
VISUAL NYA ππππ Ganteng kan Si Gus Azam Abiyan Malikπ₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°.
#####&&&&&$$$$$.
Zea yg sedari tadi duduk di sofa berkutat dengan buku tebal nya mengerjakan tugas kuliah nya , Abiyan yg selesai mandi dan berganti sedang menyisir rambut nya dan memakai parfum maskulin nya, Zea pun mengendus-endus bau parfume Abiyan.
"Rapi banget, mau kemana? ".selidik Zea karena Zea tak ingin Abiyan pergi ia mencoba membuat rencana dia gak mau pesona Abiyan dilihat kaum hawa selain diri nya.
" Saya mau ngisi acara ini kan malam Senin jadi ada acara di pesantren ".
Zea memanyunkan bibirnya " Ohh".
Abiyan menghampiri Zea yg duduk di sofa mengerjakan tugas nya"Kamu mau ikut ? " . tanya Abiyan.
"Gak, By aku di rumah aja".saut nya.
" Saya gak lama kok, cuma bentar ".
" Ya udah berangkat aja gapapa, kok".
"Nanti saya pulang minta dibeliin apa? " .
"Mmmm.... Ketoprak aja, By tapi belin nya yg samping pertigaan yg mau masuk komplek, tu katanya enak".ulas Zea.
" Iya, saya berangkat dulu, ya asalamualaikum ".pamit nya
" Walaikumsalam ".balas Zea seraya mencium tangan Abiyan.
__ADS_1
Rasanya gak rela Zea melepas Abiyan yg berpenampilan keren, cool pokonya kaum hawa kalo liat Abiyan bakal kelepek-klepek..
.
.
Jam menunjukan pukul 10 malam Zea yg merasa sudah mulai ngantuk menunggui Abiyan, " mana si kok lama banget katanya cuma bentar. "
Zea turun keluar kamar dan menunggui Abiyan di teras dilihat mobil Abiyan yg baru sampai Zea pun segera bangkit dan tersenyum.
"Asalamualaikum".ucap Abiyan
" Walaikumsalam ".jawab Zea seraya menyalami dan mencium punggung tangannya
" Maaf, ya tadi antri beli ketoprak nya jadi lama".
"Gapapa, By penting ketoprak nya gak lupa".kekeh Zea seraya mengambil kantong plastik yg ditenteng Abiyan Zea membawa masuk dan ke dapur mengambil sendok dan piring.
Zea menatap Abiyan yg duduk disebelah nya" kamu mau gak? ".tawar Zea.
" Ga, tadi udah makan di pesantren ".ulas nya.
" Zee, udah haid nya? ".tanya Abiyan.
Zea menggeleng tanda Zea belum selesai haid" Kenapa, By? ".
" Engga cuma nanya aku mau ngajak kamu sholat tahajjud, ama ngaji".
"Aku gak bisa ngaji, juga bacaan nya gak jelek".
__ADS_1
" Maka dari itu saya mau ajarin kamu baca Al-quran ".
" Tapi aku terakhir baca bacaan Al-Quran waktu tahlilan Lea waktu itu baca surat Yasin".kekeh Zea.
Abiyan menggeleng tak percaya saat acara tahlilan kan yg mengaji laki-laki, mungkin maksud Zea, gadis itu hanya ikut mengaji dibelakang para pria yg tengah tahlil
"Boleh saya denger kamu baca Al-fatihah? ".
Zea mengangguk, ia membacakan surat al-fatihah, persis anak Tk yg membacanya.
"Apa kamu belum pernah Qatam Al-Quran? ".
" Udah sih dulu waktu kelas 6 SD".jawabnya tanpa dosa.
Abiyan menggeleng menghela napas nya"nanti kalo udah selesai haid nya bilang ya".
"Mau ngapain? katanya gak mau sentuh aku sampai kamu cinta sama aku? ".Zea mengulum senyum.
" Saya ingin ngajari kamu ngaji yg baik dan benar".ucap Abiyan
Seketika wajah Zea berubah datar, pipinya memerah. Ingin taruh dimana muka nya? siapapun tolong Zea, saat ini Zea sangat malu!!! .
Selesai makan Zea pun ke kamar mandi menggosok gigi dan mengganti pakaian nya dengan piyama tidurnya Abiyan yg sudah tidur duluan karena kecapean, Zea pun ikut berbaring disebelah Abiyan memunggungi Abiyan ikut terlelap.
Pukul dua malam Zea terbangun karena tenggorokan nya kering, ia beranjak ke dapur mencari sosok Abiyan kini tak ada di sebelahnya, Zea keluar mencarinya di penjuru rumah, Abiyan yg tengah berzikir diruang sholat.
Senyum Zea terbit di bibirnya mata nya masih fokus menatap Abiyan yg dengan khusyuk mengulir tasbih di tangannya.
"Bisa-bisa nya cewek Absurd kayak gue dapet cowok kayak Abiyan udah anak kyai, Gus, juga Ustadz pula".lirih Zea yg masih mengintip Abiyan di pintu yg setengah terbuka.
__ADS_1
Zea segera melanjutkan ke dapur mencari air putih dan duduk meminum nya di kursi pantry.