Dendam Cinta

Dendam Cinta
Dendam cinta bab 47


__ADS_3

Susan sudah tiba di rumah sakit, Zafira pun sudah mendapatkan penanganan dokter. Kini, Susan sedang berada di ruang tempat menebus obat. Untunglah, Zafira hanya demam biasa dan tak mengharuskannya dirawat.


"Sayang, untunglah kamu tidak kenapa-kenapa. Mama khawatir, Nak," ucap, Susan. Dia terus menciumi, Zafira yang kini mulai tenang lagi.


Setelah selesai dengan urusannya di rumah sakit itu, Susan langsung pulang ke rumahnya.


Dia kembali menaiki taksi untuk sampai tiba di rumahnya.


*******


Sore itu setelah, Dania pulang kerja. Dania tak langsung pulang, dia mendatangi rumah, Pak Rudy untuk menemui, Shena.


Tok!


Tok!


Tok!


"Permisi!"


Dania mengetuk pintu itu dan tak lama pintu itupun terbuka dan langsung nampak sosok, Bu Ayu.


"Bu." Dania langsung mencium punggung tangan, Bu Ayu.


"Kamu pasti mau ketemu sama, Shena," ucap, Bu Ayu.


"Iya, Bu. Shena nya ada?"


"Ada, silahkan masuk!" Bu Ayu berjalan memasuki rumahnya dengan diikuti oleh, Dania di belakangnya!


"Shena ada di kamarnya. Kamu masuk aja ke kamarnya ya nanti, Ibu buatkan minum untuk kamu."


"Iya, Bu tapi gak usah repot-repot. Aku gak haus kok." Dania tersenyum lalu segera masuk ke dalam kamar, Shena yang pintunya tidak dikunci itu.


"Dania, kamu kok ke sini gak bilang-bilang," ucap, Shena.


"Aku ke sini karena ada sesuatu yang harus aku bicarakan. Ini penting," sahut, Dania.


"Apa?"


"Kita bicara di luar saja. Di sini gak aman."


Baru, Shena akan berucap, Bu Ayu datang dengan dua gelas air minum di tangannya.


"Ini, Ibu bawakan minuman untuk kalian," ucap, Bu Ayu.

__ADS_1


"Ibu, kenapa harus repot-repot gini sih. Aku bisa bikinin minum untuk tamuku," ucap, Shena.


"Gak apa-apa. Ibu senang kok melakukannya."


"Bu sebenarnya aku mau ngajak, Shena makan bakso yang ada didepan itu," ucap, Dania.


"Terus?"


"Boleh gak?"


"Ya boleh dong masa gak boleh."


"Bu, aku mulai kerja besok siang jadi malam ini aku tidur di rumah," ucap, Shena.


"Iya. Mau tiap hari tidur di rumah juga gak apa-apa," sahut, Bu Ayu.


"Ibu, kalau aku tiap hari tidur di rumah, aku gak kerja dong."


"Gak kerja juga kamu gak bakalan kelaparan kan ada, Pak Reyhan yang bisa kamu mintain uang setiap harinya," celetuk, Dania.


Bu Ayu dan Shena menatap, Dania lalu mereka tertawa.


"Kamu benar. Benar sekali," ucap, Bu Ayu sambil terus tertawa.


"Apaan sih kamu ini. Memangnya aku siapanya dia?" ucap, Shena.


*******


Di kediaman, Devan dan Shena.


"Mas kamu dari mana saja sih kok pulang selalu telat?" tanya, Susan.


Devan menatap, Susan sinis. "Bukan urusan kamu."


Devan terus berjalan menuju kamarnya! Sejak, Shena tinggal bersama mereka Devan tidur didalam kamar yang terpisah dengan Susan.


"Mas! Kamu kenapa sih jadi dingin gini sama aku. Kamu jadi gak perduli sama aku dan Zafira, kamu tahu gak sekarang, Zafira sedang demam? Dia sakit, dia butuh, Papanya di sampingnya."


Devan menghentikan langkahnya. Dia berbalik arah lalu menghampiri, Susan!


"Zafira sakit? Kenapa kamu tidak menelpon aku untuk memberitahu aku?"


"Aku gak sempat karena aku terlalu panik, ini aja aku baru tiba dari rumah sakit."


Devan terdiam, akhir-akhir ini menang dirinya kurang memperdulikan, Susan dan putrinya itu.

__ADS_1


"Mas, tinggalkan kebiasaan mu, tinggalkan sifat buruk mu. Tolong hiduplah bersamaku dan juga anak kita tanpa harus ada, Shena diantara kita."


"Jangan bahas ini sekarang, dimana, Zafira? Aku ingin melihatnya."


"Dia di kamarku."


Devan langsung berjalan menuju kamar, Susan untuk melihat keadaan putri satu-satunya itu!


*******


"Kamu mau bicara apa?" tanya, Shena pada Dania.


Saat ini, Shena dan Dania tengah berada di sebuah taman kecil yang ada di sekitaran tempat tinggal, Shena.


"Cepat jalankan rencana kamu sebelum laki-laki itu lepas dari genggaman kamu," ucap Dania.


"Maksud kamu gimana?"


"Tadi, Devan datang ke kantor. Dia menemui aku dan minta ingin balikan."


"Apa, ternyata dia masih melakukan itu? Sifatnya sama sekali belum berubah."


"Dia datang tiba-tiba dan berkata didepan, Shendy dan Rita, bahkan dia tidak segan mengejar aku dan memohon padaku agar aku menerimanya lagi."


Shena terdiam sembari terus mendengarkan semua perkataan, Dania.


Bersambung


Teman-teman seperti biasa aku bawain rekomendasi novel yang pastinya seru untuk kalian baca.


Sambil nunggu Dendam Cinta up lagi. Yuk mampir ke karya temanku yang ini.


Judul: Between qatar and jogja


Karya: Yanktie Ino


Burlb :


Aurel adalah seorang wanita muda yang berpredikat janda dengan dua anak balita, tanpa pengalaman mengelola perusahaan yang ditinggal oleh almarhum suaminya.


Sedang dia sendiri mempunyai 4 toko kue.


Rajev seorang duda asal India yang bekerja di Qatar, memang sudah mencintai Aurek sejak Aurel masih gadis. Ditambah pula dia mengemban amanat almarhum suami Aurel untuk menjaga istri dan anak-anaknya.


Mampukah kekuatan cinta mereka menghadapi percobaan perebutan perusahaan hingga pembunuhan yang pelakunya adalah paman almarhum Radit?

__ADS_1



__ADS_2