Dendam Cinta

Dendam Cinta
Apa Yang Terjadi


__ADS_3

Aldi masih berbincang-bincang dengan Anna,


" Tuan maaf , ini sudah waktunya Tuan minum obat dan makan siang , jadi kita harus kembali ke apartemen ". Ucapnya ART dengan sopan nya pada majikannya .


" Oh iya , saya juga masih ada urusan mas , kalau gitu saya permisi ". Ucapnya Anna tersenyum .


" Ah... iya ". Ucapnya Aldi .


Setelah kepergian Anna , Aldi kembali ke apartemennya yang dibawa oleh ART nya itu .


" Anna... kenapa ya dia? kenapa rasanya nyaman saat berbicara dengannya, tapi gaya bicaranya itu kenapa mengingatkan aku pada seseorang ?". Batinnya Aldi .


" Tapi siapa ?". Batinnya berpikir .


" Tuan silahkan , saya sudah sajikan makan siangnya , anda tinggal makan ". Ucap ART itu membuyarkan lamunannya Aldi .


" Ah... iya ". Balasnya Aldi yang kini duduk di kursi meja makannya yang dibantu ART nya itu .


Aldi makan dengan tenang, tanpa ada gangguan apapun .


Disisi lain, Laila kini tengah makan siang bersama Lili, sambil cerita-cerita tentang kehamilannya itu dan saat Lili tahu kalau Laila kini tengah mengandung ia benar-benar merasa iri , karena ia juga ingin cepat-cepat hamil .


" Aaa... kapan ya aku bisa hamil juga , ummm...". Ucapnya Lili cemberut namun merasa bahagia juga atas kehamilan sahabatnya itu .


" Hei... nanti juga kamu akan hamil juga kali Li , lagian kan kamu bilang sendiri kan kalau kondisi rahimmu baik-baik saja jadi tenang saja , aku yakin kamu juga pasti akan hamil menyusulku ". Ujarnya Laila tersenyum .


Sedangkan OB itu diam-diam menguping pembicaraan mereka berdua, OB itu terlihat terkejut dengan apa yang ia dengar dan terlihat sebelah tangannya mengepalkan tangannya itu .


" Ck... ". Dia berdesis .


Dhan yang baru saja mendapatkan informasi tentang kematian ayahnya Aldi ,kini ia buru-buru pergi ke apartemen bosnya itu .


" Tuan pasti senang sekali mendapatkan kabar ini, dan aku jamin perselisihan diantara dirinya dan ibunya itu akan tuntas sekarang juga ". Ucapnya Dhan tersenyum lalu ia dengan segera masuk kedalam mobilnya menuju apartemen bosnya .


Terlihat senyuman jahat, dibalik jendela kaca mobil hitam yang berhenti didepan kantor perusahaan PT. Prastama Garment industries .


" Kali ini , kamu akan benar-benar hancur Aldi ". Ucap seseorang yang berada didalam mobil .


OB itu menerima telepon dari seseorang dan ia pun langsung menjalankan tugasnya itu .


" Ada apa Dhan ?". Tanyanya Aldi yang kini duduk dikursi rodanya lagi setelah menyelesaikan makan siangnya dan minum obat nya .


" Maaf tuan kalau kedatangan saya ini mengganggu waktu istirahat tuan ". Ucapnya Dhan .


" Hmm...iya , langsung ke intinya saja ada apa ?". Tanyanya Aldi dengan raut wajah biasanya .


" Ini soal kematian tuan Prastama tuan ayah anda ". Ucapnya Dhan seketika membuat Aldi langsung menatap kearah Dhan yang tadinya melihat kearah mana saja ia mau .

__ADS_1


" Apa !!!...". Ucapnya Aldi kaget .


" Iya tuan, saya baru mendapat buktinya dari orang suruhan saya , dan fakta soal kematian ayahnya tuan ini memang disengaja ". Ujarnya Dhan sambil mengeluarkan laptop miliknya dan memperlihatkan detik-detik dimana kecelakaan itu terjadi .


Terlihat dalam video itu mobil yang ditumpangi Prastama berada ditepi jurang bersebelahan nya dengan mobil milik pak Subandi yang saat kala itu menjadi ayah tirinya Aldi karena Mira ibunya Aldi menikah lagi dengan Subandi yang menjadi saingan bisnis usahanya Prastama .


Terlihat wajahnya Pras panik bercucuran keringat dingin melihat posisi dirinya berada diambang kematian , namun berbeda dengan Bandi ia malah terlihat senang dan tersenyum licik .


" Mati kau Pras ". Ucapnya Bandi .


" Tidak... keparat kau Bandi ". Teriaknya Pras .


" Tidak ". Teriaknya Mira yang saat itu langsung menjadi tatapan mereka berdua yang sedang berseteru .


" Mira ". Ucapnya Pras untuk yang terakhir kalinya dikarenakan mobilnya Pras keburu jatuh ke jurang .


Aldi yang melihat bukti video ayahnya mati benar-benar terlihat marah .


" Brengsek ...kau ". Cerca Aldi .


dan kembali dalam video ,


Terlihat Bandi keluar dari mobilnya dengan senyuman mengembang dari wajahnya .


" Akhirnya ... mati juga dia ". Ucapnya Bandi .


" Hei...hei... apa yang kau lakukan hah...". Bandi mencoba menahan amarah dari istri baru nya itu .


" Berani ya... kamu hah... memukul-mukul diriku hah... ". Bandi langsung menampar wajahnya Mira sampai Mira terjatuh ketanah .


Aldi yang melihat Video itu menjadi terkejut .


" Ck... dasar ****** brengsek , kau pikir kau itu siapa hah... berani-beraninya melawan diriku ... setelah apa yang aku berikan padamu ... ". Ucapnya Bandi langsung mencengkram rambut panjang nya Mira membuat Mira kesakitan .


" Kalau bukan karena anakku gak sudi aku menikah denganmu ...Bandi ". Bentaknya Mira .


" Heh... kau pikir , akupun Sudi gitu menikah dengan wanita murahan seperti mu hah... ck... kalau bukan karena demi rasa dendam ku ini !!!!... aku pun gak sudi menikahi mu ". Bandi yang marah langsung mendorong Mira ke sisi mobil membuat Mira kesakitan .


Aldi benar-benar tidak percaya apa yang ia lihat dalam video itu .


" Apa maksud semua ini Dhan , kenapa ?... kenapa ...?? perempuan itu diperlakukan seperti sampah oleh ... keparat itu ....hah !!!...". Ucapnya Aldi dengan wajah geramnya meminta kejelasan dari Dhan .


" Anda lihat saja sampai selesai tuan , dan anda harus tahu fakta yang sebenarnya terjadi ". Ucapnya Dhan tersenyum .


kembali ke video ,


" Kau tahu , aku amat-amat senang sekarang akhirnya , rasa dendam ku ini terbayarkan sudah dengan melihat dia mati ditangan ku... dan aku memang sengaja memanfaatkan situasi yang terjadi diantara keluarga kalian , aku datang kepadamu memberimu pilihan antara hidup dan mati anakmu itu , dan yang kau pilih apa hidup anakmu ... Mira ". Ucap Bandi tersenyum licik .

__ADS_1


Bandi kali ini mencengkram dagunya Mira membuat Mira kesakitan namun tatapan tajam Mira berikan pada Bandi ,


" Kamu rela meninggalkan keluarga kecilmu demi kehidupan anakmu itu, demi tetap melihat anakmu hidup , kamu benar-benar ibu baik hati Mira , tapi sayang sekali ...anakmu sekarang malah amat-amat membenci dirimu ... uhh... sayang sekali ". Ucapnya Bandi tersenyum dan tertawa .


" Kamu benar-benar jahat... Bandi ... jahat... ". Bentaknya Mira .


" Terserah ... kamu mau bilang apa yang terpenting sekarang ,tidak ada lagi yang menghalangi jalanku dalam dunia bisnis ". Ucapnya Bandi lalu pergi dari sana namun sayang sekali ia malah terkepung oleh polisi yang baru saja datang ketempat kejadian .


Dan terlihat didalam Video itu , sosok pria yang mengenakan pakaian rapi nya menerobos tempat kejadian perkara pembunuhan ayahnya .


" Ayah... ". Teriak pria itu yang tak lain adalah Aldi sendiri .


Selesai Video itu menampilkan siaran nya .


Aldi mengepal erat tangannya itu di kedua lutut kakinya .


" Ck... benar-benar pria brengsek... jadi selama ini aku sudah salah paham... aku... aku... benar-benar salah ". Ucapnya Aldi meremas kedua lututnya itu .


" Tuan... ". Dhan memegang bahu bosnya itu .


Aldi menundukan kepalanya melihat kearah kakinya .


" Anak... macam apa aku Dhan... anak macam apa ... ". Ucapnya Aldi menatap kearah Dhan dengan wajahnya yang sudah berkaca-kaca .


" Seharusnya aku mendengar kan apa yang dulu ia jelaskan... tapi aku ...ck... ". Batinnya menggerutu merasa ia benar-benar merasa bersalah setelah apa yang selama ini ia lakukan pada ibunya itu ia benar-benar kesal pada dirinya sendiri .


Dhan menerima telepon dari kantor dan ia langsung mengangkatnya .


" Apa !!!...". Ucapnya Dhan terlihat terkejut .


Aldi melihat kearahnya Dhan,


" Ada apa Dhan ?". Tanyanya Aldi penasaran .


" Kita ke kantor sekarang tuan ". Ucapnya Dhan terlihat gelisah .


Dhan langsung membawa bosnya itu untuk pergi bersamanya , Aldi semakin kebingungan dengan melihat ekspresi wajah paniknya Dhan .


.


.


.


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗😚

__ADS_1


__ADS_2