DI BALIK HIJAB ITU

DI BALIK HIJAB ITU
MODEL


__ADS_3

berita tentang pernikahan Hendrik dan model ternama Cyntia sukses mengguncang dunia hiburan. Hendrik yang terkenal selalu bersikap dingin dengan kehidupan pribadi yang tak pernah tersentuh awak media menjadi viral Karna ia mengakui telah memperistri Cyntia.


pro dan kontra bertebaran di mana-mana, Hendrik dengan banyak penggemar wanita itu menjadi uring-uringan sendiri. sosial medianya di banjiri kritik dan ucapan penuh kebencian. sedangkan cyntia di serang secara terang-terangan, bahkan agensi tempat nya bernaung di datangi beberapa pans hendrik dan melempari nya dengan telur.


"lihat, ini Karna ulah mu". cyntia menatap hendrik marah. cyntia merasa Hendrik terlalu berlebihan. untuk apa dia meneriaki Leon.


"itu semua Karna kau, kau sangat genit, kau istriku, untuk apa kau berbicara dengan pria lain". Hendrik tak mau di salahkan, ia merasa telah melakukan hal yang benar.


"kau lihat ini, aku bahkan dapat surat panggilan dari agensi ku, oh tuhan". cyntia berteriak.


"kau pikir hanya kau saja, bahkan aku harus membayar denda karna menyalahi kontrak". ujar Hendrik. kemudian Hendrik berjalan ke arah kamar, ia merebahkan tubuhnya di ranjang.


"mari kita lakukan, jumpa pers kau tau kan". cyntia mengguncang tubuh Hendrik, Hendrik tak bergeming. sebenarnya membayar denda atau kehilangan kontrak bukan hal yang besar bagi pria itu.


ia berfikir kembali, ia tak mau mementingkan kontrak dan pendapat orang lain, ia tak bisa tersu begitu. jika ia masih tetap egois, suatu saat nanti istrinya pasti akan di goda kembali oleh pria lain.


"kita akan lakukan, sekarang tidur lah dulu, apa kau tidak lelah". Hendrik menepuk kasur di sebelahnya, ia memerintahkan cyntia untuk tidur.


cyntia menuruti kemauan Hendrik, ia membaringkan tubuhnya di sisi Hendrik, kemudian memeluk nya.


"aku takut, para fans mu, mereka sangat kelewatan, bagaimana jika saat kita jumpa pers, mereka melempari ku dengan telur". cyntia merasa was-was, ia merasa tak tenang.


"aku akan melindungi mu sayang, tak usah di pikirkan , semua akan baik-baik saja selama aku berada di samping mu". Hendrik kemudian meraih wajah Cyntia.


"apa?". ujar Cyntia


"kau sangat cantik, ngomong-ngomong , bagaimana jika kita mulai program memiliki anak?". Hendrik tersenyum menggoda.


"ah, nanti dulu". cyntia mencibir suaminya.


"baiklah, program hamilnya nanti, tapi usahanya dari sekarang". Hendrik cengegesan. cyntia tau maksud Hendrik, dia langsung terbangun.

__ADS_1


"tidak, aku sedang tidak mood , aku ingin làngsung tidur". Cyntia menarik selimutnya hingga menutupi kepalanya. Hendrik langsung tertawa.


"kau pikir kau bisa menghindari aku sayang??". Hendrik langsung menarik selimut yang menutupi tubuh cyntia dan melemparkan nya ke lantai.


"apa yang kau lakukan". cyntia berteriak. namun dengan cepat Hendrik memeluk tubuh Cyntia dan mencium nya. Cyntia kalah.


pagi harinya manager hendrik merasa sangat depresi melihat kelakuan atlet basket itu.


"kau telah menikah, tapi kau tak memberitahu ku, kau anggap aku apa hendrik". Ryan menatap Hendrik tak suka, selama ini Hendrik selalu mengatakan apapun padanya, namun berita sebesar ini Hendrik bahkan tak memberitahunya.


"pernikahan kami mendadak, jadi aku tak bisa memberitahu mu, maaf kan aku". Hendrik terseyum melihat managernya.


"sudahlah, semua sudah terlambat, kau harus membayar denda atas kontrak yang telah kau tanda tangani". Ryan memberikan beberapa berkas pada Hendrik.


"aku tak mau membacanya, kau urus saja untuk ku". Hendrik memberikan kembali berkas itu pada Ryan.


"apa maksudmu ?". Ryan menatap berkas yang Hendrik berikan.


"jangan mengakui apapun Hendrik". Hendrik berbalik , ia tak mengerti mengapa Ryan bisa berkata seperti itu.


"kenapa ?". Hendrik bertanya.


"akan ada jumpa pers, tapi untuk menyangkal berita ini, kau harus menutupi status mu". Ryan berjalan mendekati Hendrik dan menepuk punggung pria tampan itu.


"kenapa? apa alasan nya?". Hendrik kembali bertanya.


"jika kau telah menikah, tak kan ada lagi perusahaan yang mau bekerjasama dengan mu untuk meng iklan kan prodak mereka, fans yang rela membeli prodak mu juga akan berkurang banyak, kau akan kehilangan kesempatan mendapatkan uang". Hendrik menatap Ryan tak percaya.


"apa yang kau katakan, jadi semua ini Karna uang? ".


"tentu". Ryan tersenyum. namun Ryan rupanya tak bisa melihat aura kemarahan Hendrik. Hendrik menarik kerah Ryan, dan mulai memakinya.

__ADS_1


"kau hanya memikirkan uang?, dia istriku, aku akan mengakuinya , aku tak membutuhkan persetujuan mu, ini hidup ku, kau bekerja untuk ku, jika kau tak berkenan kau bisa mengundurkan diri sebagai managerku". Hendrik langsung mendorong Ryan.


"kau tak bisa melalukan itu pada ku Hendrik!". Ryan berteriak.


"tentu saja bisa, harusnya kau ingat kembali ,tanpa ku kau tak bisa apa-apa Ryan, aparatemen mu, mobil mu, uang mu semua dariku, kau harus ingat itu". Hendrik terseyum namun ada kemarahan dalam senyum nya itu.


"kau lebih memilih wanita itu dari pada ku Hendrik, aku teman mu".


"dia sahabat ku, juga istriku, jika kau tak menyukai nya, serahka surat pengunduran dirimu, aku akan mencari manager yang lebih baik darimu" Hendrik langsung berjalan meninggalkan ruangan Ryan.


"sial". Ryan mengutuk perbuatan Hendrik yang lebih memilih cyntia dari lada dirinya.


di tempat lain, di salah satu kantor agensi model ternama di kota itu, bebrapa poster bertuliskan hal2 yang mengerikan tentang Cyntia berhasil membuat gadis itu shock


"mengapa mereka jahat sekali, apa salah ku". cyntia murka, ia sangat marah.


"kau menikahi idola mereka, tentu saja mereka marah, namun satu hal yang ku tau, kau semakin banyak menerima tawaran kerja sama dari berbagai brand ternama, baik lokal maupun internasional". ujar genie ,salah satu teman Cyntia.


"ah, aku suka itu, tapi mengapa ?". cyntia bingung, mengapa setelah kabar pernikahan nya dengan Hendrik , semakin banyak saja perusahaan yang mengajak nya kerja sama dengan nya.


"hey, suami mu atlet basket ternama, kaya raya, anak konglomerat sejati, itu adalah cara mereka membesarkan nama prodak mereka". genie menambahkan.


"entahlah, mungkin aku akan ambil tawaran itu setelah kami melakukan jumpa pers , kami berdua akan mengumumkan soal pernikahan kami di depan awak media". ujar Cyntia sambil membaca beberapa kontrak, salah satunya adalah pemotretan untuk pakaian dalam, kemudian ia tertawa.


"Hendrik pasti akan marah". ujar Cyntia dalam hati.


"omong-omong , aku belum memberikan selamat padamu kan". genie mengambil sebuah amplop dari tas nya dan memberikan nya pada Cyntia.


"ah, apa ini". Cyntia memeluk genie.


"berbulan madu lah, itu voucher bulan madu dari ku untuk kalian berdua". cyntia tersenyum

__ADS_1


"terimakasih".


__ADS_2