
Aldi tidur dikamarnya dan Laila yang masih khawatir dengan kondisi suaminya ,ia pun berniat untuk melihat suaminya , Laila masuk kedalam kamarnya itu, melihat suaminya yang tertidur pulas ia hanya tersenyum sendu seketika melihat piring berisi nasi yang belum sama sekali suaminya sentuh .
" Hahh... ". Suaranya menghela nafasnya .
Laila hendak mengambil piring itu, untuk iya bawa kedapur . dan menghangatkan lauknya lagi jika suaminya nanti ingin makan . Dan saat Laila hendak beranjak dari sana seketika ia mendengar nada notif pemberitahuan di ponsel suaminya dan kebetulan juga Laila melihat notif itu dan tertera disana itu notif game online yang dulu dan suaminya mainkan , dan itu cukup membuat Laila terkejut .
" Mas... kamu ". Gumamnya Laila mengambil ponse suaminya lalu melihat kearah suaminya yang masih terlelap tidur .
" Dia masih memainkan game itu, bukankah sudah lama sekali ia gak pernah online lagi , tapi kenapa sekarang tiba-tiba ia memainkan game ini lagi ". Gumamnya Laila dengan rasa penuh penasaran .
Ditambah lagi banyak sekali notif pesan dari game itu dan rata-rata nama pengirimnya berinisial nama-nama wanita membuat Laila sedikit kesal saat melihat itu .
" Bener-bener ya gak direal digame sama aja kamu tuh mas , bisanya hanya bermain-main perempuan dibelakang ku ". Ucapnya Laila seketika membuat Aldi merasa terganggu saat mendengar suara dari Laila .
" Kalau bukan karena rasa sayang aku sama kamu ,mungkin saat ini juga pelan-pelan aku berusaha untuk bisa lepas dari kamu mas ". Ucapnya Laila yang sejujurnya didengar oleh Aldi ya Aldi bangun namun masih pura-pura tidur , Aldi merasa terganggu tadi mendengar ocehan dari istrinya itu .
" Gak akan pernah aku biarkan kamu lepas dari cengkraman aku Laila , karena aku belum puas menyiksa batinmu dan juga raga mu ". Batinnya Aldi tersenyum licik .
Laila meletakkan ponsel suaminya itu ditempat semula, dan ia beranjak dari sana sambil membawa sepiring nasi yang belum Aldi makan , setelah Laila keluar dari kamar Aldi bangun dari tidurnya .
Mengambil ponselnya itu, menyalakannya lalu masuk kedalam situs gamenya itu . Dan benar saja seperti yang Laila lihat banyak sekali pesan-pesan menggoda dari para Players wanita digame itu yang ingin sekali menjadi pasangan nya digame .
" Ck... dasar ****** ". Umpatnya Aldi lalu mematikan ponselnya itu dan beranjak dari ranjangnya ia keluar dari kamar untuk pergi ke dapur tempat dimana Laila berada tengah teleponan dengan ibunya .
Aldi yang mendengar percakapan antara ibu dan anak hanya diam saja, toh iya kedapur juga hanya ingin minum karena merasa haus dan juga perutnya yang terasa lapar . Dan lagi-lagi Aldi malah makan-makanan yang dilarang dokter yaitu mie instan rasa soto kesukaan nya .
Aldi mengambil panci untuk memasak mie nya itu, dan seketika Laila merebut panci itu dari tangan suaminya membuat Aldi tercengang melihat sikap Laila yang begitu .
" Apa-apaan kamu hah...". Bentaknya Aldi .
" Kamu yang apa-apaan mas , kamu mau masak mie kan !!!...". Ucap Laila menatap tajam kearah suaminya membuat Aldi yang melihatnya sedikit terkejut melihat mode marah nya Laila .
" Astaga... dia kalau melotot gitu serem juga ". Batinnya Aldi menciut .
Laila dengan sikap tegasnya ia langsung mengambil mie yang berada didekat kompor membuat Aldi terkejut .
" Ck... kembalikan ". Ucapnya Aldi dengan wajah kesalnya .
" Gak.. kamu gak boleh makan ini mas , ingat dong mas kamu itu belum sembuh , kenapa juga sih kamu selalu saja makan makanan kaya gini ,padahal aku kan sudah masak untuk kamu ". Ucapnya Laila .
" Aku gak berselera makan masakan kamu, jadi biarkan aku makan mie ku ". Ucapnya Aldi berusaha mengambil mie nya ditangan istri itu namun dengan gesitnya Laila memasukan mie itu kedalam kaos yang ia kenakan saat ini membuat Aldi terdiam .
" Astaga... Laila yang benar saja kamu, kenapa kamu memasukan nya kedalam sana , ya tuhan...". Ucapnya Aldi menepuk keningnya .
" Biar kamu gak bisa mengambilnya , lagian ya makanan yang aku masak lebih enak dari sebungkus mie ini ". Ucapnya Laila .
__ADS_1
" Terserah , ck... ". Ucapnya Aldi malah pergi meninggalkan Laila didapur membuat hanya bisa bernafas lega .
Aldi merebahkan tubuhnya di sofa ruang utama apartemen nya tepatnya didepan televisi yang ia letakan didepan sofa itu .
" Arghh... laparnya aku ". Ucapnya Aldi menyandarkan kepalanya di bagian penyangga sofa itu dengan mata tertutup .
Namun seketika Laila mendekati nya membuat Aldi membuka matanya .
" Mau apa kamu ". Tanyanya Aldi menggeser posisi duduknya menjauh dari Laila .
" Enggak aku mau tanya ?". Ucapnya Laila .
" Tanya apa ?". Ucapnya Aldi sambil melihat kearah Laila dengan raut wajah bingungnya .
" Kamu mau makan apa ? biar aku masak sekarang untuk kamu, jika kamu gak mau makan masakan ku biar aku beli diluar ,tapi mas aku mohon jangan mie atau makanan yang pedes , ingat loh sama kondisi kamu sekarang ". Ujarnya Laila .
" Aku hanya ingin mie itu saja , sudah deh jangan so peduli, lagian ya aku... paling benci orang yang melarang aku makan mie kamu tuh sama saja tahu gak kaya nenek ... suka ngatur-ngatur pola makan aku ". Ujarnya Aldi dengan nada kesalnya .
" Kami melakukan hal itu karena kami sayang sama kamu mas ". Ucapnya Laila tersenyum sambil ia melihat kearah suaminya yang kini menatap dirinya .
" Kami hanya ingin yang terbaik untukmu, iya boleh kamu makan itu, tapi gak berlebihan juga mas ,gak harus setiap hari , yang mengakibatkan kamu begini kan sakit, dan ingat kamu ini sedang sakit mana boleh makan mie , makan masakan ku saja ya aku suapin ". Ucapnya Laila tersenyum sambil memegang tangannya Aldi membuat Aldi sedikit kaget .
" Ya sudahlah ambil , aku mau makan, lagian perutku juga lapar banget dari tadi ". Ucapnya Aldi pasrah .
" Ini ". Ucapnya Laila memberikan sepiring nasi itu pada suaminya .
" Kamu lupa ya ". Ucapnya Aldi yang hanya menatap kearah Laila .
" Apa ?". Ucapnya Laila kebingungan dengan apa yang dimaksud suaminya itu .
" Katanya kalau aku makan kamu yang akan suapin , ck...". Umpat Aldi mengalihkan pandangannya karena sedikit gengsi mengatakan hal itu pada istri nya .
Laila yang melihat suaminya yang sepertinya merajuk seperti anak kecil hanya tersenyum .
" Oh gitu, ya udah nih aku suapin ...aaa ". Ucapnya Laila menyodorkan sesendok makan pada suaminya dengan tersenyum .
Dan Aldi langsung melahap nya membuat Laila sedikit tertawa .
" Dasar ... mas...mas... kaya anak kecil aja tadi merajuk gitu ". Ucapnya Laila tersenyum .
Aldi yang mendengarnya hanya mengatakan .
" Kan tadi kamu sendiri yang bilang begitu, ya aku hanya gak mau kamu lupa sama janji kamu itu, janji itu hutang loh dan hutang itu harus dibayar ". Ucapnya Aldi ketika sudah menelan suapan pertama nya .
" Hahaha... iya iya deh terserah kamu ,nih makan lagi ". Laila yang tertawa sambil menyuapi suaminya itu .
__ADS_1
Aldi hanya tersenyum dalam hati mendengar penuturan ucapan dari istrinya itu .
" Makan yang banyak biar cepet gede ". Ejeknya Laila sambil tersenyum .
Membuat Aldi yang mendengarnya hanya cemberut .
" Ck... kaya anak kecil aja aku, kamu bilang itu kaya gitu ". Umpatnya Aldi tidak suka .
" Ya kan memang faktanya begitu kan, kamu itu masih kecil bagiku sikapnya aja kekanak-kanakan lagipula ya meski badan kamu besar gini tapi sikapnya itu kaya anak kecil tahu , apa-apa marah kalau dilarang ini itu , dan selalu marah-marah gak jelas bikin aku bingung tau ". Ujarnya Laila menyendokkan sesuap nasi pada suaminya .
" Ck... ". Aldi dengan kesalnya yang hanya bisanya itu mengumpat .
" Ya udah ah, sini biar aku makan sendiri kamu pikir aku gak bisa apa makan sendiri ". Ucapnya sambil merebut piring dari tangannya Laila membuat Laila kaget seketika .
" Gitu aja marah, tuh kan ini nih yang dinamakan Big baby ". Ucapnya Laila tersenyum .
" Berisik , sudah sana pergi , aku mau makan ". Ucapnya Aldi mengusir .
" Iya-iya , mas... habisin ya ,aku mau kebawah dulu beli minyak sayur ". Ucapnya Laila yang kini berdiri dari duduknya .
" Mau ditemani gak ?". Ucapnya Aldi seketika membuat Laila tercengang baru kali ini suaminya menawarkan dirinya untuk menemaninya .
" Gak usah sayang, aku bisa sendiri , kamu habiskan saja makanan mu itu ". Ucapnya Laila.
Aldi yang mendengar ucapan kata sayang dari istrinya itu menjadi sedikit tersentuh .
" Apa yang kamu bilang barusan ?". Tanyanya .
" Bilang apa ?". Ucapnya Laila melihat kearah suaminya dengan tatapan bingung dengan pertanyaan suaminya itu .
" Itu tadi kamu bilang apa ? sayang ?". Ucapnya Aldi .
" Iya memangnya kenapa toh, aku juga manggil kamu dengan sebutan sayang ya karena kamu itu suamiku , emangnya salah ". Ucapnya Laila .
" Ah... enggak sih ,tapi ". Ucapnya Aldi terpotong karena Laila memotongnya pembicaraan nya .
" Sudah ya aku mau kebawah dulu , habisin ya mas makanan nya ". Ucapnya Laila seketika mengecup pipi kiri suaminya itu membuat Aldi lagi-lagi terkejut akan tindakanpriaLaila itu padanya nya .
.
.
.
Jangan lupa Like, Vote danKomentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊
__ADS_1