Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Nyebelin


__ADS_3

Setelah selesai makan siang Abiyan merasa ponsel nya berbunyi sekilas melihat notif dan sekilas membalas nya.


"Zee, kita pulang ya".ajak Abiyan.


" Kenapa cepet-cepet pulang? ".tanya Mama maya.


" Maaf, Pa, Ma saya harus pergi ke Bogor ada urusan mendadak".pamitnya.


"Yasudah kita pamit ya, Pa, Ma".ucap Zea.


" Ya hati-hati nyetirnya" .tutur Papa Ahmad.


Abiyan pun mengangguk segera menyalami keduanya Zea pun juga ikut menyalami keduanya.


"Assalamualaikum".ucap Abiyan dan Zea.


" Walaikumsalam " . saut keduanya.


Abiyan segera melajukan mobilnya menuju rumah nya.selang 20 menit sudah sampai kini Abiyan menuju kamar nya mengambil kopernya dan membereskan baju nya ke dalam koper.


"Banyak banget".ucap Zea.


" Iya saya di sana mungkin 1mingguan".


"Kok lama? emang mau ngapain? ".


" Ngurus bisnis ".


" Hmmmm, aku boleh ikut gak? ".


" Jangan kamu kan kuliah lagian cuma 1minggu ini nanti juga kalau urusan nya udah selesai gak sampe 1minggu".ujar Abiyan. Zea pun mengangguk mencium punggung tangan Abiyan.


"Aku berangkat, jaga kesehatan jangan lupa Sholat".pamit nya mencium kening Zea. " Assalamualaikum".


"Walaikumsalam".


Zea hanya menatap kepergian Abiyan hingga mobilnya menghilang" tapi kok perasaan aku gak enak gini, ya".batin Zea namun ditepis nya.


.


.

__ADS_1


.


Hari pertama Zea lalu penuh dengan sedih di kampus pun ia hanya duduk di kelas .


"Hey, menyon, lo kenapa? ".


" Gapapa, Cik gue males aja ".


" Mmmm.... paling lagi mikirin Abiyan, ya? ".sarkas Cika.


" Iya... gue kangen baru aja ditinggal 1hari rasanya setahun ".cerocos Zea.


" Ampun dahh, tu kan mulai kebucinan sendiri".ledek Cika.


"Gue sekarang ngerasa kayak udah nyaman banget ama Abiyan, sampe Hans udah gue move-on dari hati gue".


" Syukur lah gue ikut seneng lo dapet cowok yg baik".


"Makasih ya, Cik lo temen gue paling the best".


Sesampainya di rumah Zea pun merasa kesepian ia makan sendiri tidur sendiri, ih malah seperti lagu.


.


.


Zea pun langsung menghubungi Abiyan namun sudah 10 kali panggilan dari Zea tak pernah Abiyan angkat" ihhh... nyebelin kamu Abiyan".umpat Zea.


.


.


Pagi nya Zea langsung mendatangi Cika, sesampainya di kelas Cika yg tengah duduk dengan Nara.


" Zea" . panggil Nara.


"Nara kapan lo dateng katanya lo lagi dirumah nenek? ".tanya Zea.


" Iya, udah pulang kemaren , Ze".jawab Nara


"Kenapa nyari gue? ".tanya Cika.

__ADS_1


" Gue lagi kesel sama Abiyan ".


" Ada apa emangnya? ".


" Nih liat".ucap Zea menyodorkan ponselnya untuk mereka lihat .


"What ini kan Abiyan terus , tu cewek siapa? ".


" Gue juga lom tau cik".


"Ya udah lo selidiki dulu aja jangan suudzon ama lakik lo".


" Hmmm..gue bakal pites tu pelakor ".umlat Zea.


Namun Nara hanya terdiam dan tak mau ikut campur Cika pun segera menenangkan Zea" sabar-sabar ".


.


.


Zea pun menunggui Abiyan pulang karen hari ini sudah 1minggu . Zea yg masih berkutat dengan laptopnya Abiyan yg baru datang menuju dalam rumah dilihat Zea sibuk disofa dengan laptop nya.. " Asalamualaikum ".


" Walaikumsalam ".saut Zea segera beranjak menghampiri Abiyan menyalami nya.


" Udah sini biar aku bantu".pinta Zea.


"Terimakasih".balas Abiyan saat tangannya terangkat menyentuh Zea, segera Zea menghindar belalu pergi menyeret koper Abiyan, namun Abiyan bingung kenapa sikap Zea berubah?.


Zea yg masih mengerjakan soal mata kuliahnya dan sibuk menatap laptop nya.


Abiyan yg baru selesai mandi turun dan mendekati Zea di sofa.


" Sibuk banget, ya? ".tanya Abiyan yg sudah duduk disebelahnya, Zea pun melirik Abiyan " Hmmm".sautnya.


"Udah makan belum? ".


" Belum".ucap Zea ketus.


"Kita makan keluar, yuk? ".ajak Abiyan.


Zea pun menutup laptop nya" boleh ayo".jawab Zea.

__ADS_1


__ADS_2