Dendam Cinta

Dendam Cinta
Wajah itu part 2


__ADS_3

Pesawat yang Aldi tumpangi kini sudah landas dengan baik di Indonesia , ia turun dari pesawat menuju ke tempat pengambilan barang .


" Aku benar-benar tidak sabar ingin melihat Laila dan juga anakku , tunggu papa pulang nak ". Gumamnya Aldi tersenyum bahagia .


Aldi berdiri didepan bandara internasional kota A .


Aldi melihat-lihat taksi kosong yang lewat dan tepat saat itu juga ada taksi kosong yang menghampirinya .


" Kemana pak ?". Tanya sang supir .


" Nanti saya kasih tahu, jalan saja dulu ". Ucapnya Aldi .


" Baik ". Jawab supir taksi itu dengan Aldi yang masuk ke kursi penumpang , sedangkan supir taksi itu menyimpan koper berisikan barang-barang Aldi di bagasi mobil .


Mobil taksi itu berjalan, menyusuri jalanan perkotaan . Didalam mobil Aldi memainkan ponsel canggih nya itu, tak lama setelah itu mobil yang ditumpangi Aldi sampai didepan rumah yang sederhana namun terlihat indah dan juga nyaman ya kini Aldi sampai didepan rumahnya ,rumah keluarga kecilnya itu .


Aldi turun dari mobil, sambil membuka kacamata hitamnya . Wajahnya terlihat benar-benar tampan sekali apalagi setelah ia operasi wajahnya terlihat seperti artis luar negeri ,jauh lebih tampan dari sebelumnya .


" Ini pak barangnya ". Ucap supir taksi itu yang memberikan koper milik Aldi .


" Ah... iya makasih ". Jawabnya Aldi .


" Sama-sama ,kalau begitu saya permisi ". Balas sang supir lalu pergi meninggalkan Aldi berdiri didepan rumahnya itu .


Aldi hendak berjalan kedekatan pintu masuk gerbang rumahnya ,namun alangkah terkejutnya ia melihat pemandangan yang benar-benar menurut ia diluar nalar .


" Wajah itu ...! ". Gumamnya Aldi menatap kearah Alvin yang tengah bermain-main dengan Ayla sedangkan Laila kini tengah tersenyum melihat kearah Alvin , pemandangan yang Aldi lihat sekarang seperti melihat keluarga harmonis .


" Gak mungkin, ...gak sih ". Ucapnya Aldi tersenyum tidak percaya bahwa yang lihat itu nyata , namun setelah Aldi mengucek-ngucek matanya pemandangan itu tetap ada didepannya berarti ia benar-benar tidak mimpi .


Aldi sekarang langsung berjalan kearah Laila maupun Alvin , dengan perasaan penuh amarah . ia datang-datang langsung menghampiri mereka berdua Aldi langsung menghajar Alvin membuat Laila maupun Alvin kaget .


" Aw...". Alvin yang tersungkur ke teras rumah dengan keadaan lebam disudut ujung mulutnya ,dan untungnya saat itu Ayla sudah berpindah tangan pada Laila .


" Apa-apaan nih, hah... kamu siapa? kamu kenapa datang-datang seenaknya ke rumah saya dan langsung menghajar dia ". Ucapnya Laila dengan penuh pertanyaan serta khawatir melihat kondisi Alvin yang masih ia sangka suaminya itu .


Laila hendak membantu Alvin berdiri, namun Aldi mencegahnya .


" Kamu yang apa-apaan hah..!!!". Bentaknya Aldi .


" Loh ...loh... kok situ yang sewot , seharusnya saya yang disini marah sama kamu , kamu seenaknya datang ke rumah saya tanpa permisi dan ditambah lagi kamu pukul suami saya ... apa maksudnya ini !!!...". Ucapnya Laila yang terbawa emosi .


" Suami ... kamu bilang dia suami kamu, apa-apaan ini hah... jadi selama aku hilang kamu nikah lagi gitu iya ...hah ". Kesalnya Aldi yang benar-benar diselimuti api cemburu kalau melihat Laila bersama laki-laki lain terlebih lagi laki-laki itu terlihat mirip dengannya .


" Bentar-bentar ini sebenarnya ada apa sih ..., kenapa anda datang kesini langsung menghajar saya begitu saja ... anda ini siapa ?". Tanyanya Alvin sambil .


" Gua Aldi , dan gua suaminya dia ,Lo yang siapa ,kenapa wajah gua ada di Lo ". Kesalnya Aldi .


Laila dan Alvin langsung kaget setelah mendengar perkataan orang yang menurut mereka asing itu .


" Apa !!! ..dia Aldi ". Batinnya Alvin kaget mendengar pengakuan orang itu .


" Mas... halu ya , aneh ". Umpatnya Laila yang benar-benar kesal melihat kearah orang yang menurut nya orang asing + aneh .


" Kalau dia Aldi ,kenapa wajahnya gak mirip denganku ". Batinnya Alvin berpikir .


" Aku gak halu La ,aku benar-benar suamimu , ini aku Aldi , aku suamimu sayang ". Kini Aldi langsung memegang kedua tangannya Laila dan saat itu juga Laila langsung menghempaskan tangannya Aldi yang memegang tangannya .


" Lancang sekali kamu, memegang tangan saya begitu , saya bukan perempuan sembarangan yang bisa dipegang oleh laki-laki lain ". Ucapnya Laila yang kesal akan tindakan Aldi .


" Aku ini suamimu aku berhak menyentuh mu La , aku Aldi ... Aldi ". Ucapnya Aldi yang mencoba menjelaskan bahwa dirinya suaminya Laila .


" Stop..kamu bilang begitu, jelas-jelas suami saya ini yang ini , dia ada di sampingku bukan kamu orang aneh yang tiba-tiba datang begitu saja menghajar suami saya , dan buat keributan disini ". Kesalnya Laila yang bener-bener emosi menghadapai orang yang menurutnya benar-benar gila , bisa-bisanya orang asing datang padanya dan mengaku-ngaku sebagai suaminya justru jelas-jelas suaminya itu ada disampingnya saat ini .


Aldi langsung mencengkram baju milik Alvin membuat Laila tambah naik pitam ,


" Cepat jelaskan siapa Lo, kenapa Lo ngaku-ngaku sebagai gua hah...!!! cepat jawab ". Bentaknya Aldi .


" Heh..heh... lepasin ... lepasin dia ...". Laila langsung berusaha membantu Alvin melepaskan cengkeramannya Aldi ,namun sayangnya ia justru malah jatuh dan anaknya nangis karena secara tak sengaja Aldi menghempaskan tangannya Laila yang berusaha melepaskan cengkraman nya Aldi pada Alvin .


Oek...oek...oek... tangisannya Ayla membuat Aldi melepaskan Alvin .

__ADS_1


" Anakku ...". Ucapnya Aldi , hendak memegang Ayla namun dicegah oleh Laila .


" Jangan sentuh anakku, anakku begini karena mu, daripada saya tambah marah sama kamu lebih baik pergi ...". Ucapnya Laila menahan emosinya .


" Tapi ... dia gak kenapa-kenapa kan? ". Tanyanya Aldi yang khawatir melihat anaknya yang menangis .


" Pergi ...". Ucapnya Laila sambil berusaha menenangkan anaknya itu .


" Aku mau gendong dia boleh ya... ". Ucapnya Aldi yang memohon .


" Pergi ...". Ucapnya Laila sambil memberikan Ayla ke gendongannya Alvin .


" Aku cuma mau gendong anakku Laila ,dia anakku La ...anakku ". Ucapnya Aldi yang benar-benar terlihat kesal karena hendak mau menyentuh anaknya saja tidak boleh oleh istrinya itu .


" Stop ...kamu bilang begitu, dia bukan anak kamu dia anak aku sama mas Aldi ". Ucapnya Laila dengan nada tegasnya .


" Tapi aku Aldi... aku Aldi Laila, aku Aldi suamimu , dan dia ...dia itu penipu , dia bukan Aldi tapi aku yang Aldi ...aku La, aku ". Ujarnya Aldi yang berusaha menjelaskan bahwa dirinya Aldi yang asli .


" Gila... kamu benar-benar orang gila , datang-datang kesini mengaku sebagai suamiku , jelas-jelas kamu lihat wajahnya ini , wajahnya ini adalah wajahnya mas Aldi suamiku , jadi gak mungkin aku salah mengenali suamiku sendiri ... dia yang suamiku bukan kamu ...". Emosinya Laila kita benar-benar sedang berada di puncaknya .


Aldi benar-benar bingung harus dengan cara apa untuk membuktikan bahwa dirinya adalah Aldi , sedangkan kini ia gak punya bukti apapun jikalau dia Aldi yang asli .


" Ada keributan apa ini ?". Tanya seseorang yang baru saja datang .


Dan ternyata ia adalah Mila sekeluarga ,tak lupa ada Isti juga disana .


Aldi melihat kearah siapa yang datang itu,


" Nenek ... ". Ucapnya Aldi .


Mereka semua kini menghampiri mereka berempat ,


" Ada apa ini ,kenapa Ayla nangis kenceng begitu , sini-sini sama nenek sayang ". Ucapnya Isti mendekati Alvin yang tengah menggendong Ayla .


" Siapa dia ?". Tanyanya Mila .


" Gak tau, dia datang kesini malah buat keributan , dengan mengaku-ngaku menjadi mas Aldi , jelas-jelas mas Aldi yang kita kenal ini ada didepan mata kita sendiri bukan ...". Jelasnya Laila dengan raut wajahnya kesalnya .


" Tapi aku benar-benar memang Aldi , oke..oke... wajahku memang gak kaya dulu, dan tapi percayalah aku ini Aldi , nek... nenek kan orang yang selama ini jauh lebih mengenal Aldi nek... nenek pasti bisa kan mengenal Aldi nek meski dengan wajah yang berbeda ...". Ucapnya Aldi mendekati Mila dengan raut wajah memohon untuk bisa mengenalnya .


" Mata itu , mata penuh permohonan itu benar-benar mirip sekali dengan Aldi ketika ia memohon ingin dibela , namun aku belum bisa memastikan apakah dia ini Aldi, sedangkan jelas-jelas didepan mataku cucuku Aldi kini tengah berada di samping istrinya ". Batinnya Mila kebingungan .


" Nek... tolong nek ,percaya sama Aldi, ini Aldi nek ". Ucapnya Aldi yang benar-benar sedih .


" Kak... kakak pasti kenal aku kan, aku Aldi kak , Aldi ... adiknya kakak , dulu kita selalu bermain bersama-sama ". Ucapnya Aldi beralih pada Wulan sambil memegang kedua bahunya .


" Lepaskan tangan anda dari istri saya ". Cemburunya Ridho melihat istrinya disentuh-sentuh oleh pria lain yang baginya asing .


" Kak... Ridho ini aku kakak adiknya kak Wulan ya walaupun kami hanya saudara sepupu ". Ujarnya Aldi .


Membuat orang yang disana menjadi , terheran-heran sekali pada pria ini, kenapa ia mengetahui semuanya tentang keluarga Prastama .


" Siapa sih kamu ? kenapa kamu tahu banget soal keluarga kami ini ". Kesalnya Wulan .


" Aku sudah bilang aku ini Aldi kakak... aku Aldi ". Ucapnya Aldi dengan raut wajah penuh permohonan agar ucapannya itu dipercaya .


Kini Aldi beralih pada ibunya yang dari tadi hanya diam saja , jujur saja Mira tergoyah perasaannya saat ini setelah melihat kejadian yang tak terduga ini . perasaan nya sedikit tersentuh melihat pria itu yang kini meminta permohonan untuk mendapatkan pengakuan darinya .


" Mama ...mungkin Aldi dan mama baru dekat akhir-akhir ini tapi Aldi yakin mama bisa bedain kan mah ,mana Aldi asli dan yang palsu , karena perasaan seorang ibu itu gak akan salah mengenal anaknya sendiri ...". Ucapnya Aldi menatap sendu kearah ibunya .


" Mah... Aldi mohon percayalah , aku Aldi anak mama ". Ucapnya Aldi memohon sambil berlutut dihadapan ibunya , Mira sedikit kurang enak terhadap pria asing ini yang kini malah berlutut dihadapan nya .


" Aldi kamu jangan diam saja dong, apa kamu terima begitu saja ada orang yang mengacau disini terlebih lagi dia mengaku-ngaku sebagai kamu ". Kesalnya Wulan .


Kini pandangan semua orang melihat kearah Alvin begitupun dengan Aldi .


" Aa..aku...aku...". Ucapnya Alvin terbata-bata .


Alvin benar-benar bingung harus jawab apa , namun ia sudah bertekad bulat sekarang akan mengaku semuanya ,karena ia kasihan melihat orang yang mengaku Aldi ini , namun yang jelas ia pun harus cari tahu dulu apa orang yang mengaku Aldi ini adalah benar-benar Aldi atau bukan .


Alvin hendak mengungkapkan semuanya ,namun seseorang terlebih dahulu menelpon dirinya ,dan Alvin langsung berdiri membeku setelah mendapatkan telepon itu , pandangan Alvin kini melihat ke seberang jalanan raya didepan rumahnya itu, terlihat ibu tengah berdiri ketakutan dengan keadaan diikat serta dibekap mulutnya dengan kain sapu tangan .

__ADS_1


Ibunya kini tengah dipegang oleh seseorang laki-laki bertubuh besar serta wanita cantik yang tak lain adalah Salma , terlihat Salma mengisyaratkan pada Alvin untuk tidak mengungkapkan semuanya atau tidak nyawa ibunya akan jadi taruhannya .


" Ingat Alvin, kalau kamu sampai mengaku ,ibumu yang akan jadi korbannya , cepat usir orang itu !!! ". Bentaknya Salma diujung telepon sana .


Salma langsung mematikan sambungan teleponnya itu, Salma lagi-lagi mengisyaratkan gestur tubuhnya itu pada Alvin .


" La ... percayalah ,sama mas .. aku Aldi suamimu ". Ucapnya Aldi kini mulai mendekati Laila lagi namun kali ini Alvin mencegahnya .


" Apa-apaan ini ...". Tanyanya Aldi dengan raut wajah kesalnya .


" Tolong pergi dari sini, jangan ganggu keluarga saya , terlebih lagi kamu mengaku sebagai saya ...". Ucapnya Alvin kini dengan nada tegasnya membuat Aldi kesal melihatnya .


" Ck... lo yang seharusnya pergi dari sini, Lo mengaku sebagai gua sebenarnya apa tujuan Lo hah !!! ". Bentaknya Aldi langsung naik pitam mencengkeram erat baju kaosnya Alvin itu .


Semua orang yang melihatnya menjadi panik dan langsung hendak melerai pertikaian diantara kedua nya . Kini mereka berdua saling menghajar satu sama lain , semua barang yang ada disana berserakan berjatuhan ada juga yang pecah .


" Siapa Lo sebenarnya hah...!!! ". Bentaknya Aldi saat pertarungan itu terjadi .


" Lo yang siapa ? kenapa mengaku-ngaku sebagai gua ... ". Balasnya Alvin .


" Lo yang mengaku-ngaku gua ...brengsek ...". Kesalnya Aldi langsung menghantam pukulannya itu pada perut Alvin .


Alvin langsung kesal sendiri karena dihajar begitu saja ia pun langsung membalas pukulannya itu pada Aldi , pukulannya itu kini kena wajahnya , hidungnya kini keluar darah akibat Alvin menghajarnya yang begitu kuat sekali ,Salma yang melihatnya begitu cemas sekali rasanya namun ia gak menghampiri mereka , nanti yang ada semua rencananya itu berantakan jadi ia harus sabar menunggu semuanya dengan rencana yang sudah ia susun semuanya .


Kini posisi Aldi dibawah Alvin namun sekali lagi Aldi membalikan posisinya itu, dan langsung terus-menerus menghajar Aldi namun terdengar suara pistol ditembakkan dan membuat semua nya kaget mendengarnya termasuk mereka yang kini tengah bertarung .


" Angkat tangan semuanya ". Ucap sang polisi .


Aldi maupun semuanya kini angkat tangan kecuali Isti yang tengah menggendong cucunya itu .


" Maaf sebelumnya , saya kesini karena perintah seseorang yang menelpon kami untuk menangkap seseorang yang membuat keonaran disini ?". Ucapnya sang polisi .


" Iya pak saya yang menelpon bawa orang ini dari sini ,dia sudah membuat menantu saya cidera dan membuat keributan disini ". Ucapnya Isti kali membuat Aldi menatap kearah ibu mertua nya itu .


" Aku yang Aldi bu, aku menantu mu ". Ucapnya Aldi .


" Cukup, bawa dia pak, dia berani-beraninya mengaku sebagai Aldi menantu saya padahal bapak lihat sendiri menantu saya yang ini , yang dihajar habis-habisan oleh pria ini ". Ucapnya Isti .


Aldi langsung ditangkap oleh polisi itu dan langsung diborgol .


" Apa-apaan ini lepasin, saya yang Aldi pak, saya ". Kesalnya Aldi yang mencoba memberontak .


" Diam .. nanti jelaskan di kantor ". Ucap sang polisi .


" Mas... ". Laila menghampiri Alvin itu dengan penuh kekhawatiran dan Aldi yang melihatnya menjadi kesal .


" Aku yang Aldi Laila... aku ... aku suamimu ". Teriaknya Aldi .


" Bawa dia pak, pasti dia tidak akan mengacaukan keluarga saya lagi ". Kesal nya Laila memicingkan matanya kearah Aldi .


" Laila... ". Teriaknya Aldi .


" Laila ".


" Kenapa harus ada polisi sih, ck ..paling males berurusan dengan polisi ". Batinnya Salma .


" Aku memang belum bisa membuktikan bahwa aku Aldi Laila , tapi aku yakin kamu akan menyesal setelah tahu semuanya nanti ...". Teriaknya Aldi dengan penuh kekesalan .


Kini Aldi dimasukan kedalam mobil , Aldi benar-benar gak habis pikir mengapa tega sekali keluarganya itu padanya , tak ada satu pun yang bisa mempercayai nya .


" Ya Allah ,jika memang ini jalannya kuatkan aku untuk menghadapi semua ini, tapi aku gak menyerah , akan kuambil yang seharusnya menjadi milikku ". Batinnya Aldi menitikkan air matanya itu .


Aldi menatap dari kaca mobil , Laila begitu terlihat tidak tersentuh oleh nya ,


" Apa cintamu hanya bisa mengenali rupaku saja La ". Gumamnya Aldi merasa sedih .


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 👍😄😉😁


__ADS_2