Dendam Cinta

Dendam Cinta
Lagi-lagi Gagal


__ADS_3

Aldi lagi-lagi terbangun dimalam hari, ia hendak pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil, namun ia melihat Laila lagi-lagi dengan berpakaian terbuka hanya memakai pakaian dalamnya saja , memakai kaos putih dan juga celana pendeknya .


" Astaga... lagi-lagi lihat beginian ". Batin Aldi menelan ludah .


Aldi sejujurnya harus bisa-bisa kuat iman , menahan godaan yang ada didepan matanya,


" Lo harus ekstra kuat-kuat lihat ginian Al ". Batin Aldi menguatkan dirinya sendiri .


Aldi turun dari tempat tidur nya ,karena mau pergi ke kamar mandi . Laila sejujurnya belum tidur dari tadi , ia tersenyum-senyum sendiri saat ia mengintip dengan sebelah matanya kalau suaminya seperti sedang menahan hasratnya , karena lampu kamar dimatikan jadi Laila bisa intip-intip melihat ekspresi wajah suaminya itu .


" Kita lihat saja mas , sampai mana kamu bisa menahan hasrat mu itu ". Gumam Laila tersenyum licik .


Aldi sudah kembali dari kamar mandinya , ia kembali kekamar dengan wajah bantalnya yang masih agak mengantuk sebenarnya walaupun tadi melihat pemandangan yang begitu wow, baginya .


Aldi tidur membelakangi Laila ,namun dengan jahilnya Laila tangannya itu menyentuh bagian paling sensitif bagi Aldi , Aldi yang tadinya sudah memejamkan matanya kini kembali membuka matanya itu .


" Waduh... !!!". Batin Aldi merasa aneh .


Aldi berusaha menyingkirkan tangannya Laila itu namun kali ini tangannya Laila malah menyentuh perutnya , dan memeluknya layaknya Aldi itu guling .


" Astaga... dia kalau tidur gini kali ya , gak mau diam ". Ucap Aldi menggerutu .


Laila yang dengar suara suaminya yang menggerutu hanya tersenyum didalam hatinya . Aldi melepaskan pelukannya Laila itu namun Laila kini punya rencana lain , kini posisi Aldi tidurnya menjauh dari Laila namun lagi-lagi Laila menjahilinya dengan posisinya mendekatkan dirinya dengan Aldi sampai-sampai kini posisi Aldi ada diujung ranjang dan ia hendak jatuh kelantai .


" Ya tuhan gini amat gua punya bini, gua mau tidur dengan nyenyak aja gak bisa ". Ucap Aldi mengeluh membuat Laila tertawa didalam hatinya .


Karena Laila gak ingin suaminya itu jatuh ia memeluk Aldi lagi namun kali ini ,posisi tidurnya mereka tidak sejajar Laila lebih tinggi posisi tidurnya dari Aldi sampai-sampai kini posisi wajahnya Aldi malah menyentuh bagian miliknya Laila yaitu bukit kembarnya .


" Waduh...". Batin Aldi wajahnya kini terlihat semu merah karena merasa gugup .


Laila benar-benar ingin tertawa lepas kali ini, namun ia harus menahan nya kalau sampai ia ketahuan mengerjainya suaminya itu pasti akan marah padanya .


" Mas..mas... kamu tuh ya lucu banget , masih saja menahan hasrat mu itu ". Batinnya Laila tersenyum .


Aldi benar-benar digoda habis-habisan oleh Laila . Tangan Aldi dengan refleksnya malah memegang dada besar milik istrinya itu membuat Laila yang tadi menertawakan Laila begitu terkejut .


" Besar ". Ucap Aldi tersenyum .

__ADS_1


Laila yang mendengarnya hanya senyum-senyum ,


" Dulu aja pas mabar game kamu bilangnya pengen lihat punya aku, eh sekarang sudah bisa lihat dan halal lagi buat kamu lihat , malah di anggurin mas-mas ". Batin Laila .


Aldi mulai nakal tangannya , tangannya itu mulai meraba-raba tubuh istrinya itu, Laila yang diperlakukan seperti itu hanya senyam-senyum sendiri ,namun suara telpon dari ponselnya malah berbunyi membuat aktivitas nya terhenti . Aldi turun dari ranjangnya dan berjalan menghampiri meja tempat dimana ia menyimpan ponselnya , namun dalam hati Laila malah menggerutu .


" Baru juga dimulai malah ... pergi ..Ck ". Gerutunya Laila didalam hatinya .


Aldi mengangkat panggilan masuk dari ponselnya itu , dan nama yang tertera disana bernama Bramono .


" Ya ". Ucap Aldi setelah mengangkat panggilan telepon itu .


"............. Anda harus cepat kesini pak ". Ucap Bram salah satu anak buahnya yang ia perintahkan untuk mengerjai Firman .


" Baik ". Ucap Aldi lalu menutup panggilan telepon tersebut .


Aldi terlihat terburu-buru, ia mengambil jaketnya yang ia gantungkan dibalik pintu kamarnya Laila dan mengambil kunci motornya .


Laila melihat suaminya yang terlihat terburu-buru itu, ia pun bangun dari tidurnya dan membuat Aldi kaget melihatnya .


" Kamu mau kemana mas ?". Tanya Laila yang tiba-tiba membuat Aldi terkejut .


" Ini sudah tengah malam loh mas , gak bisa besok saja apa ?". Ucapnya Laila .


" Gak bisa , harus sekarang , aku pamit ya ". Ucapnya Aldi keluar dari kamarnya namun tangannya dipegang oleh Laila membuat Aldi melihat kearah nya .


" Jangan pergi, sebelum kamu menyelesaikan yang tadi kamu lakukan padaku mas ". Ucap Laila dengan nada menggoda nya sambil mencengkram kerah jaket yang Aldi pakai .


Aldi menaikan sebelah alisnya karena bingung dengan apa yang istrinya itu bicarakan .


" Hah... memangnya apa yang aku lakukan ?". Ucap Aldi pura-pura gak tahu .


" Ck.. kura-kura dalam perahu ". Ucapnya Laila dengan nada kesalnya .


" Apaan lagi tuh kura-kura dibawa-bawa aneh...". Umpatnya Aldi .


" Pura-pura gak tahu mas Aldi ". Ucap Laila tersenyum menggoda sambil jari-jari tangan nya menyentuh dada bidang sixpack milik Aldi .

__ADS_1


" Oh ..". Jawab Aldi singkat padat namun kata oh membuat Laila semakin kesal saja dengan sikap cueknya itu .


" Ya ... kira-kira ginilah yang tadi kamu lakukan ". Ucap Laila sambil jari-jarinya itu menyentuh ****** dada milik Aldi dan apa yang Laila lakukan membuat Aldi merasa geli .


Aldi menahan tawanya ,


" Apa-apaan sih kamu ,sudah lepas ah.. aku mau pergi ditungguin nih ". Ucapnya Aldi melepaskan tangannya Laila yang meraba-raba dadanya itu .


" Kalau kamu pergi sekarang mas , aku gak akan pernah mau ikut pulang sama kamu ". Ancamnya Laila .


" Ancaman apalagi itu, ya elah mau keluar aja La , ini penting bagiku ". Ucapnya Aldi dengan wajah kesalnya menghadapi sikap Laila yang manja seperti ini .


" Lebih penting mana daripada aku mas ? ". Tanyanya Laila .


" Ya urusan ku saat ini lah ". Ucapnya Aldi .


" Oh... ya sudah pergi sana , tapi jangan harap aku mau ikut pulang sama kamu ". Ucapnya Laila mendorong suaminya itu keluar kamar dan menutup pintu kamarnya itu .


" Lah... marah ". Ucapnya Aldi .


Tanpa pikir panjang lagi Aldi pun malah pergi daripada minta maaf pada Laila . Laila yang mendengar suara motor suaminya menyala malah tambah kesal saja .


" Ck... awas saja , kita lihat saja mas , kali ini aku gak akan kalah darimu malah kamu nanti nya yang akan nurut padaku ". Ucapnya Laila menggerutu kesal .


Aldi pergi menemui Bram didekat Pelabuhan yang ada dikota A . Aldi sudah kembali dari urusannya itu, kini ia masuk kedalam rumahnya Isti namun ia melihat Laila tengah beres-beres kamarnya dan memasukan baju-baju dirinya dan juga Aldi kedalam koper .


" Jadi juga kita pergi dari sini ". Ucapnya Aldi menyilangkan tangannya dan menyandarkan badannya itu di pintu masuk kamarnya Laila .


" Oh senang ya pergi dari sini ". Ucap Isti yang baru saja datang dari dapur membawa sarapan untuk Aldi karena ia dan juga Laila sudah sarapan duluan , dan hari ini Isti sengaja tidak membuka warungnya itu karena mau membantu Laila pulang dan akan mengantarkannya juga untuk pulang .


" Ya jelaslah Bu , sekian lamanya aku tinggal disini meninggalkan pekerjaan ku, hanya untuk membawa Laila pulang ". Ucapnya Aldi sedikit membuat Laila tambah kesal saja .


" Sudah jangan banyak bicara ini sarapan dulu ". ucapnya Isti .


" Oke ". Balas Aldi dengan senyuman manis nya .


. . . . . . .

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊


__ADS_2