
Masakan yang para ibu-ibu masak kini sudah tersaji tinggal kini mereka mencicipinya , dan sudah waktunya juga untuk makan malam .
" La panggil suamimu nak buat makan ". Perintah Isti pada anaknya .
" Iya bu ". Balasnya Laila tersenyum lalu pergi ke arah luar rumah dimana suaminya tadi duduk di teras rumah .
" Mas... yuk...ma ". Ucapnya Laila tersenyum .
Namun betapa terkejutnya Laila melihat pemandangan yang sama sekali jarang ia lihat , ia melihat suaminya itu tengah memeluk Mira ibunya, atau ibu mertuanya itu .
" Maafkan Aldi mah, selama ini Aldi sudah berbuat salah pada mama ,Aldi benar-benar dibutakan akan dendam dihati , Aldi benar-benar minta maaf mah, atas apa yang selama ini Aldi lakukan pada mama ". Aldi yang kini memeluk Mira sambil menitikkan air matanya .
" Iya nak gapapa , mama juga mengerti kok dengan apa yang kamu lakukan hanya karena semata-mata kamu salah paham akan keputusan mama yang dulu meninggalkan kamu dan ayahmu ". Ucapnya Mira membalas pelukan ibunya itu .
" Dan mama sekarang bersyukur akhirnya kamu tahu juga kebenaran yang sebenarnya terjadi , mama betul-betul gak membunuh ayahmu mana mungkin mama tega membunuhnya meski mama bukan lagi menjadi istrinya, walau bagaimanapun dulu kami itu pernah bersama-sama sampai akhirnya kami punya kamu Al ". Sambungnya Mira yang tak kalah menitikkan air matanya karena saking senengnya akhirnya Aldi mau menerima kembali tentang keberadaan nya didalam kehidupan nya sambil melepaskan pelukannya itu dan menatap wajah tampan putra satu-satunya itu .
Wajah Aldi benar-benar basah air matanya ,
" Mama tahu kamu sangat menyayangi ayahmu , jadi mana mungkin mama tega melakukan hal itu padanya lebih-lebih kamu amat menyayanginya Al ". Ucapnya Mira menyeka air matanya Aldi .
" Iya mah, iya .. Aldi mengerti sekarang akan apa yang terjadi diantara aku mama dan ayah ,itu hanya sekedar saling salah paham , dan aku paham sekarang kenapa mama meninggalkan aku dan ayah , dan aku benar-benar bodoh tidak mencari alasan apa mama meninggalkan kami , dan ternyata mama melakukan hal itu karena mama mau menyelamatkan nyawaku karena saat itu aku masih kecil dan sakit-sakitan dan banyak butuh biaya sampai-sampai mama rela berkorban demi aku mengorbankan perasaan mama dan rumah tangga mama sendiri hanya untuk anak yang gak tahu diri seperti ku mah ". Ujarnya Aldi yang benar-benar menyesal akan apa yang selama ini ia lakukan pada mama nya sendiri , mencaci maki mamanya , setiap kali mamanya datang hanya sekedar untuk mendapatkan perhatian darinya , menuduhnya sebagai ibu yang jahat karena meninggalkan dirinya .
" Maafkan aku mah... maafkan aku ". Ucapnya Aldi yang tangisnya benar-benar pecah sampai-sampai ia bertekuk lutut dihadapan ibunya itu .
Laila yang melihatnya benar-benar terharu akan apa yang ia lihat sekarang begitupun dengan anggota keluarga lainnya yang tak sengaja juga keluar rumah karena penasaran dari tadi Aldi maupun Laila tidak kembali kedalam rumah padahal mereka menunggu mereka dimeja makan .
Mira mencoba membantu putranya itu untuk berdiri ,
" Kamu gak perlu sampai kaya gini Al, dengar mama , kamu itu putra mama satu-satunya , ibu mana yang gak akan berkorban demi anaknya yang tengah sakit, mama sebagai seorang ibu akan melakukan apapun demi nyawa anaknya bahkan meski harus merelakan kebahagiaan nya sendiri, nyawa pun mama rela berikan buat kamu sayang ". Mira tersenyum lalu memeluk putranya itu dengan erat Aldi langsung membalas pelukan ibunya itu .
Wulan menitikkan air matanya karena terharu , akhirnya adik sepupunya itu sadar juga akan apa yang sebenarnya terjadi, begitupun dengan Mila ia benar-benar lega sekarang kebenaran sudah terungkap .
" Nenek sekarang senang Al , akhirnya kamu sadar juga apa yang sebenarnya terjadi , nenek senang akhirnya kamu mau mengakui bahwa mama kamu memang tidak bersalah karena memang dasarnya ia gak salah Al , ini hanyalah ke salah pahaman saja ". Ucapnya Mila tiba-tiba menghampiri mereka berdua .
" Nenek ". Aldi melepaskan pelukannya dari ibunya itu dan melihat kearah neneknya .
" Ibu ". Ucapnya Mira yang langsung menyeka air matanya dan memberi salam setelah itu pada mantan mertuanya itu .
" Ibu senang akhirnya Aldi mau juga mengakui kamu sebagai ibunya sekarang , ibu ikut senang ya Ra ". Ujarnya pada Mira .
" Iya Bu , aku juga senang sekarang akhirnya kebenaran yang sebenarnya terungkap juga ". Balasnya Mira tersenyum .
Aldi melihat kearah orang-orang yang melihat kearah dirinya dan juga ibu , neneknya .
__ADS_1
" Kakak senang akhirnya kamu dan Tante bisa bersatu kembali , selamat ya Al , Tante ". Ujarnya Wulan yang menghampiri mereka .
" Makasih ya Lan, selama ini juga kamu banyak membantu tante ". Balasnya Mira pada keponakannya itu .
" Iya sama-sama Tante , lagian kan kita ini keluarga ". Jawabnya Wulan .
" Hmm...iya ". Mira membalasnya dengan senyuman kebahagiaan nya .
" Aku juga ikut senang mas , mah... akhirnya tuhan menyatukan kalian kembali , aku senang lihatnya... kalau kalian begini ". Timpalnya Laila merangkul lengan suaminya itu .
Dan Aldi hanya membalasnya dengan senyuman .
" Iya ya mbak, saja juga ikutan senang melihatnya akhirnya Aldi sadar juga kalau kamu memang bukan ibu jahat , lagian mana ada sih yang namanya itu jahat ". Celetuknya Isti .
" Iya-iya aku yang salah ". Aldi dengan wajah cemberutnya .
" Haduh...haduh... masih aja begitu ya anakmu mbak ". Ucapnya Isti .
" Hahaha... iya mbak , maklum saja , Aldi memang begini anaknya ". Balasnya Mira melihat kearah putranya itu .
dari balik pintu rumah terlihat Zidan meneriaki mereka dengan Ridho dibelakangnya .
" Mama... ayo makan ". Teriak nya Zidan membuat mereka semua yang ada disana melihat kearahnya .
" Ah..iya benar kami hendak mau makan malam bersama ,mari Ra kita makan sama-sama biar tambah rame ". Ajaknya Mila .
" Iya mah, ayok... kita makan ". Timpalnya Aldi mengajak ibunya itu untuk makan malam bersama .
Mira yang diajak oleh putranya untuk makan malam benar-benar merasa bahagia sekali , karena ini pertama kalinya Aldi mengajak makan malam , dari sekian kalinya Aldi dulu menolak ajakannya untuk makan bersama jangankan makan bersama bertemu dengannya saja dulu Aldi menolaknya dengan mentah-mentah .
" Iya ayo ...". Jawabnya Mira sambil tersenyum .
. . . . . .
Sedangkan di rumah besar yang dulu ditempati oleh keluarga Aldi , kini rumah besar itu ditempati oleh seseorang yang kaya raya dikota , dia merupakan CEO diperusahan yang kini terkenal setelah runtuhnya perusahaan terbesar dikota A yaitu perusahaan Prastama Garment industries .
Perusahaan itu bernama PT. Gerhana Angkasa , perusahaan itu kini satu-satunya perusahaan terbesar dikota setelah runtuhnya perusahaan Prastama , perusahaan ini merupakan perusahaan yang mengelola bisnis di bidang industri , perusahaan ini memproduksi kendaraan bermobil , yang harganya sekitar puluhan juta rupiah bahkan sampai miliaran rupiah .
" Akhirnya , kini perusahaan ku yang berada dipuncak kejayaan , aku telah membalikan posisiku dengan posisi dirinya, Aldi ...Aldi ... kau pikir hidup mu akan selamanya berada diatas ... oh no .. Aldi , lihat sekarang , lihat sekarang ...!!!!...". Teriak CEO itu .
" Akulah yang berada diatas mu sekarang, hahaha... aku benar-benar senang sekarang, akhirnya ... akhirnya... aku bisa membalas dendam padamu Aldi , dan sekarang ... aku bisa merebut kembali apa yang kamu rebut dariku ...". CEO itu tersenyum licik .
CEO itu bernama Firman Kusuma .
__ADS_1
" Dengan cara yang sama , yang kamu lakukan padaku ". Ucapnya tersenyum licik .
Kembali lagi kepada keluarga Prastama sekarang yang tengah makan malam dengan penuh kebahagiaan karena , ia benar-benar moment yang amat langka , dan jarang sekali mereka malam bersama-sama dengan suasana ramai seperti ini , semua anggota keluarga mereka benar-benar lengkap sekarang .
" Makan ini mah ". Ucapnya Aldi mengambilkan ayam goreng kesukaannya itu untuk mama nya .
" Iya makasih ya sayang ". Balasnya Mira tersenyum sambil mengusap rambut bagian belakang putranya itu .
" Duhh... sekarang so jadi anak berbakti ya lu ". Sindirnya Wulan pada Aldi .
" Yehh... kenapa lu sirik ,bilang bos ". Ucapnya Aldi sambil mengejeknya dengan menjulurkan lidahnya keluar .
" Ck... ngapain gua sirik sama orang kaya lu ". balasnya Wulan dengan raut wajah kesalnya .
" Duh... kalian ini dari dulu gak pernah berubah ya selalu saja berantem , dimana pun itu ". Ujarnya Mira tersenyum melihat tingkah mereka berdua .
" Ra...Ra kaya gak tahu kelakuan mereka berdua saja ". Timpalnya Mila sambil makan .
" Iya Bu, ya heran aja kan sudah sama-sama dewasa dan sudah mau punya anak , dan Wulan sudah punya anak , tetap saja kelakuannya ituloh bikin geleng-geleng kepala semua orang yang melihatnya ". Ucapnya Mira .
" Biasalah mungkin keturunan, Tama sama Setya juga dulu gitu, berantem Mulu kerjaan tapi walaupun begitu mereka itu saling peduli satu sama lain jika yang lain kesusahan ". Ujarnya Mila .
" Iya Bu ". Balasnya Mira tersenyum karena ia sudah tahu , gimana dulu suaminya itu bersikap dan selalu menceritakan semua tentang kehidupannya itu .
Aldi melihat suasana itu, ia amat begitu senang hatinya melihat pemandangan itu, dan suasana seperti ini lah yang Aldi inginkan dari dulu meski hidup dalam kesederhanaan namun suasananya sangat ramai dan nyaman .
" Aku sangat senang sekali , akhirnya suasana keluarga bahagia yang seperti inilah yang aku inginkan, ya tuhan , makasih sudah memberikan kebahagiaan yang seperti ini , meski sekarang aku sudah tak punya harta berlimpah seperti dulu, lebih baik hidup sederhana tapi bahagia daripada bergelimang harta namun tidak ada kebahagiaan didalamnya ". Batinnya Aldi tersenyum .
" Semoga aku akan terus melihat senyuman semua orang-orang disini , terutama dia ". Batinnya Aldi tersenyum melihat kearah istrinya yang tersenyum padanya .
" Karena entah sampai kapan aku akan melihat senyuman diwajah cantiknya, aku hanya takut senyuman itu akan tergantikan oleh rasa bencinya padaku jika nanti ia tahu aku pernah menghancurkan kebahagiaan nya ". Batinnya Aldi yang kini tersenyum sendu .
" Apa aku harus jujur , sekarang ?". Batinnya Aldi .
.
.
.
.
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗😚
__ADS_1