Dendam Cinta

Dendam Cinta
Sakit Rasanya Tidak Dikenali


__ADS_3

Aldi dibawa ke kantor polisi di kota A , dan disana dia diberi beberapa pertanyaan dan jawaban nya Aldi tetap sama kalau ia memang Aldi namun polisi gak percaya kalau gak ada bukti , polisi mengecek identitas milik Aldi yang baru .


" Itu nama saya yang baru karena disana saya gak punya identitas setelah keluar dari rumah sakit, saya buat identitas itu karena saya mau buat paspor untuk bisa kembali kesini pak, jadi mohon lepaskan saya ,ini hanya kesalah paham saja diantara saya dan keluarga saya pak ". Jelasnya Aldi .


" Tapi tetap saja , saudara Vian ini bersalah karena telah melakukan percobaan keributan dirumah tuan Aldi dan ibu Laila ". Ucapnya polisi itu yang bernama Hartono .


" Tapi saya Aldi ,saya yang paling berhak masuk kedalam rumah itu, karena saya pemilik sah rumah itu ,jadi salah saya dimana ". Kesalnya Aldi .


" Tapi saudara gak punya bukti ,yang membuktikan kalau anda ini Aldi, jelas-jelas anda bisa lihat sendiri kalau tuan Aldi ini yang ini bukan anda , bagaimana bisa kami percaya kalau wajah anda saja berbeda jauh sekali dengan Aldi , jadi saya terpaksa mempenjarakan anda dulu sebelum perkara ini kesal , anda bisa bebas kalau pihak penuntut cabut laporan serta atau ada penjamin ...yang ". Ucap sang polisi itu terhenti karena seseorang menghampiri mereka .


" Saya yang akan menjadi penjaminnya ". Ucap seseorang yang Aldi dengar itu suara perempuan ia pikir itu Laila namun nyatanya justru wanita yang tidak ingin sekali Aldi berurusan dengan nya .


Aldi berdiri dari duduknya saat itu juga setelah melihat kedatangan Salma atau yang kenal Aldi sekarang adalah Anna .


" Kamu ". Ucapnya Aldi .


" Iya ini aku ". Ucapnya Anna .


" Ngapain kamu disini ?". Tanyanya Aldi dengan raut wajah tak suka .


" Ya aku mau bebasin kamu lah, ngapain lagi ". Ucapnya Anna tersenyum .


" Gak usah , aku gak mau dibebasin sama orang yang bikin aku seperti ini ". Kesalnya Aldi menatap tajam kearah Anna .


" Kenapa ? apa yang aku perbuat sama kamu, lagian aku sudah baik mau bebasin kamu Al , seharusnya kamu bersyukur aku masih baik setelah beberapa kali kamu buat aku sakit hati ". Ucapnya Anna yang so sedih .


Aldi kini hanya bisa menahan amarahnya,


Anna tetap pada tekad nya ia akan bebaskan Aldi , setelah semua proses sudah selesai Aldi pergi begitu saja meninggalkan Anna yang masih didalam .


" Aldi... Aldi ...tunggu Aldi ". Teriaknya Anna mengikuti langkah kakinya Aldi yang keluar dari kantor polisi .


Aldi membalikan badannya menghadap Anna dengan tatapan wajah sinis nya .


" Akhirnya kamu berhenti juga, tunggu kamu mau kemana ?". Tanyanya Anna yang kini sudah benar-benar berada tepat dihadapannya Aldi .


" Bukan jadi urusan lo tahu gua mau kemana ". Ucapnya Aldi dengan nada dingin nya .


" Tentu saja urusan ku , aku harus tahu kemanapun kamu pergi karena aku mencintaimu ". Ucapnya Anna .


" Ck... cinta, lo bilang cinta sama gua , dimana ada orang yang cinta sama seseorang dengan teganya mengubah penampilan orang yang ia cintai ...hah ..!!! ". Bentaknya Aldi dengan emosi yang memuncak .


" Apa maksudmu ? mengubah penampilan apanya , apa yang aku rubah dari penampilan kamu ?". Ucapnya Anna yang belum juga sadar kalau Aldi dari tadi membahas dirinya yang sekarang sudah kembali dengan wajah yang berbeda .


" Pura-pura bego lagi, lo lihat ini , wajah gua...wajah gua ...!!! yang Lo lihat sekarang tidak sama seperti dulu lagi , lo lihat ". Bentaknya Aldi dengan wajah penuh kemarahan sambil mencengkram lengannya Anna membuat Anna kesakitan .


" Aw...sakit , lepasin ". Keluhnya Anna .


Anna kita tersadar dengan apa yang Aldi maksud dari tadi ,


" Jadi... kamu su ...". Ucapnya Anna gugup .

__ADS_1


" Ya , gua sudah tahu , gua tahu semuanya , gua tahu siapa lo, dan kenapa wajah gua berubah begini sekarang ". Ucapnya Aldi .


" Apa ...". Ucapnya Anna yang terkejut dengan apa yang Aldi ucapkan .


" Segitunya lo mau misahin gua dengan Laila , sampai-sampai lo tega merubah wajah gua agar Laila tidak mengenali gua gitu ...hah !!!... jujur saja cara lo yang begini bukan bikin gua suka dengan lo ,akan tetapi gua semakin berpikir lo itu gak layak untuk dicintai oleh siapapun ". Ucapnya Aldi membuat Anna langsung melihat kearah Aldi dengan wajah kesalnya .


" Jahat kamu ...". Ucapnya Anna sambil menatap sinis pada Aldi sambil berusaha melepaskan cengkraman tangannya Aldi yang kuat pada lengannya itu .


" Lo yang jahat ,lo ". Bentak serta teriakan dari Aldi membuat semua orang yang berada disekitar sana melihat kearah mereka .


" Lo yang jahat , bikin gua menderita seperti ini , lo benar-benar perempuan iblis Anna, dengan teganya lo rubah wajah gua kaya gini ,supaya istri gua gak kenalin gua , terlebih lagi sekarang ada orang lain yang hidup tinggal bersamanya dan orang itu mempunyai wajah yang sama yang gua miliki dulu ". Kesalnya Aldi melepaskan cengkeramannya itu .


" Lo jahat Anna ,jahat lo ". Ucapnya Aldi yang terlihat putus asa sambil memegangi kepalanya dengan kedua tangannya itu .


" Arghh...". Teriaknya Aldi .


Anna yang melihat Aldi yang seperti itu benar-benar merasa bersalah sekarang , apa yang dikatakan Aldi benar yang ia lakukan memang salah , tapi apa salah jika ia melakukan hal itu hanya cuma ingin bisa memiliki Aldi karena ia sangat-sangat mencintai Aldi .


Anna mencoba mendekati Aldi namun Aldi melarangnya ,


" Jangan dekati gua !!!". Bentaknya .


Namun Anna menghiraukan ucapannya Aldi ia tetap mendekati Aldi ,namun sekarang Aldi berjalan mundur menghindari Anna tanpa ia sadari ia kini berada di jalanan raya membuat semua orang panik yang melihatnya ada mobil yang melaju kencang kearahnya Aldi .


" Aldi awas ...". Teriaknya Anna .


Namun sayangnya mobil itu kini menabrak Aldi sehingga Aldi terguling-guling karena tubuhnya tertabrak .


Dengan cepat Anna menghampiri Aldi yang pingsan serta ada darah yang keluar dari kepalanya .


" Aldi... ya ampun Aldi ,tolong-tolong pak ...bawa dia ke mobil saya yang ada disana , biar saya yang bawa dia kesana ". Ucapnya Anna dengan paniknya .


" Iya-iya ayo mbak ...ayo bantu semuanya , kita bantu orang ini ". Ucap bapak-bapak yang ada disana .


" Iya-iya angkat dia cepat ". Timpal bapak-bapak yang lain ikut membantu membopong tubuh Aldi masuk kedalam mobil Anna .


Sedangkan ditempat lain Laila dan sekeluarga Aldi kini tengah membicarakan tentang kejadian yang baru saja menimpa mereka .


" Siapa dia Al ? kenapa dia berbicara seperti itu ? dan apa maksudnya itu ?". Ucapnya Mila bertubi-tubi pada Alvin yang masih mereka sangka itu Aldi yang asli karena wajahnya .


" Aku ...gak tahu nek ,kenapa orang tadi berbicara begitu, aku bahkan tidak mengenal nya ,dan kenapa ia berbicara seperti itu tadi ". Ucapnya Alvin yang sejujurnya juga masih bertanya-tanya apa iya ? orang itu Aldi yang asli yang selama ini ia cari .


" Tapi kenapa wajahnya berbeda ". Batinnya Aldi bertanya-tanya .


" Aneh... kenapa ya orang itu bilang gitu ". Timpalnya Wulan .


" Iya yang bikin aneh lagi , kenapa ia tahu betul soal keluarga kita ini , dia bisa tahu siapa nenek ? aku ? Wulan dan tante Mira bahkan ibu Isti ". Ucapnya Ridho .


" Iya ya kalau dipikir-pikir aneh juga , kok bisa tahu banget gitu soal keluarga kita ini ". Ucapnya Wulan .


" Ya jelas tahu lah mbak dulu kan keluarga Prastama terkenal banget dan siapa-siapa saja anggota keluarga nya , mungkin dia tahu dari internet atau berita apapun itu dari sosmed ". Ujarnya Laila .

__ADS_1


" Bisa jadi sih ". Balasnya Wulan .


Sedangkan Mira dari tadi hanya diam saja ,sambil memikirkan ucapan orang yang mengaku sebagai Aldi itu .


Jika ia mengingatkan kembali kejadian barusan , entah mengapa ada sedikit empati dari hatinya terhadap orang itu , bahkan orang itu sampai berlutut dihadapannya .


" Siapa kamu sebenernya nak ". Batinnya Mira yang gelisah memikirkan nasib orang itu .


Begitupun dengan Mila kalau dipikir-pikir lagi , orang yang mengaku sebagai Aldi itu benar-benar mempunyai mata yang mirip sekali dengan cucunya itu . Mila kini melihat kearah Alvin dan menatapnya .


Alvin yang yang sadar akan tatapan matanya Mila lebih memilih menghindari tatapan matanya Mila .


" Ay aku ke kamar dulu ya capek, badanku agak sakit ". Ucapnya pada Laila .


" Ah...iya mas , kamu istirahat ya , mau agak antar gak ?". Tanyanya Laila penuh perhatian .


" Gak usah , oh ya semuanya , aku ke kamar dulu ya mau Istirahat ". pamit nya ia pada semua yang ada disana .


" Ah... iya Al, istirahat saja ". Ucapnya Wulan yang mengerti kondisi adiknya itu .


" Aneh kenapa dia menghindari tatapan mataku , apa jangan-jangan ...". Batinnya Mila yang mulai curiga .


" Ah... semuanya saya pamit ya , lupa ada kerjaan , tadi sekertaris saya telepon ada urusan di perkebunan ". Ujarnya Mira .


" Loh... kok mendadak , bukannya mau menginap ". Ucapnya Isti .


" Iya nih tadinya gitu, tapi karena ada kerjaan gak jadi ,maaf ya semua ". Ucapnya Mira yang tidak enak hati pada mereka semua .


" Ya sudah hati-hati ya , jangan terlalu sibuk kerja , pikirkan kesehatan mu juga ". Ucapnya Mila .


" Iya bu ". Ucapnya Mira tersenyum .


Mira kini terlihat buru-buru saat tiba diluar rumahnya Aldi . ia masuk kedalam mobil lalu menjalankan mobilnya itu .


" Maafkan aku semuanya aku terpaksa berbohong pada kalian, sejujurnya ... aku pergi bukan karena ada pekerjaan hanya saja aku benar-benar mau memastikan bahwa pria yang saat tadi ada di hadapanku benar-benar anakku atau tidak , karena feeling aku sebagai seorang ibu mengatakan ada sesuatu pada pria itu ". Gumamnya Mira .


Mira melajukan mobilnya kearah kantor polisi dan ia harap ia belum terlambat untuk menanyakan sesuatu pada pria itu .


Kini terlihat, Aldi dibawa ke rumah sakit oleh Anna .


Anna berjalan mondar-mandir didepan pintu IGD rumah sakit .


.


.


.


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 👍😄😉

__ADS_1


__ADS_2