Dendam Cinta

Dendam Cinta
Hukuman Para Suami


__ADS_3

Lili membawa suaminya itu masuk kedalam kamar mandi ,


" Kamu diam disini ". Ucapnya Lili mendorong Johan kedalam kamar mandi membuat Johan terperangah dengan apa yang diperbuat oleh istrinya itu padanya .


" Loh... kok disini , yang benar saja beb, masa iya aku diam disini lagian ya ini sudah malam aku ngantuk beb... mau tidur ". Keluhnya pada istri nya itu .


" Gak... kamu tidur disini, ini hukuman bagimu karena sudah berulang kali membuat aku sakit hati tahu gak ". Ucapnya Lili dengan nada kesalnya .


" Tapi kan beb, aku disana kan kerja , ya wajar saja lah bila ada yang menggoda mah namanya juga laki-laki ya normal lah". Ucapnya Johan .


" Apa kamu bilang !!! ". Ucapnya Lili menatap tajam kearah Johan .


" Ya wajarlah beb , bila kalau ada cewek yang menggoda aku ". Ucapnya Johan tanpa merasa takut dengan tatapan tajam dari istrinya itu .


Johan ini memang gak ada kapok-kapoknya kalau soal begini, ia merasa walaupun Lili marah ia pasti akan bisa menaklukkan hatinya lagi , buktinya sekarang ia bisa menikahi Lili juga .


" Ck... kamu bilang apa tadi hah... wajar , wajar apanya sih Johan Airlangga ". Ucapnya Lili .


" Kamu tuh , kenapa sih susah banget untuk berusaha berubah kebiasaan kamu itu, kamu itu pernah berpikir gak sih kalau apa yang kamu lakukan itu akan mengakibatkan hubungan yang kita bangun selama ini akan hancur hanya karena kebiasaan kamu itu , aku sudah sabar menunggu perubahan kamu dari zaman kita masih perkenalan sampai saat ini kita menjadi suami istri , kamu pikir aku akan sabar terus gitu melihat tingkah kamu yang begini ". Ucapnya Lili dengan nada kesalnya namun ia masih dalam keadaan tenang .


" Enggak ... aku benar-benar gak sanggup tahu gak ,melihat sikap kamu yang seperti ini Han, aku tuh capek makan ati mulu tiap hari melihat suamiku sendiri bersenang-senang diluaran sana sama wanita-wanita lain, sebenarnya aku kurang apa sih Han, aku kurang apa !!!! ". Sambungnya Lili dan diakhiri dengan bentakan diakhir kalimat .


Johan hanya bisa diam ia benar-benar gak tahu harus berbuat apa , ia bingung sekarang .


Sedangkan kini diapartemen kediaman keluarga kecilnya Aldi , Laila menarik dasi yang Aldi kenakan membuat Aldi seperti hewan peliharaan yang ditarik majikannya .


" Ah..ah... lepas sakit , leherku copot nih... copot ". Keluhnya Aldi minta dilepaskan namun Laila mengabaikan ucapan suaminya itu .


Laila membawa suaminya itu, kedalam kamarnya nya dan mendorongnya ke ranjang .


" Apa-apaan sih hah... kenapa kamu berani sekali sekarang hah...". Ucapnya Aldi yang kini bangun dari ranjangnya itu karena tadi Laila mendorongnya .


Aldi mendekati Laila yang berdiri tadi melihat kearah nya dengan tatapan kesalnya ,


" Kamu pikir kamu siapa hah ...". Ucapnya Aldi menunjuk kearah wajah Laila menggunakan jari telunjuk nya .


Laila menepis unjuk jari tangan suaminya itu ,


" Aku Laila istri kamu mas Aldi ". Ucapnya Laila dengan marahnya .


" Hih... kok ngeri ya lihat marah gitu ". Batinnya Aldi menciut .

__ADS_1


" Aku ulangi sekali lagi aku ini istrimu ". Ucapnya Laila memojokkan Aldi yang kini sudah terpentok pinggiran ranjang mereka .


" Ah... iya iya ". Ucapnya Aldi tersenyum takut .


" Kamu pikir aku akan diam terus gitu , kamu perlakuan seperti itu, gak ya mas , aku gak mau menjadi wanita lemah yang diinjak-injak harga dirinya sama laki-laki meski laki-laki itu suami ku sendiri ". Ujarnya Laila menatap tajam kearah Aldi .


" Prinsip mu sama saja seperti dulu ". Gumam nya Aldi yang didengar oleh Laila .


" Bagus jika kamu masih ingat dengan prinsip ku itu ". Ucapnya Laila tersenyum .


" Hmmm... ". Jawab Aldi malas tanpa melihat kearah Laila .


" Sudahlah capek marah-marah sama kamu, aku mau ganti baju dulu ". Ucapnya Laila hendak meninggalkan Aldi .


" Ya ganti, kamu pikir kamu cantik apa pakai pakaian itu ". Celetuknya Aldi .


Laila yang mendengarnya langsung menghampiri Aldi dan mendorong Aldi ke ranjang lagi dan kini posisi Aldi tertidur di kasur .


Laila merangkak naik keatas tubuhnya Aldi , Aldi yang melihat apa yang dilakukan istrinya itu hanya bisa menelan saliva nya bagaimana ia gak bersikap begitu , Laila benar-benar menggoda bagi Aldi karena memakai bajunya sexy nya , belahan dadanya terlihat didepan matanya . Laila menarik dasi yang masih dikenakan oleh suaminya membuat Aldi sedikit sesak nafas .


" Oh ya apa kamu bilang tadi mas ? aku gak dengar ". Ucapnya Laila tersenyum .


Aldi benar-benar terpojok sekarang ,Laila benar-benar menggoda jiwa pria nya .


" Gak mau , aku maunya gini, nyaman sih ". Ucapnya Laila menidurkan dirinya diatas tubuh suaminya itu .


" Yang benar saja La , bangun La , sumpah sesak nih ". Ucapnya Aldi mulai mengeluh .


" Diam kenapa sih mas , aku mau tidur nih ". Ucapnya Laila tersenyum licik ingin sekali ia mengerjai suaminya itu .


" Ya kalau mau tidur di kasur lah, kenapa harus diatas aku sih ". Ucapnya Aldi kesal .


" Tapi diatas tubuhmu nyaman mas , sudah ah aku mau tidur ". Ucapnya Laila .


Dalam seketika Aldi membalikan keadaan , Laila kini berada dibawahnya Aldi . Aldi kini bangun dari tidurnya .


" Aku mau mandi ". Ucapnya Aldi lalu pergi meninggalkan Laila begitu saja .


Laila hanya senyam-senyum sendiri ketika melihat ekspresi wajah suaminya itu .


" Mas...mas...". Ucapnya menahan tawanya .

__ADS_1


Laila pun meranjak bangun dari tidurnya untuk pergi ke ruangan bajunya untuk mengganti baju nya , dengan pakaian tidurnya . Laila dan Aldi berpas-pasan sekali saat mereka keluar dari kamar mandi dan juga ruang ganti .


Terlihat Aldi mengeringkan rambut nya yang basah dengan handuk kecilnya nya . Setelah Aldi selesai menggunakan handuk itu ia langsung melempar handuk itu dengan sembarangan membuat Laila marah .


" Mas... pungut ,jangan di taro ditempat sembarangan gitu kenapa sih ? jorok banget ". Keluhnya Laila .


" Bodoh.. ah.. mau tidur , capek ". Ucapnya Aldi membaringkan tubuhnya diranjang namun terlihat Laila memungut handuk itu dan menyimpannya ditempat yang seharusnya .


Aldi hendak tidur memeluk guling nya namun seketika Laila mengambil guling itu, membuat Aldi terkejut .


" Apalagi sih, gua mau tidur sini ". Ucapnya Aldi meminta gulingnya kembali .


" Daripada meluk guling mending aku saja mas yang kamu peluk gimana ...". Ucapnya Laila tersenyum menggoda mulai menggoda suaminya lagi .


" Gak... gua mending peluk guling , daripada meluk lo ". Ucapnya Aldi .


" Oh ya , coba saja kalau bisa ambil dariku guling ini ". Ucapnya Laila tersenyum jahil .


" Bodoh... ah capek gua, mau tidur ". Ucapnya Aldi langsung tidur membelakangi Laila .


Laila yang melihatnya hanya tersenyum .


" Ya baik-baik lah, nih tidur yang nyenyak ya ". Ucapnya Laila tersenyum lalu bangun dari tidurnya untuk melihat laptopnya .


Aldi melirik melihat kemana Laila pergi ,ternyata Laila hanya duduk dimeja kerjanya dan melihat laptopnya .


" Sudah malam ,tidur kenapa ? sih ". Ucapnya Aldi .


" Bentar mas ,dikit lagi selesai ". Ucapnya Laila .


" Ngerjain apaan sih ? so sibuk bener ". Ucapnya Aldi dengan nada ejeknya .


" Kamu lupa ya , aku kan ditunjuk untuk menjadi penanggung jawab acara promosi produk baru kita mas , lagian ya aku mau nyiapin yang terbaik untuk perusahaan ,sudah kamu tidur duluan saja ". Ujarnya Laila yang kini memakai kacamata kerjanya .


Aldi melihat kearah Laila yang memakai kacamata bagi Aldi terlihat manis .


Aldi tersenyum saat melihat Laila tengah bekerja . ya memang meja kerjanya Laila menghadap kearah ranjangnya Aldi ,Laila meletakkan meja kerjanya itu di sisi kiri bagian tempat Laila tidur .


Aldi yang begitu sudah mengantuk hanya bisa tidur duluan , sedangkan kini Johan terlihat tidur diruang tengah tepatnya didepan ia kalau nonton televisi yaitu tidur disofa ruangan keluarga nya .


" Malangnya nasibku ". Gumamnya Johan .

__ADS_1


. . . . . . . .


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊


__ADS_2