Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
couple


__ADS_3

Abiyan dan Zea kini berjalan di kiri pesantren, semua mata menatap kearah mereka. Ternyata dugaan Zea salah ia pikir karena sekarang pukul sepuluh malam pesantren akan sepi tetapi nyatanya pesantren sangat ramai.


"Gus Abiyan. "


Langkah mereka terhenti, Bang Aji berlari kecil menghampiri kami.


"Asalamualaikum, Gus, Ning".


" Walaikumsalam, Bang Aji".


"Gus sudah ditunggu Kyai di aula".


"Di aula ada Umi ga mas? ".


" Maaf, Ning hanya ikhwan saja, semua sedang mempersiapkan acara untuk besok pagi sedangkan para Akhwat sedang sibuk di dapur termasuk Nyai Sarah,".


"Oke Zea ngerti kok, makasih info nya Bang Aji".


"Aku anterin kamu dulu ke dapur ya".


" Ga.. ga perlu kamu ke aula aja aku bisa ke dapur sendirian, tuh tinggal lurus belok kanan sampe deh ".


" Zea kalau kamu sendirian aku takut kamu dijahili para santri".


"Mereka jahil, Aku lebih jahil, By".


Ah.. iya Abiyan sampai lupa jika istrinya itu memiliki semua macam karakter sikap jadi mana mungkin bisa di jahil ada nya santri yg akan di jahil in Zea.


"Gapapa nih? ".


" Iya, Sayang ".saut Zea.


" Ya sudah hati-hati nanti setelah selesai susul kamu".


Zea mengangguk ia menyalami tangan Abiyan "Aku pamit ke dapur, Asalamualaikum".


"Walaikumsalam".saut keduanya.

__ADS_1


" Dah.. suami aku".seru Zea seraya mengecup pipi Abiyan sekilas sebelum berlalu pergi membuat Abiyan terkejut namun bang Aji segera menundukkan pandangan nya seraya membaca taawud.


.


.


"Asalamualaikum".


Semuanya menoleh ke sumber suara " Walaikumsalam ".jawab semua yg berada di sana.


" Eh.. menantu Umi, kapan datang? ".ucapnya seraya mendekati Zea.


Zea menyalami Umi " Umi kangen banget Zea, Maaf ya Umi meminta kamu dan Abiyan kesini malam ini juga".


"Gapapa Umi, Zea juga kangen Umii".


" Abiyan mana? ".


" Tadi ke Aula sama Bang Aji katanya ditunggu Abah, nanti juga kesini".


"Yasudah ayo masuk sini ".


Zea tersenyum dan mengangguk ia duduk disebelah Umi .


"Ning Zea".ustadzah Safira memanggilnya.


" Iya ustadzah? ".


"Apa akan lebih baik jika Ning memakai gamis? Bukan baju potongan sweater seperti itu".


" Emang nya baju Zea ga sopan, Ustadzah? ".


" Bukan begitu Ning. tapi hanya saja Ning Zea kan menantu Kyai besar akan lebih baik kalau menggunakan pakaian syar'i ".ujar nya.


" Tapi Zea udah izin kok sama suami Zea, Abiyan juga ga masalah, memperbolehkan asalkan masih menutup aurat, Benar kan Umi? ".


Zea beralih menatap mertuanya Sarah . Sarah pun tersenyum dia mengangguk dan mengusap bahu Zea " Iya, boleh tapi besok kamu dan Abiyan pakai pakaian yg Umi siapkan ya, kalau sekarang boleh kok pakai kayak gini lagian ini malam dingin juga".sarkas Umi sarah

__ADS_1


Zea tersenyum namun ustadzah Safira pun terdiam karena Nyai Sarah sudah ikut buka suara Zea beranjak menghampiri santriwati yg sedang mengadahkan kue kering yg sudah matang kedalam wadah membuat santriwati tersenyum pada Zea.


"Ning.. ".


" Nama kamu siapa? "Zea menyapa.


" Zainab, Ning. Ning Zea cantik banget ya kalau dilihat dari deket gini, cocok sama Gus Abiyan".


"Masa sih? ".


" Beneran belum pernah Zainab liat perempuan secantik, Ning Zea".


"Zainab juga cantik, kelas berapa? ".


" Sebelas Aliyah, Ning".


Zea menatap kue kering yg berada di toples ia merasakan rasa yg berbeda ketika menatap kue itu.


"Ning mau? cobain Ning".ucap Zainab.


" Boleh".saut Zea.


"Ini namanya kue lidah kucing, Ning. kue ini turun temurun diwariskan disini jadi setiap acara di pesantren akan membuat kue-kue kering seperti ini, daripada membeli kami semua lebih baik membuat agar para santriwati bisa masak kue".jelas Zainab.


" Oh.. ".


" Mari Ning coba? ".zainab menyodorkan toples kue tersebut.


Zea membuka dan mengambilnya beberapa buah kue ia merasakan kue itu ternyata enak" enak banget jadi kepengen bikin".sarkas Zea.


"Bole aja Ning bisa belajar membuat nya".


Zea tersenyum dan Zainab akrab sekali dengan Zea meskipun baru berkenalan.


.


.

__ADS_1


#####


Sebelum nya author mau ngucapin terimakasih banyak Atas dukungan nya author harap jangan sungkan beri Hadiah 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🌹. Like komen masih ditunggu.. para pembaca setia tunggu kelanjutan nya lebih seru dan bikin tambah bucin sebucin-bucinnya


__ADS_2