
Laila sudah kasih tahu sama keluarga suaminya itu kalau suaminya telah ketemu malah justru pulang dengan sendirinya tanpa harus dicari , dan mereka yang mendapat kabar tersebut benar-benar bahagia .
" Mas.. yuk tidur aku sudah ngantuk loh ". Ajaknya Laila .
Alvin yang kini tengah menonton Televisi pun terkejut saat Laila bilang ngajak tidur bersama , pasalnya Alvin benar-benar gak bisa tidur dengan Laila yang istri orang , dan wanita manapun kalau bukan istrinya sendiri .
" Ahh... anu... itu ...". Alvin yang menjawab nya dengan gelagapan .
" Anu... itu apa sih mas , sudahlah aku tunggu dikamar ya , Ayla tadi aku tinggal sendiri dikamar , aku duluan ya mas , jangan tidur terlalu malam mas gak baik ". Ucapnya Laila menasehati .
Setelah melihat kepergian Laila ke kamarnya , Alvin merasa lega sekali rasanya ,
" Huhh.. masuk juga dia , daripada aku berbuat dosa lebih baik aku tidur disini saja ". Ucapnya Alvin yang siap-siap hendak tidur di sofa ruangan tamunya yang menghadap televisi .
Alvin yang masih belum terpejam kini ia tidur bersandar pada kedua tangannya yang menjadikannya sandaran nya disofa sambil menghadap atap rumah .
" Jika dipikir-pikir lagi, sebenarnya ada caranya sih supaya gua terbebas dari perintahnya si kedua brengsek itu , caranya gua harus mencari Aldi , tapi gua harus cari dia kemana ? ". Gumamnya berpikir , dan kalau ia pikir-pikir lagi apa ia Aldi selamat akan kecelakaan itu , kemungkinannya hanya kecil bagi Aldi selamat itu menurut Alvin .
" Argh... kenapa sih gua harus terlibat kedalam permainan bodoh mereka ". Gerutunya ia mengumpat pada Salma dan Firman .
Tak lama kemudian selang beberapa jam setelah Alvin tertidur pulas , Laila keluar dari kamarnya ,untuk menghampiri suaminya yang tertidur di sofa .
" Ya ampun mas , kenapa malah tidur disini sih , nanti yang ada kamu pegal-pegal loh ". Ucapnya Laila yang kini duduk dipinggir Sofa sambil mengusap lembut wajahnya Alvin membuat Alvin yang tertidur pun merasa terganggu Alvin mengeliat .
" Mas... mas Aldi .. bangun mas ". Ucapnya Laila dengan lembutnya ia berusaha membangunkan Alvin .
" Mas...bangun mas ". Laila yang mengguncangkan bahu suaminya kali ini .
Alvin yang kini setengah sadar karena baru bangun dari tidur ia menguap sambil mengucek-ngucek matanya sambil melihat kearah siapa yang ada didepannya dan alangkah terkejutnya kini Laila ada didepannya yang amat dekat sekali dengannya membuat Alvin terkejut sampai-sampai ia terjatuh dari sofa .
" Hahhh...". Alvin yang terkejut yang jatuh dari sofa .
" Ya ampun mas ... ". Ucapnya Laila menutup mulutnya yang juga terkejut .
" Aduhh...sakit pinggang gua ". Keluhnya Alvin memegang pinggangnya .
" Sini-sini aku bantu, lagian kamu kenapa sih kok lihat aku kayanya lagi lihat setan aja ...". Ucapnya Laila yang sedikit tersinggung .
" Aduh... remuk nih , lagian kamu ngagetin gua ah... jadinya kan kaget , kamu mau apa sih ini masih malem tahu ". Ucapnya Alvin yang sebenarnya kesal lagi enak-enak tidur dibangunin .
" Ya maaf kalau aku bikin kamu kaget , niatku kan hanya ingin kamu gak sakit kalau tidur di sofa gini mah ". Ucapnya Laila yang merasa bersalah .
" Tapi sekarang beneran sakit kan , aduhh... encok nih kayaknya ini mah , aduhh...". Keluhnya Alvin memang yang sakit pinggang nya .
__ADS_1
" Iya maaf mas , ya sudah sini aku pijitin deh biar agak enakan ". Laila yang menawarkan diri nya untuk memijat Alvin .
" Waduh... bahaya ! ". Batinnya Alvin bingung harus apa .
" Gak usah , sudah gapapa kok ". Ucapnya Alvin tersenyum pada Laila .
" Sudah sini ah jangan , gak usah-usah kamu sakit gitu kok ". Ucapnya Laila yang memaksa langsung mengangkat baju tidurnya Alvin , Alvin yang diperlakukan seperti oleh Laila langsung terkejut ia pun buru-buru membenarkan lagi bajunya itu membuat Laila terheran-heran .
" Astagfirullah ... benar-benar bahaya ini mah ". Batinnya Alvin benar-benar merasa canggung serta malu .
" Kamu kenapa sih mas , aku kan hanya mencoba mengobati kamu , sudah sini ah jangan malu-malu gitu kaya baru pertama kali saja ". Ucapnya Laila yang makin dekat dengan Alvin .
" Ya emang pertama kali ". Batinnya Alvin .
" Sudah cuma pijit aja ini , gak akan aku apa-apain lagian kalau mau gitu kan aku nya masih luka mas harus nunggu sampai aku sembuh ". Ucapnya Laila tersenyum sambil mengangkat baju suaminya membuat Alvin malu sendiri , badan Alvin begitu bagus sama seperti Aldi namun bedanya Alvin memiliki tanda di bagian punggungnya sebelah kanan .
Alvin mengerti akan arah pembicaraannya Laila namun entah mengapa hal itu sampai membuat Alvin tersipu malu sampai kini wajahnya memerah ,Laila yang melihat tanda itu sampai terheran-heran .
" Mas... ". Panggilnya Laila .
" Hmmm...apa ,sudah kamu pijitnya ". Tanyanya Alvin .
" Ishh... pijit apanya ,dimulai saja belum ". Ucapnya Laila .
" Ini kok ada tanda lahir dipunggung kamu , sebelumnya aku belum lihat kalau kamu punya tanda lahir mas ... ". Ucapnya Laila berpikir .
Ucapannya Laila sontak membuat Alvin merasa terkejut , ia baru ingat akan tanda itu, Aldi pasti tidak mempunyai tanda lahir yang ia miliki .
" Apa aku baru sadar ya kalau kamu punya tanda lahir begini ". Sambungan nya Laila sambil berpikir .
" Hehehe... iya kali kamu baru sadar, sejak dulu aku sudah punya tanda lahir itu kok ". Jawabnya Alvin dengan gugupnya .
" Hmmm...iya kali ya , ya sudah aku mulai ya pijitnya , oh ya lebih baik kamu tidurnya dikamar mas kalau di sofa gini kan gak enak jadinya kalau aku pijitin kamu nya ". Ujarnya Laila memberikan saran .
" Aduh... gimana nih , kalau gua ke kamar , sama aja gua tidur bareng sama dia dong , entar yang ada gua hilap bisa bahaya nih, gini-gini juga kan gua laki-laki normal ". Batinnya Alvin .
" Sudah disini saja ya , aku males dikamar takutnya aku hilap ". Ucapnya Alvin dengan jujurnya membuat Laila tersenyum .
" Ya Allah mas ". Ucapnya Laila tersenyum sambil tertawa renyah .
" Sudah gapapa yuk ,tenang saja aku akan ingetin kamu kalau hilap, ayo ... aku pijitin kamu sambil jagain Ayla mas , takutnya ia bangun ayo ". Ajaknya Laila sambil menarik tangannya Alvin membuat Alvin pasrah saja , kalau ia terus menolak takutnya Laila akan curiga padanya .
" Ya Allah kalau aku hilap , getok kepalaku saja ". Batinnya memohon pada maha kuasa .
__ADS_1
Kini Alvin mengikuti perintah apa yang di mau Laila , Alvin kini berbaring diranjang nya Laila dan Aldi .
" Gua kaya hidung belang ya , tidur diranjang bersama istri orang , ya Allah bantu aku ya Allah ". Batinnya Alvin memohon doa .
Laila kini memulai pijitan pada pinggangnya Laila , Alvin merasa geli sendiri saat tangan lembutnya Laila menyentuh kulit tubuhnya .
" Lembut sekali tangannya itu ya Allah, gini ya ternyata dipijit sama istri ...". Batinnya Alvin tersenyum menikmati pijatan Laila .
" Eh... istri ". Alvin yang tersadar akan apa yang diucapkannya itu ia malah mengerutuki dirinya sendiri membuat Laila yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala .
" Gimana mas enakan gak ?". Tanyanya .
" Lumayan , coba sekalian punggungnya dong ". Ucapnya Alvin yang keenakan .
" Oh oke, oh ya mas besok kamu lihat ya ke toko baju kita yang ada di pasar , gimana penjualan berjalan dengan lancar atau tidak , aku sudah lama soalnya tidak melihat toko itu , semenjak hamil besar dan melahirkan aku sudah gak lagi ngecek-ngecek lagi kesana , terakhir kali asisten ku bilang penjualannya lancar sih tapi aku mau lihat sendiri tapi kan kamu tahu sendiri keadaan aku gimana sekarang sibuk sama bayi kita ". Ujarnya sambil meminta tolong pada Alvin .
Toko baju yang Laila impikan itu sudah berdiri sekarang ,bahkan kini tokonya bertambah lagi diberbagai tempat yang ada di kota A . Semenjak kehilangan nya Aldi ,Laila berusaha tetap mewujudkan impian nya itu meski tanpa adanya Aldi yang mendukungnya saat itu . Tapi tetap saja Laila selalu saja memikirkan suaminya itu dikala belum bertemu Alvin yang ia duga suaminya Aldi .
" Ah... toko di pasar yang mana ya ?". Tanyanya Alvin yang tidak tahu dimana letak toko itu .
" Loh... kamu lupa tempatnya dimana itu loh mas pasar yang dimana nenek Mila juga membuka toko perabotannya disana , pasar Makmur namanya mas, toko kita namanya Ayla Store ". Ujarnya memberi tahu suaminya itu .
" Oh iya-iya , nanti aku kesana ". Balasnya Alvin .
Ayla diambil dari nama Laila yang sering dipanggil Ay sama Aldi .
" Iya mas ". Ucapnya Laila sambil terus memijat Alvin , namun seketika Laila memijit diarea terlarang bagi kaum Adam ,membuat Alvin terkejut saat itu juga .
" Ah... jangan, kamu jangan pijit di area itu, bisa-bisa bahaya ". Ucapnya Alvin menghentikan pijatan tangannya Laila itu .
Alvin kini bangun dari tidurannya dan duduk diatas ranjang menghadap Laila .
" Bahaya apanya sih mas... lagian gitu amat , biasanya juga kamu paling seneng kalau aku pijitin punyanya kamu ". Ujarnya Laila tersenyum-senyum dan Alvin yang melihatnya tercengang .
" Astagfirullah... bisa-bisa mati berdiri gua lama-lama kalau gini jadinya , gak baik ini mah buat jantung gua ". Batinnya Alvin menahan salivanya saat baju piyamanya Laila terbuka sedikit memperlihatkan gundukan bukit kembar miliknya yang terlihat besar itu .
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 😄👍😁