Dendam Cinta

Dendam Cinta
Menghilang


__ADS_3

Aldi menatap tajam ke orang berbadan kekar itu, sambil terus menerus menghajar orang itu , pukulan Aldi kena ,namun sayang sekali titik dimana kini Aldi menghajar orang itu adalah tempat yang tidak tepat , dan akhirnya kini posisi Aldi berada disisi jurang , kaki Aldi sebenarnya sudah mulai sembuh namun belum pulih benar .


" Argh...". Aldi yang kesakitan karena orang itu mencengkram lehernya Aldi serta tangannya orang itu Aldi pegang dengan erat .


Aldi menatap orang itu dengan tatapan tajam dan sesekali menatap jurang yang tepat berada dibawahnya .


" Bisa mati aku kalau begini ". Ucapnya dalam hati dengan perasaan cemas serta takut .


Orang itu malah tersenyum licik pada Aldi .


" L..e..pas ". Ucapnya Aldi terbata-bata karena lehernya dicengkeram kuat oleh orang itu .


" Kamu harus mati ". Ucap orang itu tersenyum licik .


Aldi tidak mau kalah dengan orang itu, ia pun mencengkeram tangan orang berbadan kekar itu , namun yang dilakukannya hanyalah sia-sia karena posisi Aldi benar-benar berada ditepi jurang dan dengan mudahnya orang itu melepaskan cengkeramannya pada Aldi sehingga membuat Aldi benar-benar terjatuh , namun dengan cepatnya Aldi berpegang pada akar-akar pohon yang berada ditepi jurang .


" Argh...". Suaranya Aldi ketika berpegang pada akar .


Namun orang itu tidak menyerah untuk bisa membuat Aldi terjatuh kedalam jurang , dan supir taksi itu datang hendak membantu Aldi namun dicegah oleh seseorang yang menonton kejadian itu .


" Jangan berani-berani nya kau ikut campur dalam urusan kami ". Ucap orang itu sambil menodongkan pistol kearah kepala supir taksi itu tak lupa ia pun memakai topeng agar tidak dikenali Aldi maupun si supir ,dan supir taksi itu pun angkat tangan .


" Jangan ...jangan tembak saya ". Ucap supir taksi dengan ekspresi wajah ketakutan .


Namun dalam waktu sedetik saja tanpa diduga orang itu justru malah menembak si supir di bagian kepalanya ,dan matilah supir itu .


Aldi yang mendengar suara tembakan pun terkejut .


" Keterlaluan kalian , orang yang tak ada kaitannya dengan masalah ini pun kalian bunuh ". Ucap Aldi dengan tatapan kearah atas tepi jurang melihat orang berbadan kekar tengah tersenyum licik kepadanya .


Dan tanpa Aldi duga orang yang tadi menembak si supir pun tanpa ragu menembak dirinya di bagian dadanya sehingga membuat dirinya terkejut dan langsung repleks melepaskan genggamannya pada akar-akar tepi jurang itu .


" Argh...". Aldi dengan keterkejutannya dengan tidak sadar ia justru kini tengah terjatuh kebawah jurang yang dalam . Tubuhnya berbenturan dengan batu dan ranting-ranting pohon yang kering serta tanah namun tidak disangka dibawah jurang dalam itu ada sungai yang airnya sangat deras arusnya , sehingga saat-saat terakhir Aldi jatuh tepatnya ia malah terjatuh kedalam sungai itu dengan tubuh berlumuran tanah serta darah di bagian dadanya .


Arus sungai terus membawa tubuhnya itu .


Disisi lain, Mira tengah masih mengecek kondisi perkebunan kelapa sawit miliknya itu ,

__ADS_1


" Ya sudah ya pak itu saja yang perlu bapak kasih tahu ke saya nanti ". Ujarnya Mira .


Kembali lagi ketempat kejadian ,


" Kita hilangkan jejak, dan kita jadikan peristiwa ini sebagai kecelakaan gua gak mau ketangkap polisi ". Ucap bertopeng itu .


" Baik bos ". Jawab orang berbadan kekar itu .


Dan orang bertopeng itu pun pergi meninggalkan tempat kejadian , namun orang berbadan kekar itu justru demi mehilangkan jejak ia menyeret si supir untuk ia dudukan di mobil taksi di bagian mengemudi , tanpa ragu ia pun masuk kedalam mobil tersebut dan sesaat kemudian ia pun langsung tanjab pedal gas mobil itu dengan kecepatan maksimum mobil itu melaju dengan kencang nya sampai-sampai menerobos pagar besi beton yang ada di sisi-sisi jurang .


Namun dengan lincahnya sebelum mobil itu jatuh ke jurang orang berbadan kekar justru keluar dari mobil sehingga ia selamat dan kesenangan akhirnya tugas ia selesai .


" Huh... akhirnya , tugasku selesai juga , aku akan tagih janjiku pada bos besar ". Ucap orang itu meninggalkan tempat itu .


Sedangkan disisi lain Laila kini tengah asik memilah memilih perabotan apa saja yang akan ia butuhkan di toko bajunya nanti .


" Oh ya La , Aldi kemana kok dia gak temenin kamu ?". Tanyanya Nek Mila .


" Eh... itu mas Aldi pergi ke puncak katanya nemui mama Mira disana ". Jawabnya Laila .


" Oh gitu, syukurlah sekarang nenek senang dengarnya kalau sekarang ia dekat dengan ibunya itu ". Ucapnya Mila .


" Iya sayang , oh ya gimana perkembangannya cicitnya nenek didalam sini ". Ucapnya Mila Sambil memegang perutnya Laila .


" Alhamdulillah baik nek, dia makin aktif loh.. tadi saja sebelum mas Aldi pergi ia main-main dulu sama anaknya ini .. dan sesekali nendang gitu, agak ngilu sih tendangan nya ...hehe tapi gapapa ... justru itu lebih baik .. tandanya anak mama sehat ya sayang ". Ucapnya Laila .


" Iya sehat dong ya cu, nenek gak sabar pengen gendong cicit nih , nenek benar-benar gak nyangka sekarang sudah mau punya cicit aja ..padahal baru-baru kemarin rasanya gendong Aldi yang masih bayi eh sekarang malah bentar lagi ia punya anak ..". Ucapnya Mila tersenyum .


Laila yang mendengarnya hanya tersenyum sambil mengelus perutnya yang mulai kelihatan membesar .


Mila masih menunggu kedatangan anaknya ,namun sampai malam tiba pun anaknya itu tak kunjung datang juga membuat dirinya bertanya-tanya .


" Apa Aldi masih dijalan ya ,kok belum datang-datang juga ...Hmm... kenapa perasaanku tiba-tiba jadi cemas gini ya ". Ucapnya Mila yang mondar-mandir ditepi kolam renang villa miliknya yang ada dipuncak yang tak jauh dari perkebunan kelapa sawit miliknya itu serta juga ada perkebunan teh miliknya juga .


" Lebih baik aku hubungi saja dia ,siapa tahu dia masih diperjalanan ". Ucapnya Mila sambil menghubungi ponselnya Aldi namun nomor yang ia hubungi tidak menjawabnya


" Kok gak diangkat ya , aduh... kamu ini kemana sih Al ". Ucapnya Mila yang masih berusaha menghubungi anaknya itu namun tak kunjung diangkat juga oleh anaknya itu .

__ADS_1


Ditempat kejadian ponselnya Aldi tergeletak begitu saja , di rerumputan dan menyala karena Mila menghubungi ponsel nya Aldi .


" Apa aku coba hubungi istrinya saja ya , ah ya .. aku hubungi saja siapa tahu Laila tahu posisi Aldi dimana ". Gumamnya sambil mencari-cari nama kontak menantunya itu .


Setelah terhubung dengan Laila tanpa basa-basi Mila langsung menanyakan keberadaan anaknya itu .


" Loh... bukannya mas Aldi pergi menemui mama , tadi pagi ia pamit sama Laila mah katanya mau menemui mama dipuncak , Laila kira ia sudah sampai disana ". Ucapnya Laila .


" Belum sayang, Aldi belum datang , justru mama menelpon kamu mau nanyain Aldi apa ia masih dirumah atau gimana mama pikir kamu tahu dia dimana ?". Tanyanya Mira .


" Aku gak tahu mah ". Jawabnya Laila .


" Ya sudah kalau Aldi hubungi kamu nanti , kasih tahu mama ya , semoga Aldi gak kenapa-kenapa ya ". Ucapnya Mira .


" Amin mah ". Setelah itu ia pun menutup panggilan itu .


" Aduh... mas kemana ? kok kamu tiba-tiba menghilang gini ". Ucapnya Laila yang mulai cemas memikirkan keberadaan suaminya itu .


Dan keesokan harinya berita kecelakaan mobil taksi itu pun menjadi berita utama saat ini di medsos televisi dan media-media yang lainnya .


Dilayar televisi terpang-pang jelas gambar mobil taksi yang sudah gosong karena ledakan ,dan diperkirakan ada dua korban jiwa namun yang polisi dan tim SAR temukan hanya ada satu , dan dijelaskan korban jiwa yang hilang adalah orang cukup terkenal yaitu Aldi Prastama yang dulunya pengusaha sukses yang memiliki segalanya . polisi tahu orang yang hilang adalah Aldi dikarenakan dompet Aldi ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian serta ponselnya juga itu yang semalam menyala terus .


Laila yang melihat berita itupun benar-benar syok sampai pingsan , kini dirinya dibawa ke rumah sakit oleh keluarga nya serta keluarga suaminya .


Mila meminta polisi dan tim SAR untuk tetap mencari keberadaan cucunya itu .


" Saya tidak mau tahu kalian cari anak saya , sampai ketemu ". Perintahnya Mira pada anak buahnya itu .


Dan Salma/ Anna ditempat tinggalnya yang mendengar berita itu juga benar-benar syok .


" Gak mungkin...gak mungkin ". Teriaknya .


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa Like Vote dan Komentarnya ya guys , 😉


__ADS_2