Dendam Cinta

Dendam Cinta
Bertemu Seseorang


__ADS_3

Aldi termenung didalam mobil, memikirkan ucapan dari istrinya itu .


" Laila ". Batinnya Aldi .


sedangkan Laila kini tengah sibuk dengan pekerjaan nya ,


" Ah iya pak ... nanti saya kerjakan ". Ucapnya Laila tersenyum sambil menerima dokumen file penting yang harus Laila kerjakan .


" Makasih ya Bu Laila , meski anda ini istri dari bos kita ,anda baik sekali pada kami semua dan mau bekerja profesional ". Ucap kepala bagian pemasaran .


" Saya ini meski istri dari pemilik perusahaan ini, tapi saya sadar diri kok posisi saja dikantor ini hanya sebagai pekerja biasa disini , jadi bapak gak perlu sungkan-sungkan sama saya kita disini sama saja kok pak bekerja ". Balas Laila tersenyum .


" Anda memang baik sekali Bu ". Ucap kepala bagian pemasaran .


" Terimakasih ". Ucapnya Laila .


" Ya sudah kalau begitu saya permisi Bu, selamat bekerja ". ucap Kepala bagian pemasaran menundurkan diri pergi dari sana untuk kembali bekerja .


" Iya pak ". Balas Laila yang melanjutkan pekerjaannya yang begitu banyak karena Lili gak masuk jadi ia pun mengerjakan punyanya Lili , Lili tidak masuk dikarenakan sakit katanya .


Aldi telah sampai ditujuan mereka yaitu dikota C ,tempat dimana ia akan melakukan transaksi kerjasama dengan perusahaan terbesar dikota itu , perusahaan itu bernama PT. Mukti Ali , yang perusahaan nya berproduksi Bahan bakar . Aldi ingin bekerjasama dengan perusahaan itu karena ia ingin juga memperluas wawasan tentang ilmu perekonomian , siapa tahu kelak ia juga bisa membangun perusahaan Bahan Bakar juga dikotanya .


" Kita sudah sampai tuan ". Ucapnya Dhan setelah membukakan pintu mobil tuannya itu .


" Terimakasih Dhan ". Ucapnya Aldi sambil merapihkan jasnya yang agak berantakan .


" Sama-sama tuan ". Balasnya Dhan menundukkan kepalanya tanda hormat nya pada Aldi begitupun para pekerja disana yang menyambut kedatangannya itu .


" Tuan Aldi Prastama, selamat datang , saya Miko selaku manajer disini , saya yang akan mengantarkan anda kepada pemilik perusahaan Mukti Ali ini ". Ucapnya Miko menyambut Aldi .


" Terimakasih tuan Miko ". Ucapnya Aldi dengan ramahnya .


" Sama-sama tuan Aldi ,mari saya antarkan ke ruangan tuan Faisal ". Ujarnya Miko memberi jalan pada Aldi maupun Dhan selaku asisten pribadi nya Aldi .


" Iya ". Balasnya Aldi tersenyum ia mengikuti Miko yang berjalan disampingnya sedangkan Dhan berada dibelakangnya .


" Inilah waktu pekerjaan yang bekerja diperusahan ini,sama halnya seperti pekerjaan kantoran biasanya , dan disana pembagian pemasaran ". Ujarnya Miko menjelaskannya pada Aldi .

__ADS_1


" Sebenarnya tuan Faisal hendak pensiun dan akan digantikan oleh putranya ,putra semata wayangnya , namun tuan Faisal belum sepenuhnya percaya pada putranya yaitu tuan muda Fikri ". Ujarnya Miko menjelaskan panjang lebar namun sejujurnya Aldi sudah tahu bagaimana silsilahnya keluarga nya Faisal karena mau bagaimanapun Faisal ini adalah teman kerjanya ayahnya dulu waktu sama-sama merintis perusahaan dibidang produksi barang maupun bahan pangan .


Sebelum mereka masuk ,Miko mengetuk pintu ruangannya Faisal dan Faisal mengizinkan mereka masuk .


" Tuan Aldi , selamat datang dikota C ,silahkan duduk-duduk saja dulu ". Ucapnya Faisal menyambut Aldi dengan hangatnya .


" Terimakasih tuan Faisal ". Balasnya Aldi langsung duduk disofa yang berada di ruangannya Faisal .


" Bagaimana ? bagaimana , kata anda sebelumnya ditelepon , kedatangan anda ini ingin sekali menjadi rekan bisnis perusahaan saya ini ". Ujarnya Faisal .


" Benar , jujur baru bisa kali ini saya bisa kesini, dan ini juga salah satu amanat mendiang ayah saya , untuk bisa menjalin hubungan kerjasama dengan tuan Faisal ". Ucapnya Aldi menjelaskan .


" Ah... iya-iya , maaf waktu ayahmu meninggal saya gak bisa hadir ke pemakaman nya ". Ucapnya Faisal seketika meminta maaf atas ketidak enakannya karena waktu itu ia benar-benar gak bisa datang karena sedang perjalanan bisnis .


" Tidak apa-apa tuan ". Ucapnya Aldi tersenyum .


Mira ibu dari Aldi kini tengah sibuk melakukan perjalanan bisnis , kebetulan Mira kini pun mempunyai bisnis dibidang pertanian ia mempunyai lahan pertanian kelapa sawit di kota C ia memiliki bisnis itu dari mendiang ayahnya yang dulu sempat mewariskan kepadanya .


" Bu , ini adalah hasil panen kita bulan ini ". Ujar anak buahnya yang menjadi mandor diperkebunan nya itu .


" Iya Bu ". Ucapnya mandor itu lalu pergi dari sana untuk kembali bekerja .


Mira kesana memakai topi ,karena cuaca sedikit panas .


" Hmm... aku sekarang mempunyai bisnis ku sendiri tapi entah mengapa rasanya ada yang kurang, mungkin ini juga balasnya tuhan kepadaku karena dulu meninggalkan mas Pras dan Aldi jadinya sekarang anakku sendiri malah membenciku , hm.. sejujurnya aku amat sedih sampai sekarang aku belum juga bisa meluluhkan hatinya Aldi , aku benar-benar kehilangan kepercayaan itu padaku , kasih sayangnya padaku , aku benar-benar bodoh dulu meninggalkan nya , maafkan mama Al , mama gak bisa berbuat apa-apa waktu itu, yang dipikiran mama hanya ingin lihat kamu sembuh na , bukannya mama gak sayang tapi , hanya itu yang bisa mama lakukan untukmu , agar kamu bisa tetap bertahan hidup ". Batinnya Mira merasa sedih kalau mengingat-ingat kembali kejadian dimasalalu saat ia meninggalkan keluarganya itu , suami dan anaknya yang amat menyayanginya .


Aldi berjalan-jalan menjelajahi pabrik yang tengah memproduksi bahan bakar itu . Namun matanya tidak sengaja melihat sosok yang tidak asing baginya dan ia menghampiri sosok itu .


" Anna ". Ucapnya Aldi menyapa sosok itu yang ternyata orang yang ia kenal .


" Loh mas ? mas yang kemarin diapartemen itu kan ". Ucapnya perempuan yang ternyata kemarin menolong Aldi dari gonggongan anjing tempo hari .


" Ah ..iya , loh mbaknya kerja disini ?". Tanyanya Aldi .


" Ah... iya mas, saya kerja disini ". Ucap perempuan itu sambil tersenyum dengan memegang map ditangannya .


" Eh... ternyata kamu disini Ann ". Ucapnya Faisal .

__ADS_1


" Eh.. om iya om , biasa Anna lagi ngecek bahan-bahan apa saja yang masih kurang untuk membuat bahan bakar ". Balasnya Anna sambil menjelaskan tentang pengecekan barang-barang produksi .


" oh iya lanjutkan saja , ngomong-ngomong kalian sudah saling kenal ya ? kayanya sudah kenal tadi om dengar-dengar nya ". Tanyanya Faisal .


" Iya pak kebetulan juga dia pernah menolong saya dari kejaran anjing ". Ucapnya Aldi tersenyum .


" Oh ya , sangat kebetulan sekali ya ". Ucapnya Faisal .


" Oh ya Anna ini keponakan saya , dia anak dari adik saya ". Ucapnya Faisal memperkenalkan hubungannya dia dengan Anna .


" Oh iya kah? pantas saja dia manggil bapak ini om ". Ucapnya Aldi .


" Iya begitulah ". Balasnya Faisal .


Laila hendak makan siang dikantin tiba-tiba ia tidak sengaja menabrak seseorang yang akan makan siang juga , yaitu karyawan baru yang bekerja sebagai OB disana .


" Eh... maaf-maaf mas, saya gak sengaja ". Ucapnya Laila sambil membereskan semua makanannya yang tumpah ke baju OB itu .


" Ah... gapapa Bu ,gapapa biar saya saja yang membereskan ini semua , ibu lanjutkan saja acara makan siangnya nanti keburu habis waktunya Bu ". Ujar OB itu .


" Gapapa saya bisa makan nanti, lagian kan ini salah saya yang jelas-jelas gak lihat-lihat kalau jalan ". Ucapnya Laila yang tidak enak hati pada OB baru itu .


" Baiklah terserah ibu ". Ucapnya OB itu dan Laila dan dirinya tengah membersihkan tumpahan makanan yang berserakan yang dibawa Laila tadi .


OB itu terus membersihkan makanan-makanan yang berserakan itu ,sambil sesekali melirik kearah Laila yang begitu cekatan dalam membersihkan makanan-makanan yang tak sengaja tumpah kepada OB itu .


" Cantik ". Batin OB itu memuji Laila .


.


.


.


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊

__ADS_1


__ADS_2