Dendam Cinta

Dendam Cinta
Wajah itu


__ADS_3

Firman benar-benar kesal akan apa yang terjadi sekarang , jujur saja ia mulai merasa nyaman sekarang kalau dekat-dekat dengan Salma , namun Salma gak pernah sekali meliriknya sedikitpun .


" Sal sal... kenapa sih lo nangis hanya karena pecundang itu ". Batinnya Firman yang melihat kearah Salma yang duduk disampingnya .


Kini Firman dan Salma tengah berada didalam mobil,


" Kamu dimana ? sih Al... ya ampun ". Ucapnya Salma yang benar-benar terlihat putus asa mencari Aldi .


Aldi keluar dari kantor pelayanan kehilangan identitas .


" Dengan ini aku bisa kembali ke Indonesia, aku memang beruntung sekarang , untung saja apartemen yang di kota ini gak sempat di sita bank waktu itu , kalau enggak mungkin saja sekarang aku sudah jadi gembel di jalanan ". Gumamnya Aldi sambil memasukkan data pribadi nya ke dalam tas gendong nya .


Aldi berjalan kearah luar , dan ia berdiri didepan kantor itu , menunggu taksi . Aldi melihat ada taksi yang sepertinya kosong diseberang sana dan ia hendak berjalan kearah sana namun tiba-tiba ada mobil yang menabraknya begitu saja .


dan orang yang didalam sana keluar untuk melihat siapa y mereka tabrak ,


"Sorry-sorry ,are you okay ?". Tanya seorang wanita yang tak lain adalah Salma dengan perasaan bersalah .


Dan Firman hanya diam saja,


" Ah... it's okay , I was wrong too , I didn't look around when I was walking ". Ucapnya Aldi yang hendak bangun dibantu oleh Salma dan saat itu juga Aldi belum sadar kalau orang yang menabraknya itu Salma .


Saat Aldi melihat orang yang menabraknya itu ia benar-benar kaget ,


" You're really fine, if you're sick , let me take you to the hospital ". Ucapnya Salma hendak menawarkan membawa Aldi kalau ada yg sakit .


" Ah... gak usah okay, gua baik-baik saja ". Ucapnya Aldi yang hendak meninggalkan Salma dan juga Firman .


" Eh... orang Indonesia ya ". Ucapnya Salma yang baru sadar dengan apa yang diucapkan Aldi .


" Hei...hei...tunggu ". Ucapnya Salma hendak mengejar Aldi , namun dicegah oleh Firman tangannya itu .


" Sudahlah ayo, dia bilang juga gapapa kan, ngapain kita urusin orang itu ". Ucapnya Firman .


" Tapi man, aku benar-benar merasa bersalah loh udah nabrak dia tadi, lagian kamu juga kalau nyetir hati-hati dong ". Ucapnya Salma yang sedikit kesal pada Firman .


" Gua sudah hati-hati orang itu saja tiba-tiba nyebrang gitu saja ,dahlah sal ...gua gak mau debat sekarang ayo pergi ". Ucapnya Firman yang melepaskan pegangan tangannya pada Salma dan masuk kedalam mobil .


Namun Salma melihat kearah Aldi yang belum tahu jika itu Aldi , Aldi setelah sampai diseberang sana langsung masuk kedalam mobil itu dan mobil itu melaju begitu saja meninggalkan nya .


Klakson mobil nya Firman membuat Salma kaget ,


" Sal ayo masuk ". Ucapnya Firman yang tidak sabaran sambil membuka kaca mobilnya .


" Iya-iya berisik ah , sabar kek ". Kesalnya Salma masuk kedalam mobil .


Aldi yang didalam mobilnya hanya bisa menggerutu ,


" Ck... bisa-bisa nya gua ketemu mereka lagi ". Kesalnya Aldi .


Mobil taksi itu membawa Aldi ke apartemennya itu, Aldi turun dari mobil taksi namun setelah itu ia kembali keluar apartemen dengan membawa barang-barang yang ia perlukan untuk kembali ke Indonesia .

__ADS_1


Aldi berbicara pada supir taksi itu, untuk mengantarkan nya ke bandara ,


" Aku harus pulang malam ini juga ". Ucapnya Aldi dalam hati .


Tak lama kemudian ,Aldi keluar dari taksi itu sambil membawa koper miliknya , dan tak lupa memberikan uang ongkos mobil .


Aldi segera memesan tiket pulang ke Indonesia setelah sampai didepan bagian pembelian tiket , namun alangkah terkejutnya ia melihat Salma dan juga Firman ada disana juga dan seperti yang Aldi lihat sekarang sepertinya mereka juga akan kembali ke Indonesia .


" Jujur saja gua penasaran dengan kedekatan mereka berdua, benar-benar curiga gua , sama mereka berdua ". Batinnya Aldi .


Aldi mengeluarkan ponsel baru yang ia beli sebelum ke bandara internasional kota Chicago ,Amerika .


" Mungkin setelah aku kembali ke Indonesia keadaannya akan berbeda, karena wajah ini , aku hanya takut keluarga ku dan Laila tidak mengenali aku ". Gumamnya Aldi .


Setelah duduk di kursi penumpang pesawat yang dekat jendela kaca pesawat .


" Namun aku pasti bisa meyakinkan mereka kalau aku ini Aldi ". Batinnya Aldi tersenyum .


Salma dan Firman terlihat baru datang dan melihat-lihat sekeliling pesawat dimana mereka akan duduk , dan tidak disangka-sangka . Justru Salma duduk disebelah Aldi dan Firman duduk diseberang nya .


" Astaga , kenapa dia duduk sebelah gua sih ". Batinnya Aldi yang merasa risih .


Salma duduk begitu saja, disebelah Aldi tanpa ia ketahui Aldi duduk disebelahnya dan orang yang ia tabrak hari ini .


Aldi sekarang memakai Hodie serta masker .


" Ck... wanita iblis , rasanya gua ingin bunuh lo saat ini juga , gua benar-benar gak habis pikir kenapa lo setega ini sama gua , gua pikir lo wanita baik-baik Anna ternyata lu sama busuknya kaya Salma ...". Ucapnya Aldi begitu saja tanpa ia duga kenapa ia mengucapkan nama wanita yang telah ia bunuh .


" Aldi ". Gumamnya Anna yang melihat selembar Poto Aldi yang terlihat rupawan .


Dan Aldi melihat itu ,


" Astaga dia kenapa bisa punya poto gua anjir ,jijik rasanya nama gua disebut-sebut olehnya ". Batinnya Aldi menggerutu .


" Kemana sih kamu Al, kenapa juga harus kabur-kaburan gini sih ". Gumamnya lagi .


" Ck.. ya jelas gua kabur, gak mungkin gua diam saja saat lu berdua ingin berbuat sesuatu pada gua ". Batin nya Aldi kesal .


" Terlebih sekarang wajah gua berubah dan itu semua karena kalian ,ck ... brengsek emang ". Kesalnya Aldi menggerutu dalam hati .


Kini pesawat lepas landas terbang menuju Indonesia ,


Sedangkan kini di Indonesia keadaannya Laila dan Alvin semakin dekat saja ,


" Oh ya mas, tolong maaf dong ambilin popoknya Ayla di lemarinya sekalian minyak telon nya juga ". Ucapnya Laila yang kini meletakkan Ayla di kasur lantai yang ada di ruang tamu ,karena Ayla habis pup .


" Iya bentar ". Ucapnya Alvin mengambil apa saja yang Laila katakan .


Alvin menghampiri mereka berdua,


" Nih ". Ucapnya Alvin menyodorkan semuanya pada Laila dan Laila dengan senang hati menerima semuanya .

__ADS_1


" Pakai popok dulu ya sayangnya mama ". Ucapnya nya Laila tersenyum sambil menciumi anaknya itu .


Alvin yang emang dasarnya senang anak kecil merasa begitu gemas melihat sifat Laila yang keibuan banget .


" Aldi benar-benar beruntung ya memiliki istri seperti Laila ini, sudah cantik ,pinter masak, urus rumah dan terlebih lagi pinter urus suami dan anak , ah...andai saja kalau Laila ini beneran istriku pasti aku akan sangat-sangat senang sekali rasanya ". Ucapnya Alvin melamun sambil melihat kearah Laila .


Laila yang melihat suaminya melamun sambil melihat kearahnya dengan ekspresi wajah senyum-senyum gitu jadi tersipu .


" Jangan natap aku gitu mas ah, inget loh ...aku ini belum pulih pasca melahirkan ". Ucapnya Laila yang membuat Alvin tersadar .


" Hah .. apanya ?". Ucapnya Alvin yang sadar akan lamunannya itu .


" Gak usah natap nakal gitu sama aku, inget mas aku masih belum pulih total untuk melakukan hal itu ". Ujarnya Laila tersenyum malu-malu .


" Hah... melakukan apa ?". Tanyanya Alvin yang benar-benar belum mengerti akan arah pembicaraannya Laila ini .


" Halah... pura-pura gak tahu lagi ". Ucapnya Laila tersenyum simpul .


" Apa sih ". Ucapnya Alvin kebingungan .


" Sudahlah lupakan, dasar ". Ucapnya Laila yang masih tersenyum-senyum sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah suaminya yang terlihat pura-pura polos .


Sedangkan Alvin memang belum ngerti apa yang Laila maksud .


Laila sudah selesai mengganti popoknya Ayla ,


" Kamu jaga Ayla dulu ya , ini kan hari libur kamu jangan kemana-mana ya jagain anak sekali-kali gitu, aku mau nyuci baju dulu yang belum beres ". Ucapnya Laila tersenyum .


" Iya deh, ya sudah kamu selesaikan dulu gih kerjaan mu itu, biar Ayla aku yang jaga ". Balasnya Alvin yang kini tengah menggendong Ayla .


" Ya sudah makasih ya mas, kalau ada apa-apa panggil aku gapapa ". Ucapnya Laila .


" Iya tenang aja Ayla aman sama papa ya nak ". Ucapnya Alvin yang menciumi anaknya bayi itu .


" Hmm... ya sudah ". Laila kini berjalan kearah dapur .


Alvin kini bermain-main dengan Ayla , ia benar-benar gemas sekali dengan anak bayi itu .


" Andai saja kamu beneran anak papa nak ,mungkin papa akan bener-bener senang sekali rasanya memiliki putri secantik kamu ini ". Gumamnya Alvin tersenyum-senyum .


" Tapi papa gak tahu sampai kapan papa akan bohongi mama mu Ayla, maafin papa ya ,maafin papa ". Alvin yang sedikit takut kalau ia akan berpisah dengan Ayla yang sudah ia anggap anak sendiri .


.


.


.


.


Jangan lupa Like,Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 👍😉😀

__ADS_1


__ADS_2