Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Menalak


__ADS_3

Sorot kecewa terpancar di wajah Zaid dan Sarah, dihadapan nya keduanya menatap Abiyan,Shafira dan Zainab.


Zaid melemparkan sarung kearah Abiyan "pakai!!"


Abiyan menerima sarung tersebut memakainya untuk menutupi dada yg tak memakai pakaian dengan menundukkan kepala Abiyan.


"Benar apa yg dikatakan Zainab? ".tanya Zaid berusaha menahan emosi.


Abiyan menggeleng sedangkan Shafira mengangguk, membuat Zaid Sarah, dan Zainab bingung.


" Apa yg kamu dan Zea lihat? Zainab? ".zaid melempar pertanyaan pada Zainab.


" Mohon maaf sebelumnya pak kyai, izinkan saya untuk menceritakan kronologi nya".


"Silakan".


"Beberapa menit sebelumnya, saya melihat Gus dan Ning sedang berjalan dilorong, lalu saya memanggilnya, saya bilang ingin bicara dengan Ning Zea akhirnya Ning Zea diizinkan oleh Gus diminta Ning untuk lebih dulu ke kamar menunggu nya, setelah nya saya dan Ning duduk di bangku lorong dan berbincang hal sesuatu pada Ning karena saya ingin meminta saran dan masukan Ning".


"Sekitar 15 menit setelah nya Ning pamit, saya pun bersedia mengantarkan Ning dan Gus Arshaka dan menggendongnya, awalnya Ning nolak tetapi akhirnya Ning membolehkan saya mengantar dan menggendong Gus Arshaka. saat itu Ning Zea membuka pintu kamar, didepan mata saya Gus Abiyan dan Ustadzah Shafira sedang bercumbu diatas ranjang".


"Benarkah seperti itu Zainab? ".


" Benar pak kyai ".


" Apa yg membuat saya harus mempercayai kamu? ".


" Demi Allah, apa yg saya katakan memang benar saya tidak melebih-lebihkan ataupun mengurangi".ucap Zainab.


membuat Zaid dan Sarah menghela napas berat.


"Benar Abiyan kamu bercumbu? diatas ranjang mu? " tanya Zaid


"Abiyan menggeleng" La, Abah".Tidak seperti itu kejadian nya".

__ADS_1


"Lalu? ".


" Ustadzah Shafira menghampiri--".


"Bohong, Kyai. Gus Abiyan berbohong Gus menarik saya ke kamar dan memperkosa saya, Gus Abiyan meminta saya untuk memuaskan syahwatnya, karena Zea masih nifas, Gus Abiyan berjanji akan bertanggungjawab atas perbuatan nya".Shafira memotong penjelasan Abiyan, ia berbicara seraya terisak.


"BOHONG, ITU FITNAH!!. Bantah Abiyan.


" Saya bersumpah atas nama Allah, demi Allah saya tidak berbohong".


"Abiyan kamu berani bersumpah atas nama Allah? " tanya Zaid.


"Abah, sumpah bukan untuk dipermainkan, Abiyan tidak berbohong, Abiyan difitnah".


"Gus Abiyan anda tidak berani berkata sumpah karena apa yg dikatakan Zainab memeng benar, Zainab dan Zea pun melihat secara langsung maka dari itu Zea pergi dari sini".ucap Shafira.


" Saya minta tutup mulut mu, Ustadzah Shafira ".ucap Sarah pada Shafira.


Zaid kembali membuka mata ia menatap tajam Abiyan yg menundukkan kepala.


" Abiyan lihat saya!! ".zaid membentak.


Perlahan Abiyan memberanikan menatap Zaid, ia sangat terkejut melihat Zaid yg meneteskan air matanya.


" Abah".


"Kamu telah menyakiti hati isterimu, kamu berkhianat. Saya menganggap Zea seperti anak kandung saya, Dan kamu sudah menyakiti Putri saya sendiri, Abiyan!! Artinya kamu menyakiti kedua orang tuamu".


"Hukuman akan diberi padamu dan Shafira, lalu kalian meningkah.


" Abah... Abiyan ga akan menikah lagi! Istri Abiyan hanya Zea".ucap Abiyan.


"Lalu mengapa kamu melanggar janjimu? Kamu sudah berjanji dihadapan orang tua Zea jika kamu akan membuat Zea bahagia bersamamu, lantas janji kamu tidak kamu tepati, dan kamu melakukan hal keji dan berjanji pada Shafira akan menikahinya? ".

__ADS_1


" Abiyan gak pernah berjanji untuk menikah dia, Bah! ".


Tok.. tok.


" Aji".Ucap Sarah.


"Masuk".


Pintu terbuka menampakkan Bang Aji dengan wajahnya yg tenang, lalu menghadap Zaid.


" Ning Zea dan Gus Arshaka ditemukan, mereka berada dirumah orang tuanya ".


" Alhamdulillah ".sarah lega.


"Pak kyai saya sudah berusaha membujuk Ning kembali ke Pesantren tetapi Ning menolak".


" Tidak apa-apa biarkan putri saya menenangkan dirinya terlebih dahulu".


"Tapi pak kyai.. ".


"Tapa apa, Ji? ".


" Mohon maaf Gus, saya harus menyampaikan pesannya untuk Gus".


Abiyan menatap Aji "Pesan? ".


" Betul Gus, maaf sebelumnya Ning Zea meminta Gus Abiyan untuk menalak Ning Zea".


...****************...


Dicerita gak akan ada poligami ya, tapi pisah aja gimana?


Apakah Shafira berkata benar atau ia hanya menjebak Abiyan??

__ADS_1


__ADS_2