
Aldi sedang ditangani oleh dokter dan kini Aldi sudah sadarkan diri dan kini Anna ada disampingnya Aldi sedang berbicara dengan dokter .
" Gini Bu, karena kecelakaan yang terjadi padanya , kini ia mengalami kelumpuhan pada kakinya ". Ujar sang dokter ,membuat Salma/Anna maupun Aldi yang mendengarnya kaget .
" Apa !!!...". Ucapnya Anna sambil ia melihat kearah Aldi yang terlihat syok juga mendengarnya .
" Gak mungkin dok, saya gak mungkin lumpuh , saya bisa dok , saya bisa ...". Ucapnya Aldi berusaha menggerakkan kakinya itu namun yang Aldi rasakan sekarang benar-benar seperti mati rasa ,ia sama sekali gak bisa menggerakkan kedua kakinya.
" Argh... ". Aldi yang masih berusaha bangun namun karena kesalahannya posisinya kini membuat ia jatuh dari brangkar rumah sakit .
" Aww...arghh...". Aldi yang kesakitan .
Anna yang melihatnya buru-buru membantu Aldi namun ditepis oleh Aldi ,
" Kamu jangan paksain diri untuk bergerak dulu Al ...". Kelihatan sekali Anna penuh khawatiran namun Aldi tidak bisa melihat kecemasan diwajahnya Anna itu .
" Jangan sentuh gua ..!!!". Bentaknya Aldi yang benar-benar kesal pada Anna .
" Tapi...". Ucapnya Anna .
" Gua bilang jangan sentuh gua ...gua bisa ... Arghh ...". Aldi yang masih berusaha bangun namun tetap saja ia gak bisa yang ada dia jatuh berulangkali dan membuatnya kesal campur sedih .
" Arghh ...sial ...kenapa hal ini terjadi sama gua ...". Kesalnya Aldi sambil menitikkan air matanya membuat Anna serta dokter yang ada disana hanya bisa melihatnya mencoba membiarkan Aldi tenang terlebih dahulu .
" Maafin aku Al... maafin aku ". Ucapnya Anna yang berusaha berbicara pada Aldi .
Aldi meliriknya dengan tatapan tajam kearahnya ,
" Gua gak akan pernah maafin lo, Lo tahu kan semua yang terjadi sama gua tuh salah lo, jadi untuk apa gua maafin lo, gak ada untungnya buat gua , semuanya telah hilang , cinta ,kasih sayang yang gua punya sudah gak ada lagi dalam diri gua , gua benci semuanya gua benci ...". Kesalnya Aldi .
" Al ...". Ucapnya Anna mencoba menyentuh bahunya Aldi namun Aldi menghindarinya .
" Lebih baik lo sekarang pergi , jangan dekati gua lagi gua benci lo ". Ucapnya Aldi menatap kearah depan tanpa melihat kearah Anna yang berada di sampingnya .
" Tapi... ". Ucapnya Anna .
" Pergi ...". Ucapnya Aldi menahan amarahnya .
" Aku gak bisa ninggalin kamu disini, aku gak akan ninggalin kamu seperti dia , aku disini di sampingmu Al , cobalah mengerti sedikit ... aku hanya mencoba...". Ucapnya Anna terpotong karena Aldi keburu membentaknya .
" PERGI..!!! ". Bentaknya Aldi .
Anna kaget karena Aldi membentaknya berulang kali,
" Bu sebaiknya kita keluar terlebih dahulu, biarkan pasien tenang terlebih dahulu ,biar nanti suster saja yang mengurusnya ya ...". Ucap sang dokter .
__ADS_1
" Baiklah, tapi ingat Aldi aku ada disini jika kamu butuh apa-apa jangan sungkan-sungkan kamu panggil aku ya ...". Ucapnya Anna yang masih bisa sabar menghadapi sikapnya Aldi yang seperti itu .
Aldi hanya bisa diam sambil menatap kearah depan ,tanpa mendengar perkataan nya Anna .
Anna sama dokter keluar dari ruangan rawat itu, setelah kepergian mereka Aldi mencoba berdiri dengan bertumpuan pada brangkar rumah sakit .
Namun tetap saja ia gak bisa dan berulang-ulang kali terjatuh membuatnya kesal .
" Arghh... gak berguna ...gak guna lagi gua hidup ...". Kesalnya Aldi menggerutu sambil mengacak-acak rambutnya itu .
Mira sudah ke kantor polisi tadi namun polisi bilang ada yang menjamin Aldi , dan ia benar-benar khawatir jika memang itu anaknya setelah ia mendengar kalau orang yang Mira maksud masuk rumah sakit karena tertabrak mobil tadi .
Mira kini buru-buru ke rumah sakit yang dimaksud oleh salah satu saksi kecelakaan itu , Mira kini terlihat sedang menanyakan di bagian resepsionis rumah sakit dan hal itu dilihat oleh Anna membuat Anna berpikir kenapa Mira ada dirumah sakit ini .
" Kenapa ia ada disini ? jangan-jangan ...". Ucapnya Anna yang terlihat panik .
" Gawat kalau Bu Mira menyadari, kalau yang datang mengaku sebagai Aldi memang Aldi , aku harus menjauhkan Aldi cepat-cepat darinya , aku gak mau sampai Bu Mira bertemu dengan Aldi ". Ucapnya Anna yang kelihatan panik .
Anna buru-buru kembali ke dalam ruang rawatnya Aldi ,membuat Aldi melihatnya menjadi kesal lagi .
" Mau apalagi lo ". Ucapnya Aldi kelihatan kesal .
" Ah...itu , aku ...aku mau bawa kamu berobat ditempat lain ..". Ucapnya Anna terlihat gugup serta panik, perawat laki-laki ia berusaha menaikkan Aldi pada kursi roda .
" Cepat , bawa dia ke mobil saya ". Perintahnya Anna .
Setelah Aldi naik keatas kursi roda , perawat itu langsung mendorongnya mengikuti langkahnya Anna .
" Mau kemana kamu membawaku ?". Tanyanya Aldi dengan nada malasnya yang sejujurnya ia malas sekali berbicara pada Anna .
" Tenang saja , kamu akan mendapatkan perawatan yang terbaik nantinya, yang tidak kamu dapatkan di rumah sakit ini, aku punya kenalan dokter rumah sakit yang bisa menangani kasus seperti kamu ini ". Ujarnya Anna berjalan didepan Aldi .
Aldi kini hanya bisa diam saja, Aldi memilih diam karena siapa tahu kalau ia ikut dengan Anna , ia bisa sembuh karena Anna bilang seperti itu , lagipula ia hanya akan memanfaatkan kebaikannya Anna selama ia sakit ,setelah itu ia akan melancarkan usahanya yang ingin merebut kembali semua miliknya .
" Jadi diruang Anggrek no.5 ya ". Ucapnya Mira memastikan .
" Iya ibu , ibu dari sini tinggal lurus lalu belok kiri ". Ujarnya sang suster yang ditempatkan di bagian resepsionis .
" Makasih sus... ". Ucapnya Mira .
" Sama-sama ibu ". Balasnya suster itu .
Anna sengaja memilih jalan keluar lewat samping serumah sakit , karena ia gak mau bertemu dengan Mira .
" Kuharap kali ini aku bisa mendapatkan bukti jikalau aku ikut dengan Anna ". Batinnya Aldi .
__ADS_1
Karena bagaimanapun Aldi hanya ingin mendapatkan bukti saat nanti Anna berbicara sebenarnya kalau ia yang mengubah wajahnya itu dan itu cukup dia membuktikan sama Laila dan keluarganya kalau ia benar-benar Aldi dan bukan orang yang hanya mengaku-ngaku saja .
Mira berjalan kearah kamar inap itu, sedangkan kini Anna membawa Aldi dengan dibantu perawat laki-laki menuju mobilnya .
" Aku harus benar-benar menjauhkan ibu Mira dari anaknya ini , aku gak mau jika sampai Aldi bertemu dengan ibunya dulu , aku hanya takut dugaanku benar kalau ibu Mira sudah mulai curiga pada Aldi yang berwajah sebagai Vian ini ". Batinnya Anna .
Mira kini sudah berada didepan pintu ruang rawat itu, namun saat ia masuk ruangan itu kosong tidak ada siapapun dan tak lama kemudian petugas kebersihan datang dengan membawa alat-alat kebersihan nya .
" Maaf Bu ,ibu siapa ?". Tanya petugas itu .
" Ah.. ini mbak, saya kesini mau menjenguk anak saya yang dirawat disini tapi kok,malah kosong ya ?". Tanyanya .
" Oh pasien yang kecelakaan itu ya ". Ucapnya .
" Ah...iya itu, sekarang dia ada dimana mbak ?". Tanyanya Mira .
" Barusan saya lihat pasien dibawa sama wanita cantik , keluar rumah sakit ini, katanya sih mau pindah ke rumah sakit yang jauh lebih besar untuk mendapatkan tindakan yang jauh lebih baik Bu ". Ujarnya .
" Wanita cantik ? ". Ucapnya Mira .
" Iya Bu ". jawabnya .
" Oke makasih ya mbak , saya permisi ". Ucap Mira yang buru-buru berjalan meninggalkan petugas itu .
" Sama-sama ".
Mira berjalan tergesa-gesa ,agar masih keburu ia bertemu pria itu , Mira benar-benar harus memastikan bahwa pria itu beneran Aldi atau bukan .
" Kuharap mereka belum pergi jauh dari sini ". Gumamnya Mira .
Aldi dan Anna sudah berada didepan mobilnya Anna , Aldi masuk kedalam mobil dibantu oleh perawat itu . Setelah Aldi masuk Anna buru-buru masuk kedalam mobil nya itu .
Dan langsung melajukan mobilnya pergi dari rumah sakit, Mira sudah berada didepan pintu masuk rumah sakit .
ia melihat kesana kemari namun tak kunjung ia melihat pria yang ia cari itu ,
" Seperti nya mereka sudah pergi dari sini, lalu aku harus cari pria itu kemana ? ya Allah berikanlah hamba petunjuk , aku benar-benar penasaran akan pria itu, matanya mirip sekali dengan almarhum mas Tama , kalau aku melihatnya seperti melihat anakku Aldi ". Ucapnya Mira .
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 👍😄😉😁