Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Rajam


__ADS_3

Sesampainya di pesantren, Abiyan disambut dengan tatapan menyala dari zaid, Abiyan hanya berjalan dengan kepala menunduk, tubuhnya terasa lemas dana terasa sangat sakit.


Kaos yg ia kenakan sudah mengering sedangkan paper bag berisi hoodie milik Zea digenggam erat olehnya.


"Dari mana kamu? ".


" Abiyan, kamu habis dari mana? ".


Sarah mendekati Abiyan menangkup wajah anaknya yg terlihat pucat.


" Zea.. ".


" Astaghfirullah, Abiyan kamu hujan-hujanan? cepat mandi, kamu bisa sakit ".ucap Sarah


" Tunggu! ".


Sarah yg tengah menuntun Abiyan menuju kamar, dihentikan langkahnya oleh Zaid, tatapan nya kini masih tajam menatap Abiyan.


" Dari mana kamu? ".zaid mengulangi pertanyaan nya.


"Zea.. ".lirihnya.

__ADS_1


" Menantu ku mau menemui kamu? ".


" Abiyan menggeleng lemah, membuat Zaid mengangguk paham. "Berpisah? ".


" Abiyan tidak akan pernah melepaskan Zea, sampai kapanpun! Abiyan akan membuktikan pada Zea jika itu Fitnah".ucap Abiyan.


"Apakah Zea percaya? ".tanya Zaid sinis.


" Abiyan, jika kamu tidak ingin melepaskan Zea. Maka ada dua pilihan untuk mu!! ".tambah Zaid.


" Pertama, kamu dan Shafira akan didera lalai kalian menikah. Kedua, kamu dan Shafira akan didera kemudian Shafira akan diasingkan sedangkan kamu akan di rajam".


"Abiyan mendongak menatap wajah Zaid dengan sayur dan Zaid menatap Abiyan dengan tajam.


Setelah bicara ia berlalu menuju kamarnya, setelah membersihkan tubuh, Abiyan melepaskan sprei ranjang nya dan membuangnya, Ia sudah mengenakan hoodie milik Zea, kepalanya sangat sakit, Abiyan memilih untuk beristirahat. Abiyan mengusap sisi ranjang, mengambil bantal yg biasanya Zea pakai wangi tubuhnya masih menempel di bantal Abiyan memeluk bantal itu.


"Selamat tidur, istriku, Aku janji akan membawa mu pulang".matanya terpejam ia tidur begitu saja.


...****************...


"Zea, Mama mendapat kabar kalau Abiyan sakit".

__ADS_1


" Setelah hujan-hujanan malam itu, Abiyan jatuh sakit, dan hari ini Abiyan akan menerima hukuman. Karena dia diberikan dua pilihan, tapi Abiyan memilih pilihan kedua ".


Maya mendekati Zea yg tengah menggendong Shaka.


" Zea, suamimu akan diberikan hukuman. Apa kamu ga mau menemui suamimu ? ".


Zea menggeleng" Zea belum sanggup ketemu Abiyan, Ma".


"Zea Abiyan disuruh memilih ingin menikahi wanita itu atau diberikan hukuman rajam, Abiyan memilih di rajam. Kamu tau apa itu rajam? ".


Zea kembali menggeleng membuat Maya menghela napas berat.


" Dalam Surah An-Nur ayat 2,yang memiliki arti, Pezina perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing dari keduanya seratus kali, dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum) Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian;dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sebagian orang-orang yg beriman. Rasullullah menjawab, deralah keduanya jika dia belum menikah maka asingkan lah dia, jika sudah menikah maka rajamlah dia".


"Kyai Zaid tidak memiliki belas kasihan untuk putranya sendiri karena Kyai Zaid lebih takut pada Allah, Zea. Kyai Zaid akn menghukum Abiyan dan wanita itu hari ini didepan suruh warga pesantren.Temuilah suamimu, Nak sebelum kamu menyesalinya, Zea".


Zea mengernyit bingung tak paham" Kenapa,Ma, Zea harus nyesel? ".


" Karena Abiyan akan didera da di rajam. Dera adalah di cambuk sedangkan rajam adalah siksaan perlahan dengan ditimpuki bebatuan. Kemungkinan besarnya dan banyaknya orang tersebut Abiyan akan meninggal".


Seketika jantung Zea terasa terhenti.

__ADS_1


...----------------...


Maafkan author ya.. kali ini author buat konfliknya begitu sulit... Ga akan lama kok pelakornya... dukung terus ya... semoga masalah ini ada titik terangnya👍👍👍👍🌹☺☺☺☺


__ADS_2