Dijodohkan Gus Abiyan

Dijodohkan Gus Abiyan
Rawat


__ADS_3

Zea keluar menuju ke ruangan Dokter untuk segera memeriksa Abiyan,Zea pun mengikuti sang Dokter dan suster yg memasuki ruang rawat Abiyan ia menunggui Abiyan yg sedang diperiksa senyum Zea terbit mantap Abiyan.


" Kondisi pak Abiyan sudah stabil.


"Beberapa hari ke depan Pak Abiyan harus tetap di opname, besok pagi akan di cek kembali".


Dokter dan suster tersebut pamit keluar menyisakan Zea, Maya dan Ahmad.


" Gimana keadaan mu, Nak? "tanya Ahmad


"Allhamdulillah".balas Abiyan.


Zea duduk di tepi brankar Abiyan tangannya mengusap lembut tangan Abiyan" suami kenapa lama banget si bobo nya kan aku kangen? ".


Abiyan merentang kan tubuh nya " Sini suami juga kangen istri kecilnya ".


" Ga mau, nanti kamu sakit lagi".


"Engga, Zea sini peluk".debgan hati-hati Zea memeluk Abiyan ia memejamkan matanya meluapkan rasa rindunta.


"Dari tadi dia gak berhenti berdzikir dan doa, Biyan".adu Maya yg duduk di sofa dengan melempar senyum ke Ahmad, Zaid dan Sarah.


" Ih... mama jangan kasih tau Aby, Zea ga mau riya".


"Riya apa? ada-ada kamu".saut Umi.


"Tapi bener, Aby bisa sadar berkat doa istri sholeh hot ini".


" Sholeh hot? ".bingung Ahmad.


Zea segera menutup mulut nya ""Bukan apa-apa, cuma Zea, Aby dan Allah yg tau, privasi ini".sarkas Zea.


" Oh gitu".saut mereka.


"Zea, tadi Umi dan abah keluar untuk makan, beli makanan juga buat kamu, kalau udah selesai kangen-kangennya cepet makan ya, kamu belum makan dari sore".Ucap Umi.


Zea mengangguk.


"Byan seperti nya kami pamit keluar dulu kalian butuh waktu berdua, Sekalian Umi dan Abah pamit Umi dan Abah mau pulang karena Abah ga bisa nginap malam ini ada acara di pesantren".ucap Zaid.


" Iya Bah, Umi, Mama dan Papa, terimakasih ".

__ADS_1


"Zea mama dan papa juga keluar dulu".


" Asalamualaikum ".


" Walaikumsalam ".saut Zea dan Abiyan kini tinggal mereka berdua.


"Sayang kamu mam ya? jangan sampai telat makan nanti dedek bayi ngambek loh karena Umma ga mam".


" Aku ga laper by. lagipula aku kangen kamu suami".


"Laper ga kamu tetep harus makan".


" Zea.. ".


" Ga mau".


"zea makan atau aku marah".


" Aby.. "


"Emang kamu bisa marah? ".


" Bisa".


" Lepas ".


Zea mengernyit," hah? ".


" Lepas, jauh-jauh dari saya".


Zea merubah posisi nya menjadi duduk kembali "ih kok jahat, sih!? ".


" Nah itu marahnya aku".


Zea menghela napas, ia pikir Abiyan beneran marah, Zea pun kembali memeluk tubuh Abiyan.


"Suapin".


" Iya aku suapin ".


Zea tersenyum senang, ia beranjak turun dari brankar Abiyan mengambil makanan yg dibelikan orangtua nya, lalu kembali dusu di brankar Abiyan.

__ADS_1


" Tolong naikin brankar nya, Zea".


Zea menaikan brankar Abiyan sehingga posisi Abiyan duduk".


"Abi juga mam yah? ".


"Engga ini mam nya buat Umma sama dedek aja, Abba ga lapar".


" Aby harus makan juga!.


Abiyan menghela napas pasrah, ia mengamati wajah Zea yg tengah mengunyah makanan pandangan nya beralih disudut bibir Zea yg terluka.


Abiyan mengusap luka nya..


"Mereka apain kamu Zea? ".


"Gapapa, By ga usah dibahas".


" Mereka nyakitin kamu? ".


" Hans ngusap pipi aku, Dara nampar dan nonjok pipi aku sama pukul aku pake balok ".ujar Zea.


" Vano? ".


" Dia ga ngapa-ngapain aku kok, cuma Vano jelasin aku dia adik Nisa ingin bales dendam".


Abiyan menghela napas"Lagi-lagi jangan percaya sama orang ".


" Iya maaf, By oh iya sebenernya Nisa meninggal karena apa? kok mereka semua menyalahkan kamu? ".


"Nisa meninggal karena overdosis bukan bunuh diri, Selama ini dia menjalani rawat jalan setiap dia depresi dan mengamuk dia akan diberikan obat penenang oleh orangtuanya , sampai akhirnya malam itu dia depresi berat saat ingin memberikan obat penenang, Nisa sudah ga tahan sakit akhirnya ia meminum obat lima butir obat penenang tapi ternyata dia justru keracunan dan overdosis".


"Zea.. ".


Zea menatap Abiyan" iya? ".


" Sini deketan, mana yg diusap Hans? ".


Zea mencondongkan tubuhnya pada Abiyan, menunjukan pipi nya tadi siang yg diusap oleh Hans.


Abiyan mengecup pipi Zea lama, membu6 Zea terjejut dengan tindakan Abiyan.

__ADS_1


" Sudah aku hapus bekas usapan dia".


Zea terkekeh mengacak-acak rambut Abiyan gemes"suaminya Zea, gemesin banget sih! ".


__ADS_2