DI BALIK HIJAB ITU

DI BALIK HIJAB ITU
KEHADIRAN JOYO


__ADS_3

Dini terlihat cantik menggunakan kebaya berwarna merah maroon pilihan Reza, sedangkan sanggul di atas kepalanya yang di hiasi mahkota menambah kan kesan elegan Dan mewah.


Fajrina tersenyum melihat dini, Luka memar di wajahnya yang belum hilang tertutupi oleh polesan make up yang sempurna.


"Aku merasa gugup ". Ujar dini, meskipun ini pernikahan keduanya namun, ia Masih merasa sangat gugup. Fajrina langsung membelai tangan dini Dan mencoba memberikan semangat pada kakak iparnya itu.


"Tenanglah kak, semua pasti berjalan dengan lancar". Ujar fajrina.


"Kau Tau, kau sangat cantik hari ini".Cyntia menanggapi fajrina, ia juga dapat merasakan jika dini sangat tegang sekarang.


Dini menatap kaki indah fajrina, kemudian dia tersenyum


"Sepertu itu sangat indah di kakimu".


"Benarkah? Terimakasih kak.. ini hadih teridah yang pernah ku terima Dari mu". Fajrina memeluk dini.


Hari ini dini Dan Reza akan menikah, mereka melangsungkan pernikahan di Salah satu hotel terbesar Dan termewah di kota itu. Tamu undangan yang telah menerima undangan sudah mulai memenuhi aula yang terletak di tengah-tengah hotel tersebut.


Tamu undangan mencakup para pejabat kota serta para pemimpin perusahaan - perusahaan yang tersebar di beberapa daerah. Namun ada sehelintir orang yang menganggap dini tak Tau malu, ini pernikahan nya yang kedua namun mengapa di rayakan secara besar-besaran di saat mantan suaminya menjadi buronan kepolisian.


Bahkan ada yang berpendapat bahwa, joyo melakukan kemersaan itu Karna dini menjalin cinta terlarang oleh Reza yang kini akan menjadi suaminya.


"Tak perlu di pikir kan ". Cindya berjalan menuju putri kesayangan nya itu, meskipun sudah berumur namun Cindy tetap terlihat sangat cantik.


"Aku tidak memikirkan apapun bunda, hanya saja aku takut joyo datang kemudian membuat pernikahan ku hancur berantakan". Dini menghela nafasnya, ia Tau siapa joyo. Pria itu sangat gila.


"Dia takkan bisa masuk delam dini, kau kan Tau , tamu tanpa undangan di larang masuk, lagi pula ayah Dan adikmu telah mengerahkan seluruh petugas ke amanan untuk selalu berjaga-jaga".


"Semoga ia tak datang, dia sangat licik juga cerdik, bukan Hal yang sulit baginya jika hanya untuk memasuki gedung ini bunda". Dini menatap sang ibu, ia mencoba tersenyum namun rasa takut di dalam harinya tak bisa ia sembunyikan lagi.

__ADS_1


Akhirnya acara akad nikah di mulai, Reza duduk dengan tegak , ia kini berhadapan langsung dengan agung. Pria yang dulu pernah mempersulit hidup nya Karna berani berpacaran dengan dini. Namun siapa yang mampu mempermainkan takdir, dini saat ini akan menjadi istrinya . Lalu agung sendirilah yang akan mengerahkan dini langsung padanya.


Dini berjalan ke arah Reza dengan Cyntia Dan fajrina di sebelah kanan Dan kiri nya. Dini berjalan dengan sangat hati-hati , pun fajrina Dan Cyntia. Reza tersenyum menatap calon istrinya itu, ia terlihat sangat bangga Karna bisa menikahi wanita yang menjadi cinta pertamanya itu.


Dini duduk di sisi Reza, kemudian akan nikah pun segera di mulai. Dini sangat gugup tapi tidak dengan Reza, pemuda itu sangat tenang. Dini berharap akad nikah itu berlansung dengan cepat, ia tak Mau ada masalah sebelum Reza melangsungkan ijab qobul nya.


Dan kini, dini bisa brnafas dengan lega ketika akad nikah sudah terlaksana. Ia mencium punggung lengan Reza. Mereka terlihat sangat bahagia.


Dini Dan Reza menjadi pemandangan yang sangat indah malam itu, mereka seperti raja Dan ratu, para tamu undangan bergantian memberikan Selamat pada pengantin baru itu .


Tak lama kemudian, Vivian Dan Cristian berjalan mendekati mereka. Vivian tersenyum kemudian memeluk dini.


"Selamat atas pernikahan kalian". Ujar Vivian


"Terimakasih kau Mau hadir, Dan kalian berdua kapan akan menyusul kami". Dini Menggoda Vivian.


"kau memilih jalan yang tepat dini, semoga kalian bahagia sampai tua, hingga Mau memisahkan". Vivian kembali memeluk dini. namun Dari sekian banyak tamu, ada sepasang mata penuh amarah Dan kebencian menatap sepasang pengantin baru itu


"aku akan membunuhmu". ujar nya kemudian menjauh Dari semua kerumuman orang itu, ia kembali memakai maskernya Dan membawa namoan berisi miniman kemudian kembali berkeliling.


joyo malam ini merubah penampilan nya , ia memukul Dan menyekap Salah satu karyawan hotel sehari sebelum pesta pernikahan itu di langsung kan.


joyo berjalan mendekati fajrina yang tengah menikmati makan malam nya, ia sengaja menyenggol lengan fajrina . fajrina yang menyadari Hal itu langsung menatap joyo. fajrina terperanjat Karna mengenali tatapan mata itu. dengan cepat fajrina menarik masker yang di kenakan pria itu.


"elang". fajrina langsung berteriak. elang yang berdiri tak jauh Dari fajrina langsung berlari mendekati istrinya.


Karna merasa keadaan mulai memanas, joyo langsung mengambil pisau yang sengaja ia selipkan di pinggang kemudian ia meraih tubuh fajrina Dan menempelkan pisau itu ke leher wanita itu.


elang mundur, begitu pun para tamu yang sedang menenikmati hidangan di Sana.

__ADS_1


joyo telah di kelilingi banyak petugas keamanan. elang memberikan isyarat kepada mereka semua agar mundur, ia tak Mau pisau itu sampai melukai istrinya.


"lepaskan istriku". ujar elang.


"jika aku tak Mau melepaskan istrimu, kau Mau apa". joyo mengendus leher fajrina, Dan itu sangat menjijikan. fajrina mulai terisak, ia tak sudi tubuhnya di sentuh oleh pria itu.


"jaga sikap mu, aku akan membunuh mu". elang maju selangkah, namun joyo sama sekali tak gentar.


"aku Mau lihat, kau datang membunuhku atau aku yang lebih dulu membunuh istrimu". elang berhenti melangkah kan kakinya.


"aku akan keluar Dari hotel ini, jangan ada yang berani mengejarku". joyo mundur perlahan, ia Masih memegang fajrina sebagai sandranya.


elang mengikuti langkah joyo.


"tenang cantik, aku tak kan melukai mu, aku sangat menginginkan dirimu, sampai saat nya tiba kau harus menjaga dirimu". bisik joyo


"kau tak kan bisa memiliki aku, dasar bajingan". ujar fajrna. elang merasa tak suka ketika melihat joyo berbisik di telinga istrinya.


"kau harus menerimaku sayang, Karna suka atau tidak, aku akan merebutmu Dari elang". joyo sampai di pintu masuk hotel, ia tersenyum ke arah elang


" aku titip kan wanita ku padamu elang, aku akan kembali untuk megambilnya". ujar joyo dengan senyuman mengerikan khas milik nya.


" aku akan membunuhmu sebelum kau melakukan itu". elang dengan tenang berjalan mendekati fajrina.


" kau tak kan siap ketika waktunya tiba elang". joyo tertawa mengerikan, kemudian ia mendorong fajrina hingga terjatuh ke arah jalan raya, elang dengan cepat meraih lengan fajrina. sebulan sebuah mobil berkecepatan tinggi berjalan ke arah fajrina.


elang berhasil menyelamatkan fajrina, namun ketika ia ingin mengejar joyo, pria itu telah menghilang di antara pejalan kaki yang berlalu lalang.


" sial"

__ADS_1


__ADS_2