Dendam Cinta

Dendam Cinta
Gimana kondisinya ?


__ADS_3

Laila berjalan tergesa-gesa setelah ia sampai dirumah sakit itu, ia baru sampai jam 3 pagi disana dan berpas-pasan sekali dengan neneknya yaitu Mila selaku neneknya Aldi dan juga kakak iparnya yaitu Wulan .


" Laila ". Ucapnya Wulan .


" Eh... mbak , nenek , kalian baru sampai juga ?". Ucapnya Laila yang baru saja sampai dikoridor rumah sakit .


" Iya nih , kami buru-buru kesini ? oh ya kamu tahu dimana Aldi sekarang ?". Tanyanya Mila dengan cemasnya .


" Kata Dhan , dia sudah dipindahkan keruangan inap nek, ayo kita kesana saja ". Ajaknya Laila .


" Ah... iya ayo ". Ucapnya Mila berjalan tergesa-gesa mengikuti Laila begitupun dengan Wulan yang tengah menggendong Zidan .


Zidan yang juga masih belum tidur ia masih bertanya-tanya ada dimana pada ibunya itu ,namun Wulan hanya bilang mau ketemu om nya Zidan yaitu Aldi .


Laila sekeluarga sudah berada didepan pintu kamar rawat inap suaminya berada , ruangan itu cukup luas ,karena Dhan memesankan ruangan VIP khusus kalangan orang kaya biasanya untuk Aldi biar Aldi merasa nyaman .


Laila membuka pintu ruang rawat itu, ia disambut oleh Dhan yang tengah berjaga menjaga Aldi yang masih belum sadarkan diri , banyak alat yang terpasang ditubuhnya Aldi .


Laila yang pertama kali melihat benar-benar merasa hancur sedih , melihat orang yang paling ia sayang terbaring lemah sekarang .


" Ya tuhan... mas ". Ucapnya Laila menghampiri suaminya dengan raut wajah sudah meneteskan air matanya .


Begitupun dengan Mila ,ia begitu amat-amat terkejut melihat kondisi cucunya itu ,yang biasanya selalu terlihat kokoh, kuat kini lemah terbaring tidak berdaya diranjang rumah sakit dengan selang yang melekat ditubuhnya .


" Ya ampun Al , apa yang sebenarnya terjadi pada kamu sih ". Ucapnya Wulan seketika .


" Mas... bangun , ini aku Laila , sudah datang mas , bangun yuk mas ". Ucapnya Laila memegang tangannya Aldi sambil menitikkan air matanya .


Mila dan Wulan hanya bisa diam dan sedih melihat kondisi Aldi sekarang .


" Apa kata dokter ? gimana keadaannya sekarang ? kenapa dia belum sadar ?". Tanyanya pada Dhan yang berdiri di sampingnya Aldi .


" Kata dokter tuan Aldi, masih dalam keadaan kritis , tadi sempat terjadi konflikasi saat dia butuh banyak darah karena ia banyak kehilangan darah ,namun untungnya masih bisa tertolong karena ada pendonor darah yang baik hati , yang mau mendonorkan darahnya untuk tuan Aldi ". Ujarnya Dhan menjelaskan .


" Oh ya siapa orang itu, baik sekali rupanya mau menolong cucuku ? ". Tanyanya Mila .


" Dia masih disini nek , dia lagi ketoilet , bentar lagi juga kesini ". Ucapnya Dhan .


Dan beberapa detik orang itu datang dengan senyuman manis melekat di wajah ayu nya itu .


" Permisi ". Ucap orang itu .


Laila yang mendengar suara orang datang ke kamar itu langsung menoleh kearah orang yang membuka pintu itu begitupun dengan yang lainnya .


Mata Laila langsung membulat saat melihat orang yang baru saja datang ke kamar inap suaminya itu .


" Iya , maaf siapa ya kamu ?". Tanyanya Wulan .


" Saya Anna ". Ucapnya dan Dhan langsung menghampiri Anna dan memperkenalkan Anna pada keluarga Aldi .


" Dia Anna nek , Anna ini orang yang telah menolong tuan Aldi , dia lah orang yang mendonorkan darahnya untuk tuan Aldi ". Ucapnya Dhan menjelaskan .


Mata Mila dan Wulan langsung merasa senang melihat siapa yang datang itu , namun berbeda dengan Laila , ia begitu terkejut mendengar kenyataan bahwa wanita yang bernama Anna itu yang telah menolong suaminya , bagaimana bisa orang yang tempo hari bersama suaminya itu bisa ada disini dan lebih-lebih ia telah mendonorkan darahnya untuk Aldi .


Ya Anna ini adalah orang yang tempo hari Laila lihat ditaman sekitar apartemennya , dan Laila yang melihat kejadian tempo hari antara wanita itu dengan suaminya menjadi merasa tidak nyaman .


" Salam kenal semua ". Ucapnya Anna memberi salam kepada keluarga nya Aldi .


" Iya nak , salam kenal juga , kenalin saya neneknya Aldi dan ini ". Ucapnya Mila menghampiri Laila dan merangkul pundaknya .


" Ini cucu menantuku istri nya Aldi ". Sambungnya memperkenalkan siapa Laila .


" Dan yang ini , cucu Perempuanku namanya Wulan sekaligus kakaknya Aldi ". Ujarnya Mila .


" Ah...iya salam kenal ". Balasnya sambil tersenyum .


Laila dan Wulan hanya membalasnya dengan senyuman .

__ADS_1


" Iya ". Ucapnya Wulan .


" Kami sangat-sangat berterimakasih banyak sama nak Anna ini ,sudah berkenan membantu cucuku ini, mungkin kalau tidak ada nak Anna cucuku ini sudah... ". Ucapnya Mila terpotong oleh Anna .


" Ibu eh ... apa nenek ya manggil nya , saya ini benar-benar ikhlas menolong Aldi ,lagipula saya kebetulan juga sudah mengenalnya , saya sudah menganggap nya sebagai teman saya , dan saya amat senang menolongnya ". Ucapnya Anna sambil tersenyum .


Mila yang mendengar ucapan nya Anna hanya tersenyum begitupun Wulan , namun benar-benar berbeda dengan Laila entah mengapa setelah melihat Anna itu perasaan nya menjadi benar-benar tidak nyaman .


" Makasih ya nak , nenek benar-benar hutang Budi padamu , telah menyelamatkan Aldi sekali lagi nenek berterima kasih banyak padamu ". Ujarnya Mila yang tak henti-hentinya berterima kasih pada Anna .


" Iya nek sama-sama ,saya pun senang kok sudah membantunya, semoga cepat sembuh ya ". Balasnya Anna .


" Iya aminn... ". Ucapnya Mila .


" Aminn...". Ucapnya Wulan .


" Amin ...". Ucapnya Laila .


Laila masih berdiri disampingnya Aldi , sambil sesekali melihat kearah suaminya yang belum sadarkan diri juga .


" Kalau begitu saya permisi , ya pamit pulang, titip salam saja nanti buat pak Aldi nya kalau sudah sadar ". Ujarnya Anna yang hendak pamit pulang .


" Oh iya pasti, makasih ya sekali lagi ". Ucapnya Mila tersenyum .


" Ya sudah kalau gitu saya permisi ". Ucapnya .


" Biar saya antar ". Tawarnya Dhan .


" Ah... iya makasih Dhan ". Ucapnya Anna .


" Sama-sama mari ". Balasnya Dhan .


" Saya permisi dulu mengantarkan nya pulang ,nek ". Ucapnya Dhan .


" Iya Dhan , hati-hati ya bawa mobilnya ". Balasnya Mila .


Laila masih saja berdiri melihat wajah suaminya yang seperti tertidur lelap .


Namun seketika perutnya merasa bergejolak mual ,


Laila menahannya dengan tangannya , dan ia pun langsung pergi ke kamar mandi yang ada dikamar itu . Mila dan Wulan yang melihatnya menjadi khawatir dan kebingungan .


" Loh ... Laila kenapa ?". Ucapnya Wulan sambil menidurkan Zidan disofa .


" Iya ya , coba nenek periksa dulu , kamu jagain adek kamu ya ". Ujarnya Mila .


" Iya nek ". Jawabnya Wulan .


Mila masuk kedalam kamar mandi itu, ia melihat Laila tengah muntah-muntah gitu di wastafel yang ada di dalam kamar mandi itu .


" Sayang , kamu kenapa ? ". Ucapnya Mila menghampiri Laila yang membersihkan mulutnya yang habis muntah itu .


" Ah... ya gapapa kok, sudah terbiasa kok Laila begini ". Balasnya Laila menengok kearah Mila yang berada disampingnya .


" Biasa ?". Ucapnya Mila .


" Iya nek , sebenarnya ...Laila kini tengah berbadan dua nek ". Ucapnya Laila tersenyum sambil wajahnya berseri-seri .


Mila langsung membulatkan matanya saking kagetnya mendengar apa yang diucapkan cucu menantunya ini .


" Apa !!!... ja...ja...jadi , di perutmu ini ada ". Ucapnya Mila terbata-bata sambil memegang perutnya Laila .


" Iya nek, ini anaknya mas Aldi ". Ucapnya Laila tersenyum .


" Ya tuhan makasih ya tuhan , akhirnya kau mengabulkan doa-doa ku selama ini, akhirnya anak nakal itu, punya anak juga ". Ucapan nya Mila membuat Laila terkekeh geli .


" Ya ampun nek, masa mas Aldi dikatain anak nakal ". Ucapnya Laila sambil senyum-senyum .

__ADS_1


" Yah... memang bagi nenek dia itu tetaplah anak nakal, semoga saja dengan adanya kehadiran anaknya ini sifat keras kepalanya itu akan meleleh juga ". Ucapnya Mila .


" Aminn... nek ". Timpalnya Laila .


" Ya ampun kukira lama-lama didalam kamar mandi kalian lagi ngapain ,ternyata ada kabar gembira rupanya , ya ampun bentar lagi aku jadi tante anaknya si kunyuk dong ". Ucapnya Wulan yang ada dibalik pintu kamar mandi .


" Hahaha... iya kak ". Jawabnya Laila tertawa .


" Aduh... selamat ya La , aku senang mendengar nya ". Ucapnya Wulan langsung memeluk Laila .


" Iya kak makasih ". Laila yang membalas pelukannya Wulan .


Wulan melepaskan pelukannya itu, dan langsung bertanya pada Laila .


" Oh ya La , Aldi sendiri sudah tahu belum soal kabar ini, kalau kamu hamil anaknya ". Tanyanya Wulan .


" Belum, pas aku mau kasih tahu juga panggilan telepon nya malah ia matiin , ya jadinya ya gitu deh ". Balasnya Laila .


" Ya ampun , anak itu ya bener-bener ". Ucapnya Wulan menepuk jidatnya .


" Ya nanti juga ia bakal tahu kalau dia sudah sadar ". Timpalnya Mila .


" Tahu apa ?". Ucapnya Mira yang baru saja datang kedalam kamarnya inapnya Aldi .


Mereka bertiga langsung melihat kearah sumber suara itu .


" Mama...". Ucapnya Laila .


Mereka bertiga langsung keluar dari kamar mandinya itu dan langsung menghampiri Mira .


" Iya maaf ya aku ,telat datang nya , habisnya dijalan tadi macet parah ". Ucapnya Mira .


" Iya gapapa Ra pasti kamu capek perjalanan kesini , mari duduk dulu ". ajaknya Mila pada mantan menantu nya itu .


Laila dan Wulan pun kini duduk disofa yang cukup panjang dimana Zidan ditidurkan oleh Wulan sedangkan Mila dan Mira duduk disofa satunya .


Mira langsung menghampiri Aldi .


" Ya ampun nak, sebenarnya apa yang terjadi sama kamu , sampai-sampai kamu seperti ini sekarang ". Ucapnya Mira meneteskan air matanya ia benar-benar gak kuat melihat putra satu-satunya terbaring lemah begini .


" Kata Dhan , Aldi tertabrak mobil dan mobil yang menabraknya kini masih jadi pencarian polisi , karena orang yang menabrak Aldi lepas tanggung jawab begitu saja , kami pihak keluarga pun ingin segera orang itu bisa tertangkap segera ". Ujarnya Mila .


" Tega sekali orang itu, bukannya bertanggung jawab pada anakku tapi ia malah kabur begitu saja ". Ucapnya Mira .


" Kalian tenang saja aku, sebagai sahabat dan asisten pribadinya , gak akan menyerah menangkap siapa pelaku penabrakan Aldi ". Timpalnya Dhan yang tersulut emosi juga saat melihat Aldi ditabrak begitu saja .


Dhan yakin itu adalah penabrakan yang disengaja , kalau bukan disengaja orang itu pasti mau menolong Aldi tapi ini enggak lagian yang menabrak Aldi itu bukan mobil murah tapi mobil keluaran terbaru , dan Dhan semakin curiga saja saat melihat mobil yang menabrak Aldi .


" Makasih Dhan, kamu sudah mau menangani kasus ini ". Ucapnya Mila .


" Sama-sama nek ". jawabnya Dhan .


Mereka semua kini benar-benar lelah , karena semalaman berjaga , terlihat Laila tertidur duduk disampingnya Aldi , sedangkan yang lainnya ada yang tidur disofa dan dilantai diatas karpet .


Laila sudah memberi tahu kabar kehamilan nya itu pada semuanya yang berada disana tak lupa pada ibunya itu , ia amat benar-benar merasa senang mendengar kabar anaknya itu tengah mengandung begitupun orang-orang yang berada disana .


Mira yang mendengarnya menjadi antusias benar-benar merasa tidak sabar ingin cepat-cepat menggendong cucunya .


Ternyata dibalik kesedihan ada kebahagiaan juga didalamnya .


.


.


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊😊🤗

__ADS_1


__ADS_2