
...Brakkk...
Terdengar suara pintu didobrak dengan paksa, Laila dan Rico melihat kearah pintu kamar hotel itu dan Rico kaget melihat sosok pria yang mengacaukan acara nya itu .
Pria itu Aldi , Aldi langsung menghampiri Rico dan terus ia langsung menghajarnya tepat diwajahnya membuat Rico tersungkur jatuh kelantai kamar hotel sedangkan Dhan berada dibalik pintu,karena Aldi menyuruhnya tetap diam disana selagi Aldi tidak membutuhkan bantuannya .
Aldi langsung mencengkram leher Rico membuat Rico kesakitan .
" Lepas Brengs*k ". Ucapnya Rico melototkan matanya kearah Aldi .
Aldi menghajar Rico berkali-kali dibagian wajah maupun perutnya ,
" Arghhh... ". Suara Rico yang dihajar Aldi .
Aldi sudah tersulut emosi setelah tahu siapa yang membawa istrinya itu dan sekaligus siapa yang mencoba bermain-main dengannya .
" Ngapain hah... ngapain Lo bawa istri gua ". Bentak Aldi sambil mencengkram lagi lehernya Rico .
" Ck... ". Rico langsung menendang perut Aldi membuat Aldi tersungkur jatuh dilantai mengenai lemari yang ada disana .
" Mas...". Teriak Laila .
Laila yang melihatnya hanya bisa berteriak karena bekapannya di mulutnya dibuka oleh Rico saat ia hendak mencium bibir Laila .
" Lo pikir Lo siapa hah... bisa lawan gua ". Bentak Rico .
" Jangan mentang-mentang Lo sekarang orang yang paling kaya dikota , bisa seenaknya begini hah... ". Bentak Rico .
" Kalau gua orang yang paling kaya memangnya kenapa hah... apa masalahnya buat Lo , seharusnya gua yang tanya kenapa ? Kenapa Lo melakukan hal ini hah... Lo pikir gua bakal diam saja setelah apa yang Lo perbuat sama perusahaan gua dan juga istri gua ". Bentak Aldi .
Aldi lagi-lagi menghajar Rico, membuat Rico babak belur .
" Dengar Aldi, seharusnya Laila gak pernah ketemu orang macam Lo dari awal , Laila itu wanita baik-baik gua hanya gak ingin dia disakiti terus menerus sama laki-laki macam Lo ". Ucapnya Rico dengan nada tingginya .
" Laila itu urusan gua ,ngapain lo sosoan ikut campur urusan rumah tangga gua hah
...". Bentak Aldi .
" Karena gua masih gak terima , dia balikan lagi sama Lo, sudah bagus dia memilih laki-laki itu ". Ucapnya Rico .
" Mungkin ini yang dinamakannya takdir cinta bro... ya mungkin Tuhan menginginkan gua sama dia untuk sama-sama terus, dan untuk kejadian dimasalalu itu Lo nya aja yang gak bisa bikin dia nyaman ,dan so dia pilih gua kan ". Ucapnya Aldi tersenyum licik .
Membuat Rico emosi dan hendak menghajar Aldi ,namun ditahan oleh Aldi .
" Jangan pernah berharap Lo bisa sentuh gua ". Aldi langsung mendorong Rico kearah laci membuat kepalanya terbentur dan darah segar mengalir di keningnya .
Aldi sudah tahu siapa Rico,karena sebelumnya ia menyelidiki Rico siapa dia dan apa tujuannya, Aldi yang tahu tentang Rico yang dibantu oleh Dhan , ia sempat tak terpercaya kalau orang dimasalalu yang ada diantara dirinya dan juga Istri nya kembali muncul dalam kehidupan mereka .
" Dhan , urus dia ". Perintahnya pada Dhan .
" Baik tuan ". Ucapnya Dhan masuk kedalam kamar itu dan langsung membawa Rico ke penjara .
__ADS_1
Dan sudah ada polisi dibawah gedung hotel itu, karena sebelumnya Aldi sudah berencana untuk membawa kasus Rico ini kerana hukum atas dasar pembobolan dan pencurian bahan pabrik yang kemarin-kemarin hilang itu, dan Rico lah dalang dibalik semua kejadian itu ,dan ditambah atas dasar penculikan istrinya .
Aldi yang masih didalam hotel itu dengan tubuh sedikit terluka akibat Rico mendorongnya kearah lemari , ia langsung menghampiri istrinya dan membuka ikatan tali yang terikat ditangannya yang Rico ikatkan pada sisi ranjang hotel itu .
Setelah ikatan tali itu dilepas, Laila langsung memeluk suaminya dengan penuh haru .
" Mas... makasih sudah menyelamatkan aku ". Ucap Laila memeluk suaminya itu sambil menitikkan air matanya .
" Hmm... sudah pantas , itu kewajiban ku untuk melindungi mu ". Ucapnya Aldi melepaskan pelukannya Laila .
Aldi meraba tubuh Laila melihat-lihat siapa tahu Laila terdapat luka di bagian tubuhnya .
" Tapi kamu gapapa kan gak luka kan ?". Tanyanya Aldi yang kelihatan khawatir .
" Gapapa kok mas, tapi tadi kamu didorong sama dia apa kamu terluka mas ". Kini giliran Laila yang mencemaskan kondisi suaminya itu .
" Aku gapapa, cuma sakit dikit ". Ucapnya Aldi tersenyum .
" Bagian mana sini biar aku obati ?". Tanyanya Laila hendak membuka baju suaminya namun dicegah oleh Aldi .
" Sudah gapapa lebih baik kita pulang sekarang , ibu pasti cemas sekali , karena kamu gak pulang-pulang ". Ucapnya Aldi bangun dari duduknya di ranjangnya itu .
" Oh iya ibu ". Ucapnya Laila baru ingat dengan ibunya , ia kan pergi dari rumah hanya untuk pergi ke warung eh tahu-tahu ia malah disekap sama Rico .
Aldi dan Laila kini turun dari kamar hotel itu yang berada di lantai 7 ,lantai paling atas .
Dan saat Aldi dan Laila sudah berada dilobi hotel mereka menjadi pusat perhatian para wartawan , dan para wartawan banyak sekali yang bertanya-tanya soal kejadian yang terjadi diantara mereka dan Rico namun Aldi malas sekali untuk meladeni para wartawan itu, jadi para anak buahnya saja yang menghadapi kerumunan orang-orang dan para wartawan itu .
Aldi dan Laila masuk kedalam mobil yang sudah tersedia diluar hotel , Aldi dan Laila duduk dikursi penumpang dan supir Aldi lah yang mengemudi .
" Jalan pak, kita pulang ". Ucapnya Aldi .
" Baik tuan ". Balasnya dengan sigap .
Laila menyenderkan kepalanya ke bahu suaminya ,namun kali ini Aldi mengizinkan Laila untuk bersandar padanya .
" Jika aku telat semenit saja mungkin, aku akan menyesalinya seumur hidupku La ". Batinnya Aldi .
Aldi memandang pemandangan indah perkotaan kota A .
" Mas ". Panggil Laila .
" Iya , ada apa ?". Ucapnya Aldi .
" Makasih ya sekali lagi, kamu sudah mau menyelamatkan aku dari Rico tadi ". Ucapnya .
" Sudahlah lupakan saja , itu memang sudah tugasku sebagai suami kamu La ". Ucapnya .
" Iya mas ,makasih ". Ucap Laila mengecup pipinya kiri suaminya membuat Aldi kaget .
Aldi yang dikecup pipinya hanya tersenyum .
__ADS_1
Setelah mereka sampai dirumah ibunya Laila, Isti langsung memeluk anaknya itu dengan penuh kasih sayang , dan juga berterimakasih pada menantunya itu ,karena telah menyelamatkan anaknya dari laki-laki bejat kaya Rico itu .
Aldi dan Laila sudah bebersih dulu sebelum masuk kamar , Aldi yang terlebih dahulu masuk kedalam kamarnya sedangkan Laila masih didapur untuk mengambil sepiring nasi dan juga lauk untuk suaminya makan .
Aldi terlihat tengah mengusap-usap bagian tubuh belakang nya tepatnya di bagian pinggang nya, dengan menggunakan minyak gosok nya .
" Nyeri juga ya , pegal-pegal lagi ". Ucapnya Aldi .
" Ck... susah lagi ". Gerutunya .
Aldi terlihat hanya menggunakan celana panjang tidurnya sedangkan bagian atas ia tidak memakai sehelai benangpun .
Laila membuka pintu kamarnya dengan perlahan membuat Aldi melihat kearah pintu kamarnya itu .
" Eh... kamu ". Ucapnya Aldi lalu melanjutkan acara usap mengusap pinggangnya .
Membuat Laila tersenyum melihatnya karena suami kesusahan mengusap-usap bagian itu . Laila meletakkan sepiring makanan untuk suaminya itu diatas meja yang ada disana ,lalu ia menghampiri suaminya .
" Sini mas, biar aku bantu ". Ucapnya Laila menawarkan diri untuk membantu Aldi .
" Nih ". Ucapnya Aldi memberikan sebotol minyak gosok kepada Laila .
Laila melakukan apa yang dilakukan suaminya itu, ia mengoleskan minyak itu sambil dipijatnya dengan perlahan agar suaminya merasa nyaman .
" Gimana ? gini sudah enakkan gak ?". Tanyanya .
" Iya , sedikit lebih kebawah coba , bagian itu sakit tuh ". Ucapnya Aldi .
" Iya... ". Balas Laila tersenyum bisa membuat suaminya merasa nyaman dipijatnya .
" Oh ya mas , kata ibu besok kita boleh pulang ". Ucapnya Laila seketika membuat Aldi langsung menghadapkan tubuhnya kearah Laila .
" Oh ya ? ". Balas Aldi .
" Iya , katanya tes kamu sudah selesai dan kamu benar-benar sudah membuktikan padanya kalau ternyata kamu memang suami yang terbaik untukku ". Ucapnya Laila .
" Ya pastinya lah aku kan memang suami yang terbaik untukmu ". Ucapnya Aldi dengan sikap sombongnya .
" Hmm.. dasar baru dipuji gitu doang juga sudah mulai deh besar kepalanya ". Ucapnya Laila dengan wajah jelesnya .
" Oh ya mas ? aku mau tanya ?". Ucapnya Laila seketika .
" Apa ". Ucapnya Aldi merebahkan tubuhnya di kasurnya itu .
" Ah.. enggak mas ? Oh ya ini makan dulu ". Ucap Laila mengambil sepiring nasi itu untuk suaminya .
Aldi langsung menerima makanan itu dan langsung memakannya . Laila melihat kearah suaminya .
" Mungkin lebih baik aku sendiri yang menyelidikinya , karena aku hanya merasa aneh antara hubungannya dengan perempuan itu ". Batinnya Laila .
. . . . . . . .
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊