Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Obsesi


__ADS_3

Zidan dan Zea duduk di ruang CCTV mengutak-atik laptop, dan memeriksa rekaman dalam file.


"Mba, kejadian nya jam berapa? ".


" Sekitar jam 18:50"


Zidan mencari-cari rekaman tersebut, ia menemukan dimana Zea dan Zainab tengah mengobrol di lorong pesantren.


"Mba, ga ada rekaman nya? rekaman CCTV yg didepan kamar Mas Abiyan ga ada sekitar jam yg mba Zea sebutkan".


"Terakhir rekaman CCTV-nya didepan kamar Abiyan jam berapa? ".tanya Zea.


" Ini terakhir jam 17:15 setelah mba Zea dan Mas Abiyan kekuar kamar".


Zea memperhatikan layar monitor terebut, ia mengangguk paham dan Zea segera beranjak berlari keluar menuju kamar Abiyan.


"Mba!! ".Zidan ikut keluar mengejar Zea.


" Mba Zea mau ngapain, Mba? ".tanya zidan pada Zea yg tangan menumpuk meja dan kursi.


" Mau manjat untuk cek CCTV-nya!! ".


"Biar zidan aja, mba! ".


Zidan menaiki tumpukan meja dan kursi yg sudah ditumpuk Zea. lalu memanjat ke tembok agar dapat melihat CCTV yg berada diatas".


" Mba, CCTV-nya rusak. Sepertinya sengaja di hancurkan ".


"Kita cek kamar Abiyan".


Zea dan Zidan Zidan menuju kamar Abiyan ia membuka pintu, mencari bukti-bukti yg ada.


" Ga ada apa-apa, Dan? ".


" Sabar.. mba kita cari dengan teliti ".

__ADS_1


Zea frustasi pasrah membiarkan Zidan yg mencari, Entah itu dikolong ranjang atau dilemari, laci Zidan membuka buka lemari Abiyan disana terdapat pakaian milik Abiyan, mengecek satu-satu pakaian tersebut dan ada barang diantara tumpukan pakaian itu.


" Mba.. ".


"Apa sebelumnya Mba atau mas Abiyan mempunyai barang ini? ".zidan menunjukan jarum suntik yg ia temukan di tumpukan pakaian Abiyan.


"Untuk apa kami menyimpan barang suntikan seperti itu".


"Atau ada yg masuk ke kamar ini selain Mba dan Mas Abiyan? ".


" Ga ada! tapi terakhir kesini Shafira yg berada disini".


"Kita harus ke kamar Ustazah Shafira".


Zea mengikuti zidan yg sangat cepat menuju kamar Shafira.


Kamarnya tak terkunci, Zidan dan Zea masuk begitu saja. Keduanya mengecek satu-persatu isi kamar Shafira, membuka rak buku, laci, lorong ranjang,Zea mengangkat kasur ranjang seketika ia menemukan sebuah plastik hitam, Zea mengambil plastik tersebut dan membuka nya.


" C12H180? ".lirih Zea.


"Mba? ".


Mata Zea terbuka kembali menatap lekat botol dan tulisan tersebut.


" Obat bius, iya ini obat bius".


Zea segera berlari keluar kamar Shafira menuju ruang kesehatan emosinya memuncak, ingin sekali meluapkan emosi nya pada wanita itu saat ini juga.


"Wanita sialan!! ".umpat Zea.


Zea membuka pintu ruang kesehatan dengan keras membuat santriwati serta Ustazah yg berada didalam terkejut menatap Zea.


Plak!!


Shafira terkejut ketika Zea menampar nya keras secara tiba-tiba.

__ADS_1


Zea tak peduli dengan keadaan Shafira saat ini, Zea menarik tangan Shafira untuk keluar dari ruang kesehatan, membuat seluruh santri yg berada disana menatap Zea dan Shafira.


" Wanita sialan!! Bilang berapa dosis yg anda berikan ke Abiyan!! ".


" Dosis? Dosis apa? ".


"Sialan, masih ngelak!! ".


Zea menunjukan botol obat bius tersebut dimuka Shafira, "ini obat bius berbahaya ada dikamar anda, sedangkan jarum suntik ditemukan di kamar Abiyan. Berapa dosis yg anda pakai untuk Abiyan?! ".


"Saya.. tidak memberikan itu! ".elak nya.


"Obat bius ini akan sangat berbahaya jika diberikan gak sesuai dosis takaran, jadi berapa banyak yg sudah anda suntikan ke tubuh Abiyan sampai Abiyan sekarat?! ".


" Jangan bicara sembarangan, Zea! ".


" Bajingan!! Dasar ja***ng".


Zea mencekik leher Shafira, memojokkan ke dinding "sekali lagi tanya, tolong di jawab dengan jujur atau anda akan mati!! ".


" Zea-- Zea.. say.. ya.. saya ga bisa.. na--pas".


"JAWAB!! ".


"Saya ga tau seberapa banyak".


Zidan mencoba menarik tangan Zea yg masih mencekik Shafira" Mba Zea, lepasin. istighfar, Mba".ucap zidan.


"Hanya karena Obesesi ingin dinikahi Abiyan, anda sampai melakukan tindakan yg membahayakan nyawa Abiyan, dengan cara membiusnya!! lalu agar Abiyan melakukan hal senonoh dan terlihat bahwa kalian sudah berzina! DIMANA OTAK ILMU AGAMA ANDA!! ".pekik Zea.


"USTAZAH MACAM APA ANDA?? ANDA TIDAK PANTAS DISEBUT USTAZAH!! SEHARUSNYA ANDA MEMBERIKAN CONTOH YANG BAIK!! ANDA SAMA SEPERTI ****** YG KURANG BELAIAN YANG BERKEDOK USTAZAH?!! ".


" MASA LALU SAYA MEMANG NAKAL, TAPI SAYA TIDAK PERNAH BERSIKAP MURAHAN SEPERTI ANDA!! YANG SAMPAI MERENDAHKAN DERAJAT SEORANG MUSLIMAH HANYA KARENA OBSESI!! ".


" APAKAH ANDA PIKIR SAYA AKAN MEMBIARKAN ANDA MENIKAH DENGAN SUAMI SAYA!! JANGAN MIMPI HAL ITU TERJADI ".pekik Zea.

__ADS_1


" Jika sesuatu terjadi pada Abiyan maka anda akan menerima akibatnya, Anda saya akan tuntut!!. Umpat Zea dengan menatap tajam Shafira.


__ADS_2