
Dhan serta anak buahnya Mira kini tengah mengawasi Aldi dari kejauhan terlihat sekali Aldi menolak Anna berkali-kali dan itu membuat Dhan semakin yakin kalau pria yang bernama Alvian itu sebenarnya Aldi sahabatnya sekaligus bosnya dlu .
" Kalau dilihat dengan seksama memang tingkahnya itu mirip sekali dengan bos , tapi apa mungkin kalau dia itu bos Aldi yang aku kenal ". Gumamnya yang tengah mengawasi Aldi dari kejauhan yang duduk dimobilnya .
Terlihat Aldi dan Anna bertengkar , yang terlihat oleh Dhan kini Anna lebih memilih ke luar dari rumahnya , dia menutup kaca mobilnya itu untuk menghindari tatapan curiga dari Anna .
Anna keluar dari rumahnya lalu melajukan mobilnya itu entah kemana dia pergi Dhan, tidak mau tahu urusan dia yang terpenting kini ia harus benar-benar berhasil membawa orang yang bernama Alvian yang mereka sangka adalah Aldi , selepas kepergian Anna keluar dari rumah itu Dhan serta anak buahnya melakukan aksinya .
Dengan sekejap anak buahnya Dhan berhasil melumpuhkan penjagaan dirumah itu, Aldi yang masih duduk di kursi roda kaget melihat kearah dimana Dhan yang menggunakan masker serta topi hitam mendekatinya .
" Siapa kalian ?". Terdengar suara ketakutan serta raut wajahnya Aldi yang terlihat kaget .
" Mau apa kalian ?". Tanyanya Aldi yang berusaha untuk mundur dengan kedua tangannya yang ia letakkan pada roda kursi roda .
Dhan semakin mendekati nya tanpa mengatakan sepatah katapun .
Dengan seketika itu juga, anak buahnya Dhan mengambil alih untuk membuat Aldi pingsan dengan cara dibius pakai sapu tangan .
" Mau ka..". Aldi yang berusaha memberontak kini hanya terkulai lemas pingsan di kursi roda .
" Bawa dia cepat , sebelum wanita itu kembali ". Perintahnya Dhan pada anak buahnya juga yang memakai masker serta kaca hitam .
" Baik ". Ucap pria itu langsung menggendong Aldi dipundaknya , pria berbadan kekar itu sangat kuat sekali untuk menggendong seorang laki-laki pun .
Sedangkan Salma/Anna kini tengah mengomel dalam mobilnya .
" Sampai kapan sih ...dia itu akan seperti itu terus , lagi-lagi yang dia katakan hanya Laila...Laila terus gak bosan apa menyebut nama wanita yang jelas-jelas saja mencampakkan nya itu ". Kesal nya Salma menggerutu didalam mobil sambil menyetir mobilnya .
" Aku yang dengarnya saja ..bosan sekali rasanya ...bahkan aku muak... mendengar nama wanita itu yang selalu ia sebut-sebut baik cantik ck.., baik apannya coba ...baikkan juga aku ..dan soal kecantikan ..lah Laila jauh sekali dari aku ...aku lebih cantik darinya ". Ucapnya dengan pedenya ya meski memang Salma ini cantik .
" Aku harus benar-benar membuat Aldi melupakan wanita itu, dan hanya mengingat aku .. tapi gimana caranya ...". Ucapnya namun seketika saat ia berpikir soal cara ia membuat Aldi lupa dengan Laila , suara dering telepon nya membuyarkan pikiran nya itu .
" Ck... siapa sih, ganggu saja gak tau apa ...". Ucapannya seketika melihat siapa yang menelepon yang tak lain adalah ayahnya .
" Iya ayah ada apa ?". Ucapnya Salma yang telah mengangkat panggilan telepon dari ayahnya yaitu Alex .
" Pulanglah ada hal yang ayah ingin sampai kan padamu ". Ucapnya Alex lalu memutuskan panggilan telepon nya Salma membuat Salma kesal .
" Ck... baru aku ingin bertanya apa maksudnya nyuruh aku pulang malah dimatiin lagi telepon nya ". Umpatnya Salma yang kesal .
" Kenapa sih semua laki-laki yang dekat dengan ku semuanya menyebalkan .. argh ...". kesalnya .
Salma lalu melajukan mobilnya menuju rumah orang tuanya itu , dengan hati penuh kekesalan .
" Dhan ..". Ucapnya Aldi seketika kaget melihat siapa dibalik masker itu .
Begitupun dengan Dhan ,kini Dhan hanya bisa tersenyum .
" Aldi ...". Ucapnya tersenyum .
" Lo apa kabar Dhan ? kenapa baru muncul lagi dihadapan gua ". Ucapnya Aldi yang kini posisinya tengah duduk bersandar pada tempat tidur .
__ADS_1
" Gua baik Al ? ". Jawabnya Dhan tersenyum kepada bosnya itu sekaligus sahabat terbaiknya .
Dhan kini mendekati Aldi dengan cara duduk disampingnya Aldi ,
" Gua benar-benar prihatin dengan kondisi Lo sekarang yang kaya gini Al ". Ucapnya Dhan terlihat sedih .
" Ya namanya musibah Dhan gak akan tahu kapan datangnya , oh ya...bentar ...Lo kok bisa kenali gua ...wajah gua kan...". Ucapnya Aldi seketika terhenti melihat siapa yang masuk kamar ,terlihat wanita yang masih terlihat cantik meski usianya sudah gak muda lagi masuk kedalam kamar itu .
Aldi terkejut melihat siapa yang datang .
" Mama ...". Ucapnya Aldi , Mira kini langsung menghampiri Aldi dan langsung memeluknya dengan erat sekali .
" Hiks..hiks...". Terdengar isakan tangisan dari wanita itu yang tak lain adalah ibunya Aldi .
" Mama ". Ucapnya Aldi membalas pelukan dari ibu kandungnya itu seketika itu juga air matanya menetes .
" Kamu kemana saja nak ? apa saja yang kamu alami ? coba ceritakan pada mama mu ini ". Ucapnya Mira selerai melepaskan pelukannya itu dan kini langsung menatap ke arah wajah baru anaknya itu .
Sesekali Mira mengusap pucuk rambut anaknya itu .
" Aku gak tahu harus cerita darimana ? banyak sekali yang gak aku ingat , yang aku ingat hanya ada orang mencoba membunuhku dengan cara menjatuhkan aku dari tepi jurang menuju puncak , tempat dimana mama memintaku untuk datang menemui mama ". Ucapnya Aldi .
Kini Mira serta dan hanya bisa menyimak penjelasan dari Aldi .
" Dan saat aku sadar aku ada di Amerika mah dan kaget melihat wajah baruku ini ". Ucapnya Aldi .
" Lalu kenapa ? wajahmu bisa berubah begini , memangnya ada apa dengan wajah lama mu apa karena wajahmu memang harus dioperasi dengan wajah yang baru akibat kecelakaan itu ?". Tanyanya Mira .
" Maksudnya Anna ?". Ucapnya Dhan yang kini ikut nimbrung bicara .
" Iya , siapa lagi , kamu tahu sendiri bukan kamu menemukan aku ada dirumahnya, dan keadaan aku yang seperti sekarang juga karena dia , awalnya aku baik-baik , hanya wajahku saja yang berbeda sehingga ...orang gak bisa mengenaliku ...termasuk istriku sendiri ". Ucapnya Aldi dengan raut wajah sedihnya kini ia perlihatkan pada kedua orang yang ada disana .
" Dan soal pria yang ada dirumah itu ..". Ucapnya Aldi seketika terhenti karena Mira memotong nya .
" Dengar ya Al , meski dalam wajah yang berbeda mama bisa merasakan ada yang berbeda darinya ..mama memang saat pertama kali berjumpa dengannya mama tertipu oleh nya namun semakin lama mama amati dia , dia berbeda darimu ... mama gak bisa melihat sosok anak mama darinya ". Ucapnya Mira .
" Perasaan seorang ibu gak pernah salah dalam mengenali anak kandungnya sendiri Al.. dan terbukti bukan ... kalau anak mama yang sebenarnya kini ada dihadapan mama ". Ucapnya Mira dan saat itu juga Mira mendapatkan pelukan dari anak laki-laki nya itu .
" Maafkan Aldi .. mah maaf kan Aldi yang selama ini bersikap seenaknya sama mama , padahal yang selalu anggap Aldi berharga justru kini ia bahkan gak bisa mengenali Aldi mah .. justru malah kini mama yang begitu Aldi benci dulu ada untuk Aldi ". Ucapnya Aldi yang bener-bener menyesali perbuatannya dulu pada ibunya itu .
" Iya gapapa sayang, yang dulu-dulu mending kita lupain saja yang terpenting sekarang mama ada untukmu sekarang , jangan menganggap kamu sendiri sekarang , ada mama nak ... kita harus merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milikmu ". Ucapnya Mira meyakinkan diri pada anaknya kalau Aldi gak boleh menyerah begitu saja .
" Iya mah, dan soal pria yang menjadi aku itu gimana ?". Tanyanya .
" Biarkan dia melakukan perannya itu, kita lihat sampai kapan dia akan membohongi kita semua , dan perihal soal kecelakaan itu mama mendapatkan petunjuk soal siapa dalang kejadian itu ". Ucapnya Mira .
" Jadi mama tahu siapa yang mencoba membunuhku ". Ucapnya Aldi .
" Iya , dia adalah mantan suaminya Laila, istrimu ". Ujarnya Mira .
" Apa !!!... jadi dia , dia orangnya ". Terlihat terkejut serta ada amarah yang kini terlihat di wajahnya Aldi .
__ADS_1
" Iya , dan kamu harus tahu satu hal lagi dan pasti hal ini benar-benar membuatmu terkejut " . Ucapnya Mira terhenti .
" Sebenarnya Anna itu bukanlah Anna yang kita kenal ". Ucapnya Mira berkali-kali membuat Aldi melihat kearahnya .
" Apa mah ?". Tanyanya Aldi yang benar-benar terlihat penasaran sekali dengan apa yang akan dikatakan oleh ibunya itu .
" Dhan kasih lihat dia ". Titahnya Mira pada Dhan .
Dhan memberikan tablet Android yang selalu ia bawa kemana-mana itu pada Aldi .
Aldi menerima benda pipih itu ,dan alangkah terkejutnya dia setelah melihat apa yang ada dilayar benda pipih itu .
" Gila...ini benar-benar gila , jadi selama ini aku dipermainkan oleh mereka berdua ..". Ucapnya Aldi sambil mengusap wajahnya dengan satu tangannya itu .
" Iya , kita tertipu oleh sandiwara mereka terutama Salma yang menyamar sebagai Anna ". Jelasnya Dhan .
" Gila...ini benar-benar gila .. aku gak pernah berpikir sama dia ...kalau dia akan senekat ini , dia benar-benar ular ... bisa-bisanya aku ketipu oleh wajahnya yang berbeda itu , pantas saja cara dia menatapku sama persis , ternyata memang orang yang sama namun wajahnya saja yang beda ..". Aldi yang kini menahan emosinya itu .
" Arghh... ". Teriaknya Aldi membuat Dhan serta Mira hanya bisa menghela nafas .
Mereka benar-benar tahu sekali seperti apa Aldi ketika marah .
" Kamu harus sabar Aldi , kamu jangan tersulut emosi , kamu harus bisa mengendalikan emosimu itu, jangan biarkan emosi menguasaimu , kamu harus bisa tenang jika ingin mengembalikan semuanya dengan keadaan semula Al ..". Ujarnya Mira mencoba menenangkan anaknya serta memberikan motivasi padanya .
" Mama benar aku harus bisa menahan emosiku , jika ingin menyelesaikan semua masalah yang ada ". Ucapnya Aldi .
" Iya , jika mereka main cantik, kita harus lebih jauh bermain lebih cantik serta pintar daripada mereka ". Ucapnya Mira .
" Tapi caranya , dan soal pria itu ...argh... sungguh melihatnya bersentuh dengan istriku saja hatiku memanas rasanya ". Kesalnya Aldi .
" Soal itu serahkan sama mama, mama akan cari cara agar orang yang mengaku sebagai kamu itu mau bicara sendiri pada kita , dan mengakui semuanya kalau dia bukan kamu ". Ucapnya Mira mencoba menghibur Aldi .
" Iya mah, aku percayakan semuanya pada mama , dan satu hal lagi mah , bisa kah mama pertemukan aku dengan anakku, sungguh mah rasanya ingin sekali aku menggendong dia ". Ucapnya Aldi .
" Iya , mama akan melakukannya untukmu , mama akan bawa Ayla kesini ". Ucapnya Mira tersenyum .
" Jadi namanya Ayla , jadi ia perempuan mah ... aku punya seorang putri mah ". Ucapnya Aldi yang terlihat bahagia mendengar bahwa ia mempunyai seorang putri .
" Iya ,dia cantik sekali ". Ucapnya Mira tersenyum .
" Aku benar-benar gak sabar ingin memeluknya mah ".
" Sabar ya , mama akan cari waktu yang tepat buat bawa dia kesini untuk bertemu denganmu ". Ujar nya membuat hati Aldi yang mendengarnya terlihat kesenengan .
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 😄👍