Dia Suamiku!!!

Dia Suamiku!!!
Pelukan Harris


__ADS_3

Davina langsung pergi dari kafe tersebut tanpa sepengetahuan Harris. Ia melajukan mobilnya menjauh dari kafe. Ia akan pergi ketempat yang bisa menenangkan dirinya.


Ia pergi ke rumah orangtuanya, mungkin dengan bertemu mereka Davina bisa melupakan kejadian dimana ia melihat Harris berpelukan dengan wanita lain.


"Lho Davina, kok kesini nggak bilang-bilang sama Mamah?" ucapnya ketika melihat putrinya memasuki rumah.


"Nggak papa. Tiba-tiba kangen sama rumah." balas Davina tersenyum.


"Dimana suamimu? Kok nggak ikut kesini?" tanyanya.


"Dia lagi sibuk!" balas Davina kesal ketika Mamahnya menanyakan Harris yang tidak ikut bersamanya.


Yuli mencurigai jika hubungan Davina dan Harris sedang ada masalah. Tapi ia memilih diam tidak mau mencampuri urusan rumah tangga mereka.


"Yang lain pada kemana Mah?" tanya Davina,


"Papah masih di kantor, kalo Diandra main ke rumah temennya." Ucap Yuli.


"Davina istirahat kekamar dulu ya Mah, nanti kalo udah sore bangunin Davina. Mau balik ke apartemen soalnya ." ucap Davina berlalu menuju kamarnya,


***


Setelah pertemuannya dengan Bella, Harris segera pulang ke apartemennya. Setibanya di sana ia tidak mendapati Davina. Ia mencari-cari ke seluruh ruangan, namun hasilnya nihil.


Harris merasa khawatir kepada Davina, namun ia berfikir jika Davina sedang bersama teman-temannya. Maka dari itu ia tidak mencarinya.


Hingga waktu menjelang sore, Davina belum pulang. Harris berangkat ke masjid untuk mengajar anak-anak mengaji.


"Semoga sehabis mengajar Davina sudah pulang dan berada di apartemen." **g**umam Harris.


Setelah selesai mengajar Harris memutuskan untuk segera pulang mencaritahu apakah Davina sudah pulang atau belum.


Sesampainya di rumah Harris masih tidak menemukan keberadaan Davina.I a menjadi sangat khawatir dan takut terjadi sesuatu kepada Davina. Harris sudah mencoba menghubungi Davina berulang kali, namun ponselnya tidak aktif.


Harris menghubungi teman-teman Davina yang ia kenali namun tidak ada yang mengetahui keberadaannya. Harris menghubungi Uminya namun tetap nihil. Harris berfikir pasti Davina pergi ke rumah orangtuanya.


Lalu Harris menghubungi orang tuanya Davina guna memastikan keberadaannya.


"Assalamualaikum, Mah. Apakah Davina lagi di rumah Mamah?" tanya Harris khawatir.


"Waalaikumussalam nak Harris. Iya tadi siang Davina kesini. Dan sudah pulang dari tadi sore. Apakah belum sampai?" balasnya.


"Benarkah? Tapi sampai saat ini Davina belum pulang Mah. Apa Davina mengatakan sesuatu?" ucap Harris sangat khawatir, setelah mengetahui jika Davina sudah pulang dari rumah orangtuanya tadi sore.

__ADS_1


"Kalo Mamah perhatiin sih, keliatannya dia lagi nyembunyiin sesuatu. Mamah kira kamu lagi ada masalah sama Davina." ucapnya.


"Kami baik-baik saja kok Mah. Kira-kira Davina pergi kemana ya?" tanyanya siapa tau ia bisa mendapatkan informasi.


"Sebelum menikah sih Davina sering keluyuran ke club atau ke cafe sama teman-temannya." Balas Yuli.


"Ya sudah Mah, Harris tutup teleponnya. Assalamualaikum." ucap Harris kemudian memutus sambungan telponnya.


Harris segera melajukan mobilnya menuju salah satu club malam yang sering Davina kunjungi. Namun tetap tidak menemukan keberadaannya. Ia lalu melanjutkan pencarian di cafe-cafe, tetap nihil.


***


Davina pergi meninggalkan rumah orangtuanya setelah sore hari. Ia tidak mau pulang ke apartemen Harris karena ia masih kesal setelah kejadian di cafe tadi siang.


Davina ingin menginap di rumah Yani atau Faras untuk menghindari Harris.


"Sial,,ponsel gue mati!" umpatnya kesal.


Karena ponselnya mati Davina tidak bisa menghubungi sahabatnya, jika ia langsung pergi ke rumah sahabatnya gimana kalo nggak ada di rumah? Davina sangat bingung sekarang.


Davina memutuskan untuk berkeliling tanpa tujuan. Hingga dia merasa capek sendiri. Tiba-tiba mobilnya berhenti.


"Siaall!! kenapa harus mogok segala sih!" umpatnya seraya memukul setir didepannya.


Terlihat ada 2 orang yang berpenampilan seperti preman menghampiri Davina.


"Cantik..sendirian aja? Kenapa mobilnya?" tanya salah satunya.


Davina merasa jika ia sedang dalam bahaya, ia merasa was-was.


"Kalian ngapain kesini?" balas Davina ketakutan.


"Mau bantuin kamu lah cantiiik..." ucap mereka mendekati Davina. Davina memundurkan dirinya.


"Gue nggak butuh bantuan lo! Pergi sana!!" ucap Davina memberanikan diri mengusir mereka.


Preman tersebut sangat marah saat Davina mengusirnya. Lalu mendekati Davina dan mencekal kedua tangannya. Davina yang ketakutan hanya bisa memberontak minta dilepaskan.


"Minggir kalian! Lepasin gue!" ucap Davina terus meronta.


"Tolongg,,,,tolong.." teriak Davina meminta bantuan.


"Hahaha, nggak bakal ada yang nolongin kamu. Mending kamu ikut sama kami." ucap preman tersebut sambil membelai pipi Davina, Davina memalingkan wajahnya untuk menghindar.

__ADS_1


"Lepasin gue....!!!" teriak Davina. Preman tersebut menyeret Davina.


"Lepasin dia!" ucap seseorang.


Davina langsung mendongakkan kepalanya ketika mendengar suara tersebut.


"Harris...." ucap Davina meneteskan air matanya.


"Wah, pahlawan sudah datang rupanya." ucap preman.


Tanpa banyak bicara langsung menghajar preman-preman tersebut.


bughh...


bughh...


bugghh...


Harris berhasil mengalahkan 2 preman tersebut, lalu mereka lari ngacirr karena takut dengan Harris.


"Harris..." ucap Davina menghampiri Harris dan langsung memeluknya secara tiba-tiba. Entahlah saat ini Davina sedang butuh pelukan. Davina merasa lebih tenang sekarang setelah berada di pelukan Harris.


"Tenanglah, kamu sudah aman sekarang." ucap Harris seraya membalas pelukan Davina.


"Aku takut," ucap Davina sambil menangis di pelukan Harris.


"Shuttt, premannya sudah pergi. Lebih baik sekarang kita pulang." ucap Harris yang diangguki oleh Davina.


Davina ikut pulang bersama Harris. Sedangkan mobilnya, Harris sudah menelpon temannya menyuruh untuk mengurus mobil Davina yang mogok.





Author datang kembali,, semoga kalian terhibur dengan cerita Harris dan Davina ya🤗


Dukung terus novel ini dengan cara: vote, like, komen, ⭐5.


Yang mau ngasih tip boleh banget,


Terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2