
Pagi harinya Alvin terbangun dari tidurnya , saat Laila tidur duluan Alvin diam-diam tidur di sofa lagi ,
" Hmm... jam berapa ini ". Ucapnya sambil menguap sambil melihat-lihat sekeliling nya , matanya langsung tertuju kearah jam dinding yang menunjukkan pukul 8 Alvin pun langsung terperanjat bangun .
" Eh... buset .. gua bangun kesiangan nih , gua kan tadinya punya niatan pergi ke rumah ibu untuk mengecek kondisi nya gimana-gimana nya , ibu pasti sekarang mencemaskan gua yang sudah gak pulang beberapa hari ini ". Batinnya Alvin .
Alvin langsung siap-siap pergi , terlihat Laila tengah memasak di dapur sedangkan anaknya masih tertidur .
" Ah... aku pergi dulu ya ada urusan ". Ucapnya Alvin pergi begitu saja Laila yang baru saja selesai menyelesaikan masak memasak nya pun langsung mengejar Alvin , yang memakai sepatu diluar .
" Kamu mau kemana sih mas ? kamu gak sarapan dulu, itu aku sudah siapin loh ". Tanyanya Laila .
" Aku ada urusan , aku pergi dulu ya ". Ucapnya Alvin tersenyum meninggalkan Laila yang berdiri diambang pintu .
" Kenapa sih dia kok kayanya buru-buru amat , kenapa semenjak dia hilang tingkah lakunya kaku sekali rasanya kaya bukan mas Aldi yang aku kenal gitu ?". Gumamnya Laila berpikir .
Karena Firman dan Salma ingin rencana mereka berhasil ia menyuruh anak buahnya mengawasi gerak-gerik nya Alvin untuk jaga-jaga mengikuti Alvin kemanapun ia pergi .
Kini Salma tengah berada ditempat biasa ia dan Firman bertemu , dan disana dimana tempatnya Aldi dirawat , Salma melihat kearah Aldi yang masih belum sadarkan diri .
" Hei... kamu apa kapan bangunannya sih Al ,aku sedih tahu lihat kamu begini ". Ucapnya Salma memegang tangannya Aldi .
" Jujur aku lebih suka kamu sehat kembali Al ,daripada terbaring lemah begini, aku mohon Al cepat bangun , aku rindu kamu ". Sambungnya sambil menciumi tangannya Aldi .
Salma menanyakan keadaan Aldi pada dokter dan jawabnya sama ,Aldi masih dalam keadaan koma .
" Tapi sampai kapan dia begitu dok, aku benar-benar gak tega melihatnya seperti itu ". Tanyanya Salma .
" Kita berdo'a saja supaya tuhan membuat dia kembali pada kita ". Ujar dokter itu lalu pergi meninggalkan Salma setelah memeriksa kondisi Aldi .
Semua alat bantu untuk bertahan hidup dipasangkan pada tubuhnya Aldi , Jujur saja wajah Aldi sedikit rusak namun hal itu bikin Salma mempunyai rencana licik dibenaknya .
__ADS_1
Salma lalu kini tengah menghubungi Firman untuk mengutarakan isi pikiran jahatnya itu pada Firman , Sedangkan Alvin kini sudah berdiri didepan rumahnya dan disana ia langsung dihujam pertanyaan-pertanyaan oleh ibunya ,Dan ia menceritakan semuanya pada ibunya mungkin jika ia menceritakan semuanya pada ibunya akan sedikit bebannya pikirannya itu mengurang .
" Tapi Vin kamu sama saja menipu wanita itu, dan itu sama saja jahatnya sama kaya mereka , dan ibu gak suka kamu menipu wanita baik seperti dia ". Ucapnya Laksmi yang tidak suka dengan keputusan ibunya itu .
" Tapi cuma cara itu supaya ibu selamat Bu, aku gak punya pilihan lain ". Ucapnya Alvin berusaha menjelaskan .
" Tapi kan bisa saat itu juga kamu laporkan atas tindakan kejahatan mereka pada polisi ". Balasnya Laksmi .
" Kalau iya aku bisa bu, tapi aku gak bisa orang-orang suruhan mereka pasti saat ini tengah mengawasi aku kemanapun aku pergi , aku pernah coba bu pergi kekantor polisi sebelum kesini ,tapi apa orang itu malah hajar aku dan ancam aku kalau aku sampai lapor polisi nyawa ibu terancam ". Ujarnya Alvin yang juga tengah kebingungan harus apa supaya ia terlepas dari ancamannya Firman dan Salma .
Dan benar saja ada sedikit luka pukulan di bagian perutnya ,namun ia gak menunjukkan pada ibunya takutnya ibunya itu khawatir .
" Dan aku gak mau ibu orang yang satu-satunya yang aku miliki sekarang kenapa-kenapa bu, aku gak mau , aku rela melakukan apapun asal ibu baik-baik saja ,kejadian tempo hari benar-benar bikin aku syok Bu ,lihat ibu hampir jatuh dari gedung ". Ucapnya Alvin memegang kedua tangan ibunya itu .
" Tapi kan Vin, ibu hanya kasihan sama wanita yang kini menanggap kamu itu suaminya , ibu hanya takut kalau nanti dia minta sesuatu sebagai seorang istri pada suaminya , dan kamu gak bisa menjaga hawa nafsu mu itu, itu yang bahaya Vin, ibu gak mau kamu berbuat dosa ". Ujarnya Laksmi .
" Sebenarnya itu sih yang jadi pikiranku sekarang semalam saja ...". Batinnya Alvin membayangkan kejadian semalam .
" Bener ya Vin jaga batasan kamu, dia istri orang ingat itu, kamu hanya mirip dengan suaminya ,jangan kamu ambil kesempatan dalam hal ini ..". Ucapnya Laksmi mencoba menasehati anaknya .
" Iya ibu , ibu tenang saja lagipula aku tidak suka merebut istri orang , aku bukan pebinor kali bu, kaya ditivi-tivi itu ". Ucapnya Alvin tersenyum .
" Iya ibu percaya anak ibu gak mungkin begitu, oh ya , kamu selama disana jangan lupa jaga kehormatan kamu ya dan jangan lupa juga solatmu jangan sampai lupa itu ,karena itu yang lebih penting ". Ucapnya Laksmi .
" Iya ibuku sayang , ya sudah ya aku pergi dulu nanti besok insyaallah aku kesini lagi bu , aku lupa tadi Laila nyuruh aku untuk cek pekerjaannya ". Ujarnya Alvin yang pamitan pada ibunya .
" Iya hati-hati dijalan ya , jaga kesehatan kamu ,kalau ada apa-apa jangan lupa hubungi ibu ". Ujar ibunya .
" Iya ". Jawabnya Alvin lalu pergi meninggalkan ibunya itu ,lalu ia pergi ke pasar yang Laila sebutan semalam . ia ke pasar naik angkot .
" Jalan keluar dari masalah ini cuma satu yaitu aku harus segera menemukan Aldi , aku gak lama-lama menjadi Aldi , bisa-bisa aku gila akan tingkahnya Laila yang seperti itu, semalam saja bikin aku merinding rasanya ". Batinnya yang masih terbayang-bayang akan apa yang Laila lakukan padanya kemarin malam .
__ADS_1
Setelah keluar dari angkot Alvin dikejutkan oleh toko baju milik Laila yang begitu ramai ,
" Jadi ini toko nya cukup besar juga dan juga ramai banget ". Gumamnya .
" Pak Aldi ya ?". Tanya salah satu karyawan tokonya Laila .
" Ah...iya ". Jawabnya Alvin .
" Mari pak masuk, kami akan tunjukan semua detail pemasaran produk baju nya ibu Laila ". Ujarnya Karyawan tokonya itu yang berjenis kelamin perempuan .
" Iya ...". Balasnya Alvin yang masuk kedalam toko itu sambil melihat-lihat sekeliling toko itu .
Firman benar-benar terkejut akan hal gila yang Salma inginkan .
" Kau gila , buat apa kamu mau melakukan hal itu padanya ...". Ucapnya Firman .
" Loh.. bagus dong man , kalau kita melakukan itu padanya kemungkinan kecil bagi Laila untuk mengenalinya bukan, dan ia akan tetap menganggap Alvin itu Aldi dengan begitu akan mudah bagiku untuk memisahkan Aldi dengan Laila ". Ujarnya tersenyum licik .
" Terserah kamu saja lah, aku serahkan semua urusan Aldi padamu , aku hanya ingin Aldi dan Laila tidak bahagia itu saja ". Ucapnya Firman yang lalu pergi meninggalkan Salma begitu saja .
Kini Salma hanya tersenyum licik .
" Dasar rubah betina , gila bisa-bisanya kepikiran berbuat seperti itu ". Umpatnya Firman diluar Villa hendak masuk kedalam mobil mewahnya itu . mobil mewah itu kini pergi meninggalkan Villa itu .
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 👍😉😀