Dendam Cinta

Dendam Cinta
Kecemburuan Para Istri


__ADS_3

Laila masih saja merasa kesal kepada suaminya itu , bagaimana gak kesal bukannya Aldi itu minta maaf sama dia malah sekarang ia pergi begitu saja setelah mengantarkan Laila pulang ,


Aldi pergi untuk menemui teman-temannya siapa lagi kalau bukan, duo teman nakalnya .


" Wih... Bos besar nih datang ". Ucapnya Rian .


" Yoi ". Timpalnya Johan tersenyum sambil minum minuman keras yang ada ditangannya itu .


" Masih saja Lo minum gituan ". Ucapnya Aldi duduk disebelah Rian .


" Ya biasalah dia kan gitu ". Ucapnya Rian tersenyum .


Aldi melihat kearah Rian dengan heran sekali,


" Yan... Lo gak marah sama gua ?". Tanyanya Aldi .


" Marah kenapa sih Bro ?". Ucapnya Rian menengokankan kepalanya kearah Aldi yang duduk disebelahnya .


" Ya soal Salma , dia kan pernah menjadi pacar gua meski ya pacarannya pun karena terpaksa gua ". Ucapnya Aldi menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi .


" Gak .. ngapain gua marah, lagian ya Dhan asisten Lo sudah kasih tahu gua dan Johan , apa yang sebenarnya membuat Lo dan dia pacaran , ya meski awalnya gua kaget sih mendengar hal itu dari Salma tapi gua lebih percaya sama Lo , sahabat gua sendiri ". Ucapnya Rian .


" Thanks bro, sudah percaya sama gua ". Ucapnya Aldi menepuk bahunya Rian .


" Santai saja , oh ya tapi yang gua heran pas mendengar beri soal dia kecelakaan dan masih belum ditemukan mayatnya, dan terlebih lagi yang bikin gua heran kenapa dia bersama pria itu, bukannya sama Lo Al ". Ucapnya Rian .


" Dia kan partner nya Salma Yan ,Lo pasti tahu lah , lagian ya asal Lo tahu mereka sebenarnya saling bekerja sama untuk memisahkan gua sama Laila ". Ujarnya Aldi .


" Secara kan Lo semua tahu Firman itu mantan suaminya Laila sedangkan Salma itu orang yang dulu pernah gua suka namun gua ditolak mentah-mentah olehnya dulu, tapi setelah tahu gua begini keadaan nya ia bersikeras ingin mendapatkan gua yang jelas-jelas sudah punya bini ". Sambungnya Aldi .


" Emangnya ya ,cewek itu semua mata duitan , gak bisa lihat cowok tajir dikit ". Ucapnya Johan tersenyum .


" Iya makannya Yan, lupain dia lagian kan dia sudah mati ". Ucapnya Johan menepuk pundak nya Rian .


" Iya , tapi entah mengapa gua merasa dia itu masih belum meninggal gua ,belum percaya kalau ia mati begitu saja kalau gak ada bukti jasad dia ". Ucapnya Rian yang masih memikirkan soal kecelakaan menimpa Salma pujaan hatinya itu .


" Ya jelas mayatnya gak ada , karena mereka kini sudah menjadi abu ". Batinnya Aldi tersenyum licik .


Polisi sama sekali gak ada yang curiga dengan kejadian kebakaran dipabrik kosong milik nya Aldi itu, karena memang awal dasarnya Aldi sudah merencanakan semuanya , ia benar-benar menjadi manusia licik sekarang .


" Iya juga sih ,siapa tahu mereka itu masih hidup , biarkan polisi saja lah yang menangani semua ini Yan , lagian yah Salma juga sudah jahat sama Lo berulang kali Lo nyatain perasaan Lo ,dia gak pernah sama sekali menggubris nya ya kan, sudahlah Yan kaya gak ada cewek lain saja , tuh cewek dibelakang Lo banyak yang cantik-cantik ". Ucap Johan dan yang lainnya sambil melihat kebelakang meja yang terdapat wanita-wanita cantik yang jadi pengunjung Bar nya Johan tepatnya milik ayahnya .


para wanita yang dilihat oleh mereka bertiga hanya tersenyum-senyum sendiri karena mereka terpesona melihat para pria tampan apalagi yang bernama Aldi itu . Seketika Johan menghampiri para wanita itu sambil kenalan .


" Hai cantik, boleh kenalan ?". Tanyanya Johan tersenyum menggoda .


" Boleh ". Ucap para wanita itu dengan serempak nya .


" Johan, pemilik bar ini ". Ucapnya Johan yang terlihat sombong memperkenalkan dirinya dan juga usaha miliknya yang tepat nya milik keluarganya .

__ADS_1


" Sinta ". Ucapnya tersenyum memperkenalkan dirinya .


" Cantika ".


" Chintya ".


" Cantik-cantik ya namanya ". Ucapnya Johan sambil mencium satu-satu tangan milik para wanita itu saat perkenalan .


" Lihat tuh temen k*mpret lo ". Ucapnya Rian tersenyum .


" Ya temen Lo juga P*a ". balasnya Aldi tersenyum .


" Ah... mas nya bisa saja ". Ucapnya mereka serempak tanpa minta izin pada mereka Johan malah langsung duduk ditengah-tengah mereka bertiga .


" Hahaha... iya dong cantik ". Ucapnya Johan menyentuh dagu miliknya Sinta yang duduk disebelah kanannya .


" ihh... masnya genit deh ". Ucapnya Sinta senyum-senyum .


" Mas..". Ucapnya Cantika pada Johan .


" Ah... iya sayang , apa ?". Ucapnya Johan melihat kearah Cantikan yang berada di sebelah kanannya .


" Teman-temannya gak diajak mas ? pas Lo ini kita bertiga berpasangan ". Ucapnya Cantika tersenyum .


" Ah... iya juga ya , bentar ". Ucapnya Johan .


" Woi kalian berdua sini kenapa ? nih ada yang nanyain kalian ". Teriak Johan karena disitu lumayan berisik karena suara musik DJ juga .


Rian dan Aldi yang sedang minum minumannya pun langsung menghampiri Johan .


" Ada apa sih Han ". Tanyanya Rian .


" Sini duduk mas ganteng ". Ucapnya Cantika


menyuruh Rian duduk .


" Iya mas nya juga sini duduk sama Chyntia ". Ucapnya Chyntia tersenyum menggoda .


Dengan terpaksa Aldi duduk disebelah nya Chyntia .


" Minum mas ". Ucapnya Chyntia tersenyum menawarkan minuman nya pada Aldi .


" Ah... ya ". Ucapnya Aldi menerima minumannya itu .


Begitupun dengan Rian yang ditawari minuman oleh wanitanya yaitu Cantika .


" Boleh ". Ucapnya Rian tersenyum menerima minuman dari tangannya Cantika .


" Mas nya kaya gak asing ya ?". Ucapnya Chyntia melihat-lihat wajahnya Aldi .

__ADS_1


" Ya jelas lah gak asing dia mah , secara dia CEO dari perusahaan terbesar dikota A ini, kalian tahu perusahaan PT. Prastama Garment industries ". Ucapnya Johan melempar tebakan pada semua wanita-wanita yang ada disana .


" Ah... iya ,yang mengelola bisnis perusahaan industri kan, yang pabrik-pabriknya dimana-mana itu ". Ucapnya Cantika .


" Iya , dia adalah CEO nya , Aldi Prastama ". Ucapnya Rian kali ini .


" Iya saya Aldi Prastama ". Ucapnya Aldi tersenyum memperkenalkan diri .


" Ya ampun , gak nyangka ya kita-kita bisa kenal langsung sama orang-orang terkenal dikota ". Ucapnya Sinta .


" Ah... iya ". Ucapnya Aldi .


Sedangkan Laila dan Lili kini tengah ,asik mengobrol lewat Videocall .


" Eh... Li , laki Lo gak ada apa ? kok kayaknya Lo sendirian aja ". Tanyanya Laila .


" Iya nih, biasa lah laki gua katanya sih lagi bantu-bantu diperusahan milik ayahnya, ya apalagi kalau bukan di bar La ". Ucapnya Lili dengan wajahnya masamnya .


" Ya ampun , kasihan ". Ucapnya Laila tersenyum .


" Ya mau gimana lagi La , kerjaan dia kan cuma itu doang , gua sih kepinginnya dia tuh kerja kantoran saja gitu , ya setidaknya kan kalau dikantor di agak akan macem-macem gak kaya dibar , disana kan banyak banget cewek-cewek , Lo juga kan tahu laki gua itu matanya jelalatan , gak bisa diem kalau lihat cewek cantik dikit ". Ujarnya Lili dengan nada kesalnya .


" Ah... iya sih, ya meski begitu Li Lo harus bisa menang lah dari laki Lo , Lo jangan mau kalah dengan laki Lo itu, meski derajat kita itu hanya istri , ya yang menjadi suami juga gak bisa seenaknya dong berbuat begitu ". ucapnya Laila memberi semangat pada Lili untuk tidak menyerah dengan mengurus sifat jelek suaminya itu .


" Iya sih La , ah... kan Johan gini juga dulu karena laki Lo yang selalu ajak-ajak dia , main cewek ". Ucapnya Lili mempermasalahkan hal dimasalalu .


" Yeh... malah bawa-bawa masalalu Lo mah ". Ucapnya Laila .


Dengan seketika ,wajah Laila dan Lili berubah setelah ada yang mengirimi mereka berdua pesan kalau suami mereka itu tengah bermain wanita di bar milik suaminya Lili .


" Li... ". Ucapnya Laila menatap kearah Lili .


" La ...". Balasnya Lili dengan ekspresi wajah yang sama dengan Laila yaitu amarah yang dipendam .


" Siap-siap ". Ucapnya Laila .


" Iya ". Balasnya Lili dengan mengakhiri panggilan Videocall mereka berdua tadi .


" Mas... Aldi ". Ucapnya Laila menggertak kan giginya sangking kesalnya .


" Johan... ". Teriaknya Lili .


Untungnya kali ini Lili sudah pisah rumah dengan kedua orangtuanya maupun mertuanya itu, jadi ia bisa bebas teriak sesuka hati mereka .


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊


__ADS_2