
Mira maupun Isti kini lebih memilih mengajak anak dan menantunya itu untuk pergi berbelanja perlengkapan bayi dalam kandungan Laila , karena tujuannya bukan hanya membeli barang-barang untuk bayi akan tetapi juga untuk menghibur Laila agar Laila bisa ikhlas menerima kenyataan bahwa suaminya benar-benar sudah gak bisa ditemukan lagi , Tim SAR ,Polisi ,maupun anak buahnya Mira benar-benar gak bisa menemukan Aldi , Aldi bagai hilang ditelan bumi ,yang mereka temukan hanya sepatu milik Aldi itupun hanya sebelah namun Laila bersikeras bahwa suaminya pasti masih hidup ,karena baginya kalau belum ia melihat jasad suaminya sendiri Laila masih belum percaya kalau suaminya itu telah tiada .
" Gimana sayang , ini lucu kan ..gemes deh mama lihatnya ". Ucapnya Mira yang terlihat gemes pada sepasang pakaian bayi berwarna merah muda selain warnanya lucu akan tetapi desain bajunya juga unik .
Ya Laila sudah USG kedokter kandungnya dan menyatakan kalau jenis kelamin anaknya itu perempuan , makannya saat mendengar kabar bahwa anak yang dikandung Laila perempuan keluarga besar Prastama benar-benar senang karena memang itu yang diinginkan mendiang ayahnya Aldi dulu saat ia masih ada yaitu ingin sekali memiliki cucu perempuan katanya pasti lucu bila ia bisa menimang seorang cucu perempuan . namun sayang sekali saat ini dirinya sudah tidak ada didunia ini lagi .
" Ya ampun Bu, itu lucu sekali , iyakan La ". Timpalnya Isti melihat kearah anaknya yang hanya diam saja dari tadi sambil memegang baju-baju bayi yang lucu yang tersedia di rak-rak baju .
" La kok lesu gitu, yang semangat dong nak kita kesini itu mau beli perlengkapan bayimu loh ". Ucapnya Isti sambil memegang tangan anaknya itu , ia paham betul kenapa putrinya bersikap seperti itu . Laila kini jadi lebih pendiam jarang bicara dan suka bengong sendiri . Sungguh Isti yang melihatnya seperti itu benar-benar khawatir akan keadaan mental putrinya itu .
" Iya Bu ". Laila hanya membalasnya dengan senyuman dan juga singkat .
Mira yang melihatnya juga benar-benar sedih , menantunya benar-benar merasa kehilangan suaminya ,
" Ya Tuhan jika anak hamba ditakdirkan hidup aku mohon kembalikan dia ketengah-tengah keluarga kami , namun apabila kalau memang dia sudah tidak ada aku mohon tempatkan dia disisimu yang terbaik ". Batinnya berdo'a .
Saat Laila tengah memilih-milih baju ,seketika matanya terkejut dengan apa yang ia lihat , sesosok laki-laki bertubuh tinggi nan juga tampan sekali namun bukan itu yang bikin ia terkejut wajahnya postur tubuhnya benar-benar persis dengan orang yang selama ini ia cari dan ia rindukan .
" Mas.. Aldi ". Ucapnya Laila tersenyum lebar sekita melihat pria itu yang tengah berdiri didepan toko buku , dengan pakaian ala-ala anak muda nakal , ia memakai celana jins yang bolong-bolong di bagian lututnya ,serta sweeter putih Hodie dan tak lupa sneaker putih yang melekat dibagian kakinya .
Dan yang bikin pangling pria itu bertindik dibagian telinganya .
Laila yang melihat pria itu langsung hendak menghampirinya namun saat ia hendak menghampirinya pria itu keburu pergi meninggalkan Laila . Mira dan Isti yang keasikan memilih-milih pakaian untuk calon cucu mereka baru sadar kalau Laila tidak ada .
" Loh... Laila kemana ?". Tanyanya Mira pada Isti , Isti yang baru sadar kalau putrinya gak ada langsung melihat kesana-kemari untuk mencari keberadaan anaknya itu .
Dan ia menemukan Laila tengah berdiri didepan toko buku yang berada di seberang sana , mereka bertiga berbelanja di Mall terbesar yang berada di kota A .
" Itu dia Bu ". Ucapnya Isti langsung hendak menghampiri putrinya itu namun seketika Laila pergi mengejar pria itu , dan Isti yang melihatnya dengan tergesa-gesa langsung menyusulnya . Mira pun ikut menyusul dengan dibelakang isti yang tengah mengejar menantunya itu .
" Laila ". Panggilnya namun tidak didengar anaknya .
" La..". panggil nya Mira namun ia pun tidak didengar panggilannya itu .
__ADS_1
" Mas Aldi ...". Teriak ia namun pria itu terus berjalan tidak mendengar teriakkan wanita itu .
Laila terus menerus lari mengejar pria itu sampai dimana ia kehilangan jejak pria itu karena dirinya menabrak wanita lansia .
" Aduh...". keluh Laila sambil meminta maaf pada orang yang ia tabrak itu .
" Lain kali hati-hati nak ". Ucap nenek-nenek itu .
" Iya nek , maaf ya ". Ucapnya Laila sambil melihat-lihat sekeliling mall itu namun nihil yang ia cari tidak ada ia benar-benar kehilangan jejak pria yang diduga suaminya itu .
" Ya Tuhan , kemana kamu pergi mas... mas... Aldi ". panggilnya Laila seperti orang gila saja .
Mira maupun Isti yang melihatnya benar-benar sedih ,mereka langsung membawa Laila pulang dan sesampainya ia dirumah Laila langsung menceritakan semuanya kalau ia melihat suaminya itu , Mira yang mendengarnya benar-benar terkejut ,
" Benarkah ". Ucapnya Mira .
" Iya mah ,Laila melihat mas Aldi ada di mall itu, makannya saat pertama kali melihat dia Laila langsung hendak menghampiri dia namun ia pergi , Laila sudah panggil ia berulang kali tapi tetap saja ia pergi begitu saja , Laila benar-benar tidak mengerti kenapa dia seakan-akan tidak kenal sama aku mah Bu ". Ucapnya Laila mencoba menjelaskan apa yang ia lihat barusan .
" Tapi mungkin saja kan kamu itu salah lihat la ". Ucapnya Isti yang masih ragu dengan apa yang dilihat putrinya itu .
" Kita harus mencarinya Bu mah, mas Aldi tuh masih hidup dan kita harus mencari dia ". Ucapnya dengan nada gembira namun bagi Isti maupun Mira ,mereka malah merasa kasihan dengan kondisi Laila yang seperti ini .
" Ayo Bu mah...kita cari dia , mas Aldi masih hidup ". dengan percaya dirinya Laila kalau suaminya itu benar-benar masih hidup .
" Ayo ...". ajaknya Laila .
" Iya..iya sayang tapi lebih baik kita menyuruh anak buah mamah saja ya yang mencarinya , kamu kan pasti capek seharian ini tadi belanja ini itu, jadi lebih baik kita tunggu saja kabar baik dari mereka ya ". Ucapnya Mira tersenyum sambil merangkul Laila kedalam dekapannya .
" Iya nak , benar apa kata mertua mu , kita lebih baik menunggu kabar dari mereka saja ya ". Timpal Isti .
" Tapi bu ". Ucapnya Laila .
Sedangkan kini ditempat lain orang yang Laila lihat itu kini tengah kesal setengah mati , ia berjalan menyusuri jalanan trotoar dipinggiran kota A .
__ADS_1
" Sial , sebenarnya apa sih mau nya cewek itu, bikin gua kesal saja , kalau bukan pacarnya si Doni ...deuh... abis deh dia sama gua ". gerutunya .
Pria itu lalu masuk kedalam rumah dengan keadaan , rumahnya tengah kosong .
" Bu ..ibu ". Panggil nya .
Namun panggilan nya itu tidak ada jawaban sama sekali ,berulang kali ia memanggil ibunya namun si ibu sepertinya benar-benar tidak ada dirumah .
" Ibu kemana ya ,tumben gak ada dirumah jam segini ". Sambil ia melirik jam yang berada didinding ruangan tamu rumah kecil nan sederhana itu .
" Vin ... sudah pulang kamu ". Ucap ibunya yang baru saja masuk kedalam rumah .
" Iya nih Bu ,ibu darimana?". Tanyanya .
" Habis beli sabun , tadi ibu nyuci baju eh sabun nya abis jadi ibu beli dulu deh ke warung ". Jawabnya .
" Oh ". seru nya .
" Iya , kalau mau makan tuh ada dimeja makan ,ibu mau lanjut nyuci dulu ". Ucapnya si ibu seraya pergi ke kamar mandi .
" Iya nanti saja aku ke kamar dulu ". Balas pria itu .
Saat pria itu pergi ke dalam kamarnya terpampang jelas sebuah Poto pria itu yang memakai seragam sekolah SMA . ia merebahkan tubuhnya di ranjang tempat tidur ia tanpa melepaskan sepatunya .
" CK... sumpah masih kesel gua sama tuh cewek , sombongnya gak ketulungan ". Gerutunya .
Pria itu berwajah mirip sekali dengan Aldi namun yang membedakannya dengan Aldi hanyalah penampilan nya yang amat jauh sekali dengan Aldi .
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like, vote dan komentar nyanya guys 😉😀 Dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 👍😄😄