
Anna terlihat gugup , Aldi yang melihat ekspresi wajah gugupnya hanya keheranan sekaligus penasaran sebenarnya apa yang ingin ia bicarakan padanya .
" Iya kenapa ?". Tanyanya Aldi .
" Aku menyukaimu Al ". Ucapnya Anna seketika membuat Aldi melihat kearahnya dengan ekspresi wajah kaget .
Aldi menatap kearah Anna dengan lama sekali , begitupun Anna yang menatapnya .
. . . . . .
" La , ini rujaknya ". Ucapnya Wulan memberikan rujak buah yang ia beli tadi pada ibu hamil itu .
" Makasih mbak ". Jawabnya Laila sambil menerima rujak buah yang dibelikan kakak iparnya itu .
" Iya makan gih... keburu ngiler lagi nanti ". Balasnya Wulan tersenyum sambil meminum minuman Boba yang ia beli sekalian saat membeli rujak yang disebelah nya ada gerai yang menjual minuman Boba .
" Oh ya La , ngomong-ngomong soal kepindahan kamu , nanti mbak gak bisa ikut maaf ya , ada urusan mendadak , adiknya mas Ridho mau nikahan jadi mbak gak bisa ikut bantu-bantu kamu pindahan deh... maaf ya ". Ujarnya Wulan .
" Ya gapapa kok mbak, kan banyak juga nanti yang bantu , tenang aja ya asalkan mbak nanti sering main-main juga kerumah ya ". Ucapnya Laila tersenyum .
" Pasti itu mah, pasti aku main kesana ". Ucapnya Wulan .
" Iya mbak, mbak mau gak nih makan rujak nya , nih nanas nya aku kan gak makan buah ini ". Ucapnya Laila menawarkan makanannya pada Wulan .
" Oh iya mbak lupa , kamu gak makan nanas ya , ya sudah sini mbak makan nanas nya ". Jawabnya Wulan mengambil nanasnya dan langsung memakannya .
" Hmm... asem banget nih nanas ". Ucapnya Wulan sambil memejamkan matanya merasakan sensasi asam dimulutnya .
" Hahaha... tapi enak kan mbak ". Ucapnya Laila sambil tertawa .
" Hahaha... iya sih enak ". Balasnya Wulan tertawa .
. . . . . .
" Maaf kalau ucapanku barusan membuat mu kaget Al, tapi jujur aku gak bisa pungkiri perasaanku sendiri ". Ucapnya Anna .
Aldi kini hanya bisa diam .
" Semakin aku memendam perasaanku ini semakin sakit rasanya Al ". Sambungnya Anna menatap kearah Aldi .
Aldi bangkit dari duduknya membuat Anna bertanya padanya .
" Mau kemana ?". Tanyanya Anna .
__ADS_1
" Maaf Bu, saya harus kembali bekerja , ini sudah waktunya masuk jam kerja , permisi ". Ucapnya Aldi berjalan menuju kearah pintu .
Namun dicegat oleh Anna , dan basa-basi lagi Anna langsung mencium Aldi membuat Aldi terkejut dengan sikapnya Anna .
Aldi berusaha melepaskan ciumannya itu, namun tangannya Anna malah semakin mempererat memeluknya , setelah selesai Anna melepaskan ciumannya itu dan menatap wajah tampannya Aldi yang melihatnya dengan tatapan tajam kearah nya .
" Ini tidak benar Bu , gak seharusnya ibu melakukan hal itu pada saya , permisi ". Ucapnya Aldi pergi dengan wajah kesalnya .
Namun Anna justru malah tersenyum puas,
" Manis rasanya ". Ucapnya Anna memegang bibirnya yang baru saja menikmati bibirnya Aldi .
Aldi berjalan kearah tempat bekerjanya , dan semua orang menatap kearah nya , membuat Aldi risih dibuatnya namun Aldi hanya bisa diam saja dan melanjutkan pekerjaannya .
" Ck... ada apa sebenarnya dengan dia , kenapa tiba-tiba ia melakukan hal itu, kupikir dia berbeda dari wanita yang aku kenal ternyata sama saja , semua nya menyebalkan ". Batinnya Aldi menggerutu .
" Aldi ". gumamnya Anna tersenyum-senyum memegang bibirnya .
" Baru menciumnya saja rasanya begitu bergairah apalagi kalau sampai lebih ". Batinnya membayangkan gimana kalau ia dan Aldi bermain bersama .
Waktu terus berjalan sampai sudah saat waktunya untuk pulang , seperti biasa Aldi memesan ojek online untuk ia pulang ke rumah .
Diperjalanan menuju pulang ia masih memikirkan soal kejadian tadi siang .
" Aku pulang ". Ucapnya Aldi setelah sampai didepan pintu masuk rumah .
" Iya mas ". Ucapnya Laila menyambut kepulangan suaminya itu dengan hati penuh rasa kegembiraan .
" Sini mas , aku bantu bukain sepatunya ". Ucapnya Laila memberikan pelayanan terbaik untuk suaminya itu .
" Gak usah sayang , mas bisa sendiri melakukannya ". Ucapnya Aldi .
" Sudah gapapa sini ". Laila yang kini jongkok dan Aldi duduk disofa ruang tamu rumah neneknya itu .
" Oh ya ,gimana kerjaannya mas ?ancar ". Tanyanya Laila .
" Aku harus bilang apa ? masa iya aku menceritakan yang sejujurnya padanya , bisa-bisa habis aku waktu ini juga ". Batinnya Aldi .
" Iya lancar kok sayang, seperti biasanya ". Jawabnya Aldi tersenyum sambil mengusap rambut kepala milik istrinya itu .
" Oh aku sudah siapkan air hangat untuk kamu mandi , segera mandi gih ... keburu dingin nanti ". Ucapnya Laila tersenyum .
" Ya sudah mas mandi dulu ya ". Aldi yang bangkit dari duduknya yang dibantu tongkat nya .
__ADS_1
" Iya mas ". Balasnya Laila .
Laila menyimpan sepatu yang dikenakan suaminya itu di rak sepatu, yang terletak di depan pintu kamarnya .
" Oh ya aku sampai lupa , aku harus menyiapkan makanan untuk ia makan ". Ucapnya Laila yang buru-buru kedapur memanaskan masakannya .
Mila belum pulang karena sibuk di tokonya , banyak pelanggan yang memesan barang-barang ditokonya , Sedangkan Wulan sekeluarga pergi menginap di rumah mertuanya karena kini tengah mempersiapkan pernikahan adik suaminya yaitu Rizwan adik dari Ridho .
Ada pesan masuk kedalam ponselnya Aldi dan itu dari Anna yang berisikan minta maaf atas kejadian tadi siang , setelah selesai mandi Aldi membuka ponselnya itu dan memilih tidak membalas pesan dari bosnya itu .
" Mas... makanannya sudah siap ". Teriaknya Laila dari dapur dan Aldi mendengarnya .
" Iya sebentar , aku pakai baju dulu ". Balasnya Aldi .
Aldi langsung memakai pakaian rumahan nya . dan menghampiri istri nya untuk makan malam bersama .
Anna yang kini tengah melihat layar ponselnya itu hanya merasa kesal melihat pesan untuk Aldi hanya dilihatnya .
" Ck... menyebalkan ". Gerutunya ia melemparkan ponselnya itu kearah ranjangnya .
" Kenapa sih ? susah sekali rasanya mendapatkan kamu Al ". Ia merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya .
" Kalau kamu mau mendapatkan perhatian nya , aku ada caranya ". Ucapnya Firman tiba-tiba yang berdiri diambang pintu kamarnya Anna membuat Anna terkejut dan langsung berdiri dari rebahannya itu .
" Apa ? apa caranya ?". Tanyanya Anna menghampiri Firman .
Lalu Firman membisikkan sesuatu padanya , dan terlihat senyuman licik yang ditampilkan oleh wajah cantiknya Anna .
" Perpect ... aku suka ide mu itu ". Ucapnya Anna tersenyum licik .
Firman pun hanya tersenyum menyeringai kearah Anna yang menatapnya dengan tatapan licik .
" Mungkin kali ini , aku benar-benar bisa menghancurkan hubungan diantara mereka , dengan adanya dia , semuanya pasti beres ". Batinnya Firman tersenyum licik .
.
.
.
.
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗😚
__ADS_1