Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Sakit


__ADS_3

Setelah memilih-milih bunga akhirnya Zea mendapatkan bunga untuk illyas.


Lalu Zea diantara pulang illyas . sampai di depan rumah Zea.


"Makasih ya, Kak".


Zea keluar dari mobil illayas pun ikut keluar. " Zea tunggu".


Zea menoleh kebelakang menghentikan langkah nya"makasih ya".


"Sama-sama".


Illyas mengeluarkan sesuatu yg ia sembunyikan dibelakang punggungnya sebuket bunga.


"Saya liat kamu sedih, supaya ga sedih aku kasih bunga buat menghibur kamu anggap ini tanda terimakasih saya".


" Eh, ga usah kak".


"Gapapa Terima ya ".


Akhirnya Zea mau tak mau menerima nya " makasih, kak".zea tersenyum tipis.


"Sama-sama walaupun saya ga tau apa yg membuat kamu sedih tapi saya minta jangan sedih, asalamualaikum".


" Walaikumsalam ".


Sedangkan dari atas balkon dua pasang mata melihat nya pria yg berstatus suami Zea menatap lekat wajah illyas.


Zea beranjak masuk kedalam menuju kamar nya.


" Siapa dia? ".tanya Abiyan ketika Zea berada di kamar.


Zea tengah meletakkan bunga dimeja melihat Abiyan " Kak illyas udah pernah aku ceritain".


"Ga mau aku jemput karena mau diantar pria lain".


" Dia minta tolong mencari kan bunga untuk Oma nya lagian Nara juga meminta aku menemani kak illyas cari bunga".jujur Zea.

__ADS_1


"Lalu kenapa kamu juga dikasih bunga?.


Zea tak menjawab pertanyaan akhirnya Zea beralih mencari handuk.


" Zea, suami kamu tanya kenapa ga jawab? ".


Zea terhenti langkah nya dan berdiri dihadapan Abiyan.


"Kalau pun kamu inginkan bunga aku tingal bilang ke aku, aku belikan bunga mau besar apa? sebuket? atau karangan bunga?.


"Ga usah aku ga mau jadi perempuan pengemis kasih sayang, seharusnya kamu memiliki inisiatif bukan menunggu diminta kalau kamu mengerti! ".


" Kamu marah mahasiswaku menyukai aku? tapi kamu malah diantar pria lain pulang. Diperjanji-, ".


" Di perjanjian tidak boleh memiliki hubungan dengan lawan jenis, walaupun hanya teman harus ada batasnya, Iyakan? ".


" Kamu tau ga Abiyan kamu tuh egois! ".


" Aku bicara jujur kalo kak illyas cuma minta bantuan kenapa kamu marah? kamu Cemburu? Aku cemburu kamu disukai mahasiswa kamu tapi kamu ga bolehin aku cemburu? lantas kenapa aku diantar pria pulang kamu ga suka? ".


" Kamu bales dendam? ".


"Jadi pria itu kasih kamu coklat juga? ".


" Bukan coklat dari teman kelas ku Vano namanya".


Zea meletakan coklat ditangan Abiyan "makan coklat supaya kamu ga cemburuan?.


"Berani-beraninya dia deketin istri aku! ".


" Kamu tenang aja aku ga selingkuh, dia memang pernah bilang suka tapi aku langsung nolak aku udah milik orang. Tapi namnya cowok ada yg menyerah dan ada yg berjuang".


Abiyan tak suka dengan kalimat yg dilontarkan Zea bahwa seakan memperbolehkan laki-laki lain memperjuangkannya terlebih Zea menerima coklat.


"Aku ga suka istriku disukai pria lain".


Zea tersenyum mendengar nya" oke, berarti skor kita 1-1 sama, kita lihat kedepannya ".

__ADS_1


" Zea, jangan seperti ini. Aku ga suka kamu seperti ini saya rindu, karena saya mencintai kamu".


"Akan lebih baik kalau kamu mengatakan itu 3 hari lalu".saut Zea.


"Aku mencintaimu kamu, Zea ".


Abiyan menangkup wajah Zea dan mencium bibirnya, sudah 3 hari ini mereka tak melakukan nya, Zea mendorong pelan Abiyan, ia menggeleng kecil "jangan gunakan cara itu untuk meluluhkan aku".


" Tanpa kamu sadari perkataan kamu 3 hari lalu sangat melukai hati aku! ".


"Tapi percuma kata manis mu yg kamu lontarkan dibibir manis itu membuat luka hati aku, Abiyan. Sakit! ".


ABiyan terjatuh di lantai dengan kepala menunduk membuat Zea mengernyit bingung.


" Maa.. ".


"Kamu ngapain? Bangun".


" Bangun Abiyan! ".


" Maafin aku Zea".


Zea menghela napas panjang ia ikut duduk mengangkat dagu Abiyan untuk menatapnya.


Zea terkejut karena Seorang Abiyan bisa menangis.


"Maaf".lirih Abiyan.


"Jangan nangis ".ucap Zea lalu menghapus jejak air matanya.


Abiyan kembali meneteskan airmata membawa tangan Zea menuju pipi nya" Zea, tampar aku!!".


"Tampar, ayo Zea tampar".


Abiyan mengerak-gerakan tangan Zea "aku sudah menyakiti hati istriku, kamu boleh pukul aku sepuasnya tapi jangan diemin aku seperti ini, Zea. jangan menolak aku lagi, aku ga bisa".lirih nya.


Abiyan kembali menangis menunduk kepalanya Isak kan mulai terdengar Zea pun tersentak hati nya mendengar tangis Abiyan.

__ADS_1


"Maaf".


__ADS_2