
Aldi dan Laila kini terlihat tengah membersihkan rumah itu, dan ada beberapa hal yang harus diperbaiki .
Laila bagian membersihkan kamar dan ruang tengah sedangkan Aldi membersihkan dapur dan kamar mandi .
" Jadi tempat ini dulunya tempat dimana mas Aldi tinggal , kok aku jadi ingat ya dulu ia pernah cerita soal ia merantau ke kota untuk kuliah ". Batinnya Laila .
" Namun sayangnya setelah itu kami berpisah karena aku harus menikah dengan mas Firman, ku pikir setelah itu aku tidak akan bertemu dengannya lagi, namun takdir malah mempertemukan kami dengan cara yang gak diduga-duga , hmmm... sudah jalannya begitu kali ". Batinnya Laila .
Terlihat Aldi tengah berusaha memperbaiki keran yang bocor dikamar mandi , Laila menghampirinya .
" Mas... ". Panggilnya Laila .
" Iya , ada apa ?". Jawabnya Aldi .
" Kita makan dulu, kebetulan aku tadi pesen food , ini sudah siang loh mas kita makan dulu yuk ". Ajaknya Laila .
" Ah... iya-iya aku bersih-bersih dulu bentar ". Jawabnya Aldi .
" Ya sudah aku tunggu , diruang tamu ya ". Ujar nya Laila .
" Ya ". Balasnya Aldi yang kini membersihkan tangannya yang kotor karena telah memperbaiki keran bocor .
Aldi menghampiri Laila yang duduk disofa yang ada diruang tamu sana , kebetulan juga disana ada meja . Terlihat Laila membuka dua kotak nasi yang berisi ayam dan juga ikan tak lupa lalapan dan sambelnya .
" Kamu makan yang ayam , nih ". Ucapnya Laila menyerahkan kotak nasi itu pada suaminya .
" Kamu gak makan ayam sayang ?". Tanyanya Aldi .
" Enggak , aku lagi kepingin makan ikan ". Jawabnya .
" Oh ya sudah ". Balas Aldi yang langsung memakan makanannya .
Setelah selesai acara mereka kini , istirahat dulu sebelum melanjutkan pekerjaan mereka .
" Oh ya mas, kalau kita mau pindahan kesini kayanya kita butuh beberapa barang perabotan ". Ucapnya Laila .
" Kalau soal itu kamu tenang saja , aku sudah siapkan , cuma tinggal ditata saja , aku sudah beli beberapa barang perabotan ditoko nenek , dan soal kepindahan kita kesini juga aku sudah bilang sebelumnya pada beliau kalau aku mau pindah kesini ,dan dia setuju ". Jawabnya Aldi tersenyum pada istri nya itu .
" Oh ya , besok ada orang yang kesini buat cat ulang rumah ini, kira-kira menurut kamu cocokan warna apa rumah kita ini ?". Minta pendapatnya Laila .
" Hmm... aku sih ya mas , lebih suka warna yang gak terlalu cerah-cerah amat , yang penting terlihat elegan gitu ". Ujarnya Laila .
" Apa ?". Tanyanya Aldi .
" Nanti deh aku pikirkan , oh ya kamu kirimkan saja nomor tukang nya , nanti aku yang akan bilang sama mereka harus cat warna apa ". Ucapnya Laila .
" Iya baiklah, lagipula besok aku gak bisa kesini , aku kerja ". Balasnya Aldi .
" Iya mas, mas tenang saja serahkan soal rumah padaku , aku gini-gini juga pandai kali kalau soal urus-urus pindahan rumah ". Ujarnya tersenyum .
" Iya aku percayakan semuanya padamu ". Balasnya Aldi tersenyum .
Sedangkan kini terlihat Anna tengah kesal setelah mendengar berita kalau Aldi dan Laila masih dalam keadaan baik-baik saja , tidak seperti yang ia bayangkan kalau mereka akan berpisah setelah apa yang dilakukan Firman .
" Argh... semuanya gagal ". Teriaknya ia membanting semuanya alat-alat makeup dia yang berada dimeja riasnya . ia kini berada diapartemen nya .
Firman yang baru saja datang menghampirinya dengan keadaan terkejut melihat semua barang-barang dikamarnya Anna berantakan .
" Apa-apaan ini Ann , apa yang kamu lakukan hah... ?". Tanyanya Firman yang masih belum mengerti kenapa Anna sampai melakukan hal ini semua .
__ADS_1
" Seharusnya aku yang tanya begitu sama kamu Man, kenapa? kenapa , rencana mu itu gagal hah... ". Bentaknya Anna .
" Apa maksud mu, rencana ? rencana yang mana ?". Tanyanya yang masih kebingungan, ya karena memang Firman belum tahu soal berita terupdate nya kehidupan rumah tangganya Laila dan Aldi ,karena setelah melakukan hal itu Firman malah santai-santai belakang ini di club' dan bersenang-senang disana .
" Rencana kamu memisahkan antara Aldi dan juga Laila ". Ucapnya Anna dengan nada menekan .
" Oh soal itu, ya kan rencananya sudah beres dan sukses juga bukan , Aldi dan Laila berantem , Laila marah besar padanya jadi tenang saja bentar lagi juga mereka pisah ". Ucapnya Firman dengan nada sombong nya sambil tersenyum licik .
" Lihat itu ,lihat ". Bentaknya Anna melempar sebuah selembar foto yang berisi Aldi tengah mencium Laila dirumah yang begitu sederhana dan usang .
" Apa-apaan ini ,kenapa ini ?". Ucapnya mengerutkan keningnya karena keheranan melihat foto itu .
" Seharusnya aku yang bertanya seperti itu ? kenapa hal itu bisa terjadi, kenapa bisa-bisanya anak buah ku bisa mengambil foto mereka yang bermesraan seperti itu hah... sebenarnya kerjaanmu selama ini apa sih Man... dasar gak becus ". Ucapnya Anna yang marah pada Firman .
" Heh... jangan seenaknya kamu bilang seperti itu padaku, mungkin saja... ini paksaan , dan gak mungkin semudah itu Laila memaafkan dia , gak mungkin ". Ujarnya Firman .
" Gak mungkin gimana, jelas-jelas terbukti difoto itu mereka tengah bermesraan , ck... aku yang melihatnya saja muak ... ". Balasnya Anna dengan nada kesalnya .
" Oke...oke... aku akan mencari tahu soal ini, dan akan ku pastikan mereka akan berpisah selamanya , kamu tenang saja ... lagipula aku juga disini masih heran gitu gak mungkin semudah itu Laila memaafkan dia , jelas-jelas aku tahu betul Laila paling benci dibohongi apalagi dipermainkan soal pernikahan, bagi dia hal sakral itu suci , jadi gak mungkin ia memaafkan Aldi , pasti ada yang gak beres disini ". Ucapnya Firman berpikir .
" Ya terserah kamu mau melakukan apa , asal jangan membuatku ketahuan didepan Aldi , aku gak mau Aldi sampai tahu kalau aku sebenarnya adalah Salma , aku masih menginginkan dia , bagiku dia segala nya akan ku lakukan apapun demi mendapatkan dia ". Balasnya Anna .
" Iya...iya aku pergi dulu ". Pamitnya .
" Yah... ". Balasnya Anna .
" Ck.. dasar Bucin , apa bagusnya sih tuh si Aldi gantengan juga gua kemana-mana ". Batinnya menggerutu .
Malam hari mereka tengah diperjalanan pulang, namun Laila malah menghentikan laju mobil taksinya ,
" Loh kok, kamu berhentiin taksinya disini ?". Tanyanya Aldi kebingungan .
" Masih jauh sayang dari rumah ". Sambungnya .
Aldi yang melihatnya hanya tersenyum ,
" Ah.. iya sudah , kita turun , nih pak ongkosnya ". Ucapnya Aldi sambil memberikan uang kepada supir taksi .
" Makasih pak ". Balas supir taksi dengan ramahnya .
" Ya sama-sama pak ". Jawabnya Aldi .
Kini Laila turun duluan dari taksi lalu disusul oleh Aldi . Aldi dan Laila kini berdiri didepan pintu masuk pasar malam .
" Kayanya didalam seru ya mas , yuk aku mau lihat-lihat ". Ajaknya Laila sambil gandeng tangan suaminya .
Aldi hanya bisa menuruti kemanapun Laila membawa nya melangkah .
" Mas... aku mau itu ". Tunjuk nya pada pedagang harum manis .
" Oke , yuk kita beli ". Ucapnya Aldi tersenyum .
" Yuk ". Terlihat pancaran sinar kebahagiaan diwajah cantiknya Laila .
" Kamu mau yang mana ?". Tanyanya Aldi .
" Yang ini saja mas , lagian sama ajakan rasanya ". Ucapnya Laila mengambil 1 harum manis .
" Yakin hanya beli satu ?". Tanyanya Aldi .
__ADS_1
" Iya 1 aja cukup, buat bertiga ". Jawabnya Laila sambil tersenyum .
" Kok bertiga ?". Tanyanya Aldi yang belum peka akan yang dimaksud oleh istrinya itu .
" Ya bertiga lah, kan ada kamu aku dan anak kita mas , kamu gimana sih ". Cemberut nya Laila .
" Eh... iya ya , hahaha ... iya-iya maaf , lupa aku ". Ucapnya Aldi membalasnya dengan cengiran khasnya membuat Laila yang melihat nya jengkel .
".. Dasar ayah gak pekaan , kamu jangan sedih ya sayang ayahmu memang selalu begitu ". Ucapnya berbicara dengan anaknya didalam perut ,membuat Aldi meresponnya .
" Ah... iya maaf nak, maafkan ayah ,jangan marah ya sayang ". Ucapnya Aldi langsung mengelus perutnya Laila membuat Laila tersenyum seketika .
" Makannya kebiasaan gak peka nya kamu tuh ,toh dirubah mas...mas... dari dulu gak pernah berubah tuh sikap kurang pekaan nya kamu ". Ucapnya Laila .
" Ah.. iya maaf-maaf , ya sudah yuk mau kemana lagi nih ?". Tanyanya Aldi mengalihkan pembicaraan .
" Hmm.. aku mau makan ini, cari tempat duduk yuk yang enak ". Jawabnya.
" Di sana kayanya ada bangku kosong tuh, yuk duduk disana ". Ajaknya Aldi .
" Ya sudah ayo ". Balasnya .
Kini mereka duduk dibangku yang kosong , banyak juga para pasangan yang kesana , Aldi yang melihatnya hanya tersenyum .
Laila membuka harum manisnya dan memakannya , Aldi yang melihatnya hanya tersenyum sambil menatap istrinya .
Laila yang tersadar kalau dirinya tengah ditatap seperti itu oleh suaminya hanya tersenyum .
" Kenapa lihatin aku , kamu mau nih ?". Tanyanya Laila sambil menyodorkan harus manis itu kepada Aldi dan Aldi langsung melahap nya .
" Hmm... manis seperti yang kasih ". Ucapnya Aldi tersenyum .
" Hahaha... bisa aja kamu mas ". Balasnya Laila tersenyum tersipu malu .
" Kebencian yang dulu aku tunjukkan padamu ternyata terkalahkan oleh cintaku padamu La , jujur saat aku memperlakukan kamu dengan kasar ada rasa bersalah dihati, ternyata benci dan cinta memang beda tipis , maafkan aku ya kalau selama ini aku berperilaku kasar sama kamu ". Ujarnya Aldi yang kini merasa bersalah .
" Mas.. yang kamu lakukan padaku saat itu aku sudah melupakan nya , yang aku pikirkan sekarang hanyalah bagaimana kita hidup bersama membesarkan dia yang kini ada ditengah-tengah kehidupan kita , aku sudah gak mau lihat kebelakang , masalah dimasalalu biarlah berlalu , jangan lagi diungkit-ungkit ". Balasnya Laila .
" Iya , sayang ". Ucapnya Aldi yang menggenggam tangannya Laila dengan eratnya .
" Ya udah ah.. jangan sedih-sedih aku lagi mau senang-senang , suapi aku ". Ucapnya Laila tersenyum sambil memberikan harum manis itu ke tangan suaminya .
Aldi hanya tersenyum , dan lalu menuruti kemauan istrinya , sesekali Aldi menjahili istrinya .
" iih... mas tuh kan malah kena hidungku , lengket tau nantinya hidungku ". Gerutunya .
" Hahaha... sini-sini aku bersihkan ". Ucapnya Aldi mengambil sapu tangannya yang selalu ia bawa kemana-mana .
Aldi mengelap hidung mancung istrinya itu , Laila menatap wajah tampan suaminya dengan tatapan sayu .
" Ya Tuhan begitu tampannya suamiku ini, apa benar dia benar-benar suamiku ". Batinnya bertanya-tanya .
" Aku harap kami akan tetap seperti ini, saling menyayangi satu sama lain , jangan kau pisahkan kami lagi ya Tuhan aku mohon ". Mohon nya .
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗😚😚