Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
serang


__ADS_3

Zea yg baru saja menyelesaikan tugas, ia keluar dari kamar mencari Abiyan rupanya suaminya tengah berada diruang kerja nya duduk di depan laptop nya dan melakukan pertemuan virtual dengan mahasiswa nya.


"Aby".panggil Zea.


Abiyan hanya melirik Zea sekilas membuat Zea mendengus kesal" ih di cuekin".


"By, sekarang malam minggu ga mau ajak aku keluar malming gitu?.


Abiyan tak menjawab malah sibuk menjelaskan materi nya.


" Ga peka banget! ".kesel Zea beranjak kembali menuju kamarnya Zea membuka almari mencari paperbag berisi baju yg dihadiahkan sang mama sebagai kado pernikahannya, ia memilih baju sekiranya yg cocok untuk menarik fokus Abiyan.


" Oke ini aja lucu".zea menuju tempat rias mencari parfume khusus yg diberikan Ika saat itu.


"Awas aja nih Cika, kalo sampe ga mempan, gue pites kayak peyek".


Selesai memakai parfume pemikat ia diam-diam masuk Abiyan yg tak menyadari jika Zea sudah menyelinap ke ruang kerja nya.


" Sayang".


Abiyan yg sedang fokus mendengarkan mahasiswa nya mempresentasikan tugasnya pun beralih menatap Zea seketika abiyan terkejut"Astaghfirullahalazim, auzubillahimissyaitonnirojim ".


" Kok pake baca taawud sih".kesal Zea.


Beberapa mahasiswa yg mendengar Abiyan beristighfar pun bingung begitu juga yg sedang melakukan presentasi mereka semua langsung menghentikan presentasi nya.


"Pak Abiyan ada sesuatu? ".tanya mahasiswa yg tadi presentasi.


Abiyan kegelapan, ia menggeleng gugup" ti-tidak, silakan dilanjut, saya izin mute dan off cam".


Walaupun bingung karena tak biasanya Abiyan mematikan kamera para mahasiswa Abiyan tetap mengangguk setelah mematikan suara dan camera Abiyan kembali menatap Zea yg memberikan senyum yg merkah.


"Kenapa pake baju begituan? ".tanya Abiyan.


" kenapa emang nya? ".


" Jangan ganggu saya, Zea saya sedang mengajar".


"Ngajar apaan dimalam minggu jam delapan malem?! ".sungut Zea.


" Ini kelas tambahan bagi siswa yg tidak sempat ikut kelas ".jawab Abiyan.

__ADS_1


" Cih, siapa suruh ga ikut kelas Ganggu malem minggu orang aja".


Abiyan tak menjawab ia hanya pasrah menatap Zea yg kembali memasang senyum lebar nya.


"By, liat aku ya".


" Kamu mau apa?.


"Aku mau catwalk".


"Apa itu catwalk? kucing jalan? ".tebak Abiyan.


" Ih kok kucing jalan? catwalk itu jalan kayak model gitu nih liat aku mau jalan kayak Gigi malik dijamin sebelas dua belas ".


Sedangkan Zea yg masih berada diambang pintu mulai berpose tangan kanannya ia taruh dipinggang setelah itu berjalan layak nya model profesional.


"Astaghfirullah Lenggak-lenggok gitu haram, Zea! ".


" Ah.. ga haram kalo sama suami".


Zea semakin berjalan ke sana kemarin dengan berpose ria berdadah-dadah mengedipkan sebelah matanya pada Abiyan.


" Abyyy".rengek Zea.


"Nah kan dibilang juga apa? ga baik kayak tadi ngeyel kamu ini".ucap Abiyan sembari beranjak dari kursinya menolong Zea yg meringis kesakitan kakinya terkilir karena saat ia terjatuh tadi sampai bunyi krek".


"Sakit tau! ".pekik nya.


" Siapa suruh bandel? ".


"Yakan berusaha nyenengin suami kamu kok omelin aku sih? ".


" Aku ga ngomelin kamu Zea".


"Tapi kamu bilang aku bandel ngeyel? ".


"Ya kan bener kamu ngeyel bandel".


" Kamu ga seneng aku bandel kayak gini? kamu kelainan atau apa sih, By? kalo suami lain liat istrinya begini udah pasti langsung di serang ".


" Kamu mau aku serang lagi? ".tanya Abiyan.

__ADS_1


"Ma-mau! " tantang Zea berusaha tidak takut.


"Tapi kamu harus tau posisi saya sekarang Zea".


Abiyan menghela napas panjangnya menatap dalam mata Zea membuat nyali Zea menciut, mengapa Abiyan menjadi terlihat menyeramkan?


"Kenapa? takut? bisik nya.


" Ga ngapain takut? kenapa harus takut sama cowok ga punya nafsu? ".zea semakin menjadi.


Abiyan menatap tajam Zea ia mendekat kan wajahnya membuat Zea menahan napas.


" Pak.. pa Abiyan? .


"Pak, sudah selesai presentasinya".


" Pak, 😧apakah ada komentar? ".


" Pak.. pak kok menghilang? ".


Abiyan tersadar menjauhkan dirinya dari Zea ia tersenyum kecil saat melihat wajah Zea memerah


" Jangan bangunin singa yg sedang tidur, Zea. saya bukan tidak mau tetapi memang sekarang belum waktu nya menyerang kamu".pekik nya.


Segera bangkit menuju meja kerja nya mengaktifkan kamera dan suara.


"Tidak ada komentar dari saya untuk laporan analisanya silahkan kirim lewat e-mail,terimakasih untuk kalian semua malam ini,saya tutup pertemuan kita kali ini sampai berjumpa hari senin dikampus,selamat malam. Wasalamualaikum warohmatulohi wabarakatuh".ucap Abiyan


Abiyan mengakhirinya mematikan laptop dan menutup nya setelah itu kembali menghampiri Zea yg sedari tadi terdiam duduk.


"Ayo, biar saya tunjukan pada istri Nakal dan bandel saya ini kalau suaminya sudah siap untuk menerkam nya".


" Zea lo yang mulai, lo yg harus mengakhiri"batin Zea kemudian menggaruk tekuk lehernya yg tak gatal Abiyan pun membopong Zea kemarnya. dan melakukannya lagi..


.


.


.


Wkwkkckkk nama nya juga pengantin baru ya gitu-gituan terus lah 🤭🤭🤭☺☺☺😄Semoga Abiyan junior tumbuh dirahim Zea...

__ADS_1


__ADS_2