Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Skin to skin


__ADS_3

Abiyan segera pulang setelah menerima telfon dari Abahnya, 3 jam Abiyan dari Bandung ke Jakarta sesampainya di rumah Abiyan berjalan masuk ke dalam dilihat nya Abah, Umi juga ke dua orang tua Zea duduk di sofa tamu.


"Asalamualaikum".ucap nya.


" Walaikumsalam ".jawab semuanya.


Abiyan menyalami ke empat nya bergantian.


" Zea sakit".


Abiyan terkejut, berubah menjadi khawatir, dan menatap pintu kamar atas pasti Zea ada di dalam kamar.


"Duduk kembali, Zea sedang tidur baru minum obat ".ucap Umi Sarah.


"Sebenarnya ada apa, By??Zea sakit? Sakit apa? ".tanya Abah Mengimitidas Abiyan


"Kamu gak memberikan nafkah batin untuk Zea? "tambah Abah.


Abiyan hanya menggeleng, " belum Bah".ucap nya membuat jantung Abiyan berdetak, bagaimana Abah nya mengetahui hal privasi seperti itu?.


"Astofirullohalajim, Abiyan. Kamu gak normal atau Zea yg nolak?Gimana kamu bisa tahan tidur satu ranjang bersama perempuan yg sudah halal untukmu, justru kamu tidak menyentuh nya? ".tutur Abah.


Siapa bilang Abiyan gak tergoda? setiap kali pikiran Abiyan melayang ketika melihat kaos yg Zea pakai tersingkap ke atas, Abiyan langsung menepis pikiran kotor nya dengan berzikir untuk menenangkan dirinya.


Abiyan yg masih terdiam dan menunduk.


" Kamu gak boleh gitu,By sebagai suami harus bisa memberikan nafkah batin istri mu, tapi justru kamu bilang tidak akan menyentuh nya sebelum kamu mencintai nya".timpal Umi sarah

__ADS_1


" Zea sakit, tadi di kampus dia demam tinggi akhirnya teman nya Cika membawa nya pulang, Cika ingin memberitahu kamu jika Zea sakit namun Zea melarang nya, Akhirnya Cika menelpon Mama memberitahu tentang keadaan Zea".


"Saat Zea muntah-muntah, kami pikir Zea sedang hamil, tapi Zea menangkal jika dirinya belum pernah berhubungan suami istri, Zea keceplosan bahwa dia masih gadis".tutur Maya.


Abiyan tercekat menelan salvina secara kasar, mendengar penjelasan Maya, ia juga harus menyiapkan mental nya karena sehabis ini dirinya akan diceramahi oleh orang tuanya, ralat bukan ceramah lagi melainkan amarah, di sisi lain ia juga khawatir dengan keadaan Zea.


Siapapun yg melihat raut wajah Abiyan saat ini akan merasa kasihan, wajah Abiyan terlihat tertekan setelah mendengar penuturan zaid dan Sarah, ia merasa bersalah sudah meninggalkan Zea dirumah sendiri.


Abiyan segera menuju kamarnya setelah beberapa ceramah Abah nya.


Abiyan berjalan mendekati Zea yg masih tertidur dengan selimut menutupi tubuh nya.


"Zea"sapa Abiyan.


Zea yg masih mengigau tak jelas membuat Abiyan menangkup wajah Zea " Zea, kamu baik-baik aja kan? ".


" Aby.. ".pekiknya.


Zea membuka mata menatap Abiyan ada dihadapannya.


"Aby, dingin.. ".ucap Zea.


Tubuh Zea mulai menggigil, semakin Abiyan panik.


" Zea, kit kerumah sakit, ya".


"Dingin.. ".ucap Zea.

__ADS_1


"Kita ke rumah sakit, ya? ".bujuk Abiyan.


" Gak, By aku gak mau, aku dingin".


lirih nya.


"Zea, baju kamu basah, ganti baju dulu ya nanti kamu tambah sakit".


Zea tetap menggeleng kini peluh yg didahinya semakin banyak tubuh Zea menggigil , Dengan cepat Abiyan membuka baju nya, ia berbaring di sebelah Zea, menarik nya kedalam pelukannya.


" Aby dingin... ".


" Maaf, Zea, aku terpaksa harus lepas baju kamu".


Abiyan segera melepas kaos Zea kenakan, Zea tak menahan nya , Abiyan segera mengeratkan pelukannya dan menutupi tubuhnya dan Zea dengan selimut"Demam kamu tinggi, ada yg, bilang skin to skin, bisa meredakan demam, maaf kalau saya lancang".ucap Abiyan.


Alhasil usaha Abiyan berhasil menurunkan suhu panas di tubuh Zea dan kembali tertidur,tubuhnya tak menggigil lagi Abiyan pun merasa lega .


Abiyan mengecup pucak kepala Zea cukup lama, tangannya mengusap bahu Zea yg terasa hangat.


"Maafkan saya, Zea".batin Abiyan.


***********""


Menurut author, cara meredakan demam bukan hanya dengan obat atau Mengompres nya namun dengan metode skin to skin juga bisa meredakan rasa panas pada kulit ke kulit. Tapi yg belum punya pasangan halal, jangan ya, coba skin to skin nya diganti jadi skin to floor, dijamin hilang tapi muntah-muntah 😍😍


.

__ADS_1


..


.


__ADS_2