Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Bobo


__ADS_3

Ternyata mahasiswa Abiyan datang siapapun yg melihat wajah Zea saat ini pasti merasakan takut ia memasang wajah sangarnya tak ada sedikit wajah keramahan sedikitpun.


"Cepat pulih, Pak Abiyan".


" Terimakasih ".


" Oh iya sekali lagi kami ingin bertanya mengenai bimbingan, apa masih bisa? jika kami melanjutkan bimbingan dengan bapak? ".


Baru saja Abiyan mengangguk Zea segera angkat bicara" kalian berempat boleh kecuali si Srintil".


"Maksudnya SiSri, Bu? ".tanya salah satu mahasiswa.


"Iya siapa lagi? Karena Srintil udah berani centil sama laki saya, saya ga ngizinin Srintil bimbingan sama Abiyan".


" Zea.. ".


" Bu mohon maaf sekali. Saya memang menyukai Pak Abiyan sejak awal tapi setelah kejadian hari itu saya berpikir kedepannya, Pak Abiyan sudah memiliki istri, tidak seharusnya saya berbuat suatu hal yg merugikan diri saya sendiri. Jadi saya mohon maafkan saya, saya sangat butuh bimbingan dari Pak Abiyan, izinkan saya untuk tetap ikut bimbingan bersama ".uca Sri sunguh-sungguh.


"Betul , Bu. Pak Abiyan termasuk kedalam Dosen terbaik, jadi rugi jika tidak ikut bimbingan Pak Abiyan, susah payah Sri berusaha agar bisa ikut bimbingan dengan Pak Abiyan, dia pasti udah nyesel bersikap seperti itu! ".ujar temannya.


"Zea, boleh ya, aku ga mau kelulusan mahasiswa ku terhambat hanya karena masalh pribadi".ucap Abiyan ke Zea.


Zea menatap Sri yg terus menunduk " oke, tapi ada syaratnya? ".


" Apa, Bu? ".


"Selama bimbingan ponsel kamu saya sita dan jangan bersikap aneh-aneh lagi?! ".


Sri pun mengganguk, " Baik, Bu, saya janji ga akan ulang kesalahan lagi. Terimakasih, Bu Zea ".


" Jangan panggil saya, Bu, saya masih muda dari kalian ".


Mereka semua terkejut, benarkah?.

__ADS_1


Abiyan menggangguk sebagai jawaban" benar istri saya baru umur 20 tahun, karena dia ga ingin dipanggil Ibu, maka kalian cukup panggil Zea.


"20 tahun ? Buset dah.. Pak Abiyan bener-bener demen ama daun muda".batin mahasiswa Abiyan yg lain.


" Kalian masi lama? ".tanya Zea tanpa basa-basi.


" Eh.. engga ko, Bu--maksudnya Zea.


"Kami pamit pulang, sekali lagi semoga lekas pulih Pak, bisa kembali mengajar".


Abiyan menggangguk" terimakasih ".


Kami pamit, asalamualaikum".


" Walaikumsalam ".


Mahasiswa Abiyan sudah keluar menyisakan Zea dan dirinya.


" Kenapa? manyun-Manyun gitu? ".tanya Abiyan.


" Sini duduk".ajak Abiyan menepuk disebelah nya membuat Zea tersenyum dan duduk disebelahnya.


Tangan Abiyan terangkat mengusap perutnya "anak Abba, tunggu Abba sembuh ya, nanti Abba jengukin".


Zea tersenyum lebar " Iya, Abba nakal, dedek tunggu".jawab Zea seperti anak kecil.


Zea lebih mendekati diri nya ke Abiyan, bersandar didada Abiyan, "By, mau lanjutin boleh? ".


" Yang mana? ".


" Yang tadi, terganggu sama temen-temen kamu".


"Boleh".

__ADS_1


Abiyan mengangguk mengerti apa yg dimaksud Zea.


" Ayo sini kita mulai"ulas Abiyan.


wkwkwk 🤭😄😄😄😄😄😄😂😂


..


.


Malam kedua mereka tidur di rumah sakit .


"By, ternyata ga enak ya bobo di rumah sakit".


" Hmm".


"Besok udah dibolehin pulang kan? ".ucap Zea seraya bobo di dada Abiyan.


" Iya boleh".


"By, perasaan kamu waktu aku diculik itu gimana?.


" Khawatir, sayang! ".


" Mmm... kalo aku kenapa-napa kamu sedih ga? ".


" Zea Nacita Salika... ingat ya ga ada yg bisa nyakitin kamu! selama aku ada di sampingmu! ".


" Ih... sosweet bingit sih".seraya menoel dagu Abiyan.


"Ya udah sekarang yuk bobo".ajak Zea.


Abiyan mengangguk kepala" berdoa dulu, ya".

__ADS_1


"Bismikaalluhumaahya wabismika ahmud".


__ADS_2