek, aku juga sadar kali, aku sekarang punya istri apalagi bentar lagi punya anak, ya so pasti aku memikirkan biaya hidup keluarga ku ". Balasnya Aldi .


Sedangkan Laila maupun Wulan hanya diam saja mendengar percakapan antara nenek dan cucunya itu, setelah sampai dirumah Laila langsung istirahat Aldi hendak menemaninya namun masih ditolak oleh Laila .


" Apa tidak ada kesempatan bagiku untuk memperbaiki semuanya ?". Tanyanya Aldi seketika membuat Laila yang kini tengah menyandar tubuhnya diranjang mereka menatap kearah suaminya yang kini tengah duduk diranjang menghadap Laila .


" Memperbaiki apa ? semuanya sudah hancur , pernikahanku yang kupikir akan menjadi pernikahan pertama dan terakhir ku akan berjalan indah ternyata kandas ditengah jalan hanya karena seseorang yang punya dendam terhadapku dengan teganya menghancurkan hidupku menghancurkan kebahagiaan ku, kebahagiaan yang aku impikan selama ini, kupikir dari awal mungkin ini karma karena aku pernah menyakiti perasaan seseorang yang dekat sekali denganku , namun aku gak nyangka orang itu tega sekali melakukan hal ini padaku , apakah kini kamu merasa puas mas... setelah melihat aku menderita begini ... ". Ucapnya Laila menatap tajam kearah suaminya .


" Jawab mas .. apa kamu puas hah!!!.. puas !!! ". Bentaknya Laila sambil memukul-mukul tubuh Aldi dengan mata yang berkaca-kaca .


" Jawab !!!". Bentaknya Laila .


Namun Aldi hanya bisa diam saja menerima pukulan dari istrinya , mungkin dengan cara ini istrinya bisa merasa lega meluapkan semua kekesalannya padanya .


" Kamu jahat mas...jahat... hiks..hiks..". Ucapnya Laila yang kini mulai melemah tenaganya dan air matanya pun tak terbendung lagi , kini ia menangis .

__ADS_1


Aldi berusaha memeluknya namun Laila berusaha menolaknya dengan cara memberontak namun apalah daya fisiknya kini tengah lemah , jadi kini ia menangis didekapnya Aldi .


" Jahat ..hiks...kamu jahat ma..s ..hiks...". Ucapnya Laila membuat Aldi ikutan sedih melihat kondisi istri nya kalau seperti ini .


" Iya aku jahat.. aku jahat... aku minta maaf ... aku minta maaf ". Ucapnya Aldi berusaha menenangkan perasaan kecewa istrinya .


" Hiks..hiks.. ".


" Maaf sayang , maafkan mas , mas memang jahat hanya karena ego mas , kamu begini ". Aldi yang benar-benar merasa bersalah akan apa yang ia perbuat , memang dari awal rencana nya itu untuk membalaskan rasa sakit yang ia alami setelah Laila meninggalkan nya dengan cara menikah dengan pria lain , sedangkan saat itu Aldi tengah tergila-gila cinta pada Laila , sehingga hatinya benar-benar kacau dan tumbuhlah rasa dendam dihati terlebih-lebih Firman pernah membuat sakit hatinya itu makin menjadi-jadi .


Saat itu , saat dimana pernikahan Laila berlangsung sejujurnya Aldi ada disana ia bela-belain datang dari kampung halamannya yaitu Kota H ke kota C tempat dimana , Laila tinggal pada saat itu .


Aldi datang dengan pakaian rapihnya, Aldi hendak menghampiri Laila yang kini tengah duduk dikursi pelaminan namun anak buahnya Firman mencegatnya dari jauh dan menghajar dirinya sampai ia pingsan dijalanan . kado pernikahan dan bunga yang Aldi bawa untuk Laila hancur berkeping-keping dijalanan raya .


Darah segar mengalir dari hidung ,pelipis matanya dan sudut bibirnya tubuhnya banyak bekas luka hantaman pukulan dari orang-orang suruhan nya Firman , Firman sebelumnya yang mengetahui hubungan gelap diantara Laila dan Aldi menjadi marah dan dendam pada Aldi , meski Aldi tidak menunjukkan wajah aslinya pada Laila saat itu , namun diam-diam Firman melacak keberadaan nya Aldi sampai ia tahu gimana rupa wajahnya Aldi , dan sampai akhirnya Laila menikah dengan Firman pun Laila tidak mengetahui kalau suaminya itu tahu wajah asli kekasih gelapnya itu apalagi sampai menghajarnya .


Laila kini sudah agak tenang , Aldi membiarkan dirinya untuk istirahat , Aldi keluar dari kamarnya .


Terlihat neneknya tengah masak untuk makan malam bersama kakaknya siapa lagi kalau bukan Wulan , Aldi menghampiri mereka .


" Laila gimna Al, tadi kami tidak sengaja mendengar teriakkan nya dia , dia masih marah ya sama kamu ?". Tanyanya Wulan .


" Iya tadi ia marah, tapi sekarang sudah tenang kok, dia tidur ". Jawabnya .


" Iya biarkan dia tenang dulu, beri waktu dia untuk sendiri , nenek yakin lambat laun juga ia pasti bisa memaafkan kamu ". Timpalnya Mila .


" Iya nenek, mudah-mudahan saja begitu ". Balasnya Aldi .


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗😚😚


__ADS_2