Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Anisa


__ADS_3

Sesampainya direstoran Abiyan segera memesan makan dan minuman Zea pun hanya menurut saja, makan yg dipesan pun sudah datang. Zea yg masih bertanya tanya dalam pikirannya untuk menanyakan foto yg semalam ia dapatkan namun diurungkan, ia harus menyelidiki dulu sakan pikiran Zea ada dua malaikat baik dan jelek yg sedang beradu mulut hingga membuyar kan pikirannya setelah Abiyan memanggilnya.


"Zea kenapa gak dimakan? ".


" Mmm... maaf aku ngelamun ".


" Ya udah di makan dulu jangan banyak pikiran ".


Zea mengangguk.


" Zea, saya mau ke belakang dulu".pamitnya namun ponsel nya tergeletak di meja Abiyan tak membawa nya.


"Hmmm".


Abiyan beranjak ke toilet , Zea pun segera mengecek ponsel Abiyan namun ragu" Maafin gue Abiyan, gue lancang".seraya mengusap ponsel Abiyan dilihat wallpaper nya foto mereka berdua saat pernikahan "ah mana mungkin Abiyan selingkuh, dia panjang foto nikah, tapi sapa tau cuma nutupi".sarkas Zea langsung melanjutkan mengutak-atik nya dilihat Chat dari nomor baru belum ia namai


" Aku mohon kamu kesini, kak Azam aku membutuhkanmu, tolong saya ... by. Anisa imelda


namun chat dari nomor tersebut tidak dibalas oleh Abiyan, dan juga panggilan dari nomor itu pun tak dijawab Abiyan. Zea pun menyerkitkan alisnya"siap ya Anisa? ".batinnya bertanya lalu Zea menoleh Abiyan yg sudah terlihat pun segera menaruh ponsel nya dengan cepat kilat.


" Udah makanya? ".tanya Abiyan.

__ADS_1


" Udah kok, pulang yuk ".ajak Zea.


Didalam mobil pun Zea masih kepikiran akan Anisa hingga dia menatap jendela mobil mengalihkan pandang nya sedikit kecewa dengan Abiyan karena alih-alih ia ke Bogor bukan mengurusi bisnis tapi bertemu Anisa hati Zea sakit dibohongi Abiyan.sesampainya di depan rumah Abiyan memberitahu jika sudah sampai ke Zea, tanpa Abiyan memberi tahu Zea segera keluar membanting pintu mobil Abiyan "Brak".


Abiyan terkejut bingung kenapa tiba-tiba istrinya terlihat marah pada nya padahal dia tak pernah membuatnya marah. segera Abiyan mengekor Zea ke kamar nya, Zea yg tengah mengambil ganti menuju kamar mandi Abiyan segera menarik tanganya.


" Kamu kenapa? ".


Zea pun mengalihkan pandangannya" gapapa, aku mau ganti".


"Coba ceritain, aku tau kamu sedang ngambek".tebak Abiyan


" Gak, By aku lagi capek".saut Zea.


Abiyan menggeleng kecil"kamu kenapa sih, Zea ".lirihnya.


Zea yg sudah berada di kamar mandi tak bisa membendung air matanya kini sudah terjun bebas " Zea lo harus kuat Zea".ucap Zea pada dirinya.


Abiyan yg duduk bersender di ranjang pun menatap Zea yg tengah keluar dari kamar mandi namun Zea pura-pura biasa tak menatap Abiyan lalu membaringkan tubuh nya tidur diranjang memunggungi Abiyan."gak peka banget sih, jadi laki kalo istrinya sedang ngambek".umpat batin Zea. Abiyan pun ikut menyusul tidur.


.

__ADS_1


.


Pagi-pagi Zea sengaja berangkat kuliah karena dirinya masih ngambek dengan Abiyan, Zea pun bertemu Cika "ka, lo bisa bantuin gue gak? ".


" Apa? ".


" Cariin identitas ni orang".


Zea menyodorkan foto dari ia SS dari ponsel Abiyan , foto profil cewek yg mengechat Abiyan.


Lalu Cika mencari.


"Anisa Imelda umur 26 tahun pendidikan terakhir S2 AL-AZHAR kaioro mesir,".


" Baru aja pulang dari Mesir, Zea, 2bulan lalu tinggi badan 165cm, Bb 60kg, makanan, ".


" Udah-udah, itu gak penting".potong Zea.


Zea menyendok es krim cup nya yg ia beli di kantin, menatap Cika sibuk dihadapan laptopnya .


"Bener yg ini kan orang nya? ".

__ADS_1


Zea seketika menganggum memperhatika laptop Cika" betul, itu cewek yg di maksud di foto itu sama Abiyan".


__ADS_2