Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Mual


__ADS_3

Seusai acara kini Zea dan Abiyan bersiap-siap balik ke Jakarta karena Zea besok masih menyelesaikan praktek kuliahnya.


Pagi hari Zea sudah siap pergi ke kampus.


"Ga usah ke kampus ya hari ini, dirumah aja sama aku".ucap Abiyan.


" Ga bisa, By. hari ini Prof nya galak".


Abiyan mengerucut bibinya "sayang.. ".rengek nya.


Zea menghela napas ia mendekati Abiyan yg duduk di sofa seketika Abiyan langsung memeluknya sedangkan Zea mengusap lembut wajah Abiyan.


" Bentar aja sayang.. jam lima juga aku udah pulang ini kan hari senin, kamu ngajar, aku belajar ".bujuknya.


" Ga aku hari ini ga ke kampus ".abiyan menggeleng.


"Aku ada praktek yg ga bisa ditinggal kalo ga masuk bakal ketinggalan praktek itu. Untuk ngejarnya bakalan susah".


" Kemarin kan udah kangen-kangennya masa masih kangen? ".


" Emang nya ga boleh kangen terus sama istri? ".


"Boleh dong, yaudah kangennya dilajut nanti malem, ya? ".


Abiyan mengangguk, Zea pun mengusap kepala Abiyan" Anak pinter".kekeh Zea


.

__ADS_1


.


Kelompok Zea yg terdiri dari 8 orang memasuki ruangan praktik saat mereka baru saja masuk sudah disuguhi bau sesuatu yg aneh menusuk hidung mereka.


Reflek mereka semua menutup hidung membuat sang Profesor tersenyum.


"Kalian baru saja memasuki ruangan ini, bukan sedang praktek akhir semester dan koas dirumah sakit tetapi sudah tak kuat menahan bau? ".


Membuat mereka semua melepaskan tangannya yg menutupi hidung mereka.


" Selamat datang kelompok 2,hari ini kita akan menganalisis secara langsung hati manusia ".


Profesor membuka penutup pada kotak seketika 8 anggota kelompok termasuk Zea terbelak melihat isi kotak yg berada didalam nya.


" Ini adalah hati manusia, yg sebelah kanan masih sehat serta sebelah kiri sudah membusuk,kalian semua akan menganalisis dari kedua hati ini".terang nya. seketika mereka semua langsung mual-mual.


Mereka semua segera bersikap biasa berusaha menahan rasa mual terlebih Zea wanita ini sangat sensitif dengan bau melihat dan mencium hati yg sudah membusuk.


"Diberikan waktu 10 menit untuk kalian amati, setelah itu jelaskan apa yg kalian dapatkan! ".


Zea mendekati kotak tersebut mengamati dua hati itu dengan menahan rasa mual nya ia ingin cepat-cepat selesai dan keluar dari ruang yg memualkan ini.


Sepuluh menit sudah Zea mencatat dan mengamati hati itu.


" Sudah selesai, Zea? ".tanya Profesor.


Zea mengangguk " sudah, Profesor ".

__ADS_1


" Silakan jelaskan? ".


Zea menjelaskan secara detail dari perbedaan kedua hati tersebut sampai akibat dan upaya tidak terkena penyakit liver".


Profesor tersenyum mengangguk mendengar penjelasan dari analisa Zea " terimakasih, Zea ".


" Maaf, prof saya boleh keluar? ".


" Tunggu teman yg lain selesai kalian boleh keluar ".tutur nya.


Yang benar saja? Zea sudah berusaha untuk tenang dan menahan bau dan mual nya, bahkan ia menyelesaikan tugasnya dengan cepat ia terbayang menyentuh hati manusia itu merasa jijik walaupun tangannya menggunakan sarung tangan dan Alat APPD.


" Profesor.. saya izin keluar dulu, ya? ".pinta Zea ia tak tahan lagi menahan mual nya ingin muntah.


" Huek".


Masabodoh, Zea berlari keluar dari ruangan memuntahkan makanannya yg tadi ia makan perutnya terasa mual pada tempat sampah, mereka semua yg berada didalam ruangan segera keluar.


"Zea.. lo baik-baik aja? ".


Zea mengangguk tetapi seketika tubuhnya limbun, ia jatuh pingsan membuat semua terkejut membuat mereka segera membawa Zea ke ruang kesehatan..


.


.


.

__ADS_1


Bersambung ya.... Kira-kira Zea kenapa ya? kok pingsan????? 🤭🤭tunggu kelanjutan nya ya😊😊😊


__ADS_2