Dendam Cinta

Dendam Cinta
Hari Yang Penuh Masalah


__ADS_3

Malam hari diruangan insan manusia yang baru saja melaksanakan kegiatan malam mereka terlihat Laila kelelahan diranjang nya sedangkan Aldi kini berada disampingnya Laila dengan senyuman puas nya .


" Permainanmu benar-benar membuatku lelah mas ". Ucapnya Laila tersenyum menatap kearah suaminya yang tidur disampingnya dengan nada lirihnya .


" Kamu pun hebat sayang , meski keadaan kamu tengah hamil begini, tapi cara pelayanan mu membuatku puas sekali ". Jawabnya Aldi tersenyum puas sambil mengecup kening istrinya itu dengan penuh kehangatan .


Laila benar-benar merasa dicintai sekarang oleh suaminya itu, inilah yang ia inginkan selama ini , mendapatkan perhatian khusus dari suaminya itu .


" Aku ingin kita selamanya begini mas, saling mencintai satu sama lain tanpa ada orang ketiga diantara kita ". Batinnya Laila .


Laila kini terlelap tidur dipelukkan suaminya itu begitupun Aldi .


Di Pagi hari ,Laila sudah menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya sebelum berangkat kerja .


" Masakan kamu memang tidak ada duanya sayang, benar-benar enak sekali ...". Pujian pada istri nya itu .


" Kalau enak ... habisin ya makannya, oh ya hari ini aku mau ke butik temanku ? bolehkan ". Tanyanya Laila sambil menuangkan air ke gelas yang berada disampingnya Aldi .


" Siapa ?". Tanyanya Aldi .


" Santi mas namanya, dulu dia itu teman kuliah aku, dia buka butik baru didekat pasar tempat nenek buka toko, aku mau lihat-lihat kesana siapa tahu aku dapat ilmu soal butik, aku juga sebenarnya pengen tahu mas , punya toko baju sendiri , gitu ,itu impian aku dari dulu ". Ujarnya Laila duduk disebelah suaminya sambil memakan makanannya .


Aldi mengelus puncak kepalanya istri nya itu ,


" Ya sudah kita buka toko baju , gimana?". Ucapnya Aldi tersenyum .


" Uang dari mana mas , memangnya menyewa sebuah ruko itu gak pake uang apa ". Ucapnya Laila .


" Ini ". Ucapnya Aldi tersenyum sambil memberikan jam tangan mahalnya yang paling berharga baginya yang masih ia miliki .


" Kamu jual ini, dan uangnya kamu pakai untuk sewa ruko sekitaran pasar ya ". Ucapnya Aldi tersenyum .


" Tapi kan mas... ini milikmu , barang paling berharga bagimu , dan ini harta satu-satunya yang kamu miliki selain motor mu itu ". Ucapnya Laila dengan raut wajah bersalah telah mengeluh soal ia ingin punya toko baju sendiri pada suaminya ,dan kini perasaan nya menjadi tidak enak pada suaminya itu .


" Sudah gapapa , bagiku kamu jauh lebih berharga daripada jam itu, hanya itu yang bisa aku kasih buat kamu sekarang , aku hanya ingin membahagiakan istriku ". Ucapnya Aldi tersenyum .


" Tapi kan mas ". Ucapnya Laila .


" Sudah kamu pegang dan jual itu, oh ya setelah mendapatkan ruko nya jangan lupa kasih tahu aku ya , aku berangkat dulu sudah siang ini ... takutnya kesiangan ". Ucapnya Aldi melihat kearah jam dinding diruangan makannya .


" Iya mas , hati-hati ... sini aku bantu ". Ucapnya Laila membantu suaminya itu berjalan karena sampai saat ini Aldi masih menggunakan tongkat kemana-mana kakinya itu belum sembuh sepenuhnya .


" Iya ". Jawabnya Aldi .


Aldi berangkat bekerja seperti biasanya diantar oleh ojek online yang ia pesan .


Setelah kepergian suaminya Laila membereskan piring-piring kotor yang ada dimeja , dan membersihkan rumah , namun perasaan nya masih merasa tidak enak hati pada suaminya itu .

__ADS_1


" Ia sampai rela menjual barang paling berharga baginya itu untukku ". Batinnya Laila .


Ditempat kerja seperti biasa Aldi melakukan pekerjaannya dengan baik namun hatinya merasa tidak tenang soalnya semenjak kejadian hari itu ia kepikiran terus dengan Anna .


Terlihat Anna melihat kearah Aldi yang tengah serius bekerja , dari balik tirai jendela kacanya yang menghubungkan ruangannya dengan tempat dimana Aldi bekerja , Aldi bekerja dilantai satu sedangkan kini Anna berada dilantai dua .


" Kalau begini terus aku benar-benar gak bisa melepaskan kamu begitu saja Al, apapun caranya kamu harus menjadi milikku tak peduli kamu akan suka dengan caraku atau tidak nantinya ". Ucapnya Anna tersenyum licik .


Beberapa jam kemudian terlihat Laila tengah keluar dari salah satu bangunan ruko yang ada disekitaran pasar ruko itu bernama Butik Fashion Santi .


Laila berjalan menuju kearah motor kesayangannya itu ia tengah memakai helm nya , namun seketika tangan orang asing memegang lengannya , membuat Laila terkejut dan langsung menghempaskan pegangan tangan itu pada pergelangan tangannya .


" Siapa ...!!!". Ucapnya Laila dengan nada terkejut ,namun ia jauh lebih terkejut melihat siapa yang mengagetkan dirinya itu .


" Kamu ...!!!". Ucapnya Laila seketika dengan raut wajah terkejut nya .


" Ngapain kamu disini ?". Tanyanya Laila .


" Aku disini hanya sekedar ingin melihat wajah cantikmu itu ". Ucap orang itu sambil memegang dagunya Laila namun Laila hempaskan tangan orang itu yang telah berani-beraninya memegang dagunya itu didepan umum .


" Jangan macam-macam kamu ya mas , ini tempat umum gak sepantasnya kamu melakukan hal itu sama wanita yang sudah memiliki suami ". Bentaknya pada orang itu yang tak lain adalah mantan suaminya yaitu Firman .


" Ck..ck...Laila ...Laila ... kalau kamu seperti ini kamu semakin membuatku suka ...". Ucapnya Firman yang terlihat gemas pada Laila .


" Apa sih mau hah... gak berhenti-henti nya kamu tuh ganggu aku dan mas Aldi , sudah cukup ya mas... kamu mengganggu kehidupan rumah tangga ku, aku minta sekarang kamu pergi ". Usirnya Laila pada Firman membuat semua orang melihat kearah mereka berdua yang tengah berdebat ditempat umum .


" Gak ada tapi-tapian ... sekarang kamu pergi... ". Ucapnya Laila yang sudah terlihat kesal .


" Pergi ...!!". Bentaknya Laila yang lagi-lagi mengundang perhatian semua orang yang berjalan lalu lalang dijalanan itu .


Aldi yang sengaja ingin menemui istrinya dikala itu . tak sengaja melihat Firman tengah bersama istrinya .


Dan Firman yang melihat Aldi dari kejauhan tersenyum licik , seketika Firman langsung mendekati Laila membuat Laila berjalan mundur menjauhi Firman yang terus mendekat .


" Mau apa kamu ??.. jangan macam-macam kamu mas ". Ucapnya Laila yang terlihat panik .


Dan seketika bibirnya Firman mendekat dan langsung mencium Laila , membuat Laila terkejut begitupun dengan Aldi yang melihatnya dari kejauhan tampak raut wajah kesalnya Aldi , begitupun dengan orang-orang yang berada disana yang melihat mereka berdua berciuman ditempat umum menjadi terkejut .


Laila mendorong Firman , dan langsung menamparnya , membuat semua orang terkejut .


" Brengsek... , kamu keterlaluan mas... kamu benar-benar bajingan ...". Bentaknya Laila dengan raut wajah emosinya .


Firman hanya tersenyum puas saat itu , dengan apa yang ia perbuat barusan .


Aldi yang melihat itu langsung berjalan terburu-buru kearah mereka dengan tidak memperdulikan keadaan kakinya itu , dan saat tiba disana Aldi melayangkan tinjunya pada wajahnya Firman .


Seketika membuat semua orang terkejut dan menjerit seketika melihat apa yang terjadi , Aldi langsung menghajar Firman habis-habisan meski perkelahian itu dilerai oleh orang-orang yang ada disana namun tenaga Aldi benar-benar kuat sekali sampai ada yang kewalahan menghadapi emosinya Aldi .

__ADS_1


" Mas.. mas sudah mas ". Ucapnya Laila seketika dengan raut wajah panik nya .


" Sudah pak... kalau anda terus-menerus menghajarnya ia akan mati , dan itu akan menjadi masalah nantinya ...". Ucap seorang satpam yang kebetulan sedang bertugas disekitar pasar itu .


" Saya gak terima ... dia melakukan hal seperti itu pada istri saya .. pak !!!.. dia benar-benar kurang ajar ... telah melecehkan istri saya ditempat umum seperti itu ". Bentaknya Aldi .


" Iya...iya pak kami mengerti tapi bapak gak berhak menghakimi orang seperti itu, biar kami saja yang urus ... Bu sebaiknya ibu bawa suami ibu pulang ya , biar orang ini kami yang urus ". Ucap satpam itu .


" Baik pak ". Ucapnya Laila dengan nada yang masih terkejut dengan apa yang terjadi padanya itu .


" Ayo mas... ". Ajaknya Laila pada Aldi dengan cara memegang tangannya Aldi , namun pegangan tangan nya Laila justru Aldi lepaskan dengan cara kasar .


" Lepas... aku bisa sendiri ". Ucapnya Aldi berusaha berdiri sendiri meski tanpa tongkat ditangannya karena tongkat yang ia pakai ia jatuhkan ditempat yang agak jauh dari tempat kejadian itu .


Hati Laila benar-benar terkejut dengan apa yang suaminya lakukan padanya , seketika hatinya merasa sakit melihat sikap kasar suaminya itu kembali lagi .


" Mas... ". Panggilnya Laila mendekati Aldi yang berjalan menjauhinya .


" Aku bisa pulang sendiri , kamu pulang saja duluan , tanpa bersamaku ". Ucapnya Aldi yang masih terlihat emosi .


" Tapi kan mas... ". Ucapnya Laila yang masih berusaha mendekati suaminya itu .


" Aku bilang , aku bisa sendiri ..!!!". Bentaknya ia membuat Laila kaget sekaligus sedih karena suaminya itu lagi-lagi menolaknya .


Aldi berjalan dengan pincang , dan dengan raut wajah kesalnya campur sedih .


Sesampainya dirumah Aldi disambut oleh Laila yang menunggunya , namun sikap Aldi tetap dingin pada Laila membuat Laila bingung harus berbuat apa supaya suaminya itu mau memaafkan dirinya ,


" Aku minta maaf mas , kalau kejadian tadi siang membuat kamu marah padaku, tapi jujur mas , aku sama sekali tidak menginginkan hal itu terjadi padaku, mas Firman sendiri yang telah mencuri ciumanku itu ... aku pun kaget mas saat itu ". Ucapnya Laila mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi .


Aldi hanya diam ,ketika Laila berbicara padanya . Justru yang saat ini Aldi pikirkan bukan kejadian yang barusan terjadi . namun ada kejadian lain yang kini menjadi beban pikirannya saat ini .


.


.


.


Kira-kira apa ya yang terjadi pada Aldi sebelumnya ? penasaran ? makannya terus ikuti cerita author ini ya guys 😉


Dan maaf ya sebelumnya 🙏 author baru bisa update sekarang 😊


.


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗😚😚

__ADS_1


__ADS_2