Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
momen


__ADS_3

Pagi hari Zea sudah menyiapkan sarapan,Nara begitu canggung saat sarapan pagi bersama dengan Zea dan Abiyan.


"Nar.. semalam gimana bisa tidur, ga? tanya Zea.


" Bisa, Zea makasih ya".


"Tok... tok".


Zea segera membuka pintunya dilihat illyas dan Ayah Nara.


" Asalamualaikum ".ucap keduanya.


" Walaikumsalam, kak ilyas Om, masuk".


Mereka berdua masuk dan duduk disofa tamu.


"Maaf Kak ada yg bisa saya bantu?.


" Kami mencari Nara".ucap Om Rahman.


"Oh.. ada tunggu sebentar saya panggil kan".


Zea menuju meja makan membisikkan Abiyan ia mengangguk lalu ke Nara memberi tahu jika ayah nya dan illyas kesini menunggu di ruang tamu.


" Nara".panggil Ayah nya ketika Nara duduk disebelah Zea dan Abiyan.


"Ayo kita pulang ayah sudah tau semua nya, dan illyas yg akan bertanggungjawab atas kehamilan mu".


" Tapi bukan kak ilyas yg hamil in Nara, melainkan Riki anak tiri ayah! ".


Ilyas menggeleng" dengar nara apa pun yg terjadi saya akan Terima ".


" Ayah sudah menjebloskan Riki ke penjara dia juga punya kasus pengedar barang terlarang ".


" Astofirullohalajim ".pekik Nara Zea pun segera menggenggam tangan Nara berharap bisa menenangkan Nara.


" Percaya sama saya, Ra saya akan menikahi mu".

__ADS_1


Nara pun sudah terisak menangis di bahu Zea.


"Maaf om bukan saya mau ikut campur alangkah baiknya Nara tinggal di rumah yg terpisah dari ibu sambung nya".ucap Zea.


Rahman mengangguk mengerti, " Nar, tawaran kak ilyas baik ga ada salah nya lo Terima karena ini demi nama baik kamu dan keluarga ".nasehat Zea.


" Baik lah Nara Terima".


Zea tersenyum dan menatap Abiyan memang hanya diam tidak mau ikut campur.


"Terimakasih Zea dan suaminya sudah memperbolehkan Nara menginap".ujar Ilyas.


" Sama-sama ".saut Abiyan.


Ayah nya,Nara dan ilyas beranjak pulang Zea pun lega permasalahan sahabat nya sudah kelar.


Hari ini free Abiyan tinggal menjemput Zea pulang kuliah pukul 4 sore.


sesampainya di rumah ze membersihkan diri selesai di mencari-cari keberadaan Abiyan.


" By.. ".


ze terkejut karena Abiyan mendekor ruang kerjanya menjadi layar tancep.selesei sholat Ashar ia sengaja mendekor nya.


" Wah... bagus banget ".


" Ini untuk apa? ".


"Aku pernah janji untuk ajakin kamu nonton film sejarah Islam".ucap nya lalu menyambung kan flashdisk ke monitor.


" Jadi hari ini kita nonton film Muhammad the messenger of God ".


Abiyan mulai memutar film berdurasi 3 jam. ketika film Zea mulai fokus menonton nya.


Sampai di durasi akhir Zea sudah tertidur di pangkuan Abiyan, Zea begitu nyenyak Abiyan segera mematikan monitor ia juga membaringkan tubuh Zea dan Abiyan pun ikut berbaring tidur memeluk Zea.


.

__ADS_1


.


Pukul 7 malam cika yg sedari tadi mengerutu di depan pintu utama rumah Zea.


"Woi gue kutuk lo jadi katak, gue udah jamuran sejam ditelfon ga diangkat, di SMS ga dibales, apa sih maumu".


Cika berdecak pinggang " liat aja nanti kalo buka pintu gue langsung tabok muka cantik nya bodoamat dimarahin lakinya ".


"Cik, ".panggil My menepuk bahu nya.


" Eh.. tante ".


Cika menyalami maya.


" Kamu mau ketemu Zea? ".


" Iya tan, tapi udah satu jam Cika berdiri menekan bel tapi ga dibuka buka".


"Astaghfirullah.. kok bisa Zea ga buka pintu ada kok mobilnya Abiyan mereka ada didalem".


"Tante bisa buka ga pintu nya? Cika mau ngasid sesuatu ke Zea".


Maya mengangguk " tante tau kok password nya ayo masuk ".


Maya menekan beberapa digit kode dan menempelkan sidik jarinya sehingga pintu terbuka, memang Abiyan dan Zea memberitahu ke-dua orang tua mereka dan mendaftarkan sidik orang-tua mereka semua agar dapat membuka pintu rumah nya, jika orang tua berkunjung tak perlu repot membukakan pintu.


Sedangkan Cika melongo melihat pintu terbuka yg sejak tadi ia ketuk ketuk kini terbuka lebar.


"Gile, cangih bener nih ".Batin Cika.


" Zea, Abiyan ".panggil Maya namun tak ada sautan ia menuju atas ke kamar nya pun terbuka tak ada orang Maya pun bergeser ke ruang kerja Abiyan dan membuka nya.


" Ze... Astaghfirullah.. ".


" Uuuuuuu i'm blind. No i can't see".


Cika menyanyikan sepenggal lirik lagu melihat pemandangan dihadapannya nya. tangan Cika menutup matanya tetapi membuka cela jari nya untuk mengintip.

__ADS_1


"Hmmm gemes banget... Mama mau fotoin kasih Papa".lanjutnya


Maya merogoh ponsel nya mengabadikan momen di depan nya.


__ADS_2