
Aldi kembali ke apartemennya diwaktu malam hari , ia melihat Laila sudah tidur duluan dan sudah tersaji makanan dimeja makan untuk Aldi makan, karena sebelumnya Laila sudah ke supermarket dulu untuk belanja bahan makanan sebelumnya .
" Sudah tidur ya ". Gumam Aldi tersenyum .
Aldi meletakan ponselnya itu, lalu ia langsung pergi ke kamarnya mandi untuk membersihkan dirinya .
Aldi mengguyur dirinya dengan air hangat , ia benar-benar merasa lega sekarang bisa mengurus semua orang yang akan mengancam dirinya , dan saat Aldi masuk pun tadi ada kabar jikalau Firman maupun Salma sudah habis dilalap api .
" Semoga dengan begini hidup ku akan baik-baik saja ". Batinnya Aldi tersenyum licik .
Laila terbangun karena , mendengar suara air menggericik didalam kamarnya mandi tanda suaminya itu telah pulang .
" Sudah pulang ya ". Ucapnya Laila sambil bangun dari tidurnya .
" Hah... jam segini ". Ucapnya Laila melihat kearah jam dinding yang Aldi pasang dikamarnya yang menunjukkan pukul 10 malam .
" Dia darimana saja sih ,jam segini kok baru pulang ". Gumamnya Laila .
Aldi keluar dari kamarnya mandi yang sudah memakai pakaian rumahan nya ,
" Loh bangun ". Ucapnya Aldi sambil mengusap-usap rambut nya yang basah pakai handuk kecilnya .
" Iya , kamu darimana sih mas ,kok jam segini baru pulang ?". Tanyanya Laila .
" Biasa tadi ada urusan , kan aku sudah bilang sebelumnya iyakan ". Ujarnya Aldi .
" Urusan apa ? sampai-sampai kamu baru pulang jam segini, dari siang sampai jam segini aku nungguin kamu loh ? padahal aku sudah masak kukira kamu pulangnya gak malam gini ". Ucapnya Laila yang makin penasaran kemana suaminya pergi .
" Kantor ,Dhan tadi menghubungi ku kalau ada rapat penting dan harus aku sendiri yang tangani ". Ujarnya Aldi menyisir rambutnya didepan kaca setelah ia menggantung handuk kecil nya itu ditempat yang seharusnya berada .
" Oh, bukannya besok juga bisa kan, kan besok hari dimulai nya kamu dan aku kerja mas , kenapa harus dihari pulang nya kita ke rumah coba ". Ucapnya Laila .
" Ya elah , jadi cewek cerewet amat sih, dah lah lagian ya aku ini capek habis ngurusin perkejaan malah di tanya ini itu, gak percaya hah... tanya sana sama Dhan ". Ujarnya Aldi dengan nada kesalnya .
" Ya maaf aku kan hanya penasaran ,kamu ngapain saja seharian ini , ya kan aku khawatir kalau kamu macam-macam diluaran sana , lagian ya istri mana sih yang gak cemas bila suaminya pergi begitu saja ". Ucapnya Laila dengan raut wajah khawatir nya .
" Aku kan sudah kirim pesan sama kamu kalau aku pergi karena ada urusan , gimana bisa dibilang pergi gitu saja sih La , hadeh... lagian ya mau aku macam-macam diluaran sana ya terserah aku apa hak mu melarangku , ingat ya sudah berapa kali aku bilang jangan pernah ikut campur urusan ku La , aku juga gak pernah tuh mengusik urusan kamu , kamu mau ngapain ya itu terserah kamu asal jangan bikin aku malu saja ". Ucapnya Aldi .
" Kenapa sih mas, sikap kamu gak pernah mau berubah ,kupikir dengan cara aku mau kembali kesini dan kamu rela menjemputku dirumah ibu dengan berbagai cara , kamu bisa berubah mas sikapnya , jujur mas aku rindu , aku rindu sikap kamu yang manis waktu dulu padaku ". Ucapnya Laila yang dengan wajah ingin rasanya menangis namun ia tahan .
" La ..La... sikapku akan tetap seperti ini, sampai rasa dendam itu hilang dengan sendirinya , kamu tahu tidak mudah mengobati luka dihati ". Ucapnya Aldi menghadap kearah Laila karena dari tadi Aldi membelakangi nya .
" Tapi aku bisa mas mengobati luka dihati kamu itu ". Ucapnya Laila .
__ADS_1
" Ck.. apa maksud mu ". Ucapnya Aldi meremehkan Laila .
Laila mendekati Aldi ,Laila terus berjalan mendekati dan terus mendekati sampai-sampai membuat Aldi kebingungan , Aldi sampai terpojok ditembok kamarnya .
" Apa dah ". Ucapnya Aldi .
" Maksudku , aku bisa mengobati luka dihatimu dengan cara , aku memberi semua apa yang kamu inginkan, kamu mau menyiksaku silahkan aku akan tetap bertahan , kamu mau bagaimanapun aku akan mempertahankan pernikahan kita mas , apapun resikonya nanti yang akan aku terima ". Ucapnya Laila tersenyum manis .
" Oh ya ". Ucapnya Aldi tersenyum meremehkan Laila .
" Iya sayang ". Ucapnya Laila mengecup bibir nya Aldi sekilas membuat Aldi lagi-lagi merasa tersipu .
" Anjirr... kalah cepet mulu gua ". Batinnya Aldi .
" Apa-apaan sih , main cium-cium ". Ucapnya Aldi kesal namun sejujurnya ia malah suka namun ia gak mungkin mengutarakan kesenangan nya itu yang ada jatuh nanti harga dirinya .
" Ya sebagai tanda keseriusan aku padamu lah mas, kan tadi aku sudah bilang akan mengabdikan hidupku untukmu ,ya itu sebagai tanda keseriusan nya aku sama kamu ". Ucapnya Laila tersenyum menggoda .
" Ck ...Dasar wanita aneh ". Umpat nya Aldi lalu pergi keluar kamar untuk pergi kedapur ,karena perutnya terasa lapar .
Aldi melihat kearah meja makan yang sudah tersedia masakan yang dibuat istrinya itu , namun karena terlarut malam ia menjadi tidak berselera makan nasi , ia hanya ingin makan mie instan saja yang ia beli di minimarket yang buka 24 jam didekat apartemennya itu .
" Mending makan ini saja ,huh... mantap kayanya varian baru nih kayaknya mie nya , rasa spicy chicken katsu ,anjay... ngebayangin nya aja sudah ngiler gua ". Ucapnya Aldi tersenyum bahagia .
" Eh... kamu ngapain ". Ucapnya Aldi kaget karena tiba-tiba Laila mengambil mie nya itu .
" Kembalikan mie ku ". Ucapnya Aldi .
" Gak... kamu gak boleh makan ini, kan sudah aku masakin mas, kenapa sih doyan banget makan mie ,jangan sering makan makanan instan kenapa sih mas apalagi mie , gak baik tahu buat kesehatan kamu ". Ujarnya Laila mencoba menasehati suaminya itu .
" Alah... banyak ngomong kamu ,sini aku sudah laper nih ". Ucapnya Aldi berusaha mengambil mie instan dari Laila namun Laila mengelak dan malah lari dari dapur .
" Ck... maunya itu apa sih ". Ucapnya Aldi dengan nada kesalnya .
Aldi mengejar Laila kemanapun Laila lari .
" Sini in gak ". Ucap Aldi dengan kesalnya .
" Gak... kamu makan saja makanan yang sudah tersaji dimeja makan itu, aku gak mau kamu makan ini terus ya mas ". Ucapnya Laila menolak permintaan Aldi .
" Oh jadi gitu, oke fine , kamu pikir aku gak bisa apa dapatkan itu dari kamu sini kamu ". Ucapnya Aldi mengejar Laila namun seketika Laila lari juga menghindari dari suaminya itu yang berusaha menangkap nya .
" Coba kalau bisa sini ". Ucapnya Laila tersenyum mengejek suaminya itu .
__ADS_1
Aldi terus mengejar Laila sampai Laila hampir terpojok dibalkon apartemennya itu yang terletak di ruangan utama atau bisa dibilang ruang tamu yang menyatu dengan pintu keluar apartemen .
" Hah... terpojok kamu sekarang ,sini kembalikan ". Ucapnya Aldi tersenyum licik .
" Gak... mending aku buang saja ". Ucapnya Laila melemparkan mie instan yang begitu berharga bagi Aldi .
Aldi melototkan matanya kearah mie yang dibuang .
" Mie instan spicy chicken katsu ku ". Batin Aldi yang tidak rela melihat mie nya itu dilempar oleh Laila begitu saja .
Laila melihat kearah Aldi dengan tatapan mengerikan padanya ,
" Kenapa marah ". Ucapnya Laila dengan wajah tidak merasa bersalah .
Aldi langsung mendorong Laila kebalkon apartemen nya membuat Laila kaget .
" Apa yang kamu lakukan mas , aku bisa jatuh ". Ucapnya Laila terlihat panik karena posisinya sekarang Aldi mengintimidasi dirinya Laila masih dalam cengkeraman Aldi .
" Mulai berani ya kamu sekarang ". Ucapnya Aldi dengan wajah penuh amarah .
" Aku hanya ingin yang terbaik buat kamu mas, bukan maksudku un...". Ucapnya Laila terpotong karena Aldi langsung ******* bibir manisnya itu membuat Laila kaget .
Aldi menciumnya dengan penuh perasaan membuat Laila terlena . Laila mencengkram kerah baju tidur milik suaminya itu membuat Aldi membalikan posisinya Laila ,Aldi terus mencium Laila sambil berjalan kearah kamarnya . Aldi kali ini benar-benar nafsu untuk menjamah tubuh istrinya itu .
sesampainya dikamarnya itu Aldi menjatuhkan Laila diranjang nya , membuat Laila tersenyum menggoda kepadanya . Aldi tersenyum kepada Laila dan langsung mencumbu bagian area sensitifnya Laila , ia menciumi lehernya Laila membuat Laila mengerang nikmat .
" Mas...". Lirih Laila namun diabaikan oleh suaminya , Aldi terus menerus mencumbui Laila tangannya itu mulai membuka kancing piyamanya Laila satu persatu dengan bibirnya yang menyatu dengan milik bibir manisnya Laila .
Aldi membangunkan Laila kini ia membuka baju piyama milik istrinya itu ia langsung mencumbui punggung mulus milik istrinya itu dengan Laila yang memejamkan matanya karena merasa bahagia karena akhirnya suaminya itu mau menyentuh tubuhnya . Dan karena Laila yang di kuncir rambut nya Aldi langsung membuka kuncirannya itu membuat rambut hitam panjang milik istrinya itu menutupi punggung mulusnya Laila .
Aldi menggigit perlahan telinga milik istrinya itu membuat Laila kegelian .
" Mas... ". Lirih Laila tersenyum .
Aldi meraba seluruh bagian area sensitifnya Laila membuat Laila mengerang . Aldi benar-benar sudah diselimuti oleh nafsunya ia langsung menggagahi Laila malam itu juga tanpa ada rasa dendam dihati atau ingin mempermainkan Laila ,yang Aldi rasakan hanya keinginan nya yang selalu ia tahan yaitu menyentuh istrinya .
Aldi sudah dalam puncaknya ia pun langsung menyiramkan benih-benih kecebong nya dalam rahim istri nya itu . Aldi terkapar lemas disampingnya Laila begitupun Laila yang merasa senang akhirnya suaminya itu mau menyentuhnya tanpa ada kegagalan yang sering terjadi padanya .
" Makasih mas ". Kecup nya Laila di pipi kanan suaminya itu sambil tersenyum lalu tidur disampingnya Aldi .
. . . . . . .
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊
__ADS_1