Dendam Cinta

Dendam Cinta
Berkunjung


__ADS_3

" Nih ". Ucapnya Aldi memberikan rujak yang Laila inginkan .


" Makasih suamiku ". Balasnya Laila tersenyum .


" Hmm... sama-sama ". balasnya Aldi yang langsung duduk disofa yang berada diruang tamu dan langsung menyalakan televisi .


" Loh... kamu lagi pengen rujak La ?". Tanya ibunya itu .


" Iya Bu, habis kayanya enak gitu makan rujak siang-siang gini ". Ucapnya Laila tersenyum sambil memasukan buah mangga muda yang ia sebelumnya taburi bumbu rujaknya .


" Hmm... mulai ngidam nih kayanya kamu ya ". Ucapnya Isti tersenyum sambil mengusap-usap rambut anaknya itu .


" Iya kayaknya Bu ". jawabnya Laila .


Isti langsung melihat kearah menantunya itu yang tengah fokus melihat acara televisi .


" Aldi ". Panggil nya Isti , Aldi langsung menengok kearah belakang yang terdapat meja makan dan disana ada Isti dan juga Istri nya .


" Apa Bu ". jawabnya Aldi .


" Sini kamu ". Suruh nya Isti .


" Astaga... mau ngapain coba nih nenek lampir manggil gua ". Batinnya Aldi menggerutu .


" Iya ada apa ?". Tanya Aldi yang menghampiri mereka menggunakan tongkatnya .


" Gini ya , ibu hanya mau kasih tahu , mulai sekarang turuti ya apa mau istrimu ya dia kan lagi hamil , kamu juga harus sabar-sabar ngahadepin sikap nya yang kadang kalau bikin kamu kesal , oke ". Ujarnya Isti .


" Iya Bu, iya aku juga tahu lah ,lagian aneh juga itu ngidam apa kesempatan perempuan sih ". Umpat nya Aldi langsung digetok kelapanya oleh seseorang dari belakang yang tak lain tak bukan adalah neneknya dan juga Wulan yang baru saja pulang namun hanya Aldi yang tidak menyadari kalau mereka sudah pulang dari tadi .


" Astaga... siapa sih ". kesalnya Aldi melihat kearah belakang untuk melihat siapa yang berani-beraninya menggetok kepalanya itu .


" Apa !!! ". Mila yang menatap tajam pada cucu lelakinya itu .


" Loh nenek... kapan pulang , kok aku gak sadar ". Ucapnya Aldi yang terlihat kaget .


" Sejak... kamu mengoceh soal perempuan ngidam itu kesempatan ... kesempatan apa sih Aldi ". Ucapnya Mila .

__ADS_1


" Loh... bener lah nek , wanita hamil itu ngidamnya sambil nyari-nyari kesempatan ,biar dituruti belum tentu juga kan itu mau nya si jabang bayi , aku mah tahu nek ... ". Ucapnya Aldi .


" Yehh... koplak lu ". Celetuknya Wulan sambil menggetok kepalanya Aldi seperti apa tadi yang dilakukan oleh neneknya itu .


" Astaga... kalian ini, bener-bener ya , suka bener yang namanya getokin pala orang ,,heh...". Ucapnya Aldi yang berekspresi wajah kesalnya .


" Lo nya aja yang gak mikir , Lo pikir istri Lo kaya gitu karena siapa hah...??? ... kalau bukan perbuatan lu sendiri , ck... suka heran deh... sama laki-laki pikiran nya gitu mulu, giliran bininya sudah hamil ... cuma nuruti permintaan ngidamnya ... ngeluhnya ...ya ampun ampe segitunya ". Ucapnya Wulan yang kesal akan sikap laki-laki hanya mau enaknya saja .


" Bener tuh... kata nak Wulan , kalau jadi suami itu pengertian dikit kenapa ? jangan hanya mau enak saja , tanggung jawab juga dengan apa yang kalian lakukan ... kalian pikir jadi istri gampang apa ... bukannya seneng gitu , istrinya hamil heran ibu... La sama suamimu ini ". Timpalnya Isti sambil melihat kearah menantunya itu .


" Denger ...itu Al ". Sambungnya Mila pada cucunya itu .


" Iya...iya... aku ngerti ... ya elah gak usah juga kali kalian kaya gitu, ceritanya mau mojokin aku ya ". Ucapnya Aldi .


Laila hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah suaminya itu yang selalu menjawab saja kalau dinasehati bukannya mikir .


Aldi melihat kearah Ridho kakak iparnya itu yang tengah bermain-main dengan anaknya Zidan .


" Kamu juga kak , malah diem saja , bukannya belain aku, sebagai kaum laki-laki gitu ,ini malah diem aja... ck... penakut amat sama cewek ". Ucapnya Aldi cemberut .


" Eehhh... bener-bener ya lu, dinasehati malah gitu ya , jangan suka ngajak laki gua buat sesat kaya lu ya ... jangan didengar ya mas... kalau kamu gak mau asetmu hilang ". Wulan yang langsung menjewer telinga adik sepupunya itu sambil tersenyum menakutkan kearah suaminya dan Ridho yang melihatnya hanya tersenyum .


" Iya gak kok yang ... masih sayang sama aset berharga ku ". Timpalnya Ridho tersenyum .


Semua yang ada disana hanya tersenyum dan tertawa melihat tingkah lakunya Aldi yang seperti itu . Wulan langsung melepaskan jewerannya itu, Aldi langsung memegang kupingnya yang terasa sakit akibat di jewernya Wulan begitu keras .


" Dasar kakak...gak punya hati ". Celetuknya Aldi langsung membuat Wulan melotot kearah nya .


" Apa!!!... kamu bilang barusan ?". Tanya nya Wulan .


" Gak... yaelah ". Ucapnya Aldi langsung pergi dari sana untuk pergi kearah kamarnya .


Wulan hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah laku adiknya itu,


" Nak Wulan ? ibu boleh tanya sesuatu ". Ucapnya Isti tiba-tiba membuat semua mata melihat kearah nya termasuk Ridho yang tengah bermain-main dengan anaknya .


" Iya Bu ? tanya saja ". Balasnya Wulan .

__ADS_1


" Memangnya nanya apa ?". Sambungnya .


" Gak...gini , ibu hanya mau tanya ? apa kalian berdua emang selalu begitu ya kalau lagi berantem ". Ucapnya Isti tersenyum dan menahan tawa .


" Emang selalu begitu bu mereka berdua tuh kalau berantem , kaya anak kecil ... jangan heran ya bu kalau disaat pertemuan selalu saja ada pemandangan kaya tadi ...". Timpalnya Mila tersenyum .


" Hahaha... iya bu, saya sama Aldi emang selalu gitu ,kaya anak kecil ya berantemnya ... tapi saya begitu juga biar Aldi nya mikir bu, kalau gak digituin dia mah malah makin menjadi-jadi ... ya ibu jangan heran kalau setiap kali di nasehatin dia mah... selalu aja ngejawab , emang sudah tabiatnya kaya gitu dia mah ". jawabnya Wulan tersenyum dan tertawa juga .


" Iya ...gapapa kali Bu, justru saya lucu aja lihatnya kalau lihat mereka berantem tuh , persis kaya anak kecil ... jadi saya yang lihatnya saja senyum-senyum sendiri ... ". Balasnya Isti .


" Hahaha... iya Bu , maklumin saja ya , namanya juga dari kecil mereka berdua itu selalu sama-sama , apalagi Aldi dia tuh... ya apa-apa itu selalu sama saya dan ya mainnya sama ya kakaknya ya Wulan ini ". Ujarnya Mila .


" Iya Bu , saya maklum kok , malah seru kali bu lihatnya jadi gak sepi gitu ya seisi rumah kalau orang-orang nya rame gini ". Balasnya Isti .


" Iya Bu ". Ucapnya Mila .


Perbincangan mereka kini diakhir dengan masak-masak didapur bersama-sama , Sedangkan para laki-laki kini tengah asik nonton televisi diruang tamu ,


" Kak, lagi ngapain ?". Tanya Aldi pada Ridho yang terlihat asik dengan laptopnya itu .


" Ini Al , kakak lagi cari lowongan pekerjaan di internet siapa tahu ada kan , lagian kakak gak enak sama keluarga ini, kalau kelamaan nganggur apalagi Kakak punya tanggung jawab kasih makan ini itu sama anak istri , ditambah bentar lagikan Zidan usianya itu sudah pantas masuk pendidikan dini , ya sekolah taman kanak-kanak gitulah ". Ujarnya Ridho .


" Iya juga ya , aku juga sih pengennya gitu kak, aku juga pengen kerja lagi, aku gak mau ngegantungin usaha nenek apalagi Laila , aku gak mau jadi beban keluarga ini juga , tapi kerja apa dengan kondisi ku yang seperti sekarang ". Ucapnya Aldi berpikir .


" Kakak sih kerja apa saja dilakuin lah Al, yang penting dapat uang buat kasih nafkah kakak mu dan juga Zidan ". Timpalnya Ridho .


" Bener juga , apapun itu yang penting hasilin uang ". Ucapnya Aldi seketika teringat kembali dengan tawaran yang Anna tawarkan padanya saat pertemuan nya tadi pagi .


" Apa aku terima saja ya , tawarannya Anna itu ". Batinnya berpikir .


.


.


.


.

__ADS_1


Kira-kira apa ya ? yang ditawarkan oleh Anna , pekerjaan seperti apa ya yang Anna tawaran pada Aldi , dan akankah ? Aldi menerima tawarannya Anna , Penasaran ya ? makannya ikuti terus cerita author ini ya guys...😉


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗😚 .


__ADS_2