
Laila yang baru sadarkan diri membuka matanya secara perlahan melihat sekelilingnya , terlihat ibunya tidur disofa yang terdapat didalam ruang rawat itu dan ada juga ibu mertuanya serta nenek suaminya tengah tidur dengan posisi duduk disebelah nya Isti .
" Ibu ". Ucapnya Laila , namun suaranya tidak terdengar oleh mereka yang tengah tertidur .
Seketika buliran air matanya Laila lolos mengalir begitu saja dari pelupuk matanya karena ia mengingat kembali apa yang membuatnya berada dirumah sakit sekarang .
" Mas.. ". Gumamnya mengingat kembali kejadian yang menimpa suaminya dengan keadaan sedih .
" Kamu dimana ... mas ?". Ucapnya lagi .
Ditempat lain terlihat, Salma/Anna kini tengah termenung seorang diri didalam kamarnya sambil memegang secarik Poto yang ternyata itu poto nya Aldi . Tiba-tiba saja buliran air matanya mengalir begitu saja dari pelupuk matanya ,
" Kamu dimana Al , Kenapa harus kamu yang celaka ". Gumamnya sambil mengingat kembali pembicaraannya dengan Firman kemarin malam .
. . . . . .
" Apa maksud kamu Man ?". Tanyanya Salma yang tidak sengaja mendengar pembicaraan Firman ditelepon .
Firman yang melihat kedatangan Salma menjadi terkejut sampai-sampai ia menjatuhkan ponselnya itu , Salma mendekati Firman yang tengah berdiri di sisi jendela kamarnya .
" Aa..a apa ? ...Mak..sud..nya ?". Ucapnya Firman balik tanya pada Salma dengan gugupnya karena ia benar-benar terkejut kenapa Salma tiba-tiba datang ke rumahnya dan langsung masuk kedalam kamarnya .
" Jangan... bilang kalau semua yang menimpa Aldi sekarang itu perbuatan kamu !!! ". Ucapnya Salma menunjukan jari telunjuknya dihadapan Firman setelah dirinya kini berada tepat dihadapannya Firman ,dan Firman yang tadi gugup seketika mengeluarkan ekspresi biasa saja .
" Bisa gak sih kalau datang ke rumah orang itu bilang permisi , jangan seenaknya dong main masuk-masuk aja begitu ...ck ". dengan kesalnya .
" Iya-iya sorry , tapi gua mau tanya sekali lagi apa benar Lo orang dibalik semua kejadian yang menimpa Aldi !!! ". Ucapnya dengan nada menekan .
Dan kini Firman hanya diam saja , 1 detik 1 menit ...
" Jawab !!!...". Bentaknya Salma dengan nada kesalnya karena Firman hanya diam saja .
" Iya ...iya gua yang melakukan nya , terus apa mau lo ...hah... bukannya lo juga maunya gitukan kan , Lo mau memisahkan dia dari istrinya ". Ucapnya Firman dengan nada bentaknya .
__ADS_1
" Tapi bukan itu caranya ... bukan berarti dengan mencelakai dia , yang gua mau dia pisah dengan istrinya dengan cara cerai bukan dengan cara seperti ini , kalau gini jadinya ...sama saja Lo misahin gua darinya ...ck..". Kesalnya Salma dengan tindakan bodohnya Firman pikirnya itu .
" Kalau dengan cara misahin dia dengan cara yang kamu inginkan akan lama , gua tau betul mereka berdua susah sekali untuk dipisahkan , cuma cara ini yang bisa memisahkan mereka ". Ucapnya Firman .
" Tapi itu membuat gua ... juga jauh darinya ...mikir gak sih Lo ...ck ". Kali ini Salma benar-benar kesal sekali rasanya ,ingin rasanya ia menghajar pria yang kini ada dihadapannya namun ia urungkan hal itu, karena ia masih membutuhkan bantuannya untuk mendapatkan apa yang ia mau .
" Lo tenang aja gua pastikan Aldi akan ketemu , tapi bukan berarti ia akan bertemu kembali dengan keluarganya ". Ucapannya sepontan membuat Salma melihat kearahnya .
" Maksud Lo ?". Tanyanya Salma .
Dan Firman kini hanya tersenyum menyeringai padanya .
. . . . . .
" Ck... sial sebenarnya apa sih yang direncakan nya itu, membuatku penasaran saja ". Kesalnya Salma .
Laila yang sudah sadar meminta pulang dari rumah sakit karena ia benar-benar tidak mau berada di rumah sakit lama-lama .
" Nak... kamu baru saja sadar kok mau pulang , kamu belum sembuh betul ". Ucapnya Mila pada cucu menantunya itu .
" Tapi mah ,nek Laila baik-baik saja kok , Laila mau pulang pasti mas Aldi nungguin Laila dirumah ". Ucapnya Laila yang masih belum terima suaminya menghilang .
" Sayang , jangan gitu , kita semua harus yakin suamimu pasti ketemu , kita doakan saja semoga dia baik-baik saja ,dan dilindungi oleh yang maha kuasa ya .. jadi kamu harus kuat ya nak , gak boleh gini ingat ada bayi dalam kandungan kamu , kamu harus sayang sama dia jangan stres ". Ucapnya Isti kali ini sambil merangkul anaknya itu dengan pelukan hangatnya .
Laila kini hanya bisa menangis dalam pelukan ibunya , ia benar-benar sedih sampai saat ini pun suaminya belum ada kabar sama sekali .
" Kamu harus kembali mas , anak kita membutuhkan kamu begitupun denganku , aku butuh kamu disisiku ". Ucapnya dalam hati .
" Sabar ya , kita semua sudah menyuruh anak buahnya mama Mira dan Tim SAR untuk mencari keberadaan Aldi , kamu harus kuat ya nak , jangan dipikirkan terus , kamu harus yakin suamimu pasti ketemu ". Ujarnya Isti untuk menenangkan putri semata wayangnya itu .
Laila hanya bisa pasrah kali ini, biar Tuhan yang menjaga suaminya di manapun dia berada sekarang .
Terlihat dibawah jurang dalam yang menjadi tempat terjadinya kecelakaan mobil . Tim SAR masih melakukan pencarian korban yang bernama Aldi Prastama .
__ADS_1
" Coba kalian telusuri sungai ini , siapa tahu korban hanyut disungai ini ". Kata komando Tim pasukan Tim SAR itu .
" Baik ". Jawab sang tim SAR .
Sedangkan disisi lain tempat anak buahnya Mira sama dengan Tim SAR tengah berusaha mencari keberadaan anak bosnya itu .
Firman kini tengah bersenang-senang dengan orang yang menjadi partnernya dalam usaha menghancurkan Aldi .
" Gua harap sih dia mati bro ". Ucap seseorang yang waktu itu memantau perkembangan gimana orang berbadan besar berusaha mencoba membunuh Aldi sekaligus orang yang telah membunuh si sopir taksi yang berusaha menolong Aldi .
" Ya gua harapnya begitu, namun kita gak boleh senang dulu , sebelum memastikan dia ditemukan dalam keadaan ...mati ". Ucapnya Firman tersenyum licik .
" Benar juga kata Lo, kita gak boleh senang dulu sebelum melihat jasad dia ". Ucap orang itu .
Firman kini hanya tersenyum menyeringai setelah bersulang minuman keras dengan orang itu yang tak lain adalah Rico orang yang dulu pernah suka dengan sang mantan istri .
" Akan gua pastikan lo akan meninggalkan dunia ini untuk selamanya ". Batinnya tersenyum licik .
Salma benar-benar tidak tahu harus berbuat apa sekarang , yang dia inginkan hanya keselamatan dari sang pujaan hatinya .
" Harapanku kali ini hanya ingin kamu selamat Al ". Gumamnya ia .
Waktu terus berjalan sampai-sampai tidak terasa tiba dimana kandungan Laila semakin tambah membesar dan kini tinggal menunggu hari lahiran nya namun sampai saat ini suaminya itu belum ditemukan .
" Waktu berjalan begitu cepat mas , namun kenapa sampai saat ini belum ada kabar darimu , kamu sebenarnya dimana ? pulang lah mas... aku rindu ". Gumamnya dan tanpa ia sadari buliran air mata jatuh dari pelupuk matanya .
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa Like Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊