
Pukul 3 pagi, Abiyan baru saja tertidur setelah mendengar rengekan Zea selama 2 jam setiap 5 menit sekali Zea merasakan perutnya kontraksi terus menerus Alhasil Abiyan tak bisa tertidur karena menenangkan Zea.
"Aby".
Sebenarnya Zea tak tega harus membangun kan Abiyan tetapi perutnya sangat sakit dan keram.
" Aby, perutku sakit lagi".rengek Zea pelan, membuat Abiyan tak terbangun.
Zea mencoba mengusap perutnya tetapi rasa sakitnya tak kunjung hilang. Zea memencet hidung Abiyan sehingga Abiyan tak bisa bernapas tak lama Abiyan terbangun membuat Zea menghela napas lega.
"By, maaf aku bangunin kamu perutku sakit banget".
" Aku panggil Dokter ya, sayang ".
Abiyan beranjak keluar mencari Dokter 30 detik setelahnya Dokter datang bersama Abiyan dan Suster.
" Sakitnya ga ilang, Dok. Terus juga keras banget".
"Biar saya cek ya".
"Bu ketuban nya sudah pecah".
Zea meringis kesakitan yg sungguh luar biasa.
" By, sakit banget".
"Tenang sayang, sabar, tenang terus dzikir".
" Kenapa sakit banget By? Aku ga kuat".
"Hey, istriku ga boleh bicara seperti itu. Kamu pasti kuat, kamu hebat ga boleh menyerah ayo sayang bertahan".
"Bu boleh mengejan lagi".
" By, maafin aku ya. Pasti dosa ku sama kamu banyak ".
" Bu Zea, ayo mengejan".
__ADS_1
Zea mencoba mengejan disertai isak tangis dan peluh yg bercucuran. Membuat Abiyan sangat tak tega.
"Abiyan, maafin Zea".
" Iya sayang. Ayo kamu pasti bisa".
"Arghhh".
Semenit setelahnya, suara tangis bayi terdengar, Zea menghembuskan napas panjang. Abiyan sangat lega mendengarnya tanpa sadar matanya meneteskan air mata.
" Laki-laki ".
" Alhamdulillah, terimakasih sayang".
Zea hanya mengangguk lemah, anaknya sudah dibawa suster untuk dibersihkan.
"Bu Zea, masih kuat? Mau istri sebentar? ".
" Perut saya sakit lagi, Dok".
Zea mengangguk menarik napas dalam-dalam dan menghembuskan lalu mengejan selama 2 menit tak berhenti berusaha untuk mengeluarkan bayinya lagi.
" By.. ".
"Iya, sayang. aku disini istriku kuat ya".
Karena tak kuat menahan rasa sakit, Zea menjambak rambut Abiyan, ia kembali mengejan dan akhirnya suara tangisan bayi terdengar lagi.
" Perempuan, sangat cantik".
Abiyan dan Zea tersenyum ketika melihat anak ketiga mereka perempuan.
"Aby, anak kita perempuan? ".
" Iya sayang. Bidadari kecil kita".
"Abiyan kita punya anak perempuan".
__ADS_1
Abiyan mengangguk ia mengecup kening Zea.
" Terimakasih Zuajati".
Abiyan mundur keluar ketika suster memberitahu jika kedua bayi kembarnya agar di adzan ni di ruang bayi. Abiyan menuju ruang bayi dilihat sepasang bayi kembar nya yg sedang tidur di box bayi.
Abiyan mengecup keduanya bergantian dan mengadzani keduanya secara bergantian hingga keduanya tertidur lagi, Abiyan pun segera beranjak untuk ke ruang perawatan Zea yg sudah dipindahkan.
...****************...
Aqiqah kedua bayi kembar Abiyan dan Zea berjalan dengan lancar Zea meminta Aqiqah diadakan dirumahnya mereka saja dan akhirnya semua setuju.
"Zar gue duluan ya. Ada urusan mendadak".ucap Cika pamit.
" Sekarang kamu sibuk apa? Cik padahal baru jam 11 loh? ".
" Iya, maaf Zea ga bisa tunda. Next time gue main lagi sama ponakan ponakkan gue deh".
"Iya hati-hati, Cik".zea memeluk cika Yuk aku antar sampe depan, aku liat kamu capek banget cik, jangan terlalu terporsir kerjaan, kesehatan itu nomor 1".
" Siap Bu Dokter 3 anak ".
...****************...
" By kamu belum jelasin nama anak kita arti nama nya? ".
" Arayyan Vinendra Malik artinya seorang laki-laki pemimpin terhormat dengan keberuntungan rezeki yg bersih ".
" Zyana Felisha Malik artinya kebahagiaan yg diberkati dari surga dengan keberuntungan rezeki yg bersih".
"Oh.. kamu kenapa sih ngasi nama anak kita dadakan gitu, dulu juga waktu Arsha juga gitu".
" Aku cari nama yg bagus Zea".
...****************...
Di episode selanjutnya ada Ustadzah Shafira yang akan muncul dan ada sesuatu!! 🤔🤔🤔
__ADS_1