Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Gagal


__ADS_3

Karena memiliki 3 bayi Zea memutuskan untuk menunda Koasnya. Ia ingin mengurus 3 anak-anaknya dan ditambah Zea sedang berbadan dua lagi alhasil menunda Koasnya selama satu tahun.


Abiyan juga mengurangi jadwal mengisi acara saat ini Abiyan lebih fokus ke perusahaan dan jiga mengajar di kampus, sehingga ia memiliki waktu luas untuk bersama keluarga.


Sudah 3 hari ini Zea merasa sangat lemas, Tetapi ia berusaha kuat menahan sakitnya, Zea menghampiri Arsha yg tengah bermain di ruang tengah.Ia membersihkan mainan Caka yg berantakan selesai itu Zea segera mengajak Caka kekamar nya


"Caka udahan ya mainnya. Yuk, sama dedek bayi,ke kamar".Ajak Zea saat Zea hendak melangkah bersama Arsha tak sengaja 2 butir kelereng mainan Arsha diinjak Zea . Hal itu membuat Zea terpleset terjatuh dan perutnya membentur ujung meja dengan keras.


" Awww.".


"Ummaaa!! ".


Arsha menghampiri Zea yg tengah meringis kesakitan matanya berkaca-kaca.


" Umma!! ".


" Ya Allah caka, perut Umma sakit banget".


"Caka tolong ambilin ponsel Umma di meja sayang".


Arsha segera mengambil kan ponsel Zea setelah itu memberikan pada Umma nya, Zea segera menelfon Abiyan.


"Aby, tolong pulang sekarang".


Setelah mengucap kata itu Zea memutuskan sambungan telepon nya menatap Caka yg menangis.


" Abang ga boleh nangis, sayang ".


"Umma".


Abiyan datang 15 menit mendapatkan telfon dari Zea terkejut melihat Zea yg sudah tak sadarkan diri dilantai ruang tengah terdapat Arsha yg tengah menangis seraya mengusap kepala Zea.

__ADS_1


" Shaka, Umma kenapa? ".


"Bas.. ".


Abiyan mengeluarkan ponselnya menghubungi Zaidan agar segera ke rumah nya setelah Zaidan mengatakan akan sampai 10 menit lagi Abiyan membawa Zea ke rumah sakit, ia menitipkan ketiga anaknya pada Zidan dan Syahda.


Abiyan yg sedang menunggu Dokter yg menangani Zea belum keluar, ia menunggu pintu ICu terbuka,selang 10 menit Dokter pun keluar.


Abiyan menghampiri nya.


"Dok, istri dan anak saya baik-baik aja kan? ".


" Mohon maaf, Pak saya sudah berusaha semampu saya untuk mempertahankan keduanya. Akibat mendapat penanganan yg terlambat kondisi Bu Zea sangat lemah, sedangkan janin yg ada didalam kandungan Bu Zea tidak bisa di tolong".


"Hal tersebut dikarenakan benturan keras pada perut Bu Zea, sehingga menyebabkan keguguran dan pendarahan. Akibatnya janin tidak bisa diselamatkan dan Bu Zea akan kecil kemungkinan untuk bisa hamil lagi".


Mendengarkan penjelasan Dokter, dada Biyan seperti dihantam batu besar.


"Mohon maaf, pak jika janin tidak segera dikeluarkan, Bu Zea bisa tidak selamat, tetapi syukurlah, Bu Zea masih bisa diselamatkan.


" Abiyan ".lirih Zea yg hendak melihat Abiyan duduk di pinggir bankar, Abiyan berusaha tersenyum.


" Iya sayang? aku disini".


"Aby, tadi aku jatuh, dan perutku sakit banget. Dedek bayi baik-baik aja kan? ".


" Zea, kamu mau minum dulu? atau makan? ".


" Aku ga laper atau haus, aku tanya anakku baik-baik aja kan? ".


" Zea".

__ADS_1


"Kenapa? ".


Abiyan menarik napas dalam-dalam tetap menberikan senyum terbaik untuknua seraya tangannya mengusap perut Zea.


"Jadikan dia sebagai tabungan kita di akhirat, sayang. Kamu harus ikhlas karena Allah lebih sayang dia".


" Dokter juga mengatakan akan kecil kemungkinan kamu bisa hamil lagi".


Zea menatap Abiyan dengan mata yg tajam dan menanak sungai air matanya.


"ABIYAN BILANG KALO KAMU CUMA BERCANDA!!".pekik Zea.


" Zea,, dengerin aku dulu? aku ga berbohong atau bercanda ".


Seketika Zea terisak menangis ******* ***** perutnya, dan memukuli nya. Segera Abiyan menahan tangannya.


" Zea, jangan seperti ini. Kamu ga boleh menyakiti diri kamu".


"Abiyan, aku gagal menjadi Ibu, aku gagal menjaga nya, aku gagal, Abiyan!! ".diiringi isak tangisan Zea.


"Enggak, Zea. kamu ga pernah gagal menjadi seorang Ibu, kamu Ibu yg hebat".


Abiyan merengkuh tubuh Zea, memeluk erat Zea yg tengah menangis terisak, ia membelai kepala Zea dengan lembut mencoba menenangkan.


"Abiyan, aku gagal memberikan kamu banyak keturunan. Aku ga bisa hamil lagi, kita ga bisa punya 11 anak seperti kita impikan".


" Zea, jangan bicara seperti itu, tidak ada yg tau keajaiban Allah dan kuasa Allah ".


" Aku gagal, Abiyan ".zea menggeleng keras.


" Kamu ga pernah gagal, kamu sudah menjadi istri dan Ibu yg baik untuk aku dan anak-anak. Ikhlas kan sayang, Suatu saat Allah akan memberikan kita anak lagi, kamu harus percaya dengan takdir Allah ".

__ADS_1


" Zea seorang muslim pasti beriman pada Qadha dan Qadar yaitu percaya pada ketetapan yg Allah tentukan ".


" Dokter hanya bisa memprediksi tetapi Allah yg menentukan ketetapan-Ny".


__ADS_2