Dendam Cinta

Dendam Cinta
Nafkah Pertamaku


__ADS_3

Laila masuk kedalam mini market yang berada disamping bangunan apartemennya , Laila mengambil keranjang belanjaan yang terletak disamping pintu masuk dan keluar ,dan berjalan kesegala arah untuk mencari barang-barang yang ia butuhkan sejujurnya Laila juga tidak hanya akan membeli minyak goreng saja , ia juga akan membeli segala kebutuhan dapurnya seperti bumbu-bumbu dapur , dan juga kebutuhan dirinya sendiri .


" Ah ... iya ini dia yang aku mau ". Ucapnya Laila sambil mengambil minyak goreng yang akan ia ambil dan kebetulan juga itu adalah stok terakhir dan juga ada tangan lain yang hendak mengambilnya .


Laila yang kaget melihat ada tangan lain yang menyentuh minyak goreng itu , langsung menengok ke sebelahnya .


" Ah... maaf mbak saya duluan yang menyentuh minyak ini ". Ujarnya Laila sambil tersenyum .


" Tapi saya yang lihat duluan mbak, jadi ini milik saya ". Ucapnya wanita itu yang umurnya sepadan dengan Laila .


" Tapi siapa cepat dia yang dapat mbak ". Ujarnya Laila yang tidak mau mengalah .


" Ada apa sih Nay ". Ucap Pria yang berparas tampan menghampiri mereka berdua yang tengah berdebat soal minyak goreng .


" Ini nih bang , aku kan yang lihat duluan jadi minyak ini aku yang punya dong ". Ucap wanita itu yang mengadu pada pria itu yang sepertinya pria itu juga adalah kakaknya .


" Astaga... Nay... Nay , sudahlah biarkan dia yang mengambilnya lagian kan stok minyak dirumah masih banyak ". Ujar pria itu .


" Tapi kan bang , aku masih mau beli ". Rengek wanita itu sudah seperti anak kecil saja .


Laila yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala,


" Ya sudahlah mbak ,buat mbaknya saja biar saya beli diluar nanti ". Ucapnya Laila tersenyum yang tidak mau berdebat lama dengan wanita asing itu lagian juga Laila harus buru-buru pulang .


" Eh... mbak gapapa ambil saja ". Ujar pria itu .


" Gapapa mas, buat mbaknya saja ". Ucapnya Laila pergi dari sana ,dan memilih pergi ke tempat bagian dimana kosmetik dan sejenisnya berada .


Laila mengambil beberapa bedak pilihan dirinya yang cocok untuk kulitnya juga , tak lupa juga ia membeli shampo karena dirumah stok shampo sudah habis .


Setelah selesai semuanya Laila pergi kebagian tempat ia membayar nya , Laila belanja semua itu menggunakan uang gajian nya dikantor karena sampai saat ini juga jujur Aldi belum memberinya uang nafkah . namun Laila tidak pernah mengeluh soal uang nafkah itu ,Laila sudah sangat bersyukur suaminya itu mau memberinya tempat tinggal yang layak untuknya .


Setelah semuanya selesai Laila buru-buru pulang ke apartemennya yang tidak jauh dari mini market itu .


" Mas aku pulang ". Ucapnya Laila masuk kedalam apartemen nya itu .


" Iya ". Ucapnya Aldi keluar dari kamarnya dengan pakaian yang masih sama .


" Bawa cemilan gak , laper nih ". Tanyanya Aldi .

__ADS_1


" Kan ada mas di kulkas ". Jawabnya Laila sambil meletakkan belanjanya itu diatas meja makannya .


" Mana ada , orang cuma ada buah-buahan saja ". Ucapnya Aldi duduk disalah satu kursi meja makannya .


" Iya makan saja itu , kan baik buat kesehatan kamu ". Ujarnya Laila mengeluarkan beberapa belanjaannya .


" Ck.. astaga Laila , itu bukan cemilan anjirr... ". Ucapnya Aldi dengan nada kesalnya .


" Huss... ngapain sih kamu bilang anjir-anjir... gitu, gak suka aku ". Gerutunya Laila .


" Bodo lah ". Ucapnya Aldi .


" Nih... beli cemilan sana , sekalian itu buat jatah kamu , jangan boros ya ". Ucapnya Aldi memberikan Black Card pada istrinya itu .


Laila yang melihat apa yang diberikan suaminya padanya membuat dia tercengang .


" Ini kan kartu elimited mas, gak salah kamu kasih aku ini ". Ucapnya Laila yang masih tidak percaya apa yang dikasih suaminya itu .


" Gak , tapi ingat ya kamu gak boleh boros-boros meski aku ini bos perusahaan terbesar dikota , tapi penghasilan aku ini masih dibatasi oleh nenekku , jadi aturlah keuangan ku ". Ujarnya Aldi sambil mengambil apel didalam freezer .


" Makasih mas ". Ucapnya Laila tersenyum sambil mengambil kartu elimited itu .


" Kamu pakai kartu itu buat beli keperluan kamu dan juga kebutuhan rumah , aku percayakan semuanya padamu ". Ucapnya Aldi memakan apelnya itu .


" Akhirnya kamu memberiku nafkah juga mas , makasih ". Batinnya Laila tersenyum .


" Tunggu apalagi beli sana ". Ucapnya Aldi .


" Ah... iya mas, aku beli lewat via online saja ya biar gampang, dan kamu juga tinggal pilih apa yang kamu mau, tapi ingat loh mas , jangan pesan cemilan yang pedes-pedes ". Ujarnya Laila yang masih mengingat kan suaminya itu .


" Iya-iya sini mana handphone mu , aku pesan lewat handphone mu saja ". Ucapnya Aldi .


" Nih ". Ucapnya Laila sambil memberikan ponselnya itu .


Aldi dengan senangnya langsung memesan cemilan yang ia inginkan .


" Dah... nih, coba ganti dah... handphone mu itu, udah jelek gitu ". Ejeknya Aldi membuat Laila agak kesal jadinya .


" Enak aja bilang handphone ku jelek , masih bagus gini juga , lagian ya aku beli handphone ini pakai uang jerih payahku saat aku berjualan baju online jangan hina pekerjaan sampingan ku ya ". Ucapnya Laila dengan raut wajah kesalnya .

__ADS_1


" Oh ya , terserah dah , oh ya sampai lupa , bentar-bentar ". Ucapnya Aldi pergi kedalam kamarnya membuat Laila yang melihatnya terheran-heran melihat suaminya yang seperti itu .


Aldi kembali kedapur sambil membawa kan paper bag untuk Istri nya itu .


" Nih ". Ucapnya Aldi memberikan paper bag itu .


" Apa ini mas ?". Tanyanya Laila Penasaran .


" Lihat saja ". Ucapnya Aldi .


" Wah... ini kan baju mas , cantik banget ". Ucapnya Laila yang terlihat senang .


" Gimana kamu suka ?". Tanyanya Aldi .


" Suka ,Suka banget mas , warnanya juga cocok banget buatku , gak terlalu mencolok juga , ah... makasih ya mas ". Ucapnya Laila yang saking senangnya langsung memeluk suaminya membuat Aldi menerima serangan pelukan dari istrinya itu menjadi kaget .


" Makasih ya mas, aku senang banget ini pertama kalinya aku mendapatkan sesuatu dari kamu ". Gumamnya Laila ditelinga suaminya itu membuat Aldi yang mendengarnya menjadi cengang .


" Ah... iya ". Ucapnya Aldi menjadi salah tingkah setelah Laila melepaskan pelukan nya itu .


Tanpa mereka sadari di sebelah gedung apartemen nya ,di gedung lain seseorang tengah mengawasi mereka berdua , wanita yang tempo hari dirumah sakit itu ternyata tinggal bersebelahan dengan gedung apartemen nya Aldi .


" Ck... k*p*rat ". Ucap kesal seorang wanita yang duduk dikursi roda .


" Tinggal tunggu waktu saja semuanya akan kembali padamu lagi ... ". Ucapnya Pria yang menghampiri wanita itu dengan memakai tongkat .


" Aku benar-benar muak dengan semua ini, aku benar-benar gila rasanya kalau harus menyaksikan pemandangan seperti itu terus ". Kesal wanita itu .


" Kau pikir kau saja yang merasa begitu,aku pun ,aku pun merasa muak melihat kebahagiaan mereka ". Timpal pria itu .


Dan tak diduga ada seorang berpakaian hitam masuk ke apartemen mereka itu .


" Nona , tuan , kami sudah menyiapkan semuanya ". Ucap orang itu .


" Bagus ". Ucapnya mereka berdua bersamaan lalu diakhiri dengan senyuman licik dari sudut bibir mereka berdua .


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊


__ADS_2