Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Operasi


__ADS_3

"Maafkan aku Zea".batin Abiyan.


Setelah Abiyan menenangkan Zea.Satu jam sebelum nya Operasi Zea dimulai, Zea merengek pada Abiyan untuk minta ditemani Abiyan. Tetapi Abiyan mengatakan jika dirinya tak bisa menemani Zea.


"Ga bisa, sayang. Gak sembarangan orang bisa masuk kedalam ruang operasi. Didalam banyak Dokter yg menangani kamu".


" Tapi aku mau di temenin kamu, By! kalau aku kenapa-napa gimana? ".


" Ga boleh bicara seperti itu, Kamu akan baik-baik aja, sayang ".


" By, aku takut".lirihnya.


"Ga usah takut, aku selalu ada di samping kamu, aku selalu ada di hati kamu dan ada disisi kamu, Allah selalu bersama kamu".


Abiyan memeluk tubuh Zea, Membiarkan Zea menenangkan diri dalam pelukan Abiyan. Keduanya saling memeluk satu sama lain.


" Aby".


"Na'am Zaujati? ".


" Aku mencintaimu karena karena Allah ".


Abiyan tersenyum " aku juga mencintai kamu karena Allah, istriku. Terimakasih sudah menjadi wanita ku".


"Aby".


" Iya sayang".


"Boleh aku minta kamu cium aku? ".


" Tentu, boleh sayang ".


Abiyan membelai wajah Zea dengan lembut, membuat Zea memejamkan mata menikmati sapuan lembut jemari Abiyan. melihat itu Abiyan mencoba mendekati wajahnya dengan wajah Zea dengan penuh kelembutan Abiyan menautkan ****r nya pada Zea keduanya saling memejamkan mata dan menikmati.


Dari abang Pintu, Maya tak bisa menahan tangisnya melihat Abiyan dan Zea, Maya begitu sangat miris melihat nya.

__ADS_1


...****************...


Selang dua jam lamanya Zea melakukan operasi dan Zea belum sadar hingga koma.


Suatu ketika Zea mengerjapkan mata tubuhnya terasa sangat sakit, Saat ia menyentuh matanya kedua matanya ditutup oleh perban.


"Aby? ".


" Zea.. ".


"Jangan banyak bergerak, Nak".


Maya memecahkan keheningan wanita itu mendekati Zea yg kebingungan,.


" Mah? Dimana Abiyan? Zea sudah selesai kan operasi? Zea udah bisa melihat? ".


" Sudah, sayang".


Seminggu yg lalu kamu sudah selesai operasi. Setelah operasi kamu koma, dan baru aja sadar. Kamu sudah bisa melihat lagi, perban kamu sudah bisa dibuka. Kamu ingin dibuka perban kamu sekarang? ".


Maya terdiam untuk beberapa saat tidak ada yg buka suara.


" A.. Abiyan ada, tapi sedang tidak disini".


"Zea mau bertemu Abiyan,Mah.Kenapa Abiyan gak disini? Abiyan kan udah janji selalu ada disisi Zea".


" Kamu ingin ketemu Abiyan? ".


Zea mengangguk.


" Tapi kondisi kamu masih lemah, Zea . kamu baru sadar ".


" Zea mau ketemu Abiyan secepatnya, mah. Zea mau lihat Abiyan? ".


Maya menghela napas berat dan melempar tatapan pada Ahmad yg duduk di sofa. membuat Ahmad mengangguk kecil sebagai jawabannya.

__ADS_1


...----------------...


Ahmad membatu Zea berjalan agar putrinya tidak terjatuh Zea yg masih dengan matanya yg tertutup perban berjalan dan maya didepan Zea dan Ahmad.


Selain itu juga terdapat Sarah, Zaid, Cika, Fahri, Riyan, Rio, Joni dan Zidan juga Syahda di sana mereka ikut mengantarkan Zea untuk bertemu Abiyan.


"Papa, kenapa jauh banget? ".


" Sebentar lagi sampai Zea".


Mereka tetap berjalan, Zea tak tahu dimana mereka membawanya sekarang karena masih tertutup matanya.


"Sudah sampai belum, Pa? ".


" Sedikit lagi, Nak".


"Sudah sampai, sini duduk".Maya membantu Zea untuk duduk di sebelah nya.


" Abiyan mana?


"Tunggu ya? ".


" Mana mah, aku ga sabar".


"Iya sayang sabar, ya".


Zea mencoba tersenyum dan sabar menunggu Abiyan.


...****************...


...***Episode-episode selanjutnya akan ada yg lebih menyedihkan siap-siap tisu, ya....


Author juga nulis sambil berkaca-kaca gak sanggup😭😭😭🙏🏻🙏🏻


Stay terus ya... dijamin mengandung bawang Bombay sakebon🤭🤭🤭🤭***

__ADS_1


__ADS_2