DI BALIK HIJAB ITU

DI BALIK HIJAB ITU
CINTA PERTAMA


__ADS_3

"kau mau kemana? " Ujar dini sambil melihat pria itu berpakaian


"Aku harus pulang, pekerjaan ku telah selesai". Dini membungkus tubuhnya dengan selimut dan mendekati pria itu kemudian dini mencium pria itu, ciuman yang begitu panas.


"Apa aku masih bisa bertemu dengan mu". Dini menatap nya


Pria itu menuliskan no telepon nya di sebuah kertas dan memberikan nya pada dini. "Datanglah ketempatku jika kau sangat membutuhkan dan menginginkan ku, aku akan memberikan tubuhku gratis padamu". Pria itu berjalan mendekati pintu dan memutar knop pintu itu


"Reza.. apa suamiku membayarnya" dini menatap punggung Reza. Pria itu bernama Reza.


"Ya, tapi seperti yang tadi ku katakan padamu, setelah ini kau akan mendapatkan pelayanan ku secara gratis ". Reza membuka pintu lalu menghilang . Dini tenang, ia hanya tau bahwa suaminya telah mengumpankan dirinya pada pria lain. Dan tanpa di ketahui bahwa sejak awal adengab ranjang nya dengan Reza sudah di rekan oleh Joyo.


Dini terseyum mengingat Reza. Pria tampan itu adik kelasnya dulu. Dini sangat menyukai pria itu dulu , dari sekian banyak pria hanya Reza lah yang mampu meluluh kan hati dini. Saat itu mereka sudah resmi berpacaran . Bahkan Reza adalah pria yang telah mengambil ciuman dan juga keperawanan nya dulu.


Saat itu sekolah melakuka study tour , dan mereka menginap di villa besar di salah satu kota yang memiliki gedung sate tersebut. Tengah malam ketika yang lain sedang tertidur di kamar masing-masing, Reza dan dini malah memacu adrenalin mereka di atas kasur di kamar dini.


"Ini yang pertama untukku" dini berujar sambil memeluk tubuh Reza


"Ini juga yang pertama untuk ku". Reza membalas pelukan dini.


"Aku mencintaimu.." dini memejamkan matanya ketika Reza terus menghentak kan dirinya ke dalam tubuh dini.


"Aku juga mencintaimu".


Namun Reza menyerah ketika sang ayah, agung memergoki mereka yang hampir mengulang hal indah ketika di villa. Dini sudah tak berpakaian ketika agung memasuki kamar kost Reza.


"Jauhi putriku, atau ku buat duniamu seperti di neraka.". Agung nelemparkan baju ke arah dini


Sejak saat itu Reza menghilang, mereka lost contacts. Dan kini mereka kembali bertemu, dini terseyum. Namun senyumnya memudar ketika ia melihat Joyo berjalan memasuki kamar itu.


"Apa kau menikmatinya?" Joyo menyeringai menatap istrinya yang belum berpakaian. Kissmarks bertebaran di dada dini hingga ke leher.


"Ya, aku sangat menikmatinya ". Dini berdiri, ia sudah sangat muak. ia berani melawan Joyo kini


"Benarkah". Joyo tertawa.

__ADS_1


"Ya". Joyo berjalan ke berapa sudut di kamar itu kemudian mengeluarkan 3 kamera dari sana. Dini tertegun ia bingung .


Joyo terbahak melihat video itu, dini terlihat sangat haus dan ia terlihat begitu agresif.


"Apa itu, apa yang kau lakukan?" Dini merasa ia tak kan baik-baik saja.


"Video yang sempurns". Joyo menyeringai sangat menyeramkan


"Kau merekam nya "dini kalut


"Ya kau benar, agar kau selalu memenuhi keingina ku". Kemudian Joyo melapaskan gespernya dan mendorong dini hingga ia tertelungkup di sisi ranjang , dengan sangat sadar mencambuk punggung mulus dini. Dini berteriak.


Joyo menarik selimut itu, sambil terus mencambuk tubuh dini.


"Beraninya kau bercinta deng pria lain ". Joyo tertawa sangat puas hingga jeritan sakit dini tak terdengar .


Kemudian ia melepaskan celananya dan menghujam dini dari belakang.


"Lepaskan aku". Dini terisak.


Kehidupan dini yang penuh dengan siksaan akan segera di mulai. Setelah puas ,joyo membiarkan tubuh dini merosot hingga terjatuh ke lantai . Darah segal menetes dari punggung nya.


Dia mengangkat wajahnya, ia menatap Joyo. Pria itu tak bisa di sebut suami, ia lebih pantas di sebut iblis, dini mulai tertawa, ia menertawakan dirinya sendiri.


"Apa ada yang lucu". Joyo terusik suara tawa dini, lalu Setelah berpakaian pria itu mendatangi dini dan menarik rambutnya. Hingga tubuh dini ikut terangkat.


"Tolong jangan lakukan itu". Dini memohon pada suaminya. Punggung nya sekarang penuh dengan luka. Ia tak sanggup lagi berdiri.


"Kau, sangat seksi semalam, kenapa kau tak pernah seperti itu ketika bersama ku?". Joyo memandang dini, kemudian ia terseyum mengejek.


"Kau memasuk kan obat ke dalam minuman ku". Dini berusaha melindungi dirinya.


"Owh, ok.. tapi bagaimana dengan yang ini, bukan kah kau sudah sadar, ". Rekaman itu adalah kejadian di pagi hari nya. Dini merutuki kebodohan nya.


"Sebenarnya apa maumu?". Dini merangkak, mencoba mendekati kaki Joyo.

__ADS_1


"Video ini akan menjadi alat agar kau melakukan semua keinginan ku, jika kau melanggarnya, maka bersiaplah .. seluruh negeri ini akan tau tentang betapa hinanya kau". Joyo tertawa , kemudian berdiri. Dan meninggalkan dini di kamar itu


"Jangan tinggalkan aku". Dini berteriak. Tubuhnya sakit semua. Ia terisak , ia tak bisa bergerak. Namun hal yang tak terduga terjadi. Reza masuk ke kamar itu kemudian mengangkat tubuh dini. Ia menolesakn salep luka ke punggung mulus dini, dini menangis


"Tahan lagi, ini akan terasa sakit". Dengan lembut dan sangat berhati-hati Reza memakaikan dini pakaian .


"Kenapa kau kembali?". Ujar dini


"Aku khawatir padamu". Reza menatap cinta pertamanya.


"Kau bisa pergi ". Dini mengusir Reza dari sana.


"Aku tidak mau". Reza bersikeras tetap tinggal.


"Apa kau termasuk dalam rencana suamiku". Ujar dini sambil menatap Reza.


"Tentu tidak, aku bahkan tak tau jika wanita yang di maksud pria itu adalah dirimu , aku baru tau jika itu kau ketika aku melihat mu di atas ranjang ". Reza berusaha meyakin kan dini.


"Apa kau tau, ia merekam aktifitas kita". Dini menoleh ke atah cermin.


"Aku tak tau, ia hanya bilang tugasku hanyalah memuaskan mu, dan kami telah sepakat untuk hal itu". Ujar Reza.


"Kau, gigolo?". Dini menebak dengan begitu cepat.


"Ya, itu perkejaan ku". Dini langsung mengalihkan pandangan nya ke arah Reza


"Yang benar saja". Dini tertawa


"Apa kau kecewa?". Reza meraih jemari dini.


"Untuk apa aku kecewa, itu hak mu, sekarang yang sedang aku fikirkan adalah bagaimana cara agar aku bisa merebut rekaman semalam". Dini berdiri, kemudian ia terhuyung kesamping , kemudian denga cepat Reza menangkapnya.


"Aku akan membantumu". Kemudian Reza mencium dini mesra."aku berjanji".


dini menatap netra Reza. mata pria itu masih terlihat sangat lembut. kemudian dini menangis di pelukan Reza. dini awalnya sangat bingung, bagaimana caranya agar ia bisa melawan suaminya. dan kini harapan sudah kembali, ia memiliki Reza di sisinya . ia sudah tak takut lagi untuk melawan pria brengsek yang berstatus suami itu.

__ADS_1


__ADS_2